Anda di halaman 1dari 12

Indikator 2

VIRUS, MONERA, FUNGI, DAN PROTISTA


A. Virus
Kata virus berasal dari bahasa latin virion yang berarti racun. Hal tersebut berdasarkan pada
sifat virus yang hampir semuanya dapat menyebabkan penyakit pada makhluk hidup.
Sebagian besar virus menyebabkan penyakit bagi makhluk hidup. Virus oleh para ilmuwan
dikatakan sebagai benda mati, jika virus tersebut di luar sel hidup. Namun, jika virus
mendapatkan tempat pada sel hidup/organisme, virus akan menunjukkan aktivitas layaknya
sel hidup, yaitu mampu bereproduksi sehingga dapat bertambah banyak. Dengan demikian
virus dapat dikategorikan sebagai bentuk peralihan antara benda mati dengan makhluk hidup.
1. Bentuk-bentuk virus :
a. Bentuk bola, seperti pada virus influenza.
b. Bentuk kotak.
c. Bentuk jarum/batang pada virus mozaik.
d. Bentuk T, pada virus bakteriofage.

2. Reproduksi Virus
Didalam tubuh inang, virus berkembang biak dengan cara transduksi atau proliferansi atau
replikasi melalui daur litik dan lisogenik. Berikut adalah contoh reproduksi pada bakteriofage
:
a. Daur litik.
Adsorpsi : mula-mula virus menempel pada dinding bakteri dengan ujung ekornya.
Penetrasi : virus memasukkan DNA/RNA ke sitoplasma sel bakteri.
Eklipase : DNA/RNA virus melumpuhkan DNA bakteri, selanjutnya mengambil alih fungsi
kontrol unturk mengendalikan pembentukan virus baru.
Replikasi (pembentukan virus baru) : komponen-komponen virus yang baru terbentuk dalam
sel bakteri dirakit kembali dan terbentuklah banyak bakteriofage yang baru.
Lisis (pemecahan sel inang) : bakteriofage-bakteriofage yang baru melepaskan diri dari
bakteri sehingga menyebabkan sel bakteri pecah (lisis).

b. Daur lisogenik.
Virus mengifeksi sel yang kuat dengan cara menginjeksi asam nukleat (DNA/RNA) ke
sitoplasma sel.
DNA virus tidak mampu menghancurkan DNA sel, maka DNA virus berinfiltrasi bergabung
dengan DNA sel tersebut.
Pada saat sel membelah, maka secara tidak langsung DNA virus juga ikut membelah.
Dengan demikian, virus dapat memperbanyak diri.

Peranan virus dalam kehidupan:


3. Peran merugikan

No Nama Virus Penyakit yang ditimbulkan Organ/jaringan yang diserang


1 HIV AIDS Sistem kekebalan tubuh
2 Orthomyxovirus Influenza Saluran pernapasan
3 Paramyxovirus Campak Kulit
4 Varicella zoster Cacar air Kulit
5 Polio Lumpuh Sistem gerak dan syaraf
6 Mumps Virus Gondong
7 Poxyvirus Cacar
8 Coronavirus SARS Gangguan pernapasan akut
9 Dengue Virus Demam Berdarah Trombosit
10 Filovirus Ebola
11 Herpes virus Infeksi Mulut dan kelamin
12 Adeno virus Kanker Infeksi pada usus dan alat
pernapasan

Selain itu, ada juga virus yang merugikan pada tanaman, yaitu :
Mosaik (bercak-bercak kuning pada daun tembakau) disebabkan oleh
Tobacco Mozaik Virus (TMV).
CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang pembuluh tapis
(floem) tanaman jeruk.
Tungro pada padi yang dibawa oleh wereng.
Potato yellow dwarf pada kentang.

Selain itu, ada juga yang terdapat pada hewan, yaitu :


New Castle Disease (NCD) sering juga disebut dengan tetelo atau cekak
yang menyerang saraf ternak unggas
Flu burung pada unggas yang disebabkan oleh H5N1 (Avian influenza),
menyerang saluran pernapasan unggas dan dapat tertular pada manusia.
Rhabdovirus, menyebabkan penyakit Rabies (anjing gila).
Bovine Papillomavirus menyebabkan tumor pada sapi.
FMD (Food and Mouth Disease) menyerang mulut dan kuku pada sapi.

4. Peran menguntungkan
a. Virus digunakan untuk memproduksi interferon, yakni sejenis senyawa yang dapat
dimanfaatkan untuk mencegah replikasi virus di dalam sel inang ( hospes )
b. Profage dapat dimanfaatkan untuk mengubah fenotip bakteri sehingga menjadi bermanfaat
dalam dunia kedokteran / medis
c. Virus digunakan untuk pembuatan vaksin berbagai jenis mikroba penyebab penyakit. Seperti
vaksin sabin dan Salk untuk mencegah penyakit polio, vaksin Pasteur untuk mencegah
penyakit rabies.

B. Archaebacteria dan Eubacteria


Nama bakteri berasal dari bahasa latin yaitu bakterion yang berarti tongkat atau batang. Pada
sistem klasifikasi lima kingdom, Archaebacteria dan Eubacteria dimasukkan dalam kingdom
Monera. Saat ini, Archaebacteria dan Eubacteria telah menjadi dua kingdom tersendiri. Ciri-
ciri Archaebacteria dan Eubacteria yaitu :
Bersifat prokariotik.
Nukleusnya hanya berupa satu molekul DNA tanpa membran.
Uniseluler.
Mikroskopis.

Selain itu, Archaebacteria juga merupakan organisme yang hidup pada lingkungan yang
ekstrem. Struktur tubuh Archaebacteria dan Eubacteria terdiri atas lapisan lendir, dinding sel,
membran plasma, sitoplasma, kromosom, dan ribosom. Archaebacteria dan Eubacteria
berkembang biak dengan pembelahan biner, pembentukan tunas, dan fragmentasi.
Archaebacteria dibagi menjadi tiga kelompok yaitu Methanogen, Halofil ekstrem, dan
Thermoasidofil. Sementara itu, Eubacteria dibagi menjadi empat kelompok yaitu
Cyanobacteria, bakteri kemoautotrof, bakteri penambat nitrogen, dan Spirochaeta.

1. Bentuk sel bakteri :


Batang (bacillus), contoh : diplobacillus, streptobacillus.
Bulat (coccus), contoh : diplococcus, staphylococcus.
Spiral (spirillum).

2. Struktur sel bakteri :


Dinding sel berupa peptidoglikan.
Bila lingkungan tidak menguntungkan terbentuk endospora atau kapsula.
Membran sel.
Inti prokariotik (tidak bermembran inti).
Ribosom sebagai tempat pembentukan protein.
Sitoplasma.
Flagel.

3. Bakteri berdasarkan cara geraknya


Bakteri monotrik adalah bakteri dengan satu flagela pada salah satu ujung tubuhnya. Apabila
jumlah flagelanya lebih dari satu disebut lofotrik. Sedangkan bakteri amifitrik adalah bakteri
yang memiliki lebih dari satu flagela dan flagela-flagela tersebut terletak pada kedua ujuang
tubuhnya. Apabila flagela-flagela tersebut terdapat pada seluruh permukaan tubuhnya disebut
peritrik.

4. Sumber zat makanan


Bakteri autotrof, yaitu bakteri yang dapat mensintesa zat-zat makanan.
Contoh :
Bakteri autotrof : bakterioklorofil, bakteri ungu (bakteriopurpurin).
Bakteri kemoautotrof : bakteri nitrifikasi, bakteri besi, bakteri belerang dan sulfat.

Bakteri heterotrof, yaitu bakteri yang memerlukan zat organik untuk kebutuhan hidupnya.
Contoh :
Bakteri saprofit : Escherichia coli.
Bakteri parasit : Bacillus antraxis.

5. Pernapasan bakteri
Berdasarkan sumber oksigen, bakteri dibedakan menjadi sebagai berikut :
Bakteri aerob, yaitu bakteri yang menggunakan oksigen bebas untuk proses respirasinya.
Dikelompokkan menjadi :
Bakteri aerob obligat, yaitu bakteri yang hanya dapat hidup dalam suasana mengadung
oksigen. Contoh : Nitrobacter, Nitrosococcus.
Bakteri aerob fakultatif, yaitu bakteri yang dapat hidup dengan atau tanpa oksigen. Contoh :
Escherichia coli.

Bakteri anaerob yaitu bakteri yang tidak bisa hidup bila terdapat oksigen bebas. Contoh :
Streptococcus lactis.

6. Peranan Bakteri
1) Bakteri yang Menguntungkan
Rhizobium leguminosarum dan Rhizobium radicicola bersimbiosis pada akar leguminosarum
untuk mengikat nitrogen.
Azotobacter chlorococcum, Rhodospirillum rubrum, dan Clostridium pasteurianum hidup di
dalam tanah dan dapat mengikat nitrogen sehingga dapat menyuburkan tanah.
Escherichia coli membantu pembusukan makanan di dalam usus besar dan penghasil
vitamin K.
Acetobacter xylinum di manfaatkan untuk pembuatan nata de coco.
Streptomyces griceus menghasilkan streptomisin.
Streptomyces venezuelae menghasilkan kloramfenikol.
Acetobacter aceti digunakan dalam pembuatan asam cuka.
Lactobacillus bulgaricus digunakan dalam pembuatan yoghurt.
Streptococcus lactis digunakan dalam pembuatan keju.
Bacillus brevis menghasilkan antibiotic Tirotrisin.
Nitrosomonas, Nitrosococcus, dan Nitrobacter membantu proses pembentukan senyawa
nitrat dalam tanah.
Theobacillus ferrooxidans mengurai biji besi.
Methanobacterium methanica berperan dalam pembuatan biogas.

2) Bakteri yang Merugikan


Salmonella typhosa penyebab penyakit tifoid.
Shigella dysenteriae penyebab penyakit disentri.
Neisseria meningitidis penyebab penyakit meningitis.
Neisseria gonorrhoeae penyebab penyakit kencing nanah.
Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit TBC.
Mycobocterium leprae penyebab penyakit lepra.
Rickettsia penyebab penyakit tifus.
Treponema pallidum menyebabkan penyakit sifilis.
Diplococcus pneumoniae menyebabkan penyakit radang paru-paru.
Clostridium tetani menyebabkan penyakit tetanus.
Corynebacterium diphtheria menyebabkan penyakit difteri.
Pasteurella pestis menyebabkan penyakit pes (sampar).
Vibrio comma menyebabkan penyakit kolera.
Bacillus anthracis menyebabkan antraks pada hewan ternak.
Balantidium coli menyebabkan bengkak pada rahang sapi.
Salmonella pollurum menyebabkan berak kapur pada ayam.
Xanthomonas citri menyebabkan kanker pada batang jeruk.
Erwinia tracheiphila menyebabkan penyakit busuk pada daun labu.
Pseudomonas cattleyae menyebabkan penyakit busuk pada anggrek.
Agrobacterium tumefaciens menyebabkan kanker batang pada tanaman kopi.
Clostridium botulinum menyebabkan makanan kaleng beracun.
Mycobacterium bovis menyebabkan penyakit pada lembu.
Mycobacterium avium menyebabkan penyakit pada unggas.
Pseudomonas solanocearum menyebabkan penyakit pada pisang.
Bacterium papaya menyebabkan penyakit pada pepaya.
Pseudomonas cocovenans menghasilkan racun asam bongkrek pada tempe.
Leuconostoc mesenteroides menghasilkan lendir pada makanan kaleng.
Enterobacter aerogenes merusak air susu.
Chromobacterium membusukkan daging.

Soal :
1. Perhatikan table di bawah ini!
Eubacteria Peranan
I. Nitrobacter sp. 1. Perubahan nitrit menjadi nitrat.
II. Lactobacillus casei 2. Pembuatan biogas.
III. Methanobacteria 3. Nata de coco.
IV. Acetobacter xylinum 4. Pembuatan yoghurt.
V. Streptococcus lactis 5. Pembuatan keju.

Hubungan yang tepat antara jenis Eubacteria dan peranannya adalah


A. I dengan 5.
B. II dengan 4.
C. III dengan 3.
D. IV dengan 1.
E. V dengan 2.

2. Eubacteria yang dapat menghasilkan zat racun pada makanan kemasan dalam kaleng
adalah
A. Pseudomonas sp.
B. Thiobacillus ferroxidans
C. Clostridium botulinum
D. Escherichia coli
E. Acetobacter xylinum
3. Bakteri Rhizobium leguminosorum dalam siklus nitrogen berperan sebagai
A. Pembentuk nitrit.
B. Pengurai nitrat.
C. Pengikat nitrogen bebas.
D. Pengurai senyawa amonia.
E. Mengubah N2 menjadi ion ammonium.

4. Di antara pasangan bakteri dan penyakit berikut ini yang secara benar menunjukkan
hubungan organisme penyebab dan penyakit yang ditimbulkan adalah
Nama bakteri Penyakit
A Mycobacterium Tetanus
. tuberculosis
B. Clostridium tetani TBC
C. Mycobacterium leprae Kolera
D Diplococcus pneumonia Radang paru-paru
.
E. Salmonella typhosa Disentri

5. Di antara pasangan virus dan penyakit berikut ini yang secara benar menunjukkan
hubungan organisme penyebab dan penyakit yang ditimbulkan adalah
Nama virus Penyakit
A. Human Immunodeficiency Virus Polio
B. Retrovirus AIDS
C. CVPD Tumor pada kelenjar susu
D. Picomavirus Pembuluh tapis tanaman jeruk
E. Myxcovirus Influenza

6. Bakteri Rhizobium sp. bersimbiosis pada akar tanaman kacang-kacangan. Bakteri ini
menguntungkan dalam bidang pertanian sebab
A. Membunuh hama tanaman.
B. Menggemburkan lahan pertanian.
C. Menguraikan sampah organik.
D. Mengikat nitrogen bebas.
E. Mengubah amoniak menjadi nitrat.

7. Berikut ini hubungan yang tepat antara jenis bakteri dan peranannya adalah
A. Acetobacter xylinum, pembuatan keju.
B. Lactobacillus bulgaricus, pembuatan tempe.
C. Aspergillus oryzae, pembuatan roti.
D. Streptomyces, pembuatan antibiotik.
E. Escherichia coli, pembuatan obat diare.
8. Bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Acetobacter xylinum dimanfaatkan manusia untuk

A. Fermentasi bahan makanan.


B. Menyuburkan tanah.
C. Mengurangi limbah organik.
D. Menghasilkan antibotik.
E. Menghasilkan zat asam.

9. Bakteri Nitrosococcus, Nitrosomonas, dan Nitrobacter adalah bakteri nitrifikasi yang


menguntungkan tanaman karena

A. Menye Jenis Monera Perannya rap zat


asam A. Nitrosomonas Dapat membebaskan Nitrogen ke udara dalam
tanah. B. Bacillus thuringiensis Penghasil biosida (insektisida alami)
C. Clostridium botulinum Penghasil asam cuka
B. Mengu bah
D. Anabaena Membentuk senyawa Nitrat dari Nitrit
E. Acetobacter sp. Penghasil alcohol
senyawa amonia menjadi nitrat.
C. Menyerap zat-zat organik dalam tanah.
D. Mengikat nitrogen bebas dari udara.
E. Mengubah senyawa nitrat menjadi nitrit.

10. Hubungan yang tepat antara bakteri dan peranannya adalah


A. Salmonella typhi, penyebab TBC.
B. Vibrio comma, penyebab kolera.
C. Acetobacter xylinum, pembuatan yoghurt.
D. Mycobacterium sp., penyebab tipus.
E. Clostridium tetani, penyebab cacar.

11. Pasangan yang tepat sesuai dengan peranan dari jenis Monera berikut adalah

12. Berikut ini adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh vrus yaitu
A. Influenza dan flu burung.
B. Cacar dan malaria.
C. Cacar dan TBC.
D. Demam berdarah dan malaria.
E. Diare dan flu burung.
13. Di antara bakteri-bakteri berikut ini yang menyebabkan penyakit raja singa (sipilis)
adalah
A. Neiseria meningitidis
B. Neiseria gonorhoeae
C. Treponema partenue
D. Treponema pallidum
E. Clostridium pasteurianum

14. Bakteri nitrifikasi merupakan bakteri yang menguntungkan manusia. Bekteri tersebut dapat
menyuburkan tanah karena
A. Mencegah senyawa anorganik menjadi organik dalam tanah.
B. Membantu menambah kandungan nitrat tanah.
C. Membantu penguraian senyawa nitrat tanah.
D. Mengikat nitrogen bebas di udara.
E. Memperbaiki aerasi tanah.

15. Virus dianggap sebagai makhluk hidup karena


A. Tubuhnya mengandung asam nukleat yang dilapisi protein.
B. Dapat menyerang bakteri.
C. Menyebabkan penyakit seperti AIDS.
D. Dapat memperbanyak diri dalam sel hidup.
E. Dapat melewati saringan bakteri.

Jawaban dan pembahasan :


1. Jawaban : B.
Nitrobacter sp. berperan dalam perubahan senyawa nitrit menjadi nitrat. Lactobacillus casei
berperan dalam pembuatan yoghurt. Methanobacteria berperan dalam pembuatan biogas
karena dapat membusukkan sampah dan kotoran hewan. Acetobacter xylinum berperan
dalam pembuatan nata de coco. Adapun streptococcus lactis berperan dalam pembuatan keju.

2. Jawaban : C.
Pseudomonas sp. merusak tempe bongkrek. Thiobacillus ferroxidans berperan memisahkan
logam dari bijihnya atau kotoran sehingga diperoleh logam berkualitas tinggi. Eschericiha
coli berperan membusukkan sisa makanan di usus besar manusia. Adapun Acetobacter
xylinum berperan pada pembuatn nata de coco.

3. Jawaban : C.
Bakteri Rhizobium leguminosorum yang hidup bersimbiosis dengan tumbuhan Leguminosae
berperan dalam mengikat nitrogen bebas (N2) dari udara dan selanjutnya melalui proses
nitrifikasi diubah menjadi senyawa nitrat yang kemudian dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk
asimilasi nitrogen dan membentuk protein.
4. Jawaban : D.
Mycobacterium tuberculosis merupakan bakteri yang menimbulkan TBC. Clostridium tetani
merupakan bakteri yang menghasilkan tetanus atau kejang otot. Mycobacterium leprae
merupakan bakteri yang menimbulkan lepra atau kusta. Salmonella typhosa merupakan
bakteri yang menyebabkan tifus.

5. Jawaban : E.
Human Immunodeficiency Virus menyebabkan penyakit AIDS. Retrovirus menyebabkan
penyakit tumor pada kelenjar susu. CVPD menyebabkan penyakit pembuluh tapis tanaman
jeruk. Picomavirus menyebabkan penyakit polio.

6. Jawaban : D.
Bakteri Rhizobium sp. hidup bersimbiosis pada akar tanaman Leguminoceae. Bakteri ini
bersifat menguntungkan karena mampu mengikat nitrogen bebas di udara. Oleh sebab itu,
tanaman Leguminoceae dapat tumbuh dengan subur karena kebutuhan nitrogennya dapat
terpenuhi. Sedangkan bakter Rhizobium sp. mendapatkan zat makanan dari tanah tanpa
memangsanya. Hubungan ini bersfiat simbiosis mutualisme (saling menguntungkan).

7. Jawaban : D.
Streptomyces merupakan bakteri yang berperan dalam pembuatan antibiotik. Acetobacter
xylinum merupakan bakteri yang berperan dalam pembuatan nata de coco. Lactobacillus
bulgaricus merupakan bakteri yang berperan dalam pembuatan yoghurt. Aspergillus oryzae
merupakan baketri yang berperan dalam pembuatan kecap. Adapun Eschericia coli
merupakan bakteri yang berperan dalam membantu pembusukan makanan dari dalam usus
besar manusia.

8. Jawaban : A.
Lactobacillus bulgaricus merupakan bakteri yang berperan dalam pembuatan yoghurt dan
Acetobacter xylinum merupakan bakteri yang berperan dalam pembuatan nata de coco. Oleh
sebab itu, kedua bakteri tersebut berperan dalam fermentasi bahan makanan.

9. Jawaban : B.
Bakteri Nitrosococcus, Nitrosomonas, dan Nitrobacter merupakan bakteri nitrifikasi yang
mampu mengubah senyawa amonia menjadi senyawa nitrat.

10. Jawaban : B.
Salmonella typhi merupakan bakteri penyebab penyakit tifosa. Vibrio comma merupakan
bakteri penyebab penyakit kolera. Acetobacter xylinum, merupakan bakteri yang berperan
dalam pembuatan nata de coco. Mycobacterium sp. merupakan bakteri yang menyebabkan
penyakit TBC. Clostridium tetani merupakan bakteri penyebab penyakit tetanus.

11. Jawaban : B.
Nitrosomonas merupakan bakteri yang membantu proses pembentukan senyawa nitrat dalam
tanah. Bacillus thuringiensis merupakan bakteri yang digunakaan sebagai insektisida alami.
bakteri ini mampu menginfeksi serangga hama seperti wereng. Clostridium botulinum
merupakan bakteri yang menghasikan racun pada makanan kaleng yang telah rusak.
Anabaena merupakan bakteri yang dapat memfiksasi N2 udara menjadi amonia. Adapun
Acetobacter sp. merupakan bakteri yang dapat mengubah etanol menjadi asam cuka melali
proses oksidasi.

12. Jawaban : A.
Penyakit yang disebabkan oleh virus adalah influenza, flu burung, cacar, dan demam
berdarah. Malaria disebabkan oleh protozoa parasit. Sedangkan diare dan TBC disebabkan
oleh bakteri. Influenza disebabkan oleh Orthomyxovirus. Flu burung disebabkan oleh Avian
influenza. Cacar disebabkan oleh Herpesvirus. Sedangkan demam berdarah disebabkan oleh
Dengue virus. Sementara itu, TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Diare bisa disebabkan oleh toksik berlebihan yang dihasilkan oleh bakteri Eschericia coli
dalam saluran pencernaan manusia. Adapun malaria disebabkan oleh sejenis protozoa yaitu
Plasmodium yang dibawa oleh nyamuk Anopheles.

13. Jawaban : D.
Penyakit raja singa (sipilis) merupakan penyakit menular pada kelamin yang disebabkan oleh
bakteri Treponema pallidum. Neiseria gonorhoeae merupakan bakteri yang menyebabkan
kencing nanah. Clostridium pasteurianum merupakan bakteri penghambat nitrogen di udara.
Treponema partenue merupakan bakteri penyebab penyakit pada kulit. Neiseria meningitidis
merupakan bakteri penyebab infeksi pada selaput otak dan sumsum tulang belakang.

14. Jawaban : B.
Bakteri nitrifikasi merupakan sekelompok bakteri yang mampu membantu menambah
kandungan nitrat tanah dengan mengubah senyawa amonia yang ada di dalam tanah menjadi
nitrat. Proses ini berlangsung secara aerob. Contoh bakteri nitrifikasi yaitu bakteri
Nitrosococcus, Nitrosomonas, dan Nitrobacter.

15. Jawaban : D.
Virus dianggap sebagai makhluk hidup, karena virus memiliki DNA atau RNA, sehingga
dapat memperbanyak diri dalam sel hidup (berkembang biak).