Anda di halaman 1dari 13

PENJUMLAHAN PECAHAN

A. PENJUMLAHAN PECAHAN BIASA


1) Penjumlahan Penyebut Sama
Contoh:
1/5 + 3/5 =
Kita dapat menyelesaikan soal di atas dengan menggunakan kertas yang diarsir.
Langkah-langkah:
i. Sediakan kertas
ii. Dan lipat menjadi 5 kotak

iii. Karena pada soal yang diketahui 1/5, maka 1 dari 5 kotak itu kita arsir

iv. Karena pada soal yang diketahui 3/5, maka arsir 3 dari 5 kotak itu

v. Bagian yang terarsir sebanyak 4 merupakan pembilang, dan seluruh kotak


yang ada sebanyak 5 merupakan penyebut.
vi. Terlihat jelas hasil dari 1/5 + 3/5 = 4/5

2) Penjumlahan Penyebut Tidak Sama


Contoh:
1/2 + 1/4 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan kertas lipat.
Alat dan bahan yang digunakan:
- 2 buah kertas
- Pensil
- Penggaris
- Gunting
- Lem/ solatip/ doubel-tipe
Langkah-langkah:
- Ambil 2 kertas yang memiliki panjang sama

- Kertas pertama untuk 1/2

- Kertas kedua untuk 1/4

- Gunting kertas 1/4-an yang terarsir lalu gabung ke kertas yang 1/2 yang terarsir.
- Lipatlah sisa atau bagian yang tidak diarsir kebelakang dan kedepan dengan ukuran yang sama
sesuai sisa yang ada. Dalam hal ini baik kertas pertama maupun kedua ikut dilipat. Lipatan
diteruskan sampai semua kertas terlipat habis dengan ukuran sama.
- Buka lipatan tersebut.
- Lipatan yang terarsir merupakan pembilang dan lipatan yang tidak terarsir merupakan penyebut.
- Lipatan yang terarsir sebanyak 3 dan sisanya sebanyak 4, maka didapat hasilnya adalah 3/4.
- Jelas terlihat 1/2 + 1/4 = 3/4

B. PENJUMLAHAN PECAHAN CAMPURAN


1) Penjumlahan penyebut yang sama
Contoh:
2 1/4 + 1 1/4 =
Kita dapat menyelesaikan soal terebut dengan menggunakan kertas lipat.
Langkah-langkah:
- Ambil kertas pertama dan buat yang 1/4-nya.
- Lalu ambil kertas lagi dan buat pula 1/4-nya, kemudian gabungkan dengan yang pertama.
- Satukan kertas yang utuh dan satukan pula kertas yang bernilai pecahan.
- Setelah disatukan tampak jelas kertas yang utuh sebanyak 3 buah dan kertas yang bernilai
pecahan sebanyak 2/4.
- Maka hasil penjumlahan dari 2 1/4 + 1 1/4 = 3 2/4
2) Penjumlahan penyebut tidak sama
Contoh
2 1/4 + 3 1/2 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan kertas lipat.
Langkah-langkah:
- Ambil kertas kertas sebanyak 2 dan 3 untuk bagian yang utuh.
- Gabung semuanya, dan hitung berapa banyak jumlahnya. Tampak jelas kertas yang utuh
terdapat 5 buah.
- Untuk yang pecahan kita bisa lakukan langkah-langkah seperti penjumlahan pada pecahan biasa
dengan penyebutnya tidak sama.
- Setelah dilakukan langkah yang sama seperti yang telah diterangkan di atas, maka tampak jelas
bahwa 2 1/4 + 3 1/2 = 5 3/4

2. PENGURANGAN PECAHAN

1) Penyebut Sama
Contoh:
4/5 3/5=
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut menggunakan garis bilangan.
Langkah-langkah:
- Buat garis pada kertas/papan tulis
- Lalu beri tandadan angka pada garis bilangan tersebut
- Dari -(5/5), -(4/5), -(3/5), -(2/5), -(1/5). 0, 1/5, 2/5, 3/5 4/5, 5/5
- Mulai dari angka 0,tarik garis ke kanan hingga 4/5
- Sekarang garis berada di posisi 4/5, karena pengurangan maka tarik garis ke kiri sebanyak 3/5.
- Tepat berhenti di atas 1/5, maka hasil pengurangan 4/5-3/5=1/5
2) Penyebut Tidak Sama
Contoh:
2/3 1/2 =
Langkah-langkah:
- Sediakan 2 kertas yang sama panjang dengan bentuk persegi
- Kertas pertama untuk 2/3
- Kertas kedua untuk 1/2
- Gabung kedua kertas tersebut lalu ikuti lipatan keduanya hinnga membentuk 6 kotak pada kedua
kertas tersebut.

2/3

1/2
- Kertas 2/3 biarkan seperti itu, untuk kertas 1/2 gunting yang terarsis sesuai dengan garis yang
membatisi arsiran tersebut.
- Kemuadian tempelkan pada kertas 2/3 yang terarsir dengan cara menempelkan punggung kertas
yang telah digunting.

- Terlihat 1 yang terarsir merupakan pembilang dan kotak seluruhnya merupakan penyebut
sebanyak 6 kotak.
- Maka hasil 2/3 - 1/2 = 1/6
3. PERKALIAN PECAHAN

1) Bilangan asli dikalikan pecahan


Contoh
3 x 2/5 = .. artinya ada 3 buah yang bernilai 2/5-an.
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan media kertas.
Alat dan Bahan yang digunakan:
- Kertas
- Pensil
- Penggaris
- Lem/solatip/double-tipe
Langkah-langkah:
- Buat gambar dari kertas yang berbeda warna sebanyak 3 dan kemudian arsir sesuai yang
dibituhkan.

2/5 (gambar 1)

2/5 (gambar 2)

2/5 (gambar 3)
- Untuk gambar 2 dan 3 pisahkan antara yang diarsir dan tidak diarsir dengan cara
mengguntingnya.
- Bagian yang tidak diarsir pada gambar 2 dan 3 tempelkan pada sisi gambar 1 yang tidak diarsir
pula.
- Bagian yang diarsir pada gambar 2 dan 3 tempelkan pada sisi gambar 1 yang terasrsir, atau tepat
diatas bagian yang tidak terarsir.
- Dari gambar terlihat jelas bahwa jumlah yang terarsir sebanyak 6 merupakan pembilang, dan
jumlah yang tidak terarsir sebanyak 5 merupakan penyebut. Jadi, hasil 3 x 2/5 = 6/5.
2) Pecahan dikalikan pecahan
Contoh:
3/7 x 1/3 =
Langkah-langkah:
- Ambil kertas, kemudian bagi menjadi 7 bagian dan arsir 3 kotak dari 7 bagian tersebut dengan
warna merah.
- Setiap kotak dari 7 bagian kita bagi menjadi 3 bagian, lalu arsir 1 kotak dari 3 bagian tersebut
dengan warna biru.
- Terlihat jelas kotak yang terarsir warna merah dan biru menjadi pembilang, dan semua kotak
yang telah terbentuk menjadi penyebut.
- Kotak yang terarsir berwarna merah dan biru sebanyak 3 merupakan pembilang, dan jumlah
kotak yang terbentuk adalah 21 merupakan penyebut.
- Jadi, 3/7 x 1/3 = 3/21

4. PEMBAGIAN PECAHAN

Contoh:
2/3 : 1/2 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan media gambar.
Langkah-langkah:
- Siapkan kertas sesuai yang kita butuhkan.
- Bagi kertas tersebut menjadi 3 bagian, karena 2/3 maka kita arsir 2 kotak dari 3 bagian tersebut
dengan warna merah.
- Setiap kotak pada kotak 2/3 dibagi menjadi 2 bagian, setelah dibagi 2 lalu arsir 1 kotak dengan
warna hijau.
- Lihat kertas tersebut, apabila terdapat arsiran berwarna merah merupakan pembilang, dan yang
berwarna hijau merupakan penyebut.
- Terlihat jelas, arsiran berwarna merah sebanyak 4 dan arsiran berwarna hijau sebanyak 3.

- Jadi hasil 2/3 : 1/2 = 4/3

PENJUMLAHAN PECAHAN
A. PENJUMLAHAN PECAHAN BIASA
1) Penjumlahan Penyebut Sama
Contoh:
1/5 + 3/5 =
Kita dapat menyelesaikan soal di atas dengan menggunakan kertas yang diarsir.
Langkah-langkah:
i. Sediakan kertas
ii. Dan lipat menjadi 5 kotak

iii. Karena pada soal yang diketahui 1/5, maka 1 dari 5 kotak itu kita arsir

iv. Karena pada soal yang diketahui 3/5, maka arsir 3 dari 5 kotak itu

v. Bagian yang terarsir sebanyak 4 merupakan pembilang, dan seluruh kotak


yang ada sebanyak 5 merupakan penyebut.
vi. Terlihat jelas hasil dari 1/5 + 3/5 = 4/5

2) Penjumlahan Penyebut Tidak Sama


Contoh:
1/2 + 1/4 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan kertas lipat.
Alat dan bahan yang digunakan:
- 2 buah kertas
- Pensil
- Penggaris
- Gunting
- Lem/ solatip/ doubel-tipe
Langkah-langkah:
- Ambil 2 kertas yang memiliki panjang sama

- Kertas pertama untuk 1/2

- Kertas kedua untuk 1/4

- Gunting kertas 1/4-an yang terarsir lalu gabung ke kertas yang 1/2 yang terarsir.
- Lipatlah sisa atau bagian yang tidak diarsir kebelakang dan kedepan dengan ukuran yang sama
sesuai sisa yang ada. Dalam hal ini baik kertas pertama maupun kedua ikut dilipat. Lipatan
diteruskan sampai semua kertas terlipat habis dengan ukuran sama.
- Buka lipatan tersebut.
- Lipatan yang terarsir merupakan pembilang dan lipatan yang tidak terarsir merupakan penyebut.
- Lipatan yang terarsir sebanyak 3 dan sisanya sebanyak 4, maka didapat hasilnya adalah 3/4.
- Jelas terlihat 1/2 + 1/4 = 3/4

B. PENJUMLAHAN PECAHAN CAMPURAN


1) Penjumlahan penyebut yang sama
Contoh:
2 1/4 + 1 1/4 =
Kita dapat menyelesaikan soal terebut dengan menggunakan kertas lipat.
Langkah-langkah:
- Ambil kertas pertama dan buat yang 1/4-nya.
- Lalu ambil kertas lagi dan buat pula 1/4-nya, kemudian gabungkan dengan yang pertama.
- Satukan kertas yang utuh dan satukan pula kertas yang bernilai pecahan.
- Setelah disatukan tampak jelas kertas yang utuh sebanyak 3 buah dan kertas yang bernilai
pecahan sebanyak 2/4.
- Maka hasil penjumlahan dari 2 1/4 + 1 1/4 = 3 2/4
2) Penjumlahan penyebut tidak sama
Contoh
2 1/4 + 3 1/2 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan kertas lipat.
Langkah-langkah:
- Ambil kertas kertas sebanyak 2 dan 3 untuk bagian yang utuh.
- Gabung semuanya, dan hitung berapa banyak jumlahnya. Tampak jelas kertas yang utuh
terdapat 5 buah.
- Untuk yang pecahan kita bisa lakukan langkah-langkah seperti penjumlahan pada pecahan biasa
dengan penyebutnya tidak sama.
- Setelah dilakukan langkah yang sama seperti yang telah diterangkan di atas, maka tampak jelas
bahwa 2 1/4 + 3 1/2 = 5 3/4

2. PENGURANGAN PECAHAN

1) Penyebut Sama
Contoh:
4/5 3/5=
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut menggunakan garis bilangan.
Langkah-langkah:
- Buat garis pada kertas/papan tulis

- Lalu beri tandadan angka pada garis bilangan tersebut


- Dari -(5/5), -(4/5), -(3/5), -(2/5), -(1/5). 0, 1/5, 2/5, 3/5 4/5, 5/5
- Mulai dari angka 0,tarik garis ke kanan hingga 4/5
- Sekarang garis berada di posisi 4/5, karena pengurangan maka tarik garis ke kiri sebanyak 3/5.
- Tepat berhenti di atas 1/5, maka hasil pengurangan 4/5-3/5=1/5
2) Penyebut Tidak Sama
Contoh:
2/3 1/2 =
Langkah-langkah:
- Sediakan 2 kertas yang sama panjang dengan bentuk persegi
- Kertas pertama untuk 2/3
- Kertas kedua untuk 1/2
- Gabung kedua kertas tersebut lalu ikuti lipatan keduanya hinnga membentuk 6 kotak pada kedua
kertas tersebut.

2/3
1/2
- Kertas 2/3 biarkan seperti itu, untuk kertas 1/2 gunting yang terarsis sesuai dengan garis yang
membatisi arsiran tersebut.
- Kemuadian tempelkan pada kertas 2/3 yang terarsir dengan cara menempelkan punggung kertas
yang telah digunting.

- Terlihat 1 yang terarsir merupakan pembilang dan kotak seluruhnya merupakan penyebut
sebanyak 6 kotak.
- Maka hasil 2/3 - 1/2 = 1/6

3. PERKALIAN PECAHAN

1) Bilangan asli dikalikan pecahan


Contoh
3 x 2/5 = .. artinya ada 3 buah yang bernilai 2/5-an.
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan media kertas.
Alat dan Bahan yang digunakan:
- Kertas
- Pensil
- Penggaris
- Lem/solatip/double-tipe
Langkah-langkah:
- Buat gambar dari kertas yang berbeda warna sebanyak 3 dan kemudian arsir sesuai yang
dibituhkan.

2/5 (gambar 1)
2/5 (gambar 2)

2/5 (gambar 3)
- Untuk gambar 2 dan 3 pisahkan antara yang diarsir dan tidak diarsir dengan cara
mengguntingnya.
- Bagian yang tidak diarsir pada gambar 2 dan 3 tempelkan pada sisi gambar 1 yang tidak diarsir
pula.
- Bagian yang diarsir pada gambar 2 dan 3 tempelkan pada sisi gambar 1 yang terasrsir, atau tepat
diatas bagian yang tidak terarsir.

- Dari gambar terlihat jelas bahwa jumlah yang terarsir sebanyak 6 merupakan pembilang, dan
jumlah yang tidak terarsir sebanyak 5 merupakan penyebut. Jadi, hasil 3 x 2/5 = 6/5.
2) Pecahan dikalikan pecahan
Contoh:
3/7 x 1/3 =
Langkah-langkah:
- Ambil kertas, kemudian bagi menjadi 7 bagian dan arsir 3 kotak dari 7 bagian tersebut dengan
warna merah.
- Setiap kotak dari 7 bagian kita bagi menjadi 3 bagian, lalu arsir 1 kotak dari 3 bagian tersebut
dengan warna biru.
- Terlihat jelas kotak yang terarsir warna merah dan biru menjadi pembilang, dan semua kotak
yang telah terbentuk menjadi penyebut.
- Kotak yang terarsir berwarna merah dan biru sebanyak 3 merupakan pembilang, dan jumlah
kotak yang terbentuk adalah 21 merupakan penyebut.
- Jadi, 3/7 x 1/3 = 3/21
4. PEMBAGIAN PECAHAN

Contoh:
2/3 : 1/2 =
Kita dapat menyelesaikan soal tersebut dengan media gambar.
Langkah-langkah:
- Siapkan kertas sesuai yang kita butuhkan.
- Bagi kertas tersebut menjadi 3 bagian, karena 2/3 maka kita arsir 2 kotak dari 3 bagian tersebut
dengan warna merah.
- Setiap kotak pada kotak 2/3 dibagi menjadi 2 bagian, setelah dibagi 2 lalu arsir 1 kotak dengan
warna hijau.
- Lihat kertas tersebut, apabila terdapat arsiran berwarna merah merupakan pembilang, dan yang
berwarna hijau merupakan penyebut.
- Terlihat jelas, arsiran berwarna merah sebanyak 4 dan arsiran berwarna hijau sebanyak 3.

- Jadi hasil 2/3 : 1/2 = 4/3