Anda di halaman 1dari 4

STRATEGI PELAKSANAAN 3 TINDAKAN KEPERAWATAN PADA

PASIEN ISOLASI SOSIAL: melatih pasien berinteraksi secara bertahap


(berkenalan dengan orang kedua)

oleh:

Jauharotun Nafiah
NIM 142310101018

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


UNIVERSITAS JEMBER
2017
SP 3 ISOLASI SOSIAL: melatih pasien berinteraksi secara bertahap (berkenalan
dengan oarang kedua)

Pertemuan 1

Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
a. Klien mengatakan malas berinteraksi dengan orang lain
b. Klien menarik diri ,Apatis, ekpresi sedih, afek tumpul, berdiam diri dikamar,
banyak diam, kontak mata kurang (menunduk), menolak berhubungan
dengan orang lain, perawatan diri kurang, posisi menekur.
c. Klien tampak menyendiri
d. Klien kurang melakukan aktivitas
e. klien menolak komunikasi, kadang hanya dijawab dengan singkat, ya atau
tidak.
2. Diagnosa Keperawatan
Isolasi Sosial
3. Tujuan
a. Klien dapat menyebutkan penyebab isolasi sosial
b. Klien dapat menyebutkan keuntungan dan kerugian berhubungan dengan
orang lain
c. Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
d. Klien mampu menjelaskan perasaan setelah berhubungan dengan orang lain
e. Klien mendapat dukungan keluarga dalam memperluas hubungan sosial
4. Tindakan Keperawatan
a. Membina Hubungan saling percaya
b. Mengidentifikasi penyebab isolasi sosial pasien
c. Berdiskusi dengan pasien tentang kerugian dan keuntungan berinteraksi
dengan orang lain
d. Mengajarkan pasien cara berkenalan dengan orang secara bertahap
e. Menganjurkan pasien memasukkan kegiatan latihan berbincang-bincang
dengan orang lain dalam kegiatan harian
SP 3 ISOLASI SOSIAL: melatih pasien berinteraksi secara bertahap (berkenalan
dengan oarang kedua)
Fase Orentasi
Perawat : Selamat Pagi, bu! Perkenalkan nama saya Nafi, senang di panggil nafi.
Saya mahasiswa Keperawatan Unej yang akan bekerjasma dengan ibu untuk
membatu menyelesaikan masalah ibu. Bagaimana perasaan ibu hari ini? (jika
jawaban pasien iya,maka lanjutkan komunikasi berikutnya)
Pasien : Iya saya baik
Perawat: Apakah ibu kemaren ibu ngobrol dengan perawat desi kemaren
Pasien : iya
Perawat : bagaimana perasaan ibu setelah bercakap-cakap dengan perawat T
kemaren bu, ?
Pasien : perasaan saya senang
Perawat : bagus sekali ibu menjadi senang karena punya teman baru lagi.
Pasien, bagaimana kalau sekarang kita berkenalan lagi dengan orang lain, yaitu
mbak tesa? Seperti kemaren kira-kira 10 menit waktunya, bagaimana ?
Pasien : (diam)
Perawat : apakah ibu sudah siap ?
Pasien : iya
Perawat : baiklah mari kita temui mbak tesa di ruangannya

Fase Kerja

Perawat : selamat pagi, ini ada pasien saya ingin berkenalan.

Mbak tesa : iya

Perawat : baiklah bu, ibu sekarang bisa berkenalan dengan seperti yang telah ibu
lakukan sebelumnya

Pasien : (mendemonstrasikan cara berkenalan) selamat pagi, saya Ny. K saya


senang di panggil K saya berasal dari bondowoso saya senang mendengarkan
musik, kalau boleh saya tahu siapa nama kamu, dan kamu suka di panggil siapa ?

Mbak tesa : menjawab

Perawat : apakah ada lagi yang ingin ibu tanyakan pada mbak tesa

Pasien : tidak

Perawat : jika sudah tidak ada lagi yang ingin ibu bicarakan, ibu bisa sudahi
perkenalan ini, mungkin sekarang ibu bisa membuat janji untuk bertemu lagi,
misalnya nanti atau besok sore.

Pasien : baiklah, mbak tesa nanti sore jam 4 saya akan kesini lagi untuk bercakap-
cakap, apakah mbak tesa bersedia?

Mbak tesa : baiklah


Perawat : baiklah mbak tesa karena Ny K sudah selesai berkenalan, saya dan Ny
K akan kembali terlebih dahulu, terimakasih atas waktu yang telah diberikan.

Fase Terminasi
Perawat : Bagaimana perasaan ibu setelah berkenalan dengan mbak tesa tadi ?
pasien : saya merasa tidak sendirian saya merasa senang
Perawat : bagus sekali bu, di bandingkan kemarin , ibu lebih baik saat berkenalan
dengan mbak tesa tadi, pertahankan apa yang ibu sudah lakukan tadi . oh iya bu
jangan lupa nanti sore ibu punya janji untuk bertemu mbak tesa.
Pasien : iya
Perawat: baik bu, selanjutnya bagaimana jika besok kita menambahkan jadwal
untuk berkenalan dengan orang lain lagi, dengan 3 kali prtemuan. Yang pertama
dengan perawat T, kemudian dengan mbak tesa dan menambah satu teman baru
lagi. Bagaimana apakah ibu setuju ?
Pasien : saya setuju
Perawat : baiklah besok kita bertemu lagi untuk membicarakan pengalama ibu dan
menambah teman baru lagi. Pada jam dan tempat yang sama. Sampai jumpa
besok. Terimakasih .