Anda di halaman 1dari 11

KASUS

CV Perdana adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industry kecap dan saus.
Perusahaan didirikan oleh Tuan Akbar dan kawan-kawannya pada 2010. CV Perdana
merupakan pengusaha yang telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak.

1. Identitas Pengusaha Kena Pajak

Nama : CV Perdana

Alamat : Jl. Kaliurang No. 49 Yogyakarta

No. telepon : 0274-88667; 0813245678

KLU : 15493

NPWP : 01.222.333.4.542.000

2. Penjualan/Penyerahan selama Desember 2014

No. Tanggal Transaksi Analisis

1 1 Desember Melakukan penyerahan 1000 Terutang PPN, dibuatkan faktur


botol kecap dan 1000 botol saus pajak dengan kode dan nomor
ke Inamart masing-masing @Rp seri 010.000.14.00000222. DPP:
7.600. Pembayaran dilakukan (1000 x Rp 7.600) + (1000 x Rp
pada 10 Desember 2014. 7.600) = Rp 15.200.000; PPN:
Inamart beralamat di Jl. 10% x Rp 15.200.000 = Rp
Kenanga 23 C Yogyakarta, 1.520.000 (Isikan pada formulir
NPWP: 01.222.333.4.541.002 1111 A2)

2 4 Desember Menerima pesanan 2000 botol Terutang PPN, dibuatkan faktur


kecap dari RM Aramina pajak atas uang muka yang
@Rp7.600 dan 2000 botol saus diterima dengan kode dan nomor
@Rp7.600. Diterima uang muka seri 010.000.14.00000223. DPP:
sebesar Rp 4.000.000. RM Rp 4.000.000; PPN: 10% x Rp
Aramina beralamat di Jl. 4.000.000 = Rp 400.000 (Isikan
Monjali 21 Yogyakarta, NPWP: pasa formulir 1111 A2)
07.444.555.6.541.000

3 10 Desember Menerima pembayaran atas -


penyerahan barang tertanggal 1
Desember 2014 kepada Inamart

4 10 Desember Melakukan penyerahan secara Teutang PPN, dibuatkan faktur


tunai sebanyak 1500 botol kecap pajak dengan kode dan nomor
dan 1000 botol saus masing- seri 010.000.14.00000224. DPP:
masing @Rp8.360 (harga ini [{100/110 x 1500 x Rp8.360} +
termasuk PPN) kepada PT {100/110 x 1000 x Rp8.360}] =
Jenggala. PT Jenggala beralamat Rp 19.000.000, PPN: 10% x Rp
di Jl. Damai No. 230 19.000.000 = Rp 1.900.000
Yogyakarta, NPWP: (Isikan pasa formulir 1111 A2)
56.111.222.3.542.000

5 13 Desember Melakukan penyerahan ke CV Terutang PPN, dibuatkan faktur


Isiro berupa 1000 botol kecap pajak dengan kode dan nomor
@Rp7.600 dan 2000 botol saus seri 010.000.14.00000225. DPP:
@Rp8.000 secara tunai dan {(1000 x Rp 7.600) + (2000 x Rp
diberikan potongan harga 10%. 8.000)} x 90% = Rp 21.240.000;
CV Isiro beralamat di Jl. PPN: 10% x Rp 21.240.000 = Rp
Diponegoro 23 B Semarang, 2.124.000 (Isikan pasa formulir
NPWP: 67.777.888.9.508.000 1111 A2)

6 14 Desember Melakukan penyerahan atas Terutang PPN, dibuatkan faktur


pesanan tanggal 4 Desember pajak dengan kode dan nomor
2014 kepada RM Aramina seri 010.000.14.00000226. DPP:
{(2000x Rp 7.600) + (2000 x Rp
7.600)} Rp 4.000.000 = Rp
26.400.000, PPN: 10% x Rp
26.400.000 = Rp 2.640.000
(Isikan pasa formulir 1111 A2)

7 15 Desember Melakukan penyerahan 15000 Terutang PPN, dibuatkan faktur


botol kecap dan 10000 botol pajak dengan kode dan nomor
saus masing-masing @Rp8.000 seri 010.000.14.00000227. DPP:
kepada PT Inagrosir. PT (15000 x Rp 8.000) + (10000 x
Inagrosir beralamat di Jl. Slamet Rp 8.000) = Rp 200.000.000,
Riyadi 112 Klaten, NPWP: PPN: 10% x Rp 200.000.000 =
02.333.444.5.525.005. Rp 20.000.000 (Isikan pasa
Pembayaran dilakukan pada formulir 1111 A2)
akhir bulan ini

8 15 Desember Menerima pelunasan atas PPN terutang dan Faktur Pajak


pesanan tanggal 4 Desember telah dibuat pada saat penerimaan
dengan menerima cek BNI uang muka (tgl 4 Desember) dan
penyerahan barang (tgl 14
Desember)

9 16 Desember Melakukan penyerahan 6000 Terutang PPN dan dibuatkan


kecap @Rp8.800 (termasuk faktur pajak pada saat penagihan
PPN) kepada RS Daerah. RS
Daerah beralamat di Jl.
Kesehatan No. 99 Yogyakarta,
NPWP: 00.123.456.7.542.000

10 20 Desember Mengirimkan tagihan atas Terutang PPN, dibuatkan faktur


pembelian dari RS Daerah pajak dengan kode dan nomor
seri 010.000.14.00000228. DPP:
100/110 x 6000 x Rp 8.800 = Rp
48.000.000, PPN: 10% x Rp
48.000.000 = Rp 4.800.000
(Isikan pasa formulir 1111 A2)

11 20 Desember Menerima pengembalian 100 Retur ini tidak mempengaruhi


botol kecap dari RS Daerah. perhitungan PPN karena telah
Retur ini segera diganti dengan diganti dengan barang yang sama
harga dan kualitas sama baik kualitas, kuantitas, maupun
harganya

12 21 Desember Melakukan penyerahan 7000 Terutang PPN, dibu atkan faktur


botol kecap dan 5000 saus pajak dengan kode dan nomor
@Rp8.000 kepada PT seri 010.000.14.00000229. DPP:
Pringsurat, termin pembayaran {(7000 x Rp 8.000) + ( 5000 x
EOM. PT Pringsurat beralamat Rp 8.000) = Rp 96.000.000,
di Jl. Sudirman No. 98 PPN: 10% x Rp 96.000.000 = Rp
Magelang, NPWP: 9.600.000 (Isikan pasa formulir
02.999.888.7.524.000 1111 A2)

13 27 Desember Melakukan penyerahan 1000 Terutang PPN, dibu atkan faktur


botol kecap Rp 8.000 kepada CV pajak dengan kode dan nomor
Nusantara. CV Nusantara seri 010.000.14.00000230. DPP:
beralamat di Jl. AM Sangaji No. 1000 x Rp 8.000 = Rp 8.000.000,
321 Yogyakarta, NPWP: PPN: 10% x Rp 8.000.000 = Rp
03.009.008.3.541.000. Atas 800.000 (Isikan pasa formulir
penyerahan ini diterima uang 1111 A2)
muka 50% dan sisanya akan
dibayar sebulan kemudian.

14 30 Desember Membagikan 700 botol kecap Terutang PPN, dibu atkan faktur
@Rp8.000 sebagai pemberian pajak dengan kode dan nomor
Cuma-Cuma dalam rangka seri 010.000.14.00000231. DPP:
promosi akhir tahun. Harga 700 x (Rp 8.000 Rp 1.500) =
kecap tersebut merupakan harga Rp 4.550.000, PPN: 10% x Rp
jual tidak termasuk PPN tetapi 4.550.000 = Rp 455.000 (Isikan
termasuk laba Rp 1.500 per pada formulir 1111 AB, I.B.2)
botol

15 31 Desember Menerima pembayaran atas -


transaksi tanggal 16 Desember
2014

Menerima pembayaran atas


transaksi tanggal 21 Desember
2014 -

Menerima sewa kendaraan (truk)


yang dimiliki untuk tujuan alat Penyerahan ini tidak terutang
angkut hasil produksi. Sewa PPN
yang diterima sebesar Rp
2.000.000 (Isikan pada formulir 1111, I.B)

3. Perolehan/pembelian selama bulan Desember 2014

No. Tanggal Transaksi Analisis

1 2 Desember Melakukan pembelian kedelai, Pembelian barang hasil pertanian


tomat dan cabai dari petani di langsung dari sumbernya
Kabupaten Klaten seharga Rp dibebaskan PPN
140.000.000

2 8 Desember Membeli secara tunai bahan Pajak Masukan sebesar Rp


pembantu pembuatan kecap 6.000.000 dapat dikreditkan
seharga Rp 60.000.000 dari CV (Isikan pada formulir 1111 B2)
Lengkap, Yogyakarta. Diterima
faktur pajak dengan kode dan
nomor seri
010.000.14.00005432; DPP: Rp
60.000.000, PPN: Rp 6.000.000

3 9 Desember Memanen kebun sendiri 5 Perolehan barang hasil pertanian


kuintal tomat dan 2 kuintal kg untuk industry sendiri
cabai masing-masing Rp 30.000 dibebaskan PPN
dan Rp 70.000 per kg

4 10 Desember Membeli 200000 botol seharga Pajak Masukan sebesar Rp


Rp 100.000.000 dari PT 10.000.000 dapat dikreditkan
Kedaung, Semarang dan dibayar (Isikan pada formulir 1111 B2)
15 hari kemudian. Diterima
faktur pajak dengan kode dan
nomor seri
010.000.14.00009123, DPP: Rp
100.000.000, PPN: Rp
10.000.000

5 16 Desember Melakukan pembelian tunai satu Pajak Masukan sebesar Rp


unit computer untuk pembukuan 1.600.000 dapat dikreditkan
perusahaan seharga Rp (Isikan pada formulir 1111 B2)
16.000.000 dari Harisa
Computindo, Yogyakarta.
Diterima faktur pajak dengan
kode dan nomor seri
010.000.14.00001021, PPN: Rp
1.600.000

6 19 Desember Melakukan pembelian secara Pajak Masukan sebesar Rp


tunai satu unit sedan Honda dari 14.000.000 dapat dikreditkan
CV Sumber Baru Mobil, Bekasi (Isikan pada formulir 1111 B2)
seharga Rp 140.000.000.
Diterima faktur pajak dengan
kode dan nomor seri
010.000.14.00033331, PPN: Rp
14.000.000

7 25 Desember Melakukan pembelian kedelai Pajak Masukan sebesar Rp


seharga Rp 110.000.000 dari CV 11.000.000 dapat dikreditkan
Tani Jaya. Diterima faktur pajak (Isikan pada formulir 1111 B2)
dengan kode dan nomor seri
010.000.14.0000970, PPN: Rp
11.000.000

8 31 Desember CV Perdana, di samping Pajak Masukan yang dapat


memproduksi kecap dan saus, dikreditkan pada SPT Masa PPN
juga mempunyai perkebunan bulan Januari 2014: Rp
tomat dan cabai yang hasilnya 8.000.000 x 90% = Rp 7.200.000
langsung dijual kepada pihak
lain. Pada Januari 2014, CV Perhitungan kembali Pajak
Perdana membeli kendaraan Masukan atas perolehan
untuk keperluan perkebunan kendaraan yang dapat
tomat dan cabai juga untuk dikreditkan selama tahun 2014
keperluan pabrik kecap dan yang dilakukan pada Desember
saus. Harga kendaraan Rp 2014 adalah: 80% x (Rp
80.000.000, PPN Rp 8.000.000. 8.000.000 : 4) = Rp 1.600.000
Diperkirakan presentase rata- Alokasi Pajak Masukan atas
rata jumlah penyerahan kecap perolehan kendaraan setiap tahun
dan saus adalah 90% dari selama masa manfaat: Rp
keseluruhan penyerahan, 7.200.000 : 4 = Rp 1.800.000
sedangkan penyerahan tomat
dan cabai dadalah 10% dari Pajak Masukan diperhitungkan
keseluruhan penyerahan. Pada kembali dengan mengurangi
akhir tahun, diketahui persentase Pajak Masukan bulan Desember
penjualan kecap dan saus 2014: Rp 1.800.000 Rp
(kegiatan pabrik) terhadap total 1.600.000 = Rp 200.000
penjualan adalah 80%. Masa
manfaat kendaraan 4 tahun. (Isikan pada formulir 1111 AB,
III.B.3)

9 31 Desember Mesin diesel (umur ekonomis 4 Alokasi pengkreditan Pajak


tahun) dibeli pada Januari 2014 Masukan setiap tahun adalah:
dengan maksud akan digunakan Rp 6.000.000 : 4 = Rp 1.500.000
seluruhnya untuk kegiatan
pabrik. Nilai perolehan Rp Rata-rata penggunaan mesin
60.000.000, PPN Rp 6.000.000. diesel untuk kegiatan pabrik
PPN Masukan sudah dikreditkan adalah: (90% + 80%) : 2 = 85%
seluruhnya dalam SPT Masa Perhitungan kembali Pajak
Januari 2014. Kenyataan yang Masukan yang dapat dikreditkan
terjadi dalam tahun 2014 adalah tahun 2014: 85% x Rp 1.500.000
untuk masa 6 bulan pertama, = Rp 1.275.000
10% mesin diesel digunakan
untuk perumahan karyawan dan Pajak Masukan harus
direksi sedangkan 90% untuk diperhitungkan kembali pada
kegiatan pabrik. Untuk masa 6 Masa Pajak Desember 2014:
bulan kedua, 20% mesin diesel Rp 1.500.000 RP 1.275.000 =
digunakan untuk perumahan Rp 225.000
karyawan dan direksi sedangkan
Jumlah Rp 225.000 mengurangi
80% untuk kegiatan pabrik.
Pajak Masukan.

(Isikan pada formulir AB,


III.B.3)

Diminta:

1. Buatkan faktur pajak atas penyerahan barang yang terutang pajak

2. Setorkan PPN yang kurang dibayar pada 25 Januari 2015

3. Laporkan PPN dalam bentuk SPT Masa PPN dan sampaikan pada 31 Januari 2015

Penjelasan
1. Rekapitulasi Penyerahan (Formulir 111 AB 1)
No. Keterangan DPP (Rp) PPN (Rp)
A. Ekspor BKP Berwujud/BKP Tidak Berwujud/ JKP
(diisi dari Formulir 1111 A1) formulir tidak
dilampirkan karena tidak ada data yang diisikan.

B. Penyerahan Dalam Negeri (diisi dari Formulir


1111 A2 yang dikelompok-kelompokkan)
1. Penyerahan Dalam Negeri dengan Faktur Pajak
yang Tidak Digunggung (diisi dari Formulir 1111
A2, untuk penyerahan dengan faktur pajak yang
pembelinya mempunyai identitas secara jelas),
terdiri atas:

- Penyerahan 1 Des 2014 kepada Inamart 15.200.000,00 1.520.000,00


- Penyerahan 4 Des 2014 kepada RM Aramina
4.000.000,00 400.000,00
- Penyerahan 10 Des 2014 kepada PT Jenggala
- Penyerahan 13 Des 2014 kepada CV Isiro 19.760.000,00 1.976.000,00
- Penyerahan 14 Des 2014 kepada RM Aramina 21.240.000,00 2.124.000,00
- Penyerahan 15 Des 2014 kepada PT Inagrosir 26.400.000,00 2.640.000,00
- Penyerahan 20 Des 2014 kepada RS Daerah 200.000.000,00 20.000.000,00
- Penyerahan 21 Des 2014 kepada PT Pringsurat 48.000.000,00 4.800.000,00
- Penyerahan 27 Des 2014 kepada CV Nusantara 96.000.000,00 9.600.000,00
Jumlah 8.000.000,00 800.000,00
437.840.000,00 43.784.000,00

2. Penyerahan Dalam Negeri dengan Faktur Pajak


yang Digunggung (diisi untuk penyerahan kepada
pembeli yang tidak diketahui identitasnya secara
jelas, misalnya kepada konsumen akhir), terdiri
atas:
455.000,00
- Penyerahan 30 Des 2014 (pemberian cuma- 4.550.000,00
455.000,00
cuma) 4.550.000,00
Jumlah

C. Rincian Penyerahan Dalam Negeri


1. Penyerahan yang PPN atau PPnBM-nya haru
dipungut sendiri (tidak dipungut oleh Pemungut
PPN), terdiri atas:
- Penyerahan 1 Des 2014 kepada Inamart 15.200.000,00 1.520.000,00
- Penyerahan 4 Des 2014 kepada RM Aramina 4.000.000,00 400.000,00
- Penyerahan 10 Des 2014 kepada PT Jenggala 19.760.000,00 1.976.000,00
- Penyerahan 13 Des 2014 kepada CV Isiro 21.240.000,00 2.124.000,00
- Penyerahan 14 Des 2014 kepada RM Aramina 26.400.000,00 2.640.000,00
- Penyerahan 15 Des 2014 kepada PT Inagrosir 200.000.000,00 20.000.000,00
- Penyerahan 21 Des 2014 kepada PT Pringsurat 96.000.000,00 9.600.000,00
- Penyerahan 27 Des 2014 kepada CV Nusantara 8.000.000,00 800.000,00
- Penyerahan 30 Des 2014 (pemberian cuma- 4.550.000,00 455.000,00
cuma) 393.390.000,00 39.439.000,00
Jumlah

2. Penyerahan yang PPN atau PPN dan PPnBM-


nya dipungut oleh Pemungut PPN, terdiri atas:
- Penyerahan 20 Des 2014 kepada RS Daerah 48.000.000,00 4.800.000,00
Jumlah 48.000.000,00 4.800.000,00

3. Penyerahan yang PPN atau PPN dan PPnBM- - -


nya tidak dipungut

4. Penyerahan yang dibebaskan dari pengenaan - -


PPN atau PPN dan PPnBM

2. Rekapitulasi Perolehan (Formulir 1111 AB 11)

No. Keterangan DPP (Rp) PPN (Rp)

A. Impor BKP, Pemanfaatan BKP Tidak Berwujud -


dan Luar Daerah Pabean dan Pemanfaatan JKP
dari Luar Daerah Pabean yang PM-nya Dapat
Dikreditkan (diisi dari Formulir 1111 B1)
formulir tidak dilampirkan karena tidak ada data
yang diisikan

B. Perolehan BKP/JKP dari Dalam Negeri yang


Pajak Masukannya Dapat Dikreditkan (diisi dari
Formulir 1111 B2), terdiri atas:
- Perolehan 8 Des 2014 dari CV Lengkap 60.000.000,00 6.000.000,00
- Perolehan 10 Des 2014 dari PT Kedaung 100.000.00,00 10.000.000,00
- Perolehan 16 Des 2014 dari Harisa 16.000.000,00 1.600.000,00
Computindo
110.000.000,00 11.000.000,00
- Perolehan 25 Des 2014 dari CV Tani Jaya
286.000.000,00 28.600.000,00
Jumlah

C. Impor atau Perolehan yang PM-nya Tidak Dapat


dikreditkan dan/atau impor atau Perolehan yang
Mendapat Fasilitas (diisi dari Formulir 1111 B3),
tediri atas:
- Perolehan 19 Des 2014 dari CV Sumber 140.000.000,00 14.000.000,00
Baru Mobil
Jumlah 140.000.000,00 14.000.000,00
JUMLAH 426.000.000,00 42.600.000,00

3. Penghitungan Pajak Masukan yang Dapat Dikreditkan

a. Pajak Masukan atas perolehan yang dapat dikreditkan, terdiri


atas :
1) Atas impor BKP, pemanfaatan BKP tidak berwujud Rp. -

2) Atas perolehan BKP (lihat Formulir 1111 B2, jumlah Rp. 28.600.000

b. Pajak Masukan lainnya :

1) Kompensasi kelebihan PPN Masa Pajak sebelumnya Rp. -

2) Kompensasi kelebihan PPN karena pembetulan SPT Rp. -

PPN Masa Pajak

3) Hasil Penghitungan Kembali Pajak Masukan yang telah


dikreditkan sebagai pengurang Pajak Masukan, terdiri atas :
Tanggal 31 Des 2014, perolehan kendaraan Rp. 200.000
Tanggal 31 Des 2014, perolehan mesin diesel Rp. 225.000

Rp. 425.000

Jumlah Pajak Masukan yang dapat dikreditkan Rp. 28.175.000

4) Menghitung Penyerahan Barang dan Jasa (Formulir 1111-1)

a) Terutang PPN :

- Ekspor (lihat Formulir 1111 A1, jumlah) Rp. -

- Penyerahan yang PPN-nya harus dipungut sendiri:

Total penyerahan pada Formulir 1111 A2 Rp. 437.840.000


Penyerahan kepada Pemungut PPN Rp. 48.000.000 (-)
Penyerahan dengan Faktur Pajak Digunggung Rp. 4.550.000
Rp. 394.390.000 (+)

- Penyerahan yang PPN-nya dipungut oleh Pemungut PPN Rp. 48.000.000


- Penyerahan yang PPN-nya tidak dipungut (sewa kendaraan) Rp. -

- Penyerahan yang dibebaskan dari pengenaan PPN Rp. -

Rp. 442.390.000

b) tidak terutang PPN Rp. 2.000.000

Total penyerahan barang dan jasa Rp. 444.390.000

5. Menghitung PPN yang Kurang atau Lebih Dibayar

- Total PPN Keluaran yang dipungut sendiri Rp. 39.439.000

- Total PPN Masukan yang dapat dikreditkan (lihat 1111


AB III.C.) Rp. 28.175.000
PPN yang kurang disetor Rp. 11.264.000

Anda mungkin juga menyukai