Anda di halaman 1dari 9

Bismillahir Rahmaanir Rahiem.

Rabbi Zidni Ilman Tuhanku Tambahkan Ilmu Kepadaku


Standar Makanan & Peraturan Perundangannya
Lily Arsanti L, 01 mei 2009
Undang-undang tentang pangan di Indonesia tu diatur dalam UU no.7 thn
1996, dah lama juga y,,dah sekitar 13 tahun, tapi meskipun dah lama dibuat, masih
adda aza masalahnya
Didalam UU itu membahas tentang keamanan pangan (UU BAB II) dan
ketahanan pangan (UU BAB VII). Contoh yang membahas tentang keamanan
pangan tu, katanya kalo ada orang yang keracunan makann, maka dia bisa
menuntut lho, dan tahu ganti ruginya berapa?500juta fren!!! Mau dituntut kaya
gitu? Tentu enggak khan? So, mari qt sama-sama belajar mengamalkan ilmu yang
telah qt dapat di mata kuliah HSM ini salah satunya, meski sedikit2, lama2 khan
bisa menjadi bukit, g deng, lama2 qt akan menjadi terbiasa untuk
mengamalkannya...
Pembahasan tentang ketapang, nanti ada bagiannya tersendiri di semester
lain, tunggu za tanggal mainnya yach..
Qt mulai masuk materi yuuk
Kondisi keamanan makanan
Konsumen lebih sadar akan potensi bahaya makanan
Tuntutan untuk mendapatkan makanan yang aman
Zaman sekarang, di era yang semakin maju, konsumen dah bisa memilih makanan
yang lebih aman untuk mereka konsumsi, contohnya, setelah ada kasus Hepatitis A,
maka penjualan makanan di jakal jadi berkurang peminanya,itu kata ibunya lho.
Publikasi potensi bahaya makanan hanya menyentuh area tertentu misalnya
bahan tambahan makanan dan aditif
Pemberitaan tentang bahaya mikrobiologis makanan masih sangat kurang.
Masih sangat kurang karena untuk menguji adanya bahaya mikrobiologis tu harus
dilakukan di lab, dan itu tidaklah mudah, butuh waktu, biaya, tenaga, dll.
Sedangkan untuk makanan yang ditambah zat aditif, kita dapat melihat
kemungkinannya, yaitu

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
jika suatu makanan berpotensi untuk dikerumuni lalat atau binatang lain, tapi
ternyata tidak dikerumuni, nah itu kemungkinannya ada tambahan zat aditifnya.
Lalat aza g mau, nagaimana dengan kita?

Badan Pengawas Keamanan Makanan di Amerika


Ini mah Cuma nama2 BPK makanan di Amrik, kenapa perlu diketahui?.. g tau ya,
mungkin kalo2 za keluar di ujian.he2
FDA (Food and Drug Administration)
FSIS (Food Safety Inspection Services)
Environmental Protection Agency
CPCS (Consumer Product Safety Commission)
NMFS (National Marine Fisheries Service)
Badan yang mengawasi keamanan dan regulasi makanan
Nah, kalo yang ini yang di Indonesia..
Dewan Standarisasi Nasional (DSN) - 1984
Badan POM (The National Agency of Drug and Food Control/NADFC)
Badan Standardisasi Nasional Standar Nasional Indonesia (SNI)

Apa sich Fungsi utama Badan POM?


Legislasi, regulasi, dan standardisasi
Lisensi dan sertifikasi industri mknan & farmasi berdasarkan GMP
Tau GMP? GMP itu Good Manufactury Practice. Salah satu produk makanan
yang sudah menerapkan prinsip GMP ini di YK yaitu susu kedelainya bu ade
(Wah, promosi nich? Enggak koq, cuman mau bilang kalo itu langganan bu
lili za), katanya, perusahaan makanan yang dah punya sertifikat GMP tu
bisa lolos (tmn2, maaf aku g tw bisa lolos dari ap, coz ibunya bicaranya
agak pelan, so g kedengaran, atau aq nya yang ngantuk y?so sorry bgd)
Evaluasi pre-market
Sampling produk dan uji laboratorium, inspeksi thd produksi, fasilitas
distribusi, investigasi dan penegakan hukum
Contoh dari uji sampling yang udah dilakukan BPOM ini yaitu waktu
mencuatnya rumor tentang bakteri E.zakazakii dalam susu, POM melakukan
uji sampling terhadap semua produk susu yang ada di Indonesia dan
hasilnya ternyata negative.
Pre-audit dan post-audit dari promosi produk-produk
Iklan yang menyebutkan bahwa minyak gorengnya non-kolesterol tu salah
satu contoh yang harus di audit, coz emang g ada kolesterolnya dan jadi
menyesatkan orang awam.

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
Penelitian tentang implementasi kebijaksanaan obat dan makanan
Komunikasi publik, informasi dan edukasi termasuk public warning

BSN (Badan Standarisasi Nasional)


Merupakan satu-satunya badan standardisasi di Indonesia
Draft SNI disusun oleh Komite Teknis untuk Formulasi Standar
Berdasarkan program nasional melalui konsensus nasional antar pihak terkait
(instansi pemerintah, produsen, konsumen, dan ilmuwan), dengan mengacu pada
prosedur formulasi standar.

Bbrp Masalah Peraturan tentang pangan


1. Peraturan yang sudah ada dan diterapkan di pusat & daerah
Masalahnya untuk dilakukan sampling/uji terhadap pangan kan butuh tenaga
yang professional, biaya, sarana, prasarana, dll, dan hal ini kalo di daerah2 khan
masih jarang.
2. Lembaga/instansi yang berwenang membuat peraturan lain tentang pangan di
pusat dan daerah (tambahan pengetahuan za dari ibunya bahwa Instansi yang
berwenang mengenai urusan makanan di qt dipegang oleh menteri pertanian)
3. Konsultasi dengan konsumen, asosiasi perdagangan, pakar, dan lembaga non-
pemerintah dalam penyusunan peraturan
4. Kendala dalam penerapan peraturan
5. Adanya dewan yang menjaga agar koordinasi antar instansi berjalan baik
6. Karena harus ada komunikasi, otomatis harus ada dewan yang menjaganya juga.
7. Adanya Badan Standardisasi Nasional dan perbandingan antara standard pangan
nasional dan Codex Alimentarius
8. Pertimbangan terhadap :
Bahan tambahan makanan
- Rekomendasi dari FAO/WHO
- Fasilitas dan pakar toksikologi
Butuh pakar toxicology untuk menentukan apakan makanan ini
berbahaya/mengandung toxic g?
Residu pestisida
- Rekomendasi dari FAO/WHO
- Fasilitas dan pakar toksikologi
Fasilitas sanitasi di pengolahan pangan dan penyajian makanan
Persyaratan jaminan mutu di tingkat produksi

Fungsi Badan Pengawas Makanan


1. Pelaksanaan pengawasan pangan
2. Pelayanan epidemiologi
3. Pelayanan dan bimbingan
4. Pendidikan dan partisipasi masyarakat

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
Maksudnya apa sich? Mari kita bahas satu persatu..

1. Pelaksanaan pengawasan pangan


Pemberian ijin berdasarkan sistem HACCP
Perusahaan makanan yang dah lolos HACCP(masih inget khan apa itu HACCP?, g
perlu dijelasin lg y)maka dah dapat dijamin mutu dam keamanannya
Inspeksi (pengawasan) terhadap pangan, dilakukan di beberapa tingkat, seperti
- pabrik pengolah makanan
- restauran
- pasar tradisional
Contohnya di pasar tradisional YK, ada berapa persen tahu yang
menggunakan formalin?
- toko makanan
- supermarket
- penyembelihan ternak
Di t4 penyembelihan ternak juga perlu diawasi, coz sekarang tu banyak
penyakit dari hewan yang menyerang manusia, salah satunya yang terbaru
ialah H1N1.
Perbandingan jumlah pengawas dengan unit yang perlu diawasi
Sebenarnya yang memegang badan pengawasan ini di Indonesia tu dipegang
oleh 3 departemen, yaitu Dep. Pertanian, Dep. Kesehatan dan Dep. Perindang,
nanti akan dibahas lebih lanjut
Sertifikasi penjamah makanan tentang keamanan makanan
Prosedur standard untuk pengumpulan sampel, penanganan keluhan konsumen,
inspeksi ekspor & impor, asesmen terhadap HACCP
Adanya fasilitas laboratorium uji mikrobiologis & kimia di pusat dan daerah

2. Pelayanan Epidemiologi
Wajib lapor kasus keracunan makanan
Di tiap provinsi tuh ada Bagian Pelayanan Epidemologi, jadi tiap ada kasus tu
wajib untuk dilaporkan.
- Jalur pelaporan di daerah dan pusat
- Daftar penyakit melalui makanan
- Kontak dengan badan internasional
seperti contoh kasus H1N1, itu kan awal kejadiannya ada di
meksiko,bagaimana kalo ada orang meksiko yang dating ke Indonesia?khan
butuh diperiksa dulu, jadi mesti ada kontak dengan badan internasional,
Kompilasi dan pemutakhiran data keracunan makanan
Investigasi terhadap keracunan makanan
- Penyebab dan sumbernya
- Laboratorium penguji

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
- Tindak lanjut
- Alur informasi dan pelaporan
Seperti tempe bongkrek yang menyebabkan keracunan di daerah magelang
(maaf yang orang magelang), itu penyebab apa/sumbernya darimana? Ternyata
setelah diteliti dan diinvestgasi (bukan insert loh), itu karena suhu produksi yang
tidak sesuai, kebetulan waktu itu ada perubahan suhu di magelang. Akhirnya
jamur yang tadinya diharapkan tumbuh dalam pembuatan tempe jadi g bisa
tumbuh, yang umbuh malah bakteri penghasil racun.

3. Pelayanan dan bimbingan


Pelayanan dan bimbingan kepada pengolah & pedagang oleh pemerintah
Contohnya memberikan pelatihan bagaimana cara menjamah makanan yang
benar, ataupun tentang food hygiene dan sanitasi dll.
Pelayanan dan bimbingan oleh lembaga non-pemerintah
Lembaga non-pemerintah contohnya kalo g salah ibunya bilang LKI.
(kepanjangannya?g tw)
Materi pelatihan yang standar bagi penjamah makanan dan manajer

4. Pendidikan dan partisipasi masyarakat


Penggunaan media komunikasi publik
Contoh : khan di tv suka ada tuh yang bisa mendidik, seperti iklan tentang 3M,
atau di berita2 tentang bagaimana cara menghindari Virus flu burung, dll.
Adanya organisasi konsumen
Akses ke lab. uji oleh organisasi konsumen
Keamanan makanan menjadi bagian dalam kurikulum pendidikan SD dan SLTP

Dewan Keamanan Pangan Nasional

A. Komposisi anggota
Organisasi pemerintah yang mempunyai tanggung jawab terhadap keamanan
pangan
Wakil dari asosiasi profesi keilmuan
Wakil dari asosiasi produsen, pengolah, pedagang, dan konsumen
Pakar yang ditunjuk

B. Tanggung jawab
Mengkoordinasi & memfasilitasi asesmen terhadap infrastruktur keamanan
pangan
Memberikan masukan kepada menteri tentang keamanan makanan
Mengkoordinasi aktivitas kelompok kerja yang ada di dalamnya

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
Menyusun draft dokumen kebijakan keamanan pangan dan perlindungan
konsumen
Ketika kasus melamin (pernah denger khan?), awalnya LKI menyatakan bahwa
suatu produk makanan di Indonesia positif mengandung melamin, tapi kemudian
disanggah oleh peneliti dari UI yang menyatakan dalam produk tersebut tidak
mengandung melamin, alias negative. Selidik dan selidik, ternyata alat yang
digunakan LKI untuk pengujiannya yaitu spektrofotometer (yang Cuma mengukur
kekeruhan), sedangkan yang digunakan UI adalah NFR (kata ibunya kalo g salah
namanya NFR), itu tuh alat untuk melihat struktur molekul melamin.
Nah, yang bertanggung jawab untuk memberikan justifikasi terhadap masalah ini
adalah Dewan Keamanan Pangan Nasional.

C. Kendala dalam penyusunan kebijakan keamanan pangan


Kurangnya apresiasi terhadap keseriusan dan besarnya masalah keamanan
pangan
Kurangnya tuntutan konsumen domestik terhadap keamanan pangan
Adanya tumpah-tindih pembagian tanggung jawab terhadap masalah keamanan
pangan, (seperti adanya tumpang tindih antara badab POM dengan
Dep.Pertanian)
Keterbatasan alokasi sumberdaya, termasuk jumlah dan kualifikasi personil
Tidak adanya evaluasi secara periodik terhadap kebijakan keamanan pangan

Indikator keberhasilan Program Keamanan Pangan


1. Kebijakan
2. Strategi
3. Program, pelayanan, dan institusi
Selanjutnya kita bahas satu persatu yuuk
A. Kebijakan
Apakah kebijakan keamanan pangan nasional tercermin dalam undang-undang
atau peraturan yang ada?
Apakah sumber daya telah dialokasikan untuk melaksanakan kebijakan ?
Apakah program keamanan pangan telah dibuat dan dilengkapi dengan personil ?

B. Strategi
Jumlah staf profesional yang akan dilatih 1 tahun ke depan
Jumlah program dalam lingkup keamanan pangan yang akan dibuat dalam waktu
tertentu
Biaya untuk mengimplementasikan strategi dalam 1 tahun

C. Program, pelayanan, dan institusi

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
Jumlah pengawas pangan yang dipekerjakan dan dilatih (khususnya HACCP)

Jumlah pusat pelatihan yang dibuka dalam dua tahun terakhir

Jumlah seminar HACCP di tingkat nasional maupun lokal

Jumlah laboratorium uji yang terakreditasi

Jumlah kunjungan untuk penelitian masalah keamanan makanan


Jumlah penjamah makanan yang dilatih per tahun
Tingkat kesesuaian penerapan GHP & GMP dalam periode tertentu
Proporsi sampel makanan yang dinyatakan melampaui batas yang diijinkan
Penurunan jumlah penahanan komoditi pangan di negara tujuan ekspor
Undang-Undang Pangan di Indonesia
1. Waren wet (UU Barang) No. 10/1961diadopsi dari Belanda Dutch Ordinance 1935
2. Surat KepMen
a. Food Labelling dan Advertensi 79/Menkes/PER/III/1978
b. Additive Makanan 225/Menkes/PER/VI/1979
c. Kewajiban pendaftaran Makanan 330/Menkes/PER/VII/1976
3. Surat KepMen Pertanian No. 280/Kpts/Vm/6/1973 mengenai Cara Permohonan
Registrasi dan Persetujuan Pestisida
4. Surat KepMen Pertanian No. 7/1973 mengenai Peraturan Pengawasan Penjualan,
Penyimpanan, dan Penggunaan Pestisida
5. Surat KepMen Pertanian No. 22/1983 ttg pemeriksaan sebelum & setelah
pemotongan ternak di RPH

Regulasi yang lain


Labeling dan promosi makanan (Keputusan Menteri Kesehatan No. 69/1999)
Petunjuk implementasi untuk labeling dan promosi makanan (Keputusan Menteri
Kesehatan No. 69/1999)
Standar nasional untuk tepung gandum sebagai bahan makanan (Kep. Menteri
Industri dan Perdagangan No. 153/MPP/Kep/5/2001)
Aduuuh, pyusing fren, hapalin ndiri za yahh keputusan mentri2nya, sexan dengan
nomor2nya, x za klwr di ujian (emangnya menghafal tu Cuma buat ujian?)..
selamat mencoba, dijamin puaasss.

Pengawasan Mutu Pangan saat ini


Ada 3 Departeman terkait yang mengawasi mutu pangan yaitu :
1. Departemen Kesehatan
2. Departemen Pertanian
3. Departemen Perindustrian dan Perdagangan
Dibahas satu persatu lagi

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
1. Departemen Kesehatan
Dirjen POM, khususnya Direktorat Pengawasan Makanan
a. Legislasi (hukum)
b. Perizinan (licencing)
c. Pengawasan
d. Registrasi dan standarisasi
Proses pemberian izin untuk menjual jenis makanan tertentu & registrasi utk
makanan kemasan dan olahan
Yg tdk msk tgjwb BPOM yaitu :
a. makanan jajanan
b. makanan tradisional
c. Makanan catering Ditjen Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan
Lingkungan (PPM dan PL)

2. Departemen Pertanian
Ditjen Tanaman Pangan, Peternakan, dan Perikanan
Ditjen Tanaman Pangan :
a. Monitoring hama penyakit
b. Registrasi pestisida
c. Pest control
Fasilitas : lab dg kapasitas 2000 sampel/th realisasi 20-30 sampel

Ditjen Peternakan
Sub Dir Kesehatan Masyarakat
a. Inspeksi rumah potong hewan (RPH)
b. Penanganan segar hasil ternak (chilling, freezing), susu sapi segar, susu
pendinginan, susu sterilisasi
c. Produk ikan atau hasil laut yg akan diekspor ke LN

3. Deperindag
Dir Standarisasi dan Pengendalian Mutu
a. Produk hasil pertanian, perkebunan, hasil hutan, hasil perikanan dan
peternakan
b. Melaksanakan pengendalian mutu dari komoditi pangan yg akan diekspor,
diimpor atau dijual di pasaran dalam negeri
c. Fasilitas Lab yg mengeluarkan sertifikat analisis kimia, mikrobiologi dan sifat2
fisik
d. Mempertimbangkan dan memberi izin produsen pangan (besar maupun kecil)

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet
Pelatihan dan Pengetahuan HACCP
Pertanyaan Kecil BesarTotal
Pabrik dgn pelatihan HACCP, % 59 79 63
Pabrik kenal dgn HACCP, % 12 21 14
Pabrik tidak kenal HACCP, % 22 10 19
Jumlah pabrik besar : 2.415
Jumlah pabrik kecil : 10.645
(Sumber: Martin & Anderson, 2000) ibunya nanya sampe ke amrik lewat
Martin dan Anderson

Pabrik yang memenuhi persyaratan sanitasi


Prosedur sanitasi Kecil Besar
Total
Pabrik memiliki program sanitasi terdokumentasi, % 71 91
76
Pabrik yang memiliki record untuk verifikasi pengawasan program sanitasi, % 73
87 78
(Sumber : Martin & Anderson, 2000)

temen2, sekian dulu HO nya yaaaa


semoga bermanfaat. Aaamiiin.
Jika ada yang tidak mengerti, bisa tanya2 ke team HO HSM, khusus untuk edisi ini,
Aq Fitri Alhidayah (085223216300).
Alhamdulillah robbil alamiin.

Pesan Sponsor :
JANGAN LUPA BAYAR KAASS.!!!

4 HSM.. HO Team : Agil Mba


Nur Fitri - Slamet