Anda di halaman 1dari 7

KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSU BINA KASIH

NO : / SK / RSU BK/DIR/IX/2015
TENTANG
REVISI STRUKTUR ORGANISASI INSTALASI GIZI
DI RSU BINA KASIH
DIREKTUR UTAMA RSU BINA KASIH
MENIMBANG :
a. Bahwa dalam rangka merencanakan, melaksanakan dan
mengevaluasi berbagai program dan kebijakan di Instalasi Gizi RSU
Bina Kasih.
b. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan di Instalasi Gizi.
c. Dalam rangka pertanggung jawaban pelaksanaan pelayanan di
Instalasi Gizi.
d. Bahwa untuk keperluan diatas perlu ditetapkan dalam Surat
Keputusan Direktur Utama RSU Bina Kasih.
MENGINGAT :
1. Undang Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit ;
2. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 159b/Menkes/Per/II/1998
Tentang Rumah Sakit;
3. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 983/Menkes/SK/XI/1992
Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum;
4. SK Yayasan RSU Bina Kasih Nomor: /YAY-S/VII/2015 tentang
penyempurnaan Struktur Organisasi RSU Bina Kasih.
MEMUTUSKAN
MENETAPKAN :
Pertama : Memberlakukan revisi Struktur Organisasi Instalasi Gizi sebagaimana
terlampir dalam lampiran I Surat Keputusan ini;
Kedua : Mengangkat dan menetapkan personil Instalasi Gizi yang dianggap
cakap dan mampu menjalankan tugas sebagaimana dalam terlampir
lampiran II Surat Keputusan ini;
Ketiga : Memberlakukan tugas pokok dan fungsi Instalasi Gizi sebagaimana
terlampir dalam lampiran III Surat Keputusan ini;
Keempat : Segala biaya yang timbul akibat diterbitkannya Surat keputusan ini
dibebankan pada anggaran Rumah Sakit;
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak penetapan dan apabila dikemudian hari
didapatkan kekeliruan, akan diperbaiki sebagaimana mestinya
Ditetapkan di : Medan
Pada Tanggal : 2015

RSU Bina Kasih


Direktur Utama,

Dr. John Tarigan, Sp.OG


LAMPIRAN I
SK DIREKTUR UTAMA NO : / SK / RSU BK/DIR/IX/2015
TENTANG : REVISI STRUKTUR ORGANISASI INSTALASI GIZI
DI RSU BINA KASIH
STRUKTUR ORGANISASI INSTALASI GIZI
DI RSU BINA KASIH

Direktur Medis &


Keperawatan

Kepala Instalasi Gizi

Seksi Peracikan, Seksi Distribusi Seksi


Pengolahan, dan Logistik Gizi Penyuluhan,
Gizi Evaluasi Mutu
Gizi

Petugas Petugas Diet Petugas Tenaga


Peracikan dan Makanan Distribusi Nutrisionis
Pengolahan Makanan
LAMPIRAN II
SK DIREKTUR UTAMA NO : / SK / RSU BK/DIR/IX/2015
TENTANG : SUSUNAN PERSONIL INSTALASI GIZI DI RSU BINA KASIH
NO NAMA PENDIDIKAN JABATAN
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

LAMPIRAN III
SK DIREKTUR UTAMA NO: / SK / RSU BK/DIR/IX/2015
TENTANG : URAIAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI INSTALASI GIZI
N JABATAN TUGAS POKOK FUNGSI
O
1 Kepala 1. Menggerakkan operasional manajemen di 1. Menetapkan kebijakan
Instalasi bagian gizi. operasional manajemen
Gizi 2. Penyelenggaraan serta penyediaan diet bagian gizi sesuai dengan
terhadap semua pasien yang dirawat inap. kebijakan yang ditentukan.
3. Ketersediaan bahan makanan basah 2. Menentukan dan
maupun kering untuk kebutuhan pasien. mengusulkan jumlah tenaga
di bagian gizi.
4. Perencanaan, pengembangan,
pengorganisasian, pengelolaan dan 3. Menggunakan sarana
pengawasan terhadap bagian gizi. dan prasarana di bagian gizi
5. Perencanaan menu bagi pasien dengan 4. Menegur staf gizi
anggaran yang telah ditetapkan. apabila ada kesalahan
6. Terlaksananya pengolahan dan 5. Melakukan penilaian
pendistribusian makanan pasien tepat waktu. kinerja tenaga di bagian gizi
7. Penggunaan saranan dan prasarana bagi 6. Memberi saran dan
pasien secara efisien dan efektif. pertimbangan kepada atasan
8. Terlaksananya konsultasi gizi yang berkaitan dengan
pengangkatan, penerimaan
9. Peningkatan kemampuan dan
dan pembinaan tenaga di
ketrampilan SDM di bagian gizi.
bagian gizi.
10.Pengendalian dan pengawasan mutu serta
kualitas bahan makanan.
2 Seksi 1. Sebelum dan sesudah bekerja, 1. Menolak bahan
Peracikan, hendaknya membersihkan ruangan, lantai rak makanan yang diberikan
Pengolahan bumbu dan peralatan yang dipakai dan dapat untuk diolah bila tidak layak.
dan dipastikan benarbenar bersih. 2. Menggunakan
Logistik 2. Menata peralatan kerja di bahan makanan sesuai
Gizi tempatnya masing masing standart yang ditentukan.
3. Meracik dan membersihkan 3. Melaporkan
bahan makanan yang diterima dari supplier. kepada atasan apabila ada
4. Memisahkan sampah makanan bahan makanan yang kurang
yang dibungkus plastik dengan rapi. atau tidak lengkap.
5. Menjaga kualitas bahan makanan 4. Tanggung jawab
yang diracik apabila tibatiba jumlah
pasien bertambah.
6. Mengolah bahan makanan harus
sesuai dengan datar diet pasien dan permintaan 5. Tanggung jawab
di ruangan kantin. apabila ada bahan makanan
yang kurang dari jumlah
7. Menjaga kualiatas bahan
orderan yang diberikan.
makanan dan makanan yang diolah agar tetap
baik dan menarik dan enak. 6. Tanggung jawab
atas rasa dan bentuk
8. Merawat dan menjaga inventaris
makanan.
dengan baik
Setiap pertukaran shift diwajibkan 7. Tanggung jawab
9.
atas inventaris yang hilang
serah terima peralatan kerja.
atau rusak.
8. Melaporkan ke
atasan apabila ada masalah
yang timbul dan segera
diselesaikan.
3 Seksi 1. Mengawasi dan mengendalikan kegiatan 1.
Distribusi distribusi gizi. Dapat menolak untuk
Gizi 2. Melaporkan keatasan apabila ada mendistribusikan makanan
masalah baru yang tidak dapat diatasi apabila tidak sesuai dengan
dilapangan. jenis diet yang tercantum di
label.
3. Bertanggung jawab atas kebersihan
peralatan dan area kerja. 2.
4. Mengantarkan makanan ke ruangan tepat Melaporkan ke atasan apabila
ada masalah dalam
waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
pendistribusian makanan.
Apabila ada masalah harus segera diselesaikan,
dan apabila tidak terselesaikan disampaikan ke
atasan.
5. Mengambil peralatan makanan pasien
satu jam setelah makanan diantar.
6. Betanggung jawab untuk menukarkan
makanan apabila memang kesalahan dari pihak
gizi.
7. Bertanggung jawab atas peralatan yang
rusak dan hilang dari ruangan pasien.
8. Menerima data pasien baru dan pulang
untuk segera dicatat.
4 Seksi 1.Kunjungan konsultasi/ penyuluhan ke ruang 1. Menjawab pertanyaan
Penyuluhan pasien. pasien dan keluarganya
dan 2.Kunjungan ke ruang pasien yang mengkonsumsi mengenai diet yang
Evaluasi diet khusus dan memberi daftar diet kepada diberikan.
Mutu Gizi pasien rawat inap. 2. Melaporkan ke atasan
3.Melakukan evaluasi/ penilaian terhadap mutu
apabila ada masalah dalam
pelayanan gizi.
pendistribusian makanan.
4.Melaporkan ke atasan apabila ada masalah baru
yang tidak dapat diatasi dilapangan.
5.Bertanggungjawab atas kebersihan peralatan dan
area kerja.
5 Petugas 1. Sebelum dan sesudah bekerja hendaknya 1.Menolak bahan makanan yang
Peracikan membersihkan ruangan, lantai rak bumbu dan diberikan untuk diolah bila
dan peralatan yang dipakai dan dapat dipastikan tidak layak.
Pengolahan benarbenar bersih. 2.Menggunakan bahan makanan
2. Menata peralatan kerja ditempatnya sesuai standar yang
masingmasing ditentukan.
3. Meracik dan membersihkan bahan 3.Melaporkan pada atasan
makanan yang diterima dari suplier. apabila ada bahan makanan
4. Memisahkan sampah makanan yang yang kurang atau tidak
dibungkus plastik dengan rapi. lengkap.
5. Menjaga kualitas bahan makanan yang
diracik.
6. Mengolah bahan makanan harus sesuai
dengan daftar diet pasien dan permintaan
diruang kantin.
7. Menjaga kualitas bahan makanan dan
makanan yang diolah agar tetap baik dan
menarik dan enak.
8. Merawat dan menjaga inventaris dengan
baik.
9. Setiap pertukaran shif diwajibkan serah
terima peralatan kerja.
6 Petugas 1. Sebelum dan sesudah bekerja 1. Melakukan uji rasa dan
Diet harus terlebih dahulu membersihkan peralatan tingkat kematangan terhadap
Makanan kerja, peralatan makan pasien dan areal kerja. makanan yang diserahkan
2. Menata makanan sesuai dengan oleh unit pengolahan, apabila
jumlah pasien, jenis diet, nama ruangan dan tidak sesuai dengan standart
semenarik mungkin. menu dapat
mengembalikannya ke unit
3. Disaat menyusun
pengolahan.
makanan,seluruh set peralatan makan diberi
label nama pasien, jenis diet dan nomor 2. Melapor ke atasan apabila
ruangan waktu makan sudah lewat
dari waktu yang ditentukan.
4. Membantu petugas distribusi
membersihkan seluruh peralatan makan pasien.
5. Menata diet pasien harus sesuai
dengan standart diet yang berlaku.
7 Petugas 1.Mengkaji status gizi pasien berdasarkan data1. memberikan saran
Nutrisionis rujukan. kepada dokter berdasarkan
2.Melakukan anamnesis riwayat diet pasien. hasil pemantauan atau
evaluasi terapi gizi.
3.Menerjemahkan rencana diet kedalam bentuk
makanan yang disesuaikan dengan kebijakan2. Mengevaluasi status
makanan serta keperluan terapi. gizi pasien secara berkala
ataupun makanan, dan baik
4.Membantu memecahkan masalah yang berkaitan
perlu melakukan perubahan
dengan asuhan gizi kepada pasien, bersama
diet pasien berdasarkan hasil
dengan perawat ruangan.
diskusi dengan Tim Asuhan
5.Memberikan penyuluhan, memotivasi dan
Gizi.
konseling gizi pada pasien dan keluarganya.
3. Menentukan rencana
6.Melakukan kunjungan keliling baik sendiri
diet awal atau sementara
maupun bersama dengan tim asuhan gizi
bilamana belum ada
keluarga pasien.
penentuan diet dari dokter.
7.Mengkomuniikasikan hasil terapi gizi kepada
semua anggota tim asuhan gizi.
8.Melakukan pemantauan Nutrisionis obat dan
makanan bersama dengan Tim asuhan gizi
lainnya.
8 Tenaga 1. 1. Dapat menolak
Distribusi Bertanggung jawab atas kebersihan peralatan dan untuk mendistribusikan
Makanan area kerja. makanan apabila tidak sesuai
2. dengan jenis diet yang
Mengantarkan makanan ke ruangan tepat waktu tercantum di label.
sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Apabila 2. Menjawab
ada masalah harus segera diselesaikan, dan pertanyaan pasien dan
apabila tidak terselesaikan disampaikan ke keluarganya mengenai diet
atasan. yang diberikan.
3. 3. Melaporkan ke
Mengambil peralatan makanan pasien satu jam atasan apabila ada masalah
setelah makanan diantar. dalam pendistribusian
4. makanan.
Betanggung jawab untuk menukarkan makanan
apabila memang kesalahan dari pihak gizi.
5.
Bertanggung jawab atas peralatan yang rusak dan
hilang dari ruangan pasien.
6.
Menerima data pasien baru dan pulang untuk
segera dicatat.

Anda mungkin juga menyukai