Anda di halaman 1dari 6

1.

Nama Ilmiah Dan Klasifikasi

Pohon cemara merupakan salah satu pohon yang diaggap spesial dan mempunyai banyak
manfaat yang terkandung didalamnya. Dalam perayaan natal pohon ini juga selalu
digunakan sebagai simbol perayaan. Jika dihias dengan berbagai macam ornamen, maka
akan kelihatan bagus sebagai dekorasi ruangan.

Pohon cemara adalah jenis pohon evergreen, artinya daun-daunnya jarang mengering dan
berubah warna ataupun rontok di musim gugur. Selain itu, pohon cemara yang bisa
mencapai usia hingga ratusan bahkan ribuan tersebar di belahan bumi selatan yang
meliputi wilayah Amerika Selatan, Afrika Selatan, Australia hingga ke Selandia Baru.
Sedangkan di wilayah khatulistiwa, pohon cemara bisa ditemukan, salah satunya di
Indonesia.

Cemara sendiri merupakan tetumbuhan hijau abadi yang sepintas lalu dapat disangka
sebagai tusam karena rantingnya yang beruas pada dahan besar kelihatan seperti jarum,
dan buahnya mirip runjung kecil. Namun kenyataannya pepohonan ini bukan termasuk
Gymnospermae, sehingga mempunyai bunga, baik jantan maupun betina. Bunga
betinanya nampak seperti berkas rambut, kecil dan kemerah-merahan.

Klasifikasi Ilmiah Pohon Cemara :

Kerajaan (Kingdom) : Plantae

Divisi (Division) : Magnoliophyta

Kelas (Class) : Magnoliopsida

Ordo : Fagales

Famili (Family) : Casuarinaceae

2. Nama Daerah dan Nama Asing

Casuarina equisetifolia adalah jenis cemara yang sesuai untuk dijadikan bonsai. Cemara
ini dinamakan juga "cemara udang". Pohon cemara udang dapat ditemukan disepanjang
Pantai Lombang dan Pantai Slopeng kurang lebih jarak tempuh dari pusat Kota
Sumenep.

3. Deksripsi Tanaman

Pohon cemara adalah jenis pohonevergreen. Artinya, daun-daunnya jarang mengering


dan berubah warna di musim gugur, ataupun rontok di musim dingin. Warna daun pohon
cemara biasanya hijau gelap, tetapi beberapa spesies ada juga yang berwarna hijau
terang. Daun yang berbentuk jarum membuat pohon cemara mampu menahan air lebih
baik daripada pohon berdaun lebar lainnya.

Hal ini karena penguapan yang terjadi di daun pohon cemara jauh lebih sedikit. Hal
itulah yang membuat pohon cemara mampu bertahan dalam kondisi yang kering dan
dingin. Daun jarum pohon cemara biasanya bisa bertahan hingga dua tahun.

Kulit kayu pohon cemara dewasa terbilang tebal, dan warnanya coklat gelap. Biasanya
terdapat retakan-retakan di sekujur pohon cemara. Saat masih muda, kulit kayunya halus,
warnanya coklat kehijauan dan belum mempunyai retakan. Tebalnya kulit kayu pohon
cemara membuatnya bertahan dari kondisi cuaca.

Pohon cemara tidak menghasilkan buah, melainkan pinecone atau runjung cemara.
Runjung cemara ini adalah semacam pucuk yang membawa biji. Runjung cemara ini
pula yang menjadi organ reproduksi pohon cemara untuk berkembang biak.

Cabang pohon cemara tumbuh rapat dengan cabang lainnya, hingga tampak seperti
lingkaran cabang yang tumbuh dari titik yang sama. Namun, sebenarnya pola cabang-
cabang tersebut berbentuk spiral. Semakin ke atas, cabangnya tumbuh makin pendek.
Inilah yang membuat pohon cemara tampak seperti kerucut atau piramida.

4. Jenis Simplisia

Bagian pohin cemara yang bisa digunakan sebagai bahah untuk menjadi minyak atsiri
adalah bagian ranting dan daunnya.
Gambar daun dan ranting pohon cemara

5. Cara Pemanenan Tanaman Untuk Minyak Atsiri

Daun cemara hantu sudah dapat dipanen setelah tanaman berumur 3


tahun dengan cara memangkas daun dan sebagian tangkainya. Daun
yang telah dipanenkemudian dilayukan selama 18-20 jam untuk
mengurangi kadar air dalam daun serta untuk menambah volume
suling

6. Proses Pembuatan minyak atsiri pohon cemara

Penyulingan (distillation). Penyulingan merupakan metode yang paling banyak


digunakan untuk mendapatkan minyak atsiri. Penyulingan dilakukan dengan
mendidihkan bahan baku di dalam ketel suling sehingga terdapat uap yang diperlukan
untuk memisahkan minyak atsiri dengan cara mengalirkan uap jenuh dari ketel pendidih
air (boiler) ke dalam ketel penyulingan. Salah satu jenis pohon cemara yang sering
digunakan untuk parfum adalah cemara hantu. Proses penyulingan cemara hantu adalah
sebagai berikut :

a. Daun di panen setelah tanaman berumur 3 tahun dengan memangkas tanaman


bagian atasnya.

b. Daun yang telah dipanen kemudian dilayukan selama 18 20 jam untuk mengurangi
kadar air dalam daun serta untuk menambah volume suling.

c. Masukkan bahan selasih ke dalam panci/ketel di atas saringan kemudian di tutup.


d. Katel/panci diisi air kira kira 2/3 bagian dari ayakan atau saringan, kemudian
dipanaskan.

e. Setelah air mendidih proses penguapan terjadi segera alirkan air ke ketel pendingin
melalui lubang masuk untuk kondensasi sehingga terjadi pengembunan.

f. Penyulingan dilakukan selama kurang lebih 45 jam tergantung jumlah bahan dan
air.

g. Air hasil sulingan ditampung dengan alat khusus, untuk kemudian dilakukan
pemisahan antara air dan minyak dipisahkan dengan spuit.

7. Deskripsi/pemerian minyak atsirinya

8. Kandungan kimia minyak atsiri pohon cemara

Kandungan kimia yang terdapat pada pohon cemara adalah Metyl eugenol Bagian
tanaman yang digunakan adalah daun. Selain itu pada cemara laut
juga terdapat kandungan kimia flavanol dan juga bioflavonoid.

9. Nama lain minyak atsiri dan penggolongan minyak atsirinya

Nama lain Oleum cypress adalah minyak pohon cemara.

10.Khasiat /efek farmakologi minyak atsirinya dan cara penggunaannya


( sebutkan 5 dan cantumkan sumber )

1) Berpotensi Mengendalikan lalat buah

Lalat buah (Bactrocera dorsalis) yang merusak buah-buahan


dapat dikendalikan dengan atraktan nabati yaitu metil eugenol
hasilpenyulingan daun cemara hantu (Melaleuca brachteata).
Hasil sulingan kedua bahan ini berupa minyak yang
mengandungmetil eugenol. Aplikasi di lapangandilakukan
dengan meneteskan metil eugenol 0,2 ml pada kapas
kemudian digantungkan dalam botol perangkap. Aplikasi
diulang setiap 2 minggu.

2) Meredakan Bronkhitis Dan Batuk


Bau aroma yang keluar dari pohon cemara, selain baik untuk
kondisi mental anda juga minyak yang dihasilkan dari pohon
cemara ini sangat baik untuk meredakan jenis penyakit sinus
dan juga batuk. Caranya hanya dengan meneteskan minyak
pohon cemara ke dalam wadah yang berisi air panas, lalu uap
yang keluar dari wadah tersebut dihirup perlahan-lahan.

3) Meredakan sakit otot


Caranya hanya tinggal menggunakan minyak pohon
cemara untuk digunakan sebagai obat pijat. Akan tetapi
usahakan untuk tidak menggunakan minyak pohon cemara
jenis P. Sylvestris karena malah akan membuat kulit menjadi
iritasi

4) Meredakan Stress
Salah seorang psikolog lingkungan yang berasal dari
University of Survey, yaitu Dr. Birgitta Gatersleben
menjelaskan bahwa pohon cemara ternyata dapat membantu
seseorang untuk menghilangkan stress. Hal ini disebabkan
karena pohon cemara selalu saja dikaitkan dengan
kesejahteraan dan juga kepuasan dalam suatu kehidupan. Ini
mengandung arti bahwa pohon cemara mampu memberikan
nuansa alam yang secara tidak langsung dapat mengurangi
stress dan penyakit mental.

5) Mengandung Vitamin C
Sebuah penelitian telah dilakukan dan berhasil mengambil
kesimpulan bahwa dalam spesies pohon cemara laut terdapat
banyak kandungan senyawa anti oksidan yang berisi flavanol
dan juga bioflavonoid.

DAFTAR PUSTAKA

Http://pustaka.litbang.pertanian.go.id/publikasi/wr261044.pdf

Https://beritagar.id/artikel/kesehatan/manfaat-tak-terduga-pohon-cemara-bagi-kesehatan

Https://ngobas.com/forums/topic/7875-ciri-ciri-pohon-cemara/

Http://sigit01.blogspot.co.id/2013/07/bahan-pembuat-pestisida-nabati-
cemara.html