Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

TEORI ARSITEKTUR 2
ARTIKEL ANALISIS DAN ALISA

YOHANES PRIMUS NUWA


2015 321 112

FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI ARSITEKTUR
UNIVERSITAS FLORES
ENDE
2016
Pengertian Analisis

Salah satu bentuk analisis adalah merangkum sejumlah data besar data yang masih
mentah menjadi informasi yang dapat diinterpretasikan. Kategorisasi atau pemisahan dari
komponen-komponen atau bagian-bagian yang relevan dari seperangkat data juga merupakan
bentuk analisis untuk membuat data-data tersebut mudah diatur. Semua bentuk analisis berusaha
menggambarkan pola-pola secara konsisten dalam data sehingga hasilnya dapat dipelajari dan
diterjemahkan dengan cara yang singkat dan penuh arti.
Analisis adalah aktivitas yang memuat sejumlah kegiatan seperti mengurai, membedakan,
memilah sesuatu untuk digolongkan dan dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu
kemudian dicari kaitannya dan ditafsirkan maknanya. Dalam pengertian yang lain, analisis
adalah sikap atau perhatian terhadap sesuatu (benda, fakta, fenomena) sampai mampu
menguraikan menjadi bagian-bagian, serta mengenal kaitan antarbagian tersebut dalam
keseluruhan. Analisis dapat juga diartikan sebagai kemampuan memecahkan atau menguraikan
suatu materi atau informasi menjadi komponen-komponen yang lebih kecil sehingga lebih
mudah dipahami.

A. Penjelasan mengenai analisis data

Apakah itu analisis data? Analisis data adalah upaya atau cara untuk mengolah data
menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut bisa dipahami dan bermanfaat untuk
solusi permasalahan, tertutama masalah yang berkaitan dengan penelitian. Atau definisi lain
dari analisis data yaitu kegiatan yang dilakukan untuk menubah data hasil dari penelitian
menjadi informasi yang nantinya bisa dipergunakan dalam mengambil kesimpulan.
Adapun tujuan dari analisis data ialah untuk mendeskripsikan data sehingga bisa di
pahami, lalu untuk membuat kesimpulan atau menarik kesimpulan mengenai karakteristik
populasi berdasarkan data yang didapatkan dari sampel, biasanya ini dibuat berdasarkan
pendugaan dan pengujian hipotesis. Itulah penjelasan mengenai analisis data semoga dapat
dipahami.
B. Langkah dan prosedur analisis data
Adapun langkah-langkah dalam analisis data, yang diantaranya sebagai berikut ini:
Yang pertama, tahap pengumpulan data.
Yang kedua, tahap editing. Pada tahap ini yaitu memeriksa kejelasan maupun
kelengkapan mengenai pengisian instrumen pengumpulan data.
Yang ketiga, tahap koding. Maksudnya pada tahap ini melakukan proses identifikasi dan
proses klasifikasi dari tiap-tiap pernyataan yang terdapat pada instrumen pengumpulan
data berdasarkan variabel yang sedang diteliti.
Yang keempat, Tahap tabulasi. Melakukan kegiatan mencatat ataupun entri data kedalam
tebel-tabel induk dalam penelitian.
Yang kelima, Tahap pengujian. Pada tahapan ini data akan diuji kualitasnya yaitu menguji
validitas maupun realiabilitas instrumen dari pengumpulan data.
Yang keenam, tahap mendeskripsikan data. Menyajikan dalam bentuk tabel frekuensi
ataupun diagram dan dalam berbagai macam ukuran tendensi sentral maupun ukuran
dispersi. Dengan tujuan untuk memahami karakteristik data sampel dari penelitian
tersebut.
Tahap pengujian hipotesis. Tahap ini merupakan tahapan pengujian terhadap proposisi
apakah ditolak atau bisa diterima dan memiliki makna atau tidak, atas dasar hipotesis
inilah nantinya keputusan akan dibuat.
C. Macam atau jenis-jenis analisis data dalam penelitian
Teknik analisis data dalam penelitian ada 2 (dua) jenis, yang diantaranya sebagai berikut ini:
1. Teknik analisis data secara deskriptif.
Teknik analisis data deskriptif merupakan tekhnik analisis yang dipakai untuk menganalisis
data dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data-data yang sudah dikumpulkan
seadanya tanpa ada maksud membuat generalisasi dari hasil penelitian. Yang termasuk
dalam teknik analisis data statistik deskriptif diantaranya seperti penyajian data kedalam
bentuk grafik, tabel, presentase, frekwensi, diagram, grafik, mean, modus dll. Itulah
penjelasan mengenai tekhnik analisis data deskriptif.
2. Teknik analisis data secara inferensial.
Teknik analisis data inferensia merupakan statistik yang dipakai untuk melakukan analisis
data dengan cara membuat kesimpulan yang berlaku secara umum. Ciri dari analisi data
inferensial yaitu digunakanya rumus statistik tertentu, lalu hasil perhitungan yang sudah
dilakukan itulah yang nantinya akan menjadi dasar dari pembuatan generalisasi yang
berasal dari samber bagi populasi. Dengan begitu statistik inferensial mempunyai fungsi
untuk mengeneralisasikan hasil dari penelitian sampel untuk populasi, sesuai dengan fungsi
itulah maka statistik inferensial sangat berguna untuk penelitian sampel. Itulah penjelasan
mengenai tekhnik analisis data inferensial.
Sekian tulisan yang menjelaskan pengertian analisis data dan semoga tulisan ini dapat
memberikan manfaat serta jika terdapat kesalahan maupun kekurangan dalam segala hal
mohon di maafkan, terimakasih.

Teknik Analisis Data


Teknik teknik analisis data yaitu, sebagai berikut :
1. Reduksi Data
Pengertian Reduksi Data adalah memilih hal-hal pokok yang sesuai dengan fokus penelitian
kita, kemudian mencari temanya. Reduksi data merupakan salah satu dari teknik analisis data.
Data yang telah direduksi memberikan gambaran yang lebih tajam mengenai hasil
pengamatan dan mempermudah peneliti untuk mencarinya jika sewaktu-waktu diperlukan.
reduksi data dapat juga membantu dalam memberikan kode-kode pada aspek-aspek tertentu.
2. Display Data
Pengertian Display Data adalah menyajikan data dalam bentuk matriks, chart atau grafik,
network dan sebagainya. Display data ini merupakan salah satu dari teknik teknik analisis
data. Data yang semakin bertumpuk-tumpuk kurang dapat memberikan gambaran secara
menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan display data. Dengan demikian, peneliti dapat
menguasai data dan tidak terbenam dengan setumpuk data.
3. Pengambilan Keputusan dan Verifikasi
Pengambilan Keputusan dan Verifikasi ialah salah satu dari teknik teknik analisis data.
Penarikan kesimpulan atau verifikasi merupakan kegiatan di akhir penelitian. Peneliti harus
sampai pada kesimpulan dan melakukan verifikasi, baik itu dari segi makna maupun dari segi
kebenaran kesimpulan yang disepakati oleh subjek tempat penelitian tersebut dilaksanakan.
Makna yang dirumuskan dari data harus diuji terlebih dahulu mengenai kebenaran, kecocokan
dan kekokohannya. Peneliti harus menyadari bahwa dalam mencari makna, peneliti tersebut
harus menggunakan pendekatan emik, yaitu dari kacamata key informan dan bukan penafsiran
makna menurut pandangan peneliti (pendekatan etik).

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :


Husaini Usman dan Purnomo, 2008. Metodologi Penelitian Sosial. Penerbit PT Bumi Aksara :
Jakarta.
Pengertian Analisa Menurut Ahli
Pengertiandefinisi.com Analisa berasal dari kata Yunani Kuno analusis yang berarti
melepaskan. Analusis terbentuk dari dua suku kata yaitu ana yang berarti kembali dan luein
yang berarti melepas. Sehingga pengertian analisa yaitu suatu usaha dalam mengamati secara
detail pada suatu hal atau benda dengan cara menguraikan komponen-komponen pembentuknya
atau menyusun komponen tersebut untuk dikaji lebih lanjut. Kata analisa atau analisis banyak
digunakan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, baik ilmu bahasa, alam dan ilmu sosial.
Didalam semua kehidupan ini sesungguhnya semua bisa dianalisa, hanya saja cara dan metode
analisanya berbeda-beda pada tiap bagian kehidupan. Untuk mengkaji suatu permasalahan,
dikenal dengan suatu metode yang disebut dengan metode ilmiah

Pengertian Analisa Menurut Para Ahli


Menurut Gorys Keraf, analisa adalah sebuah proses untuk memecahkan sesuatu ke dalam
bagian-bagian yang saling berkaitan satu sama lainnya. sedangkan menurut Komarrudin
mengatakan bahwa analisis merupakan suatu kegiatan berfikir untuk menguraikan suatu
keseluruhan menjadi komponen sehingga dapat mengenal tanda-tanda dari setiap komponen,
hubungan satu sama lain dan fungsi masing-masing dalam suatu keseluruhan yang terpadu.
Pengertian analisa menurut kamus akuntansi yaitu bahwa analisa merupakan sebuah kegiatan
untuk evaluasi terhadap kondisi dari ayat-ayat yang berkaitan dengan akuntansi dan alasan
tentang perbedaan yang bisa muncul. Terakhir yaitu menurut Robert J. Schreiter (1991)
mengatakan analisa merupakan membaca teks, dengan menempatkan tanda-tanda dalam
interaksi yang dinamis dan pesan yang disampaikan.

Dari beberapa pengertian analisa diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa analisa merupakan
sekumpulan kegiatan, aktivitas dan proses yang saling berkaitan untuk memecahkan masalah
atau memecahkan komponen menjadi lebih detail dan digabungkan kembali lalu ditarik
kesimpulan. Bentuk dari kegiatan analisa salah satunya yaitu merangkum data mentah menjadi
sebuah informasi yang bisa disampaikan ke khalayak. Segala macam bentuk analisis
menggambarkan pola-pola yang konsisten di dalam data, sehingga hasil analisa dapat dipelajari
dan diterjemahkan dengan singkat dan penuh makna. Analisa juga dapat diartikan sebagai sebuah
penyelidikan terhadap suatu peristiwa dengan tujuan mengetahui keadaan yang sebenarnya
terjadi.

Belajar dari Para ahli yang telah mendefinisikan pengertian analisa maka sebuah analisis data,
proses dan hasil dari analisa biasanya dilakukan meliputi kegiatan seperti mengorganisasikan
data, mengelompokkan data, mengklasifikasi data, memaparkan data dan menarik kesimpulan
dari keseluruhan data tersebut. Mengorganisasikan data yaitu berarti mengatur data-data yang
telah diperoleh peneliti selama kegiatan penelitian sedang berlangsung, sedangkan
pengelompokan data yaitu mengelompokkan data mana yang hendak dipakai dan data mana
yang tidak dipakai. Mengklasifikasi data juga mengelas-ngelaskan data sesuai kebutuhan.
Memaparkan data yaitu menyampaikan hasil proses analisis data dan menarik kesimpulan atas
informasi dari data yang telah disampaikan.