Anda di halaman 1dari 2

Nama : Vina Frahestika

NIM : F1012151065
Kelas : A2015

Langkahku Menuju Lebih Dewasa

Setelah bertahun-tahun saya merasakan bangku sekolah dari mulai TK, SD,
SMP, dan SMA, saatnya saya melangkah lebih dewasa yaitu merasakan bangku
kuliah yang sudah aku tunggu-tunggu sejak lama, saya sangat bangga akan bisa
merasakan bangku kuliah di Universitas Tanjungpura di kota Pontianak.
Berawal setelah saya lulus dari MAS MUDI Pemangkat, tahun 2015. Saya
melanjutkan untuk mendaftar masuk ke perguruan tinggi. Namun karena saya
gagal mengikuti jalur SNBPTN, saya mencoba lagi jalur SBMPTN. Tibalah
saatnya saya merasakan bangku-bangku kuliah untuk mengikuti ujian tulis yang
telah ditentukan oleh Universitas Tanjungpura. Hari pertama saya mengikuti tes
sangat antusias sekali karena sudah tidak sabar untuk mengikuti perkuliahan di
Universitas Tanjungpura. Awalnya saya merasa sangat rendah sendiri karena saya
melihat orang-orang yang mengikuti tes pada waktu itu ilmunya lebih dari ilmu
yang saya punya, namun dengan tekat dan semangat yang menggebu-gebu yang
saya miliki, saya harus yakin akan lolos seleksi untuk menjadi calon mahasiswa
Universitas Tanjungpura, meski dalam tes hari tersebut sangat banyak kejadian
yang mengganggu fikiran saya, karena pagi hari sebelum berangkat tes, saya takut
akan terlambat dalam mengikuti tes, jika saya sampai terlambat pupuslah semua
harapan saua untuk menjadi mahasiswa di Universitas Tanjungpura. Saat saya
telah selesai tes pada waktu itu, saya langsung pulang kerumah dan berfikir
apakah soal yang saya jawab tadi benar atau salah, apa pun yang saya jawab dan
saya kerjakan pasti akan memuaskan bagi saya, karena saya sudah berusaha
dengan baik dalam mengerjakan soal tersebut.
Setelah berhari-hari saya menunggu saat-saat yang paling saya tunggu
sepanjang sejarah hidup saya, waktu pun berlalu sangat singkat kini tibalah
saatnya yang saya tunggu-tunggu yaitu pengumuman jalur SBMPTN. Tetapi hasil
seleksinya tidak sesuai keinginan saya karne saya gagal dalam mengikuti jalur
SBMPTN ini.
Namun saya masih belum putus asa, saya mencoba lagi jalur MANDIRI I,
dan tibalah saatnya saya mengikuti ujian tertulis. Saya menjawab soal dengan
kemampuan saya. Setelah menjawab soal yang bisa saya kerjakan. Akhirnya saya
pun selesai dalam mengerjakan soal-soal tersebut tanpa ada kesulitan yang
membuat fikiranku gundah. Setelah menunggu berhari-hari, tibalah saatnya yaitu
pengumuman jalur MANDIRI I. Dan hasilnya saya dinyatakan tidak lulus
mengikuti jalur ini.
Saya sudah merasa putus asa, karena saya sudah gagal dua kali untuk masuk
ke Universitas Tanjungpura. Akhirnya teman saya mengajak saya untuk mencoba
jalur MANDIRI II. Tetapi saya masi berpikir mau mengikuti jalur MANDIRI II
atau tidak mengikutinya. Akhirnya saya pun mengikuti jalun ini karena teman
saya bilang jalur ini tidak perlu mengikuti ujian tulis dan uang pendaftaran jalur
ini. Setelah menunggu berhari-hari, tibalahan saatnya pengumuman jalur
MANDIRI II. Namun tak pernah saya duga ternyata saya dinyatakan lulus jalur
MANDIRI II masuk ke Universitas Tanjungpura. Hati saya pun merasa lebih
tenang setelah melihat pengumuman tersebut, dengan perasaan bahagia saya
langsung memberitahu semua keluarga termasuk kedua orang tua saya, mereka
pun merasakan kebahagiaan yang saya rasakan saat ini.
Setelah pengumuman saya menyiapkan berkas-berkas yang ditentukan oleh
Universitas Tanjungpura untuk mengikuti daftar ulang, satu hari setelah
pengumuman saya berangakat menuju Universitas Tanjungpura untuk mengikuti
daftar ulang, saya pun mulai mengumpulkan berkas-berkas yang telah saya
persiapkan untuk diserahkan di gedung akademik. Akhirnya berkas-berkas yang
saya serahkan telah di validasi oleh bagian akademik. Hari-hari pun mulai berlalu
dan saatnya saya mengikuti kegiatan PAMB dan mengikuti kegiatan perkulihan.