Anda di halaman 1dari 4

BAHAN

EKSTRAK
TANPA
NITROGEN
III
TINJAUAN PUSTAKA

Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen dalam arti umum adalah sekelompok


karbohidrat yang kecernaannya tinggi, sedangkan dalm analisis proksimat yang
dimaksud Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen adalah sekelompok karbohidrat yang
mudah larut dengan perebusan menggunakan asam sulfat 1,25% atau 0,255 N dan
perebusan dengan menggunakan larutan NaOH 1,25% atau 0,313 N yang
berurutan masing-masing selama 30 menit. Walaupun demikian untuk penentuan
kadar Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen hanya berdasarkan perhitungan 100%-
(%air+%abu+%serat kasar+%protein kasar+%lemak kasar). Bahan Ekstrak Tanpa
Nitrogen dipengaruhi oleh kandungan nutient lainnya yaitu protein kasar, air, abu,
lemak kasar dan serat kasar (Kamal, 1998).
Kandungan BETN suatu bahan pakan sangat tergantung pada komponen
lainnya, seperti abu, protein kasar, serat kasar dan lemak kasar. Jika jumlah abu,
protein kasar, esktrak eter dan serat kasar dikurangi dari 100, perbedaan itu
disebut bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) (Sutardi, 2009). BETN merupakan
karbohidrat yang dapat larut meliputi monosakarida, disakarida dan polisakarida
yang mudah larut dalam larutan asam dan basa serta memiliki daya cerna yang
tinggi (Parakkasi, 1995). Ekstrak tanpa nitrogen dipengaruhi oleh kandungan
nutient lainnya yaitu protein kasar, air, abu, lemak kasar dan serat kasar
(Kamal, 1998).
IV
ALAT, BAHAN DAN PROSEDUR PERCOBAAN
4.1 Alat
1. Alat tulis, berfungsi untuk menuliskan hasil analisis fraksi lain yang
dianalisis menggunakan analisis proksimat.
2. Kalkulator, berfungsi untuk menghitung kadar BETN dalam bungkil
kelapa.
4.2 Bahan
1. Data hasil analisis kadar air.
2. Data hasil analisis kadar abu.
3. Data hasil analisis kadar lemak kasar.
4. Data hasil analisis kadar serat kasar.
5. Data hasil analisis kadar protein kasar.
4.3 Prosedur
1. Dikumpulkan data hasil analisis.
2. Dihitung kadar BETN berdasarkan data yang didapat.

V
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

5.1 Hasil Pengamatan


Tabel XX Data Pengamatan BETN

Kadar Air Kadar Abu Kadar Kadar Kadar Serat

Protein Lemak Kasar Kasar

Kasar

53,95% 2,29% 4,75% 3,87% 2,594%

Berdasarkan hasil perhitungan (ada pada lampiran) kadar BETN dalam silase
singkong adalah 32.546%.
5.2 Pembahasan
Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui kadar bahan ekstrak tanpa nitrogen
(BETN) yang terdapat dalam silase singkong yang dijadikan sampel pada
praktikum sebesar 32.546%. Hal ini berbeda dengan pendapat Askar (1996) yang
meyatakan bahwa kandungan bahan ektrak tanpa nitrogen (BETN) pada daun
singkong sebesar 34.08%. Perbedaan ini dapat terjadi karena kandungan bahan
ektrak tanpa nitrogen (BETN) ditentukan oleh kadar abu, kadar air, kadar lemak
kasar, kadar serat kasar, dan kadar protein kasar.