Anda di halaman 1dari 5

ASSESSMENT PRA-BENCANA

No. Assessment
Ancaman/Bahaya
1. Jenis ancaman/konflik Gempa bumi Bahaya utama
Tsunami (bahaya letusan
Letusan gunung api gunung api)
Banjir maka dilihat
Tanah longsor persentase
Kekeringan luasan
Kebakaran lahan dan kawasan rawan
hutan bencana I,
Cuaca ekstrim kawasan rawan
Gelombang pasang bencana II,
atau abrasi kawasan rawan
bencana III dan
luasan
kawasan
daerah yang
aman
Bahaya ikutan
letusan gunung
api dilihat
luasan
kawasan
gempa vulkanik
dan luasan
kawasan
longsor
vulkanik

2. Indikator peringatan dini Ada tanda peringatan


dini
Tidak ada tanda
peringatan dini
3. Pertanda alamiah yang Gempa bumi:
mengawali suatu peristiwa Siaran televisi
bencana terganggu
Hewan-hewan
berperilaku
aneh/gelisah
Tsunami:
Hewan-hewan laut
keluar dari
persembunyiannya
ke permukaan
Terdapat gempa
dengan kekuatan
besar
Air laut tiba-tiba
surut hingga
beberapa ratus
meter, sehingga
banyak ikan yang
terdampar di pantai
Burung-burung laut
terbang dengan
kekuatan tinggi kea
rah daratan
Angina berhembus
tiba-tiba dan terasa
dingin menyengat
Letusan gunung
berapi:
Hewan-hewan yang
berada didalam
hutan keluar dari
hutan menuju
wilayah yang lebih
rendah
Ular, tikus dan kecoa
keluar sangat
banyak dari dalam
got
Suhu udara terasa
sangat panas di
malam hari dan
meningkat drastis

Banjir:
Hujan yang
intensitasnya tinggi
(3 hari berturut-turut)
Naiknya permukaan
air sungai
Daerah hulu dengan
hutan yang rusak
Air sungai berwarna
keruh dan penuh
lumpur
Aliran sedimen dasar
sungai bergerak
sangat cepat ke arah
hilir
Suara riuh-rendah
bagaikan dentuman
dari arah hulu sungai
Tanah longsor:
Hujan yang
intensitasnya tinggi
(3 hari berturut-turut
>300mm)
Tanah yang bergerak
Kekeringan:
Bulan kering
berkepanjangan
Temperatur udara
tinggi dan kering
Hewan-hewan tanah
muncul ke
permukaan tanah
Daun tanaman keras
meranggas
Bunyi garangpong
tanpa henti
Kebakaran lahan dan
hutan:
Titik-titik api
Udara panas dan
kering
Kekeringan
berkepanjangan
4. Kecepatan terjadinya
peristiwa bencana atau
konflik
5. Frekuensi kejadian serupa
pada waktu-waktu yang lalu
6. Waktu kejadian peristiwa
bencana/konflik yang
pernah terjadi
No. Klasifikasi beratnya
bencana
1. Lamanya suatu peristiwa
bencana/konflik yang
pernah melanda wilayah itu
2. Tingkat keparahan atau
kerusakan yang diakibatkan
3. Elemen-elemen yang
terancam langsung oleh
dampak peristiwa
bencana/konflik (ekonomi,
sosial, politik)
4. Jumlah penduduk yang
berdiam di wilayah itu yang
paling terancam oleh
dampak peristiwa bencana
atau konflik
5. Jumlah penduduk yang
kemungkinan meninggal
saat terjadi bencana
6. Lokasi rawan bencana
/konflik tersebut
No. Assessment Kerentanan
1. Aspek social kependudukan Kepadatan
penduduk dirawan
bencana atau konflik
Laju pertambahan
penduduk
Penduduk lansia dan
balita
Penduduk wanita
Penduduk
penyandang cacat
2. Aspek ekonomi Luas lahan produktif
Mata pencaharian
Tingkat penghasilan
penduduk setempat
Penduduk miskin
Pekerja di bidang
pertanian
3. Aspek fisik Persentase luasan
kawasan terbangun
Persentase luasan
kawasan pertanian
Kepadatan
bangunan
Fasilitas umum
Fasilitas kritis
4. Aspek lingkungan Hutan lindung
Hutan bakau
Rawa dan semak
No. Assessment Kapasitas
(Capacity Assessment)
1. Kelembagaan/kebijakan Perda terkait
penanggulangan
bencana
Kelembagaan
penanggulangan
bencana
Penanggulangan
bencana dalam
pembangunan daerah
2. Peringatan dini Peta rawan bencana
dan peringatan dini
3. Penguatan kapasitas Pendidikan bencana
Sosialisasi
penanggulangan
bencana
Desa tangguh
bencana
Kurikulum atau
muatan lokal PB
4. Mitigasi RT/RW berbasis
mitigasi
Mitigasi bencana
struktural
5. Kesiapsiagaan Rencana kontijensi
Depo logistkc
Relawan siaga
bencana
6. Sumber daya Rasio jumlah fasilitas
kesehatan terhadap
jumlah penduduk
Rasio jumlah tenaga
kesehatan terhadap
jumlah penduduk
Rasio jumlah
prasarana air bersih
terhadap jumlah
penduduk
7. Mobilitas/aksesibilitas Rasio panjang jalan
terhadap luas
wilayah
Rasio angkutan
terhadap jumlah
penduduk

IDENTIFIKASI WILAYAH STUDI

Faktor Bahaya Faktor Kerentanan Faktor Ketahanan


(Hazard) (Vulnerability) (Capacity)

ANALISIS TINGKAT RESIKO BENCANA

Analisis Bahaya Alam Analisis Kerentanan Analisis Ketahanan


(Natural Hazard) (Vulnerability) (Capacity)

TINGKAT RESIKO BENCANA

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI