Anda di halaman 1dari 16

KASUS POSISI

SEJARAH KRONOLOGIS ATAU ALASAN ALASAN PENCERAIAN

Seorang wanita bernama Sampurni binti Kaulan pada Februari 2000 telah menikah secara
Agama Islam dengan pria bernama Sudaryanto bin Sudoto berdasar Akte Nikah dari KUA
Kab. Ende No. 654/37/200 tanggal 20 Februari 2000.
Selama dalam hidup sebagai suami istri telah dilahirkan 3 orang anak .
Memasuki perkawinan yang ke 10 tahun , hubungan suami istri mulai goyah ; sering timbul
perselisian antara mereka berdua , disebabkan sisuami dalam keadaan tidak bekerja lagi (
menganggur ). Si istri selalu menganjurkan suaminya untuk berusaha mencari pekerjaan
agar memperoleh upah untuk nafkah rumah tangganya.
Semenjak suami menganggur , maka siistri berusaha mencari nafkah dengan membuka
salon kecantikan dirumahnya tersebut.
Pertengkaran yang tak pernah berhenti antara mereka berdua, menyebabkan suami istri
tersebut lalu hidup berpisah rumah kediaman selama beberapa bulan.
Akhirnya istri mengajukan permohonan penceraian perkawinan dengan suaminya di
Pengadilan Agama Kab. Ende
UPACARA YIDICIUM SARJANA ANGKATAN KE 19
FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS FLORES ENDE
TAHUN, 17 NOPEMBER 2007

SUSUNAN ACARA:

1. Upacara Yudicium Sarjana Angkatan ke 19 Fakultas Hukum Universitas Flores tanggal,


17 Nopember 2007 segera dimulai.
2. Dekan Pembantu Dekan dan Ketua Program Studi Fakultas Hukum Univesitas Flores
Memasuki ruangan upacara (hadirin dimohon berdiri ).
3. Lagu Indonesia Raya.
4. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Flores. ( hadirin
dipersilakan duduk ).
5. Penyerahan Mahasiswa peserta Yudicium oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum kepada
Dekan Fakultas Hukum untuk dilantik sebagai sarjana.
6. Pembacaan Surat Keputusan Rektor Universitas Flores tentang Yudicium Sarjana pada
Fakultas Hukum Universitas Flores Tahun 2007 oleh Ketua Program Studi.
7. Kata Pelantikan, sekaligus penyerahan Surat Keputusan Rektor Universitas Flores.
8. Sambutan dari yang mewakili peserta Yudicium.
9. Sambutan Dekan Fakultas Hukum Universitas Flores.
10. Penyerahan kenang kenangan dari para Sarjana angkatan ke 19.
11. Doa
12. Ucapan selamat dan salam salaman ( Bpk./ Ibu Dosen dipersilakan maju ke depan).
13. Istrat Resepsi (dengan demikian berakhirlah acara Yudicium Sarjana angkatan ke 19
Fakultas Hukum Universitas Flores tanggal, 17 Nopember 2007 dan acara selanjutnya
santapan malam berasama.
DOA
Ya Tuhan Allah Kami dalam surga,puji dan syukur kami hanturkan kepdamu ,karena atas rahmat
dan cintamu, Engkau jadikan bumi yang berhiaskan figura keindahan dengan lembayun cosmos,
sebagai pijakan dan dasar kehidupan manusia. Karena cintaMu, Engkau telah mengangkat harkat
dan martabat manusia yang istimewah dari semua ciptaanmu, dengan menganuhgerahkan akal
budi sebagai bekal kehidupan yang sedang bersiarah menuju rumahmu.
Ya Tuhan kamipun bersyukur atas talenta akal budi yang tertanam dalam diri kami yang kini telah
kami kembangkan dan menghasilkan buah yang berguna bagi diri kami serta bagi Bangsa dan
Negara demi menciptakan bangsa yang berbudi pekerti luhur, dan bermoral Pancasila.
Ya Tuhan pada kesempatan yang indah ini, kami menyadari bahwa berkat perlindungan dan
tuntunan cayaha rahmatmu kami menangkan diri untuk berlangka selangka kedepan dalam bidang
ilmu pengetahuan yaitu dengan meraihnya gelar Sarjana Pada hari ini. Oleh karena itu Ya Tuhan
lindungilah dan tuntunlah serta berkatilah para Dosen dan seluruh karyawan karyawati
Universitas Flores yang telah dengan susah payah membatu, membimbing dan mendidik kami
mahasiwa Universitas yang pada hari ini telah meraih keberhasilan dalam mengeyam pendidikan
di Perguruan tinggi ini, semoga usaha dan jasa mereka mekar bagaikan sekuntum mawar yang
indah untuk membawah nuansa pendidikan Universitas Flores serasi dengan kemajuan dan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dijaman globalisasi dan modermosisi saat ini. Doa
dan permohonan ini kami serahkan kepadaMu lewat PutraMu Yesus Kristus Tuhan Kami Amin.
KASUS POSISI

Di Kelurahan Paupire hidup sepasang keluarga yaitu Bapak Muhamad Ali umur

27 tahun pekerjaan tukang Ojek Agama Islam alamat jln. Prof. Dr. W.Z. Yoh. Rt. 01 Rw.

02 Kec. Ende Selatan Kab. Ende . Bapak Muhamad Ali menikah dengan Siti Jamila pada

tahun 1997 dengan kutipan Akte Nikah No. 154/3/VII/1997.

Dari hasil perkawinan di karunihi dua orang anak yaitu anak sulung bernama

Aminah , umur 5 tahun dan anak bungsung bernama Hamzah umur 2 tahun .

Sejak perkawinan Bapak Muhamad Ali sangat bahagia dan harmonis, tetapi pada

tahun 2004 kebahagian keluarga ini berangsur angsur sirnah , setelah nona Siti Jamila

mengetahui perselingkuhan suaminya dengan wanita lain, yaitu Nurmahmud dan

menghasilakan seorang anak laki laki .

Ny. Siti Jamila tidak dapat menerima semuanya ini iapun marah dan ngamuk

kepada suaminya dan terjadilah pertengkaran yang tak pernah berhenti antara mereka

berdua menyebabkan suami istri tersebut lalu hidup berpisah ranjang selama beberapa

tahun.

Ny. Siti Jamila meminta bantuan Bapak Zainal seorang Ustat untuk

mengakomodir masalah tersebut agar dapat merujuk kembali sebagai keluarga yang

harmonis seperti sedia kala , namun usaha ini siah siah saja karena dari Bapak

Muhamad Ali tidak menaggapi hal tersebut.

Akhirnya Ny. Siti Jamila sebgai istri mengajukan permohonan penceraian

perkawinan dengan suaminya di Pengadilan Kab. Ende demi kepentingan diri dan anak-

anaknya.

GUGATAN PENCERAIAN

Nomor : 01/GGT/PN/E/2006 Ende , 18 03 - 2006


Lamp. : 1 ( jepit )
Perhal : Gugatan Penceraian

Kepada Yth.
Bapak Ketua Pengadilan Negeri
di
Ende

Dengan hormat.

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama : Siti Jamila
Umur : 35 tahun
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat :
- Jln. Prof. Dr. W.Z. Yoh.
- Rt. 01 Rw. 02
- Kel. Paupire
- Kec. Ende Selatan
- Kab. Ende

Selanjutnya disebut sebagai Penggugat

Dengan ini mengajukan gugatan Penceraian terhadap yang namanya tersebut dibawah ini

Nama : Muhamad Ali

Umur : 27 tahun

Pekerjaan : Tukang Ojek

Agama : Islam

Alamat :

- Jln. Prof. DR. W.Z. Yoh.


- Tr. 01 Rw. 02
- Kelurahan Paupire
- Kecamatan Ende Selatan
- Kab. Ende

Selanjutnya disebut sebagai tergugat

Tentang duduknya Perkara

Bahwa Penggugat dan tergugat adalah suami istri sah yang menikah pada tahun

1997 dengan kutipan Akte Nikah No. 154/3/VII/1997 yang dikeluarkan oleh Kantor

Urusan Agama ( KUA ) Kecamatan Ende Selatan.

Bahwa Perkawinan Penggugat dan Tergugat di karuniahi 2 orang anak , yang

bernama : Aminah umur 5 tahun , sabagai anak sulung , dan Hamzah umur 2 tahun

sebagai anak bungsu

Bahwa Penggugat selalu di interfensi oleh Tergugat apabila Penggugat

mencaritahu tentang masalah yang di hadapi tergugat agar dapat diselesaikan dengan baik

Bahwa Penggugat memohon jaminan kepada tergugat untuk kehidupan anak yang

di hasilkan perkawinan Penggugat dan Tergugat .

Primer .

1. Mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya.


2. Menyatakan sah Penceraian yang di mohonkan.
Subsider.

Mohon putusan yang seadil adilnya.

Ende , 18 Maret 2006


Hormat saya
Kuasa Hukum

= NIKALAUS BHUKA, SH =

NAMA NAMA KELOMPOK

1) YOSEF KODA
2) ALEXSIUS PAI
3) NIKOLAUS BHUKA
4) MAKSISIUS DEKI
5) YULIUS ENDY A. MITAN
6) SAFERIUS SE
7) ADOLFUS TUJUH
8) YOHANES MBULU
9) SIMON SETO
10) KRISTINA BUNGA
11) MARIA GOTERI RERO
12) YOHANES LAMBAN
13) HALIMA MADU
BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pada hakekatnya Pancasila mengandung dua pengertian pokok , sebagai

pandangan hidup bangsa Indonesia dan sebagai Dasar Negara Repblik Indonesia. Dari

kedua pengertian pokok ini , kemudian dilahirkan atau ditarik berbagai pengertian

pengertian lainnya .

Dalam berbagai pengajaran tentang Pancasila telah di dalihkan , bahwa

Pancasila itut telah ada atau lahir bersamaan dengan adanya / lahirnya bangsa Indonesia

Segi sejarah telah mengungkapkan bahwa sebelum tumbuh kerajaan besar

dibumi Nusantara , seperti kerajaan Sriwijaya pada abad ke VII VIII , kehidupan

manusuia yang mendiami bumi Nusantara pada masa itu telah menunjukan cirri cirri

, sikap dan tingkah laku yang mencerminkan penjiwaan atas sila sila Pancasila , seperti

adanya kepercayaan manusia tentang kekuatan gaib , baik berupa pemujaan terhadap roh

roh halus yang bercirikan Animisme dan Dinamisme , maupun kehidupan manusia

Indonesia yang penuh toleransi dan suasana damai , tolong menolong / gotong royong ,

bermisyawarah / rembungan bagi terwujudnya kondisi kehidupan yang aman , tentram

dan sejaterah dalam suasana kekeluargaan , yang diungkapkan dengan istilah gemah

ripah loh jinawi tata tentram Karta raharja , atau yang kini popular sengan sebutan

masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

B. TUJUAN
1. Agar Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami nilai , fungsi dan

kedudukan Pancasila.

2. Menambah wawasan mahasiswa menelaah nilai nilai Pancasila.


C. MANFAAT

1. Untuk memenuhi tugas mata kuliah Filsafat Pancasila pada semester 6

( enam )

2. Sebagai syarat untuk mendapatkan nilai tugas Filsafat Pancasila

D. METODE

Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode Tinjauan Pustaka

yang lasim digunakan dalam sebuah penyusunan makalah yang sesuai dengan

literature atau buku buku yang tersedia.


E. SISTIMATIKA PENULISAN
Sistimmatika dalam tulisan ini terdiri dari :

BAB I PENDAHULUAN

BAB II PEBAHSAN

BAB III PENUTUP

BAB II PEMBAHASAN

A. Adapun mengenai istilah Pancasila sendiri juga sudah dikemukan sejak

dahulu

, yang dipergunakan sebagai acuan moral atau etika dalam kehidupan

bangsa Indonesia sehari hari seperti yang yang terungkapa dalam karya karya

pujangga Indonesia semasa berdirinya kerajaan Majapahit , dan dilukiskan dalam tulisan

empu prapanca tentang Negara Karta Gama dan Empu Tantular dalam bukunya

Sutasoma .

Dalam buku Sutasoma itu terdapat istilah Pancasila karna mempunyai arti lima dasar

tingkah laku atau perintah kesusilaan yang kelima ,yang meliputi :

1. Tidak boleh melakukan kekerasan (ahimsa)

2. Tidak boleh mencari ( astega)

3. Tidak boleh berjiwa dengki (indriaja nigraha)

4. Tidak boleh berbohong ( amrsawada )

5. Tidak boleh mabuk minum minuman keras ( dama )

Selain dari pada itu dalam kitab Sutasoma terdapat semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Tau hana Darma Mangrua yang mengandung arti meskipun agama itu kelihatannya

berbeda bentuk atau sifatnya namun pada hakikatnya satu juga ,yang kemudian menjadi

motto lambang Negara kita, yakni Bhinneka Tunggal Ika.

Hal tersebut mencerminkan keluhuran budaya , bangsa Indonesia pada saat itu ,

yang di persepsikan dari adanya toleransi kehidupan umat beragama.

B. Pancasila sebagai ideology bangsa dan Negara Indonesia

Pengembangan atas nilai-nilai dasar Pancasila menjadi nilai nilai instrument atau

operasional dalam garis-garis besar .Haluan Negara bukan sesuatu yang baru .Formalnya

dapat dikatakan sejak bangsa Indonesia berhasil mencanagkan pembangunan nasioanal di

segala bidang yang melipti bidang bidang ideology ,politik ,ekonomi, sosial,budaya
pertahanan keamanan nasional (IPOLEKSOSBUD HAN KAM NAS) sebagai mana

yang tertuang dalam ketetapan ketetapan Majelis Permusyawaratan rakyat Republik

Indonesia ( MPR RI) dapat dianggap sebagai salah satu wujud pengembangan dari pada

nilai nilai dasar Pancasila .

Pembangunan yang merupakan implementtasi ideology Pancasila sebagai

ideologi
terbuka , dalam pemikiran kenegaraan dapat diawali pada tiga sumber penyusunan

pembangunan , yaitu :

1. Di lingkungang Pratisi , terutama pada isntansi lingkungan penyelengaraan

Negara.

2. Di lingkungan ilmuwan pengamat.

3. Di lingkungan organisasi kemasyarakatan dan organisasi kekuatan social

politik.

Di lingkungan praktisi , sudah selayaknya bila mengembangkan nilai nilai

operasional Pancasila , sedangkan di lingkungan ilmuwan dan pengamat , yang sering

kali mendasarkan pada ilmu pengetahuan baik secara perbandingan maupun kedalaman ,

maka sesuai dengan tuntutan mederen tentang ilmu pengetahuan , dituntut suatu aspek

ilmiah yang senantiasa berorientasi pada suatu gagasan dasar atau ideoligi .

Adapun di lingkungan organisasi kemasyarakatan pengembangan nilai nilai

operasional ini telah dimulai pengembangan yang dilakukan secara perorangan ,

kemudian dikembangkan menjadi kelompok organisasi kemasyarakatan dan setelah itu

ditampung oleh organisasi social politik , serta pada tahap berikutnya terjadi proses

kelembagaan di lembaga formal , yaitu lembaga perwakilan permusawaratan.

Sehubungan dengan pentingnya aktualisasi nilai nilai Pancasila sebagai

ideologi terbuka . Mordioyono memaparkan perbedaan ketiga macam nilai diatas sbagai

berikut :

1. Nilai dasar ialah nilai yang bersifat amat abstrak , umum , tidak terikat

dengan waktu dan , tempat , dengan kandungan kebenarannya sebagai

satu aksioma.

Dari segi kandungan nilainya , maka nilai dasar berkenaan dengan

eksistensi sesuatu , yang mencakup cita cita tujuan tataan dasar dan ciri
khasnya.

2. Nilai Instrumental ialah Penjabaran dari nilai dasar yang merupakan

awalan kinerjanya untuk waktu dan kondisi tertentu .

Sifat nilai ini sudah lebih kontekstual , dapat dan bahkan harus disesuaikan

dengan tuntutan zaman.

Dari kandungan nilainya , maka nilai instrumental merupakan kebijakan ,

strategi , organisasi , sisten , rencana , program bahkan juga proyek

proyek yang menindaklajuti nilai dasar.

3. Nilai Praksis ialah interaksi anatara nilai instrumental dengan situasi

konkrit pada tempat tertntu dan situasi tertentu.

Sifat dari pada nilai ini amat dinamais , karena yang diinginkan adalah

tegaknya nilai instrumental itu dalam kenyataan.

Dari segi kandungan nilainya , nilai prasis merupakan gelanggang

pertambangan antara idialisme dan realitas.

C. DASAR FILSAFAT NEGARA

Segala sesuatu yang dibuat manusia , tentu ada tujuannya. Pancasila

dibauat ( dalam arti digali ) oleh bangsa Indonesia juga ada tujuannya. Tujuannya adalah

untuk dipergunakan sebagai dasar Negara . Jadi dilihat dari fungsinya Pancasila memiliki

fungsi utama sebagai Dasar Nagara Republik Indonesia .

Dilihat dari materinya , Pancasila digali dari pandangan hidup bangsa Indonasia

yang merupakan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri .Dasar Nagara Pancasila

terbuat dari materi atau bahan dalam negeri yang merupakan hasil murni dan menjadi

kembanggan bangsa Indonesia . Dasar Negara kita tidak import dari luar , meski saja

mendapat pengaruh dari luar negeri .

Dilihat dari kedudukannya Pancasila menempati kedudukan yang paling tinggi ,

yakni sebagai cita cita dan pandangan hidup bangsa dan Negara Republik Indonesia .

Dengan menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum , berati

kita menjadikan Pancasila sebagai ukuran dalam menilai hukum kita. Aturan aturan

hukum yang diterapkan dalam masyarakat harus mencerminkam kesadaran dan rasa

keadilan sesuai dengan kepribadian dan filsafat hidup bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

Hukum di Indonesia harus menjamin dan menegakan nilai nilai yang


terkandung dalam Pembukaan Undang undang Dasar 1945 yang merupakan

pencerminaan Pancasila dan prinsip prinsip terkandung dalam Batang tubuh undang

undang 1945 . Pancasila dengan demikian adalah identik dengan kebenaran dan keadilan

bagi bangsa Indonesia , sehingga tepat sekali jika Pancasila dijadikan sebagai dasar

Filsafat Negara.

Karena Pembukaan Unadang undang dasar 1945 merupakan status fundamental

norma , yang mengandung 4 pokok pikiran yang tidak lain Pancasila itu sendiri , serta

Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum maka dapat disimpulkan bahawa

pembukaan Undang undang Dasar 1945 adalah Filsafat hukum Indonesia.

Apabila Pembukaan UU 1954 merupakan filsafat hukum bangsa Indonesia , maka batang

tubuh berikut dengan penjelasannya adalah teori hukumnya. Dikatakan demikian

karerna dalam batang tubuh UU D 1945 itu akan ditemukan landasan hukum positif

Indonesia.

D. SILA PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA INDONESIA


Pancasila berasal dari kata satu , yang berarti utuh , tidak terpecah pecah ,

peraturan mengandung pengertia bersatunya macam macam corak yang berneka ragam

yang menjadi satu kebulatan .

Indonesia mengandung 2 (dua ) makna , yaitu makna geografis , yang berada di

sebagian bumi yang membentang serta makna bangsa dalam arti politis , yaiut bangsa

yang hidup dalam wilayah asia . Indonesia dalam sila III ini adalah Indonesia dalam

artian bangsa .

Persatuan Indonesia ialah Persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia .

Bangsa yang mendiami wilayah Indonesia ini bersatu karena didorong atu mencapai

kehidupan kebangsaan yang bebas dalam wadah Negara yang merdeka dan berdaulat .

Persatuan Indonesia merupakan factor yang dinamis dalam kehidupan bangsa Indonesia ,

dengan tujuan memajukan kesejatraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta

ikut mewujudkan perdamaian dunia yang abadi.


BAB. III PENUTUP
A.KESIMPULAN
Filsafat Pancasila merupakan suatu lambing yang mengandung arti luas daqn nalam
hakekattnya terdapat semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya meskipun berbeda
beda bahasa , adat istiadat, namun tetap satu jua.
Filsafat pancasila adalah sebagai ideology Bangsa dan Negara yang mengembangkan
atas dasar nilai- nilai dan terkandung dalam segala bidang seperti : politik, ekonomi ,
social budaya, pertahanan dan keamanan nasional ( ipoleksosbudhankamnas)
Pancasila merupakan sumber dari segala sumber Hukum dan persatuan yang kokoh atau
utuh yang dibangun oleh bangsa Indonesia sejak kemerdekaan
B.SARAN
Diharapkan kepada mahasiswa agar lebih peka terhadap perkembangan kekinian yang
dapat mempengaruhi fungsi dan kedudukan pancasila
Agar materi materi yang disampaikan dalam makalah filsafat pancasila ini untuk
didiskusikan guna menambah wawasan mahasiswa
Diharapkan kepada mahasiswa agar lebih mendalami nilai persatuan dan kesatuan dalam
menghadapi disintegrasi bangsa saat ini.
NAMA KELOMPOK

1) YOHANES B.R CARDOSO


2) YOSEF KODA
3) YAYUK SRI INDRIATI
4) BERNADETHA BUPU
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN..i

A. LATAR BELAKANG1
B. TUJUAN DAN ..1
C. MANFAAT.2
D. METODE2
E. SISTIMATIKA...2

BAB. II PEMBAHASAN

A. Pancasila sebagai jati diri Bangsa Indonesia 3


B. Pancasila sebagai Ideoligy Bangsa dan Negara Indonesia.3
C. Pancasila sebagai Dasar Filsafat Negara4
D. Pancasila sebagai Asas Perasatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia.4

BAB. III PENUTUP

A. Kesimpulan5
B. Saran...5
DAFTAR PUSTAKA

1. Subandi Al Masudi , ZPancasila dan UUD 1945 dalam Paradikma


Reformasih , PT Raja Grafindo Persada , Jakarta : 2003
2. Darji Darmodiharjo , Pokok pokok Filsafat Hukum , PT. Gramedia Pustaka
Utama , Jakarta : 2004.
TUGAS KLIPING

PERUSAHAN DAN KOPERASI

DIBUAT

YOSEF KODA
NIM : 0311041

UNIFERSITAS FLORES

FAKULTAS HUKUM

TAHUN 2006