Anda di halaman 1dari 3

Mekanisme Pompa Kalsium dan kanal Ion

1. Mekanisme Pompa Kalsium dan kanal Ion


a) Pompa Kalsium
Kalsium merupakan second messenger yang sangat banyak digunakan pada
berbagai fungsi sel. Konsentrasi kalsium dalam sitosol sangat kecil (10-20 nM), di
ekstrasel sebesar 1-2 mM. Di dalam sel, kalsium tersimpan di dalam retikulum
ndoplasma (pada sel saraf) atau di retikulum sarcoplasma (pada sel otot). kalsium
di RE dilepaskan jika terjadi ikatan antara IP3 denganIP3-gated kalsium channel.
Fungsi ion Ca++ antara lain:
1. Kontraksi otot
2. Pelepasan neurotransmitter pada sel saraf
3. Eksositosis pada secretory cells, contoh: histamine
Konsentrasi ion Kalsium pada CES normalnya sekitar 2,4 mEq/L. Bila
konsetrasi ion kalsium turun melewati batas normal (hipokalsemia), maka akan
timbul rangsangan pada sel-sel saraf dan otot yang meningkat dengan nyata dan
pada beberapa keadaan yang ekstrem dapat menyebabkan tetani hipokalsemik yang
ditandai dengan kekekuan otot. Sedangkan pada keadaan dimana konsentrasi ion
Kalsium melebihi nilai normalnya (hiperkalsemia), yang menekan ambang rangsang
pada neuromuskular yang berakibat aritmia jantung.
Ion kalsium secara aktif diabsorbsi ke dalam darah terutama dari duodenum
dan jumlah absorbsi ion kalsium dikontrol sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan
harian tubuh akan kalsium. Faktor penting yang mengontrol absorbsi kalsium adalah
PTH yang disekresikan oleh kelenjar paratiroid, dan vitamin D.
Mekanisme Pompa kalsium
Peristiwa sinyal sering melibatkan masuknya kalsium melintasi membran
plasma, atau pelepasan kalsium dari sarcoplasmic atau retikulum endoplasma, di
mana peningkatan kalsium cytosolic dapat memulai atau mengubah proses seluler.
Semua proses selular diatur oleh konsentrasi kalsium cytosolic, mulai dari
transkripsi DNS dan kelangsungan hidup sel untuk melepaskan neurotransmiter dan
fungsi otot. Untuk menggunakan kalsium sebagai sinyal molekul, sel harus
menciptakan gradien melintasi membran kalsium. Untuk mendapatkan konsentrasi
gradien, ion kalsium harus aktif melintasi membran dipompa melawan konsentrasi
gradien. Sel menggunakan pompa kalsium untuk mengarahkan aliran ion kalsium
melalui membran plasma atau membran organel, dan gradien yang dihasilkan
digunakan dalam berbagai sistem sinyal menggunakan gated kanal ion. Pompa kalsium
ATPase yang mengangkut ion melintasi membran menggunakan energi yang diperoleh
dari hidrolisis ATP.
Kalsium ATPase merupakan bagian dari pompa ion, yang bertanggung
jawab atas ATP-dependent transpor aktif ion-ion di berbagai membran selular.
ATPase tersebar luas di seluruh filogenetik, dan termasuk transporter seperti
pompa natrium / kalium dan pompa lambung hidrogen / kalium, yang sangat penting
dalam membangun berbagai gradien ion dalam sel. ATPase berasal dari mekanisme,
yang melibatkan P hosphorylation dari residu aspartat (Asp351) menggunakan
fosfat pada ATP, yang mengakibatkan perubahan pembentukan, baik dalam
sitoplasma mengikat ATP-domain dan kalsium - mengikat transmembran domain,
sehingga ion melintasi membran. Selanjutnya dari ion kalsium menyebabkan
hidrolisis aspartyl dari gugus fosfat, kembali ke pembentukan pompa semula.
Mekanisme pompa kalsium dalam kontraksi dan relaksasi
Stimulasi elektrik miosit menyebabkan kalsium melalui saluran kalsium
pada tubulus T. Tubulus T adalah invaginasi membran sel yang berhubungan dengan
tiap sarkomer dan influks kalsium yang menyebabkan pelepasan lebih lanjut kalsium
intraseluler dari retikulum endoplasma. Peningkatan kalsium intraselular
menyebabkan kepala miosin bergerak disepanjang sarkomer sehingga menghasilkan
kontraksi miokard, koversi ATP menjadi ADP memberikan energi yang dibutuhkan.
Peningkatan konsentarasi kalsium intraselular mengaktivasi pompa kalsium/ ATP-
ase, mengembalikan kalsium ke retikulum endoplasma dan juga mengaktifkan saluran
pertukaran kalsium, tergantung natrium yang mengeluarkan kalsium ke ruang
ekstraselular. Penurunan kalsium intraselular menyebabkan relaksasi miokard. Miosit
memiliki sangat banyak mitoondria dan pelepasan energi dari jalur metabolik
meregenerasi ATP dari ADP dan Fosfat.

b)Kanal Ion
Kanal ion adalah parameter yang mengatur aliran ion melintasi membran
dalam semua sel. Kanal ion berupa protein membran integral; atau, sebuah
perkumpulan dari beberapa protein. Seperti "multi-subunit".
Kanal ion merupakan komponen kunci dalam berbagai proses biologis yang
melibatkan perubahan yang cepat dalam sel, seperti jantung, tulang, dan otot polos
kontraksi, epitel transportasi nutrisi dan ion, T-sel aktivasi dan pankreas sel beta-
insulin mengeluarkan.
Kanal ion berupa pori selektif pada membran yang memungkinkan transfer ion
menurut gradien elektrokimianya. Kanal-kanal ion menggerakkan ion-ion (atom yang
bermuatan listrik) melewati membran sel untuk membawa beberapa fungsi seperti
pemindahan nyeri, irama denyut jantung dan pengaturan glukosa darah. Seringkali
harus distimulasi untuk membuka.
Keadaan terbuka dan tertutupnya kanal dikendalikan oleh potensial membran
(voltage-gated channel) atau oleh zat-zat transmiter (ligan-gated channel).
2+
Beberapa kanal (misalnya kanal Ca pada jantung) dapat berupa voltage dan
transmiter ated sekaligus. Voltage-gated channel untuk natrium, kalium, dan
kalsium mempunyai struktur dasar yang sama dan terdapat beberapa subtipe untuk
setiap kanal.
Hubungannya dengan pompa kalsium, kanal ion merupakan pori selektif yang
mengatur aliran ion kalsium dalam proses pompa kalsium.