Anda di halaman 1dari 6

Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)

Rumah Kost Moh. E di Utomo

BAB 1
PENDAHULUAN

I.1. Identitas Pemrakarsa

Nama Pemrakarsa : Moh Edi utomo


Alamat lokasi kegiatan : Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 Kelurahan
Kejambon, Tegal
Telp./Fax. :
Penanggungjawab Kegiatan -
Alamat : -
Telp./Fax. : -
Tahun Beroperasi : 2008
Jenis Kegiatan : Penyediaan Rumah Kost
Status Permodalan : Perorangan
Luas Area Usaha/Lokasi Kegiatan : 1.100 m2
Ijin Usaha :
Kapasitas Usaha :
Jumlah Unit Kost : 26 Unit

I.2. Latarbelakang

Sebagai salah satu daerah yang berkembang di daerah Pantura, Kota Tegal
merupakan salah satu kota yang mempunyai letak yang strategis yang mempunyai
perkembangan dan pertumbuhan yang cukup tinggi. Baik secara ekonomi, jumlah
penduduk, serta pertumbuhan disektor lain, yang menentukan keserasian sarana
dan prasarana penduduk yang memadai, sehingga dapat memacu lebih cepat lagi
tingkat pertumbuhan ekonominya.
Salah satu aspek yang mendorong pertumbuhan ekonomi disektor yang lain
tersebut adalah dengan banyaknya pelajar, mahasiswa, karyawan, maupun orang
yang transit di Tegal. Berbagai fenomena di atas menyebabkan para pelaku bisnis
ekonomi mencoba untuk memberikan fasilitas tempat tinggal yang menunjang
aktivitas masyarakat di Kota Tegal. Salah satunya adalah tersedianya tempat

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 I -1


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

tinggal bagi orang-orang yang melakukan aktivitas tersebut. Hal ini menjadi latar
belakang bagi pengusaha/ pemrakarsa untuk menyediakan tempat tinggal ataupun
rumah sewa guna masyarakat berpenghasian rendah (MBR).

Mendasari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik


Indonesia Nomor P.102/ MENLHK / SETJEN / KUM.1 / 12 / 2016 Tentang
Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup Bagi Usaha dan/ atau Usaha
Yang Telah Memiliki Izin Usaha dan/ atau Kegaiatan tetapi belum Memiliki
Dokumen Lingkungan Hidup. Maka aktifitas rumah kost berkewajiban untuk
menyusun dan memiliki dokumen pengelolaan lingkungan hidup.

Melalui penyusunan Dokumen Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup


(DPLH) yang memuat langkah-langkah pengelolaan dan pemantauan lingkungan
hidup, agar tidak merugikan lingkungan sekitarnya. pemrakarsa berkomitmen untuk
melakukan upaya sinergis yang diharapkan dapat memberikan hasil yang
komprehensif dan memuaskan, baik dari aspek kelayakan teknis, ekonomis, sosial,
maupun lingkungan.

Dengan dilandasi oleh komitmen yang tinggi, Pemrakarsa menyadari dan


memahami bahwa meski orientasinya ekonomi, akan tetapi pengelolaan
lingkungan hidup juga tetap memerlukan perhatian penting dalam peningkatan
produksi dan ekonomi. Artinya orientasi ekonomi tidak secara otomatis
mengalahkan kepedulian terhadap mutu dan kualitas serta kelestarian lingkungan
hidup. Harapannya dengan penyajian informasi mengenai upaya pengelolaan dan
pemantauan lingkungan hidup yang akan dilakukan melalui tindakan memelihara,
mempertahankan dan meningkatkan fungsi lingkungan hidup serta daya
dukungnya akan dapat mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan
(sustainable development) di wilayah Kota Tegal pada khususnya dan bagi bangsa
ini pada umumnya.

I.3. Maksud dan Tujuan DPLH

a. Maksud

Penyusunan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup beroperasinya Rumah


Kost dimaksudkan sebagai review dan perbaikan arahan penyelenggaraan dan
operasi. Dokumen ini juga menjadi acuan dalam pengelolaan dan pemantauan
kualitas lingkungan serta daya dukungnya terhadap faktor-faktor internal

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 I -2


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

maupun eksternal yang berpotensi menimbulkan perubahan kualitas dan daya


dukung lingkungan di dalam maupun di sekitar Rumah Kost.

b. Tujuan Penyusunan Dokumen

Tujuan yang hendak dicapai dengan tersusunnya Dokumen Pengelolaan dan


Pemantauan Lingkungan Hidup (DPLH) Rumah Kost adalah sebagai berikut:
1) Tersusunnya Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) bagi
beroperasinya Rumah Kost sekaligus untuk memenuhi persyaratan
kelengkapan administrasi keberlanjutan operasional kegiatan perkapalan,
2) Menyajikan gambaran mengenai rencana kegiatan dan atau usaha
Rumah Kost berikut aktivitas yang akan dilakukan,
3) Memberikan informasi dan gagasan mengenai upaya pengelolaan
lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan dari dampak kegiatan dan
aktivitas yang dilakukan selama beroperasinya Rumah Kost,
4) Menyajikan gambaran mengenai informasi potensi dampak penting yang
diprakirakan akan terjadi dan menimbulkan dampak pada perubahan mutu
dan kualitas lingkungan baik secara langsung maupun tidak langsung,
5) Kepedulian pihak pemrakarsa dalam upaya menjalankan pembangunan
yang berwawasan lingkungan.

I.4. Manfaat Penyusunan Dokumen


Manfaat yang diharapkan dari tersusunnya Dokumen Pengelolaan Lingkungan
Hidup (DPLH) Rumah Kost meliputi:
a. Bagi Pemrakarsa Kegiatan
1) Merupakan wujud komitmen pemrakarsa kegiatan dalam turut andil untuk
mempertahankan, mengendalikan dan melestarikan lingkungan hidup dari
dampak kegiatan pembangunan yang dilakukan,
2) Sebagai pedoman dan rujukan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan
pengelolaan dan pemantauan terhadap setiap potensi dampak yang
mungkin terjadi serta upaya alternatif penanganannya.
3) Media sosialisasi mengenai kegiatan rumah kost kepada masyarakat.

b. Bagi Pemerintah
1) Sebagai dasar pertimbangan diterbitkannya Surat Rekomendasi
kalayakan lingkungan bagi rencana kegiatan dan atau usaha
pembangunan maupun operasi rumah kost,

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 I -3


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

2) Memahami deskripsi mengenai upaya pengelolaan lingkungan dan upaya


pemantauan lingkungan terhadap dampak yang dimungkinkan terjadi
serta upaya mitigasi yang akan dijalankan dalam pembangunan maupun
operasional rumah kost,
3) Dasar penilaian indikator kepatuhan dan kepatutan bagi pihak dunia
usaha/ industri dan pelayanan publik lainnya terhadap penerapan
kebijakan pemerintah didalam pengelolaan dan pelestarian lingkungan
hidup.
4) Bahan Monitoring dan Evaluasi terhadap pengelolaan dan pemantauan
lingkungan hidup pembangunan dan operasional rumah kost.

c. Bagi Masyarakat
1) Media sosialisasi dan meningkatkan pemahaman terhadap kewajiban
badan usaha dalam mematuhi aspek kelayakan lingkungan dalam
terhadap rencana usaha dan /atau kegiatan yang akan dilakukan,
2) Menilai komitmen dan kredibilitas badan usaha terhadap penerapan
kebijakan pemerintah dalam upaya perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup.
3) Instrumen tanggungugat bagi masyarakat kepada pihak pemrakarsa
mengenai potensi dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan hidup
dan masyarakat di sekitar usaha.

I.5. Dasar Hukum

Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berwawasan


lingkungan,penyusunan DPLH rumah kost ini mengacu pada peraturan
perundang-undangan yang berlaku di bidang industri dan pengelolaan lingkungan
hidup. Landasan hukum dalam penyusunan DPLH mencakup beberapa peraturan
perundang-undangan sebagai berikut:

A Undang-Undang
1. Undang-Undang N0. 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan
Perlindungan Lingkungan Hidup.
2. Undang - Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang
3. Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
4. Undang-Undang No. 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian.

B Peraturan Pemerintah
1. Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan.
2. Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas
Air dan Pengendalian Air;

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 I -4


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

3. Peraturan Pemerintah No. 18 jo PP 85 Tahun 1999 tentang


Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun;
4. Peraturan Pemerintah RI No. 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian
Pencemaran Udara;
C Peraturan, Keputusan Menteri, Kepala Bapedal
1. Peraturan Menteri LIngkungan Hidup No 14 Tahun 2010 tentang
Dokumen Lingkungan Hidup Bagi Usaha dan Atau Rencana Kegiatan
yang telah memiliki izin usaha tetapi Belum memiliki dokumen
lingkungan Hidup.
2. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 142/MENLH/2003
tentang Perubahan Atas Kep.Men.LH No. 111 Tahun 2003 tentang
Pedoman Mengenai Syarat dan Tata Cara Perijinan serta Pedoman
Kajian Pembuangan Air Limbah ke Air atau Sumber Air;
3. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. Kep-
48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan;
4. Keputusan BAPEDAL No. Kep-03/BAPEDAL/09/1995 tentang
Persyaratan Teknis Pengolahan Bahan Berbahaya dan Beracun;
5. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik
Indonesia Nomor P.102/ MENLHK / SETJEN / KUM.1 / 12 / 2016
Tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup Bagi
Usaha dan/ atau Usaha Yang Telah Memiliki Izin Usaha dan/ atau
Kegaiatan tetapi belum Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup
C Peraturan Daerah
1. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 05 Tahun 2012 Tentang
perubahan atas Perda No 10 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air
Limbah di Provinsi Jawa Tengah.
2. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 4 Tahun 2013
tentang Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan di
Provinsi Jawa Tengah
3. Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2001
Tentang Baku Mutu Udara Ambien di Provinsi Jawa Tengah
5. Peraturan Daerah Kota Tegal Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Rencana
Tata Ruang Wilayah Kota Tegal tahun 2011-2031.

I.6. Sistematika Penyusunan Dokumen

BAB I Pendahuluan, memuat identitas pemrakarsa kegiatan, latarbelakang,


maksud, tujuan dan manfaat penyusunan Dokumen Pengelolaan
Lingkungan Hidup (DPLH) Rumah Kost, dasar hukum dan sistematika
penyusunan dokumen.

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 I -5


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

BAB II Ruang Lingkup, menguraikan kegiatan yang telah dan akan dilakukan
serta pengelolaan lingkungan kegiatan yang telah dan akan dilakukan;

BAB III Evaluasi Kegiatan Yang telah dan/atau sedang berjalan,yang meliputi
Metode Kajian dan Evaluasi Dampak, Jenis Dampak Yang Timbul Kajian
dan Evaluasi Dampak;

BAB IV Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup, mengurai tentang Program


Pengelolaan Lingkungan Hidup, Rencana Pengelolaan Lingkungan
Hidup dengan menjabarkan jenis komponen lingkungan yang terkena
dampaknya, sumber dampak dan jenis komponen lingkungan. Terhadap
tiap tahapan kegiatan yang berpotensi terkena dampak dilakukan upaya
mitigasi maupun pengelolaannya guna meminimalisasi dampak
terhadap kwalitas lingkungan hidup di lokasi kegiatan,

BAB V Rencana Pemantauan Lingkungan, mengurai upaya-upaya yang


dilakukan terhadap sumber dampak dan jenis komponen lingkungan
pada tiap tahapan kegiatan yang berpotensi terkena dampak untuk
dilakukan upaya pengendalian terjadinya dampak negatif terhadap
penurunan kwalitas lingkungan hidup di lokasi kegiatan,

Pernyataan Pemrakarsa
Lampiran-lampiran

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 I -6


Kelurahan Kejambon, Tegal