Anda di halaman 1dari 8

Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)

Rumah Kost Moh. E di Utomo

BAB 2
RUANG LINGKUP

2.1. Skala Usaha


2.1.1. Lokasi Usaha dan/ atau Kegiatan

Secara administratif lokasi Rumah Kost berada dalam wilayah


administrasi kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur Kota
Tegal dengan batas-batas sebagai berikut:
Sebelah Utara : BPS Kota Tegal
Sebelah Timur : Jalan Nakula
Sebelah Selatan : Rumah Bapak Zainudin (RT)
Sebelah Barat : Permukiman Warga

Peta lokasi Rumah Kost dapat dilihat sebagaimana disajikan


pada Gambar 2.1.

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 II -1


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

LOKASI
RUMAH KOST

Gambar 2.1. Denah Lokasi Rumah Kost

2.1.2. Perijinan Yang Telah dimiliki

Perijinan merupakan faktor yang menentukan dalam


beroperasinya Rumah Kost, karenanya pihak pemrakarsa
menaruh perhatian serius untuk mematuhi ketentuan dan
peraturan perundang-undangan yang ditetapkan guna
beroperasinya rumah kost. Perijinan yang telah dimiliki
meliputi :

Tabel 2.1. Jenis Perijinan Yang dimiliki


Instansi
Tanggal/
N Yang
Jenis Perijinan Nomor Masa
o Menerbitka
Berlaku
n
1. Izin Mendirikan 648/458/2016 5 Badan
Bangunan Septem Pelayanan
ber Perizinan

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 II -2


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

2016 Terpadu
1
Surat Ketetapan Dinas
Septem
2. Retribusi Daerah 974/443 Pekerjaan
ber
(SKRD) Umum
2016
Sumber : Pemrakarsa, 2017.

2.1.3. Penggunaan Lahan


Luas lahan keseluruhan yang dikuasai oleh Moh. Edi Utomo
seluas 1.100 M2. Dengan luas bangunan gedung sebesar
677,60 m2. Terbagi menjadi 26 unit rumah kost dengan luas
bangunan yang hampir sama untuk masing-masing unit.
Penggunaan lahan dan peruntukan bangunan Rumah Kost
sebagaimana disajikan pada Gambar 2.2.

Gambar 2.2. Siteplan Rumah Kost

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 II -3


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

2.1.4. Jenis Material dan Spesifikasi Konstruksi


Untuk keperluan konstruksi digunakan material / bahan
bangunan dengan spesifikasi bangunan rumah kost sebagai
berikut :
Pondasi : Batu Bata
Struktur : Beton Bertulang
Dinding : Bata Merah Finishing Cat
Lantai : Keramik
Atap : Atap Rangka Kayu
Pintu : Panel (Pintu Kamar Triplek, Pintu Kamar
Mandi
Aluminium)
Sanitary : Kloset Jongkok
Listrik :
Air : PDAM

2.1.5. Penyediaan Sumber Energi


Ketersediaan energi merupakan faktor penting dan krusial
dalam mendukung operasional Rumah Kost. Untuk penyediaan
energi disuplai dari PLN Cabang Tegal. Daya listrik yang
digunakan untuk menunjang operasional rumah kost
sebesar ......... KWH yang disalurkan ke setiap masing-masing
rumah kost.

2.1.6. Penyediaan dan Pemanfaatan Air Bersih


Kebutuhan air bersih menjadi mutlak diperlukan oleh penghuni
rumah kost. Untuk itu suplai air bersih menjadi begitu strategis
untuk dipenuhi. Pemenuhan penyediaan air bersih didapat
dengan menggunakan PDAM.

Dengan jumlah unit rumah kost sebanyak 26 unit, asumsi


kebutuhan air minum per orang per hari sebesar minimal 100
liter/hari. Maka potensi penggunaan air per hari sebesar:
Potensi Penggunaan Air = 26 x 3 x 100 lt
= 7.800 lt/hr atau 7,8
m3/hari

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 II -4


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

Potensi Air Menjadi Limbah = 7.800 x 0,8


= 6240 liter/hr atau 6,24
m3/hr

2.1.7. Timbulan Limbah Padat


Limbah yang dihasilkan dari aktivitas rumah kost berupa limbah
padat domestik dengan potensi limbah yang dihasilkan sebagai
berikut :
Potensi limbah padat = 26 x 3 x 3
= 243 lt/org/hr
Untuk mengelola limbah yang dihasilkan oleh aktivitas rumah
kost, pihak pemrakarsa menyediakan tempat sampah kecil yang
terdapat di tiap masing-masing unit rumah kost, akan tetapi di
lingkungan rumah kost belum terdapat TPS, sehingga kedepan
perlu dibangun sebuah TPS guna menampung limbah padat
hasil aktivitas rumah kost.

2.2. Kondisi Awal (Eksisting) Pengelolaan Lingkungan


Rumah Kost

Pemrakarsa menyadari bahwasannya aktivitas Rumah Kost


memberikan andil terhadap pencemaran lingkungan disekitar
lokasi kost yang mengakibatkan perubahan terhadap lingkungan
hidup disekitarnya. Untuk itu, Pemrakarsa dalam usaha telah
berupaya untuk melaksanakan pengelolaan limbah industri guna
mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan. Hasil
pengelolaan yang telah dilakukan dapat dijelaskan sebagai
berikut :
2.2.1. Pengelolaan Limbah Padat
Penanganan limbah padat yang baik akan menjamin
kenyamanan bagi semua orang. Dipandang dari sudut
sanitasi, penanganan limbah yang baik akan :
Menjamin tempat tinggal/ tempat kerja yang bersih
Mencegah timbulnya pencemaran lingkungan
Mencegah berkembangbiaknya hama penyakit dan
vektor penyakit

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 II -5


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

Penagnganan limbah padat yang dihasilkan oleh aktivitas


rumah kost melalui beberapa tahapan yaitu
penampungan dalam bak sampah dan pengumpulan
sampah. Sedangkan untuk limbah padat B3 seperti
pecahan lampu neon untuk sementara disatukan dengan
limbah padat domestik lain.

2.2.2. Penglolaan Limbah Cair


Limbah cair adalah segala jenis limbah yang berwujud
cairan, berupa air beserta bahan-bahan buangan lain
yang tercampur (tersuspensi) mauoun terlarut dalam air.
Limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas rumah kost
adalah limbah cair domestik. Adapun bentuk pengelolaan
yang telah dilakukan adalah sebagai berikut :
Limbah cair domestik yang dihasilkan oleh masing-
masing unit rumah kost dialirkan ke septic tank yang
tersedia disetiap unit rumah kost dengan ukuran 1x2
m. Selanjutnya apabila telah melebihi batas yang bisa
ditampung septic tank maka akan di alirkan ke septic
tank induk berukuran 2x1 m untuk selanjutnya di
alirkan ke jaringan drainase yang berada di lingkungan
rumah kost.
Untuk mengurangi aliran permukaan dan mencegah
terjadinya genangan air sehingga memperkecil potensi
terjadinya banjir pemrakarsa telah membuat resapan
yang berada di tengah lingkungan rumah kost dan
dibagian belakang dekat jaringan drainase dengan
ukuran masing-masing 2x5 dan 5x5.
2.2.3. Pengelolaan Terhadap Kesehatan dan Keselamatan
Penghuni Kost
Para penghuni rumah kost memiliki tingkat kesehatan dan
keselamatan kerja yang relatif tinggi. Upaya yang telah di
lakukan terhadap hal tersebut adalah :
Penyediaan sarana APAR guna mengantisipasi potensi
kebakaran yang timbul di lingkungan rumah kost.

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 II -6


Kelurahan Kejambon, Tegal
Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)
Rumah Kost Moh. E di Utomo

Penyediaan obat-obatan yang disediakan oleh warung


di lingkungan rumah kost
Perawatan peralatan elektrikal secara berkala
Penyediaan fasilitas kesehatan berupa dokter praktek
maupun apotek yang berada tidak jauh dari
lingkungan rumah kost.
Memastikan berfungsinya septic tank dan resapan
guna meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan.

Jalan Nakula No. 78 RT 08/06 II -7


Kelurahan Kejambon, Tegal