Anda di halaman 1dari 2

WOC ANC DAN Kurang

Perubahan pada ibu Krisis 1. Tinjau ulang perubahan yang diharapkan selama trimester kedua.
ANEMIA PADA pengeta 2. Berikan informasi tentang kebutuhan terhadap fero sulfat dan asam
hamil situasi folat.
KEHAMILAN 3. Identifikasi kemungkinan risiko kesehatan individu
Perubahan Perubahan 4. Diskusikan adanya obat-obatan yang mungkin diperlukan untuk
mengontrol atau mengatasi masalah medis.
fisiologis psikologis 5. Diskusikan kebutuhan terhadap pemeriksaan laboratorium khusus,

System System
System payuda
ardiovaskul System
respirasi ra
Janin
Peningkatan Desakan uterus Estrogen Peningkatan
ke diafragma meningkat berkembang
produksi hormone Peningkatan masa abdomen
steroid oleh estrogen Uterus
plasenta dan menstimulasi Rongga dada Perubahan Penekanan membes
korteks adrenal sempit jaringan mammae syaraf lumbal ar
Sekresi
Komplion paru Penekanan
aldosteron Peningkatan Merangsang
sempit Suplai darah vesika
Retensi air dan tekanan darah meningkat reseptor nyeri urinaria
Ventilasi
Na perifer
meningkat
Volume darah dan Perubahan preload Payudara Impuls nyeri Uterus
eritrosit di didalam dan afterload Pernafasan membesar dan ke otak membesar
tubuh meningkat meningkat tegang
nyeri Peningkata
Hipotensi Nafas pendek dan 1. Kaji status pernapasan, misalnya sesak napas
dalam pengerahan tenaga,kelelahan)
n frekuensi
ventrikel dangkal 2. Dapatkan riwayat dan pantau gejala medis BAK
Peningkatan tidak yang terjadi atau sebelumya
seimbang volume Resiko Perubahan pola 3. Kaji kadar hemoglobin dan hemotokrit Ganggua
tekankan pentingnya masukan
plasma darah dekompensasi vitamin/ferosulfat setiap hari n
4. Berikan informasi tentang rasional kesulitan
meningkat lebih besar cordis bernapas dan program aktivitas dan latihan
realistis
Hemodelusi 5. Tinjau ulang tindakan yang dapat dilakukan
(pengenceran Penurunan curah klien untuk mengurangi masalah misnya
darah) jantung postur yang baik, menghindari merokok makan
sedikit tapi sering dengan menggunakan posisi
semi fowler untuk duduk dan tidur bila gejala
1) Tinjau ulang proses fisiologis dan perubahan normal dan
banormal, tanda-tanda, dan gejala-gejala.
2) Perhatikan riwayat yang ada sebelumnya atau potensial masalah 1. Berikan info tentang perubahan berkemih.
jantung / ginjal / diabetik.
2. Anjurkan pada klien untuk melakukan posisi miring kiri
3) Ukur tekanan darah (TD) dan nadi. Laporkan jika peningkatan
sistosik lebih dari 30 mm Hg dan diastolik lebih dari 15 mm Hg saat tidur
4) Auskultasi bunyi jantung; catat adanya murmur. 3. Anjurkan klien untuk menghindari posisi tegak atau supine
5) Kaji adanya edema pergelangan kaki dan varises kaki, vulva dan 4. Berikan info tentang bahaya menggunakan diuretic
rektum. Bedakan antara edema fisiologis dan yang potensial 5. Tes urin midstream untu memeriksa albumin.
Anemi Defisiensi asam Anemia megalobrastik kelemahan
a folat, B12

Transport Gangguan 1. Perhatikan status fisiologis ibu, status sirkulasi dan volume
darah.
Defisiensi zat o2 perfusi 2. Lakukan pemeriksaan fisik CRT dengan menekan kuku
besi menurun pasien
Hipoksia sel dan 3. Auskultasi dan laporkan DJJ, catat bradikardi, atau
hiperpolemia Kebutuhan o2 Merangsang takikardi. Catat perubahan pada aktivitas janin (hipoaktif
tidak terpenuhi jaringan
system syaraf atau hiperaktif).
Plasma kurang 4. Catat kehilangan darah ibu mungkin dan adanya kontraksi
uterus.
1. Tentukan Aliran darah 5. Anjurkan tirah baring pada posisi miring kiri
Pengenceran sirkulas frekuensi/beratnya
GIT menurun
darah mual dan muntah.
i 2. Tinjau ulang riwayat PP:
Peristaltic usus
kemungkinan Pemeriksaan
Daya tahan masalah medis lain; menurun Intoleransi
Resiko pendarahan kekuatan otot
misal ulkus aktivitas
tubuh peptikum, gastritis. Peningkatan isi neuthopografi
menurun 3. Anjurkan klien lambung
Resiko kematian
mempertahankan Penatalasanaan 1. Jelaskan alasan perlunya tirah
maasukan/ haluaran, :
tes urine dan Mual/muntah baring, penggunaan posisi
penurunan berat
Fisiotherapy rekumben lateral kiri/miring,
Konsentrasi Resiko Dan mobilisasi dan penurunan aktivitas.
badan setiap hari.
menurun 4. Kaji suhu dan turgor Anoreksia ringan 2. Berikan tindakan kenyamanan
kulit, membran seperti gosokan punggung,
mukosa, tekanan perubahan posisi, atau
darah, suhu, Intake 1. Tentukan keadekuatan penurunan stimulus dalam
1. Ajarkan teknik cuci tangan yang baik ; masukan/haluaran, menurun ruangan (mis. Lampu redup
kebiasaan asupan mutrisi
oleh pemberi perawatan kepada dan berat jenis urine. 3. Berikan latihan gerak pada
Timbang berat badan
dulu/sekarang dengan
pasien. pasien secara bertahap (aktif
2. Pertahankan teknik aseptic ketat pada klien dan bandingkan menggunakan batasan 24 ja.
dengan standar. Perhatikan kondisi rambut dan pasif).
prosedur/perawatan luka. Resiko
3. Berikan perawatan kulit, perianal dan 5. Anjurkan kuku dan kulit. 4. Berikan periode tanpa
kekurangan
oral dengan cermat. peningkatan masukan 2. Dapatkan riwayat kesehatan; interupsi untuk istirahat/tidur.
4. Motivasi perubahan posisi/ambulasi minuman catat usia (khususnya kurang 5. Berikan aktivitas pengalihan,
yang sering, latihan batuk dan napas berkarbonat , makan dari 17 tahun, lebih dari 35 seperti membaca,
dalam.\ tahun). mendengarkan radio, dan
5. Pantau suhu tubuh. Catat adanya 3. Pastikan tingkat penegetahuan menonton televisi, atau
menggigil dan takikardia dengan atau Ketidakseimbangan tentang kebutuhan diet. kunjungan dengan teman yang
tanpa demam. nutrisi kurang dari 4. Berikan informasi
6. Berikan antiseptic topical ; antibiotic
kebutuhan tubuh tertulis/verbal yang tepat
tentang diet pranatal dan PENATALAKSANAAN
suplemen vitamin/zat besi Oral:Asam folak 15 30 mg per
PP Pemeriksaan penunjang: setiap hari. hari, Vitamin B12 3 X 1 tablet
HB: leuksit: > 10,0 Pemeriksaan Hb Sahli, kadar Hb < 5. Evaluasi motivasi/sikap dengan per hari dan Sulfas ferosus 3 X
10 mg/%, Kadar Ht menurun mendengar keterangan klien 1 tablet per hari
(normal 37% - 41%) dan dan meminta umpan balik
Penatalaksanaa
Peningkatan bilirubin total (pada
n anemia hemolitik).
antibiotik