Anda di halaman 1dari 2

KONSEP DASAR GENERALISASI

Suatu penelitian dapat dibedakan menurut ada atau tidak adanya perlakuan atau
intervensi oleh peneliti terhadap obyek (elemen).
Jika seorang peneliti memberikan intervensi terhadap elemen, maka penelitian tersebut
merupakan penelitian eksperimental atau intervensional
Jika peneliti tidak melakukan intervensi atau perlakuan terhadap elemen, dinamakan
penelitian non-eksperimental.
Penelitian non-eksperimental ini dapat bersifat penelitian analitik observasional.

1.1. Konsep Generalisasi


Pada umumnya, penelitian tidak dilakukan terhadap seluruh elemen yang akan diteliti
karakteristiknya, melainkan hanya sebagian elemen sebagai contoh (sampel).
Penelitian yang dilakukan terhadap sampel tersebut akan digeneralisasikan pada
himpunan elemen yang lebih besar (populasi) asal sampel penelitian tersebut diambil.
Proses pengambilan sampel dari populasi dinamakan sampling.
Sampling dibedakan menjadi:
o sampling probabilitas (probability sampling) atau sampling acak (random
sampling)
o sampling non-probabilitas (nonprobability sampling) atau non-random sampling.
Sampling acak adalah sampling yang semua elemen dalam populasi mempunyai
kesempatan atau peluang yang sama untuk terpilih menjadi elemen sampel.
Hasil sampling pada sampling acak dapat digeneralisasikan pada populasi.
Teknik sampling dikembangkan dengan tujuan dapat membantu para peneliti dalam
melakukan generalisasi hasil penelitian dari sampel yang diambil.
Generalisasi dalam pengertian ini adalah penarikan kesimpulan dari himpunan elemen
yang lebih kecil sebagai sampel untuk diberlakukan ke populasi.

Generalisasi hasil analisis dapat digambarkan seperti Gambar 1 berikut:

Awal
POPULASI

Parameter :

SAMPEL

Gambar 1