Anda di halaman 1dari 8

POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP IBADAH


MAKALAH

Disusun oleh :

POLITEKENIK KESEHATAN
KEMENKES SEMARANG
PRODI DIV GIZI REGULER A
2015

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |


POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahiim

Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT puji serta


syukur kita panjatkan, akhirnya penulis dapat menyelesaikan
makalah ini tepat waktunya. Shalawat serta salam semoga tetap
tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada seluruh
pengikutnya sampai akhir zaman.Makalah yang berjudul
pengertian dan ruang lingkup ibadah adalah sebagai tugas pada
mata kuliah Agama Islam. Dengan segala kerendahan dan
ketulusan hati dalam penyusunan makalah ini. Penulis menyadari
bahwa sebagai manusia memiliki keterbatasan, tentu hasil karya
penulis ini tidak mungkin luput dari kekurangan. Namun berkat
hidayah dan dukungan dari semua pihak, Alhamdulillah akhirnya
penulis dapat menyeleseikan makalah ini. Penulis senantiasa
mengharapkan kritik ataupun saran serta konstribusi, agar
makalah ini menjadi lebih bermanfaat serta berguna bagi
pembaca dan kita semua.Semoga Allah SWT meridhai hasil karya
ini.

Amin YaRabbal`Alamin.

Semarang, 30 September
2015

Penulis

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |


POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

DAFTAR ISI

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |


POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

BAB I
PENDAHULUAN

Secara bahasa, ibadah atau ibadat adalah taat, menurut, mengikuti,


dantunduk terhadap apapun. Sedangkan yang dimaksud ibadah dalam
hukum Islam,ibadah berarti penghambaan atau pengabdian diri kita
terhadap tuhan yang satuyaitu Allah SWT. Membatasi pengertian ibadah
diatas hanya pada ibadah-ibadahyang bersifat langsung kepada Allah SWT,
yang dinamakan ibadah mahdzoh.Adapun ibadah yang bersifat tidak
langsung, seperti ibadah yang berbentuk sosial,itu dinamakan ibadah
ghoirmahdzoh. Akan tetapi pada hakikatnya baik ibadahmahdzoh maupun
ibadah ghoir rmahdzoh itu semua bertujuan melaksanakan apa-apa yang di
perintahkan oleh Allah SWT kepada kita, baik yang tertulis di dalamAl-quran
maupun yang disampaikan oleh nabikita Muhammd SAW yang di sebutAl-
hadist.

Beranjak dari pengertian-pengertian di atas, menarik di bicarakan


tentang pengertian ibadah itu sendiri. Seperti yang kita ketahui, bahwa
ibadah merupakansuatu cirri dan juga syarat seseorang yang beragama,
terutama agama islam. Akantetapi dalam realitasnya, ada segelintir orang
yang salah memahami pengertianibadahitu sendiri.Disamping kita
mengetahui apa pengertian ibadah itu, kita juga perlumengetahui apa yang
menjadi ruang lingkup ibadah menurut pandangan islam.Karena, jika kita
hanya tau sebatas pengertian ibadah tanpa mengetahui ruanglingkupnya,
sama saja dengan orang yang tidak tahu ibadah itu seprti apa

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |


POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

BAB II

PEMBAHASAN

PENGERTIAN IBADAH

Menurut bahasa, kata ibadah berarti patuh (al-thaah), dan


tunduk (al-khudlu).Ubudiyah artinya tunduk dan
merendahkan diri. Menurut al-Azhari,kataibadah tidak dapat
di sebutkan kecuali untuk kepada Allah.
Secara etimologis diambil dari kata abada, yabudu,
abadan,fahua aabidun.Secara Abid, berarti hamba atau
budak, yakni seseorangyang tidak memiliki apa-apa, harta
dirinya sendiri milik tuannya,sehingga karenanya seluruh
aktifitas hidup hamba hanya untukmemperoleh keridhaan
tuannya dan menghindarkan murkannya.

RUANG LINGKUP IBADAH

Islam amat istimewa hingga menjadikan seluruh


kegiatanmanusia sebagai ibadah apabila diniatkan dengan
penuh ikhlaskerana Allah demi mencapai keredhaan-Nya serta
dikerjakanmenurut cara-cara yang disyariatkan olehNya. Islam
tidakmembataskan ruang lingkup ibadah kepada sudut-sudut
tertentusahaja. Seluruh kehidupan manusia adalah medan
amal danpersediaan bekalan bagi para mukmin sebelum
mereka kembalibertemu Allah di hari pembalasan nanti. Islam
mempunyai keistimewaan dengan menjadikan seluruh kegiatan
manusiasebagai 'ibadah apabila ia diniatkan dengan penuh
ikhlas keranaAllah demi untuk mencapai keredaan Nya serta
dikerjakanmenurut cara cara yang disyariatkan oleh Nya. Islam

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |


POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

tidakmenganggap 'ibadah 'ibadah tertentu sahaja sebagai


'amal salehmalah ia meliputi segala kegiatan lain.

TUJUAN IBADAH

Manusia, Bahkan seluruh mahluk yang berkehendak


danberperasaan, adalah hamba-hamba Allah. Hamba
sebagaimanayang dikemukakan diatas adalah makhluk
yangdimiliki.Kepemilikan Allah atas hanba-Nya adalah
kepemilikanmutlak dan sempurna, oleh karena itu makhluk tidak
dapat berdiri sendiri dalam kehidupan dan aktivitasnya kecuali
dalam hal yang di tentukan oleh Allah swt.Telah dianugerahkan
untuk dimilikimakhluk-Nya seperti kebebasan memilih walaupun
kebebasan itutidak mengurangi kepemilikan Allah.Atas dasar
kepemilikan mutlak Allah itu, lahir kewajiban menerima semua
ketetapan-Nya,serta menaati seluruh perintah dan larangan-Nya.
Manusia diciptakan Allah bukan sekedar untuk hidup di dunia ini
kemudian mati tanpa pertanggung jawaban, tetapi manusia di
ciptakan oleh Allah untuk beibadah

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |


POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN

Dari berbagai uraian yang telah disampaikan pada bab


sebelumnya dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

Ibadah pada hakikatnya menundukan diri dan jiwa kita


terhadap Allah swt,dan di aflikasikan dengan melakukan perintah
yang di syariatkan.

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |


POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG

DAFTAR PUSTAKA

.............

PRODI DIV GIZI SEMESTER 1 TAHUN 2015 |