Anda di halaman 1dari 4

PRAKTIKUM HIDROGEOLOGI 2016

LAPORAN 3
PEMETAAN MUKA AIR TANAH

1.1 Tujuan

Tujuan dari praktikum infiltrasi adalah :

1. Untuk mengetahui arah aliran air bawah tanah.


2. Untuk mengetahui pola aliran bawah air bawah tanah.
3. Untuk mengetahui penyebaran dan ketinggian muka air tanah.
4. Untuk mengetahui prospek limpah air.

1.2 Alat dan Bahan


Peta topografi
GPS
Rol meter / tali berukur
Kalkulato
Kertas kalkir
Alat tulis
penggaris
Sumur sumur warga

1.3 Langkah Kerja


1.3.1 Menentukan muka air tanah (sumur)
1. Menentukan lokasi yang akan diamati kedalam muka air tanahnya.
2. Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian.
3. Menentukan lokasi titik koordinat menggunakan GPS.
4. Melakukan pengukuran kedalaman sumur dengan menggunakan
meteran.
5. Melanjutkan dengan mengukur muka air tanah dengan menggunakan
rol meter.
6. Mengukur diameter sumur dengan menggunakan roll meter.
7. Mengukur ketinggian dari cicncin sumur.
8. Melanjutkan pengukuran pada sumur lainnya.

1.3.2 Pembuatan Peta Muka Air Tanah


1. Mencari titik sumur gali dilapangan dan plotkan posisinya pada peta
topografi.

NAMA : FIQHY NABELLA


NIM : F1D214005
PLUG : 1 (SATU)

1
PRAKTIKUM HIDROGEOLOGI 2016

2. Ukur elevasi titik titik sumur, kedalaman airtanah di sumur dari


permukaan tanah dan hitug tinggi muka airtanah dari permukaan air
laut.
3. Hubungkan titik titik yang memiliki nilai TMA (equipotensial line).
Pembuatan kontur TMA dapat menggunakan metode three point
problem yang didasarkan pada data data ketinggian muka airtanah
yang diperoleh dari hasil pengolahan data kedalaman muka airtanah.
Titik titik yang mempunyai nilai TMA sama selanjutnya
dihubungkan dengan garis yang kemudian disebut dengan
equipotensial line atau garis kontur.
4. membuat garis arah aliran airtanah, yaitu dengan menarik garis dari
daerah dengan TMA tinggi menuju TMA rendah.

1.5 Hasil

1.6 Pembahasan
Pada praktikum kali ini membahas mengenai pemetaan muka air tanah.
Pemetaan air tanah ini dilakukan untuk memetakan aliran air tanah dan
ketinggian muka air tanah. Lokasi praktikum kali ini dilakukan di daerah
sekitaran Universitas Jambi. Masing masing sumur yang diukur memiliki titik
koordinat yang berbeda beda, begitu pula dengan ketinggian lokasi sumur
masing masing dari ketinggian permukaan air laut. Sehingga ketinggian muka
air tanah pada masing masing lokasi itu berbeda pula.
Aliran air tanah adalah kawasan aliran yang menjadi sumber kehidupan bagi
manusia yang ada pada daerah tersebut. Pola aliran air tanah merupakan salah
satu kajian ilmiah yang menjadi bahan acuan dalam bidang ilmu geografi yang
menjadikan segala bentuk pengolahan dan tata cara dalam meneliti pola aliran
air sungai. Pola aliran air tanah yaitu aliran air yang luas yang berada dibawah
tanah yang mempunyai arah aliran yang berbeda beda sehingga memiliki daya
tampung air yang besar.
NAMA : FIQHY NABELLA
NIM : F1D214005
PLUG : 1 (SATU)

2
PRAKTIKUM HIDROGEOLOGI 2016

Asumsi yang digunakan dalam pemetaan airtanah adalah semakin tebal


airtanah atau ketinggian muka airtanah semakin tinggi, maka jumlah air yang
tersimpan di bawah tanah juga semakin banyak. Cadangan air tanah yang
banyak tentunya akan mampu digunakan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih
masyarakat. Selain itu, dalam pemetaan air tanah, faktor faktor fisik seperti
hujan dan lapisan geologi juga dapat mempengaruhi dinamika perubahan muka
airtanah. Air hujan yang meresap kedalam tanah meresap kedalam tanah menjadi
air tanah tentunya akan menambah volume dan ketinggian dari muka airtanah.
Faktor fisik seperti formasi perlapisan batuan juga berpengaruh terhadap
kecepatan resapan air permukaan untuk menjadi airtanah.
Adapun data sumur yang digunakan berjumlah 18 sumur yang tersebar di
sekitaran Universitas Jambi adapun datanya seperti pada bagian hasil .............

1.7 Kesimpulan dan Saran


1.7.1 Kesimpulan
1. Air memiliki 3 fase yaitu padat, cair, dan gas. Tiap molekul disusun
oleh 2 unsur hidrogen dan 1 unsur oksigen, tidak memiliki bentuk yang
tetap, mudah menyuaikan diri dengan wadahnya.
2. Air tanah adalah semua air yang terdapat pada lapisan pengandung air
(akifer) di bawah permukaan tanah, termasuk mata air yang muncul
dipermukaan tanah.
3. Akifer merupakan suatu lapisan yang dapat menyimpan dan
mengalirkan air dalam jumlah yang ekonomis.

1.7.2 Saran
1. Lakukan praktikum dengan serius dan hati hati.
2. Teliti dalam mengolah data hasil perhitungan.
3. Utamakan keselamatan kerja.

Daftar Pustaka
1
2

NAMA : FIQHY NABELLA


NIM : F1D214005
PLUG : 1 (SATU)

3
PRAKTIKUM HIDROGEOLOGI 2016

Kartasapoetra. Ir. A. G. dan Suteino Mulvanv. 1986. Teknologi Pengairan Pertanian.

Jakarta : Bina Aksara

Sosrodarsono. Ir. Suvono. Cs. 1985. Hidrologi untuk Pengairan. Jakarta : Pradnva

Pramita.

http//www.scribd.com/doc/13589118/hidrologi ( diakses pada 15 November pukul

21.44)

NAMA : FIQHY NABELLA


NIM : F1D214005
PLUG : 1 (SATU)