Anda di halaman 1dari 24

BAB 10

Alat Bantu Audio-Visual

Fokus
Apa Peran Dari Alat Bantu AudioVisual Dalam Proses Pembelajaran?

Tujuan Pengetahuan
Setelah Membaca Dan Mempelajari Bab ini, Kamu Akan Mampu Untuk
1. Memahami Peran Dari Alat Bantu AudioVisual Pada Proses Pembelajaran
2. Mengidentifikasi Karakteristik Dari Media Tidak terproyeksi, media Proyeksi , Rekaman
Video, Begitu Juga dengan Permainan Dan Simulasi
3. Memlilih Alat Bantu Audio Visual Berdasarkan Karakteristik Media dan Ukuran Grup
Belajar
4. Menggunakan Alat bantu audiovisual pada proses belajar, sehingga dapat mencapai
tujuan pembelajaran
Tujuan Sikap
Setelah Membaca bab ini, Penulis Berharap kamu akan :
1. Mengetahui pentingnya alat bantu audiovisual pada proses belajar mengajar
2. Menggabungkan Prinsip ini dalam pembelajaranmu, sehingga menjadi karakteristik
proses pembelajaran mu sendiri

1
AudioVisual Adalah Alat Bantu Untuk
Sistem Pembelajaran Yang Baik;
Bukan Untuk Menopang Sistem
Pembelajaran Yang Buruk
Terkadang suatu tugas yang mudah terasa menjadi sangat sulit.menunjukkan sesuatu
terkadang lebih mudah daripada menjelaskannya. Merasakan, mengecap, dan mencium sesuatu
tentu saja lebih mudah daripada menjelaskan suatu hal. Alat bantu audio visual, membuat hal-
hal diatas menjadi lebih mudah.
Meskipun begitu, audio visual tidak berhenti sampai begitu saja, audio visual
dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang paling efisien dan efektif yang paling
memungkinkan,namun banyak yang menganggap maksud dari audio visual berbeda.
Seorang guru ataupun instruktur menggunakan alat ini kebanyakan hanya untuk
membantu mencapai tujuan pembelajaran, keistimewaan dari alat ini terkadang hanya dilihat
dari bantuan yang ditawarkan, bukan dari kegunaan sebenarnya untuk apa alat ini dibuat.
Jangkauan alat bantu audio visual berawal mulai dari papan tulis hingga projector
film,dan juga menjangkau mulai dari simulasi hingga permainan, sebuah contoh kimia,bahkan
hingga sebuah pengocok telur. Bagaimana bentuknya tidak begitu penting, alat ini bisa berupa
sesuatu yang sangat kompleks atau sesuatu yang manusiawi.

PERAN DARI AUDIO VISUAL

Hal yang penting adalah bagaimana alat-alat tersebut digunakan, dan apa kontribusinya
dalam proses belajar mengajar. Alat tersebut adalah alat bantu untuk suatu pembelajaran yang
baik, namun demikian, sama halnya seperti alat bantu lainnya, alat-alat tersebut jarang
digunakan, seringkali digunakan dengan ceroboh.

Karakteristik dari alat bantu yang efektif


Alat bantu audio visual sangat efektif saat alat-alat tersebut:
Simple dan Mudah dimengerti
Cocok dan termasuk ke dalam sebuah Pembelajaran
Penting dan diperlukan
Menarik dan menantang

2
Menghemat biaya dan waktu
Tujuan dari alat bantu ini adalah untuk mempermudah pembelajaran. Alat-alat ini
seharus nya tidak membuat proses belajar mengajar menjadi lebih sulit. Jika sebuah alat bantu
tidak dapat digunakan dengan baik, alat tersebut lebih baik tidak usah digunakan.

Peran dari audio visual

Alat bantu audiovisual atau media lainnya , kadang kali digunakan tanpa berfikir tentang
bagaimana perannya pada proses pembelajaran, alat-alat itu dipilih berdasarkan masing-masing
kemampuannya, bagaimana alat-alat itu digunakan adalah hal belakangan.
Jika alat-alat bantu tersebut ingin digunakan dengan baik, alat-alat tersebut harus
diseleksi, karena alat-alat tersebut memiliki tugasnya masing-masing. Untuk alat bantu dalam
pelatihan proses pembelajaran, audio visual memiliki beberapa peran, fungsinya antara lain:

1. Alat bantu untuk mengajar


Pada peran ini, media berguna untuk membantu guru untuk mengatur
pembelajaran lebih efisien, fungsi alat bantu audiovisual nya antara lain :
Membantu guru untuk berkomunikasi lebih efisien contoh media bantu: papan tulis,
Projector, screen projector, model kerja asli, dan lain-lain
Mengambil alih peran operasional pembelajaran dari guru atau instruktor Contoh:
bantuan komputer, Atau pengajaran yang telah terkelola oleh komputer. Simulasi, presentasi
slide per slide ,Animasi gambar, permainan dan semacamnya.

3
2. Alat bantu untuk belajar
Pada peran kali ini, media berguna untuk membantu, murid atau siswa belajar
lebih efisien ,Alat bantu audiovisual nya Antara lain:
Menggambarkan pemahaman, ada pepatah mengatakan, sebuah gambar mewakili
seribu makna ,Begitulah perannya kali ini, media membantu murid menangkap makna atau
maksud dari sesuatu, Contohnya: gambar, lukisan, film, Slide presentasi, model Kerja. dan
lain-lain
Membantu dalam pemberian pelatihan, kadang kali mempelajari suatu hal, Menjadi
bantuan untuk hal yang akan dipelajari selanjutnya, peran kali Ini berguna untuk memiliki skill
dalam suatu pembelajaran, Contoh: simulasi, permainan, studi kasus, dan lain-lain
Membantu dalam penilaian, alat bantu audio visual dapat digunakan untuk menilai atau
mengevaluasi Penguasaan dalam suatu pelajaran, contohnya: simulasi , Rekaman video, dan
lain-lain

Apapun perannya. Alat bantu mempermudah kedua pihak Antara instruktur dan siswa
ataupun guru dengan murid. Dengan begitu, Keduanya mendapatkan kontribusi dua kali lipat.
Namun seringkali hal-hal tersebut hanya dilihat sebagai alat bantu untuk mengajar, dan bukan
untuk melaksanakan pembelajaran yang efektif .

Menggunakan alat bantu audio visual

Alat bantu audiovisual memberi beberapa keuntungan dalam proses belajar mengajar.
Ketika digunakan terlalu sensitif, alat bantu audio visual menarik dan mendapatkan perhatian,
alat bantu audio visual memberikan informasi tambahan, tanpa mengurangi informasi yang
diperlukan.
Alat bantu dapat menjadi perhatian yang menarik dan menantang . Lebih dari itu, alat
bantu mengilustrasikan suatu hal dengan lebih mudah , yang bahkan sulit diungkapkan dengan
kata-kata. Namun meskipun begitu, alat bantu harus digunakan dengan benar, karena sering
terjadi, jika digunakan dengan kurang baik, maka tidak akan menambah efisiensi, malah akan
mengurangi efisiensi.
Menggunakan alat bantu audio visual dalam proses tiga tahap. Meskipun dijuluki proses
tiga tahap, tahap satu dan tahap ketiga seringkali terabaikan. Tiga tahap yang dimaksud adalah

4
1. Pengaturan dan pelatihan sebelum memulai
Hal ini dilakukan sebaiknya sebelum kelas di mulai , memastikan apakah layar
projector sudah cukup lebar, dan sudah cukupkah panjang kabel yang diperlukan,
apakah ada lampu cadangan di kelas? Bagaimana caranya untuk menghidupkan atau
mematikan alat bantu yang ingin kamu gunakan, menyiapkan projector, menyusun slide
presentasi . Hal-hal semacam ini sebaiknya dilakukan selama sebelum kelas dimulai,
pastikan alat bantu tidak mendominasi ruangan sampai kamu siap untuk
menggunakannya. Usahakan jauhkan alat bantu tersebut dari pandangan kelas.

2. Menggunakan audio visual sebagai alat bantu


Ketika kamu sudah siap untuk menggunakan alat bantu, gunakan alat bantu itu ke
dalam materi pembelajaran mu ,dan lakukan secara normal, jangan berlaku layaknya
seorang pesulap, kendalikan alat bantu itu jangan biarkan alat bantu itu yang
mengendalikan mu

3. Mengembalikan alat bantu ketika tujuan mu sudah terpenuhi


Ketika kamu sudah selesai menggunakan alat bantu, singkirkan alat itu. Bersihkan
papan tulis, menutup kembali layar projector, menonaktifkan projektor, hal hal semacam
itu. Sangatlah penting untuk menghindari alat bantu menjadi perusak perhatian di
kelasmu.

Mempersiapkan, Menggunakan, Dan Mengembalikan kembali adalah tiga kunci efektif


dalam menggunakan media dalam proses pembelajaran

5
Media Yang Terlihat Dan dan yang Dapat Dilihat

Alat bantu audio terkadang di desain lebih baik daripada alat bantu yang dapat dilihat.
Banyak yang mengatakan alat bantu yang dapat dilihat bukan benar-benar disebut sebagai alat
bantu yang dapat dilihat. Melainkan, alat-alat tersebut memang ada dan terlihat.membuat kata-
kata dalam papan-flip, atau memproyeksikan sesuatu ke layar, termasuk ke dalam kategori
tersebut.
Kata-kata tidak dapat dilihat, kata-kata tidak dapat melebihi apa yang dikatakan kecuali
kata-kata tersebut dikatakan secara hati-hati. Coba pikirkan seberapa sering kamu melihat ke
sebuah slide yang tidak menggambarkan sesuatu melainkan terdapat hanya kata-kata kalimat
kalimat dan paragraf- paragraf. Tidak mungkin untuk menghapuskan semua kata pada sebuah
tampilan slide, namun kata-kata itu sebaiknya digunakan hanya saat ketika diperlukan, sebuah
slide harusnya tidak penuh dengan kata-kata, namun sebuah slide harusnya
Menampilkan hal hal yang penting
Ringkas
Dan langsung menyelesaikan permasalahan
Karena tidak begitu diperlukannya untuk dipahami oleh seluruh kelas sekaligus, tetapi
dimaksudkan untuk dimengerti oleh perorangan. Keterangan akan diberikan pada catatan.

6
Sebagai contoh digambarkan pada gambar 10.1 , penggambaran yang melebihi kata-kata
dan menjelaskan secara dramatisir tiga konsep penggambaran. Murid yang memiliki kesulitan
dengan kata-kata buram, tembus cahaya dan transparan memiliki masalah dengan
kurangnya kamus kata-kata, tentu saja penggambaran yang bagus mengurangi perbedaan
pemahaman antar pelajar daripada menambah perbedaannya.

7
Kecuali ada alasan yang baik untuk menggunakan alat bantu yang lebih komplex, papan
tulis harusnya dijumpai setiap hari dalam proses pengajaran. Dalam penggunanaannya, hal hal
penting yang harus di ingat adalah
- Huruf Tebal Dan Terbaca
- Diagram Tebal Dan Expresif
- Papan harus rapi
Perbedaan yang dapat diambil antara yang terlihat dan visual juga dapat diambil dari alat
bantu audio dan alat bantu yang terdengar. Faktanya, sesuatu yang hanya dapat didengar itu
tidaklah cukup. Ada dimensi lain untuk suara, seperti yang di ketahui dari para penggemar radio.
Suara, jika digunakan dengan seksama , dapat membebaskan imajinasi. Sebagai pengajar
suara yang di gabungkan dengan gerakan tubuh, merupakan salah satu cara paling efisien dari
segala alat bantu audio visual. Itulah sebabnya suara pengajar justru lebih sering digunakan pada
proses belajar.
Media utama dari suara tersebut adalah suara seorang instruktur yang baik

Media yang tidak diproyeksikan

Beberapa tipe papan kerja, adalah karakteristik dari kebanyakan proses


pembelajaran, biasanya antara lain:
Papan kapur
Diagram flip
Papan flanel, papan klip, dan papan lingkaran
Papan magnetik
Papan plastik
Semua contoh diatas simple digunakan dan harganya murah, tidak diperlukan
keahlian khusus, dengan sedikit persiapan yang diperlukan. Beberapa garis atau simbol
yang tergabung dengan satu atau dua kata dianjurkan tampilan kata yang lebih kompleks.
Selalu ingat tujuan dari pembelajaran. Lihat gambar 10.2 yang menggambarkan tiga
contoh material yang sama. Contoh pertama adalah media yang terlihat dan dapat
disentuh dan yang dua lainnya adalah video yang hanya dapat dilihat

8
GAMBAR 10.2 Tiga Contoh Alat Bantu Visual

9
Papan tulis dan grafik batang di jelaskan di salah satu bagian di bab 9. Keduanya esensial
untuk pengajaran yang baik. Papan tulis dan grafik batang memberikan tingkat spontanitas yang
lebih simple dibandingkan dengan alat bantu lainnya.
Papan flanel, papan kait dan papan lingkaran , papan magnetik, papan plastik masing
masing memiliki konstruksi yang berbeda tetapi memiliki tujuan yang sama. Alat alat diatas
digunakan ketika seorang instruktor atau seorang guru ingin membangun sesuatu di depan para
murid. Dimulai dengan permukaan yang kosong, sebuah objek dibangun tahap demi tahap selagi
pelajaran berlangsung. Lihat gambar 10:3
Bahan bahan yang digunakan bisa berupa kertas warna, kardus, atau plastisin yang dapat
di bentuk. Foto juga dapat digunakan. Kapur tulis, krayon , pena penanda ( marker) juga dapat
digunakan , tergantung kepada permukaan yang digunakan.

Papan Flanel, Papan Kait Dan Papan Lingkaran


Papan flanel memiliki tampilan yang terlihat tua. Flanel yang murah atau material seperti
kain , membentang erat di sepanjang bingkai metal atau kayu. Potongan potongan yang terbuat
dari kardus atau kertas, yang kemudian di dukung dengan kertas pasir, atau material berupa kain.
Tiap tiap bahan tersebut akan mengikuti bentuk permukaan ketika diberikan tekanan.

GAMBAR 10.3 Membangun Visual Dalam 5 tahap

10
Kertas khusus yang memiliki banyak kelebihan juga dapat digunting , kesensitifan nya
bergantung pada pada bagian belakang kertas pasir atau belakang flanel, sebagai alternatif
untuk flanel atau kain halus, material seperti nilon yang terbuat dari velcro, dapat
digunakan.material seperti kain bludru yang sedikit tersimpul digunakan sebagai permukaan
papan, objek kemudian diletakkan dengan perekat khusus yang dilapisi dengan kail kecil.
Dikarenakan sebuah kayu dan papan lingkaran bisa menampung beban berat, sangat
memungkinkan untuk membuat tampilan tiga dimensi, satu ember cat, komponen elektronik,
sebuah buku panduan, dan lain sebagainya, dapat digunakan sebagai bagian dari tampilan.
Ketidakhadiran dari papan flanel ,papan kait dan papan lingkaran ,seorang guru dapat
menggunakan alternatif yang simple, sebuah selimut wol, yang dibentangkan sepanjang papan
tulis juga akan memberikan fungsi yang sama.

Papan magnetik
Papan magnetik terdiri dari selembar metal yang tipis, yang diwarnai sama dengan papan
tulis. Potongan kecil yang dibentuk, dilapisi dengan magnet kecil, dapat digunakan untuk
membuat sebuah tampilan. Beberapa lembar material magnet plastik juga dapat digunakan, dan
juga dapat dibentuk menjadi potongan yang diinginkan.
Papan magnetik sangat berguna untuk mendemonstrasikan pergerakan. Seperti halnya,
garis-garis besar pada peta dapat digambarkan menggunakan kapur. Pergerakan kendaraan lalu
lintas dapat diilustrasikan dengan menggerakkan potongan kardus yang diibaratkan sebagai
mobil sepanjang permukaan papan.
Dalam keadaan darurat, bagian belakang lemari besi dapat digunakan, namun tidak akan
senyaman sebelumnya, namun tentu saja akan lebih besar daripada papan yang biasanya.

Papan plastigraph
Papan plastigraph dilapisi dengan selembar plastik kecil, biasanya berwarna coklat,
guntingan dapat dibuat dari lembaran yang lain, yang memiliki batasan warna lebih luas.
Potongan akan melengket ke papan plastik, ketika udara telah dikeluarkan dengan menggunakan
tekanan jari.
Papan plastigraph berguna untuk menampilkan tampilan seperti untung dan rugi dari
sebuah perusahaan. Seperti papan yang lainnya, diagram lingkaran,grafik, grafik garis, dan
yang lain-lain, dapat ditampilkan secara dramatisir.

Media yang diproyeksikan

11
Media yang diproyeksikan telah lama digunakan dalam proses pembelajaran. Ada terdiri
dari gambar yang besar, ataupun gambar yang bergerak.projector, tentu saja tidak lebih penting
daripada ke-transparan , isi slide, atau film yang sedang diproyeksikan, jika yang ditampilkan
tidak desain dengan baik, maka kegunaan dari proyektor tersebut tidaklah berguna.

Tipe-tipe projektor yang paling umum adalah


- Projektor overhead
- Projektor slide
- Projector filmstrip
- Projector buram
- Projektor film

Di beberapa instansi, tampilan dengan projecktor sudah umum untuk digunakan,


sehingga dapat dilihat oleh seluruh kelas. Lebih lanjut lagi, pengelihatan masing masing individu
terhadap yang di tampilkan dapat menjadi pembelajaran mandiri.
Presentasi audio-layar juga digunakan dalam pelatihan. Mereka menggunakan projektor
khusus yang dapat mengharmonisasikan antara suara dengan layar. Seorang siswa , jadi dapat
bekerja sendiri, karena dapat belajar hanya dengan menlihat dan mendengarkan pelajaran.
Panduan teknis, catatan tangan, dan buku catatan dapat menjadi bantuan untuk presentasi audio
visual.

Projektor Overhead
Projector overhead , papan tulis dan diagram batang sudah menjadi alat bantu
pembelajaran yang standar. Hal itu karena mudah di di control dan mudah di atur. Gambar yang
di tampilkan cukup terang untuk dilihat di ruangan yang bercahaya. Dengan demikan , tidak
diperlukan pemadaman cahaya. Namun, sedikit peredupan cahaya ,dapat membantu
memperjelas gambar.

Keuntungan lainnya dari projector ini adalah Karena Guru dapat mengoperasikan
projector dari depan kelas sambil melihat ke arah murid atau siswa.guru juga harus tetap
memperhatikan projector nya.
Pembelajaran dengan proyektor overhead, Adalah hal yang mudah, poin-poin inti yang
harus diperhatikan adalah:
Apabila kamu tidak sedang menjelaskan, usahakan lebih banyak duduk daripada berdiri.
Hal ini membantu siswa untuk lebih fokus kepada layar proyektor
12
Gunakan sebuah pointer, seperti sebuah pensil atau sebuah tongkat, untuk mengarahkan
fokus siswa kepada point yang sedang diajarkan, pastikan tanganmu tidak menutupi projector
sehingga menimbulkan bayangan.
Tutup bagian yang tidak begitu penting dengan sepotong kertas atau kartu. Dan jika ingin
menampilkannya, kamu hanya perlu melepaskan kartu itu dari bagian yang ditutupi tadi.
Tambahkan keterangan pada layar ketika kamu mengajar, menggunakan
Pulpen warna atau crayon pada saat proyeksi berlangsung, namun jika
kamu ingin tetap menjaga layar dari kerusakan, tutup layar dengan
selembar plastik yang bersih
Melapisi layar pada saat projeksi , terdiri dari beberapa kertas asetat yang
di lapisi yang satu dengan yang lainnya, yang memungkinkan kamu
untuk menampilkan gambar menjadi lebih detail
o Matikan projector ketika kamu mengganti layar, dan ketika kamu selesai, hal ini
menghindari pantulan sinar proyektor.
Ingatlah bahwa murid sebaiknya menggunakan proyektor overhead ketika mereka
melakukan presentasi. Hal ini dimaksudkan agar mereka juga mengerti poin-poin menggunakan
projector.
Layar untuk projector dibuat secara profesional, akan tetapi ternyata sangat mudah untuk
dibuat. Layar projector dapat dibuat menggunakan tangan, dengan menggambar pada kertas
asetat menggunakan pulpen warna. Kemungkinan lain banyak tiruannya yang dapat dibuat oleh
mesin fotocopy dan mesin duplikat. Beberapa komputer kecil dengan kemampuan grafik, seperti
hewlett-packard bahkan bisa memproduksikan nya untuk kamu, setelah kamu mendesainnya
pada tabung sinar katoda.
Peringatan yang sama diterapkan juga pada peralatan visual lainnya. Jangan membuat
layar terlalu besar, buatlah sesimpel mungkin.

Projektor Slide
Projector slide terus dan terus digunakan, kadang kali ditampilkan dengan dua layar, di
beberapa proses belajar mengajar, projector ini berhasil bersaing dengan projector overhead,
hasilnya, projector slide sekali lagi menjadi sangat penting pada suatu kelas.menjaga slide
adalah hal yang paling penting, karena slide bisa tampil terbalik, tampil berlainan arah, yang
akan membuat mekanisme projector menjadi tersangkut.
Jika kurang diperhatikan, projector slide dapat menjadi malapetaka pada sebuah
pembelajaran, melaksanakan persiapan dan perencanaan dengan benar,adalah alat bantu untuk

13
pembelajaran yang efektif, projector slide sangat fleksibel, project inmembawa kenyataan ke
suatu kelas tanpa banyak memakan biaya, hal yang paling penting untuk dilakukan, adalah
menjalankan slide satu persatu, pastikan berada di urutan yang tepat dan posisi yang tepat.
Ketika menggunakan proyektor slide sebagai alat bantu untuk melakukan pembelajaran,
berhati-hatilah, hal terpenting yang harus diperhatikan adalah:
Persiapan sebelum memulai, pastikan projector yang yang dipakai dapat bekerja, Dan

slide sudah siap Untuk ditampilkan.


Lakukan gladi resik, hal ini adalah bagian penting Untuk menyakinkan diri sendiri
Pilih slide yang paling sedikit, cek ulang kembali, dan kurangi setengah jumlahnya.
Pilih sudut terbaik untuk menampilkan, Jangan tunjukkan dari sudut yang kurang baik,
karena itu akan membuang-buang waktu dan membosankan.
Hindari slide yang banyak memiliki kata-kata, slide yang memiliki jangkauan terlalu
luas, yang terlalu rumit, terlalu padat, dan kurang berwarna. Tony Jay mengibaratkan
hal ini sebagai 5 dosa besar. Jangan menampilkan slide terlalu lama, dan pastikan
untuk menjelaskan slide yang sedang ditampilkan, Ketika slide sudah selesai
digunakan, lanjutkan ke yang berikutnya.
Memperhatikan kepada 5 poin ini akan menjamin bawa alat bantu ini telah berhasil
digunakan secara efektif

Projektor Rentetan Foto ( Filmstrip )


Projector film strip adalah alat bantu yang paling mudah, dengan slide yang berupa film
strip, hanya sedikit sepertinya kesalahan yang bisa terjadi, ketika filmstrip telah dimuat,
filmstrip tersebut dapat digunakan baik pada kelas yang ramai maupun kelas yang kecil, bahkan
untuk pembelajaran mandiri. Sangat fleksibel dan memiliki banyak kelebihan.
Hari ini, filmstrip dipersiapkan dengan kedua elemen yaitu elemen visual dan elemen
suara. Untuk waktu yang lama, hanya format visual 35mm yang tersedia, yang mengandung foto
warna atau hitam putih. Namun hari ini, cartridge filmstrip 35mm 110 dengan kedua elemen
audio dan visual dapat didapatkan. Dalam versi yang lebih mutakhir, film membawa kode biner
yang membuat audio tetap tersinkron. Ketika cartridge memasuki mesin, pembelajaran pun
dimulai.
Filmstrip sangat mudah digunakan dan sangat mudah untuk dibawa. Meskipun alat ini
memiliki kekurangan pada pergerakan, alat ini tetap membiarkan guru untuk konsentrasi pada
hal-hal yang penting. Karena alasan inilah, alat ini semakin banyak digunakan di pembelajaran
per grup ataupun perorangan.

14
Projector Buram ( Tidak Tembus Pandang )
Proyektor buram lebih sedikit digunakan di masa lalu. Model yang di desain lebih baik,
akan tetapi memberikan hasil yang cukup menarik. Sebagian besar sangat buruk untuk
digunakan dan menghasilkan gambar yang jelek bahkan di ruangan yang gelap sekalipun.
Dengan alasan ini alat ini digunakan umumnya untuk mendesain dan menyiapkan alat visual
lainnya.
Proyektor buram memproyeksikan material yang tidak transparan. Sebuah buku, gambar,
bahkan sebuah objek dapat diletakkan di dalam mesin, dan sebuah gambar akan diproyeksikan
ke kertas atau papan tulis. Gambarnya kemudian meninggalkan bekas, untuk membuat basis dari
visual buatan rumah. Untuk guru yang memiliki kekurangan pada skill grafik, foto buram adalah
sebuah anugerah.

Projector Film
Gambar bergerak ( apakah itu 8mm,16mm, atau 35mm ) adalah sebuah sumber
pembelajaran yang mahal, projector ini menampilkan aksi dan menciptakan ulang situasi nyata
ataupun imajinasi. Alat ini membawakan dunia nyata ke dalam ruang kelas. Tidak hanya itu alat
ini dapat memberikan situasi kepada mata manusia kejadian yang secara normal tidak nyata.
Seperti contoh melihat ke dalam sebuah mesin jet.
Gerakan adalah kunci utama sebagai sarana media ini . Namun, fotografi selang-waktu,
gerakan lambat, gerakan henti, dan animasi adalah juga merupakan sarana media ini. Dan
dengan tambahan ada beberapa teknik spesial seperti fotografi- micro, fotografi x-ray,dan tele
photography, teknik-teknik ini memberikan dimensi yang sulit didapat dari sarana lainnya
kecuali televisi.
Kebanyakan orang telah terbiasa menonton film untuk hiburan, dan banyak orang tidak
mengetahui bahwa dalam pelajaran film digunakan dengan cara berbeda.
Bukan hanya tentang duduk, meredupkan lampu dan menonton film. Film pada
pembelajaran perlu untuk diatur.
Jika sebuah film digunakan untuk tujuan pembelajaran, beberapa hal yang harus
dilakukan oleh guru antara lain:
1. Mempersiapkan murid untuk menonton Film
Cara untuk melakukannya
Perkenalkan topik, dan istilah-istilah kunci. Hal ini baiknya di rekam di flip
chart atau papan tulis
Mengidentifikasi masalah, dan menjelaskan hubungannya dengan topik

15
Kembangkan daftar pertanyaan yang dapat dijawab berdasarkan informasi yang
didapat dari film. Catat ini di flip chart atau papan tulis. Hal ini akan menjadi
panduan untuk melihat film.

16
2. Setelah film selesai dilihat, aktivitas selanjutnya yang harus berlangsung adalah:
Organisir aktivitas selanjutnya untuk murid
biasanya terdiri dari:
Mendiskusikan film dalam sebuah kelompok .tiap kelompok bisa memberikan

masukan untuk solusi masalah.


Lakukan pemutaran film sekali lagi, untuk menghindari kesalahpahaman
Praktekkan keahlian-keahlian yang telah didemonstrasikan, mendapatkan ilmu
pengetahuan yang lebih dalam, dan mendapatkan poin poin sudut pandang yang
berbeda.
Penggunaan film pada proses belajar mengajar harus benar-benar
dimanfaatkan. Menonton saja tidak cukup.murid atau siswa dianjurkan untuk membuat
ringkasan, dan harus siap apabila ditanya. Jika ingin mendapatkan pembelajaran yang efektif.

MEDIA AUDIO
Media audio telah tumbuh menjadi kebutuhan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah
komersial yang besar, menjadikan materi ini sekarang tersedia dalam beberapa macam. Tidak
hanya menyangkut musik, literatur dan materi dokumen ,tetapi juga materi untuk pembelajaran
bahasa asing dan metode pendengaran yang efektif . Mendramatisir studi kasus juga tersedia,
begitu juga dengan pembelajaran mandiri siswa.
Perkembangan dalam mengkompresi suara membuat kita bisa untuk melakukan latihan
pendengaran cepat. Kata-kata yang sudah dikompres direkam dengan kecepatan normal. Suara
ini lalu dimainkan dengan kecepatan yang lebih cepat, tanpa mempengaruhi tinggi rendahnya
suara itu. Teknik ini perbolehkan murid untuk belajar dan mereview ulang materi dengan
kecepatan 400 kata per menit. Dengan cara ini waktu untuk belajar dapat dikurangi sekitar 15
sampai 35%, dengan biaya yang hampir sama .
Dengan adanya perekam suara yang murah juga memberikan keuntungan. Instruktur dan
guru dapat merekam kata-kata mereka, suara mesin, ataupun suara lainnya yang dapat digunakan
dalam proses pembelajaran. Seluruh modul dapat direkam dalam sebuah kaset untuk
pembelajaran instan.namun demikian, murid-murid harus selalu siap untuk mendengar. Mereka
harus tahu mendengarkan apa, dan harus berani untuk mengungkapkan kembali apa yang telah
mereka dengan.
Pelatihan audio visual belakangan ini semakin dikembangkan oleh perusahaan-
perusahaan untuk para karyawannya. Dengan sebuah kaset dan tape recorder, setiap karyawan

17
diperintahkan untuk mempelajari beberapa modul instruksi. Modul yang dipelajari bergantung
kepada keahlian karyawan itu.
Setiap modul terdapat binder yang mengandung material perintah dan lembaran kerja.
Sebuah set slide, dan buku catatan juga termasuk, bersamaan dengan tape recorder yang murah
dan kaset suaranya.
Rekaman tadi menuntun para pekerja binder mereka, rekaman itu menunjukkan poin-
poin yang penting. Memberitahukan para pekerja untuk melihat set slide yang ada di tangannya.
Dan memerintahkan mereka untuk membaca materi tertentu. Para pekerja mengganti rekaman
tergantung kepada perintah.
Dengan cara ini, karyawan yang masih siswa mendapat sedikit keuntungan dari instruksi
kelas, kebanyakan dari mereka, belajar mandiri adalah tipe pembelajaran yang paling
memungkinkan.
Paksaan untuk bekerja nya sedikit, dan tidak memungkinkan untuk mengorganisir
pembelajaran formal. Melainkan mereka mengerjakan materi kapanpun ketika ada waktu luang.
Instruktur menemui mereka pada situs kerja,ketika mereka dijadwalkan untuk melakukan
pemeliharaan. Lalu mendemonstrasikan beberapa keahlian, seperti memberikan bagaimana
keahlian untuk melakukan pemeliharaan. Pada saat yang sama pembelajaran dalam basis satu-
satu.

Video Rekaman Televisi sebagai media pembelajaran


Salah satu media yang akan di diskusikan kali ini adalah video rekaman televisi , untuk
produksi televisi tipe profesionnal, diperlukan peralatan dan kemampuan yang mencukupi.
Namun, pada beberapa situasi pembelajaran, tidak menggunakan produksi yang lebih mutakhir.
Selama beberapa kesalahan fatal dapat dihindari, video rekaman dapat menjadi alat bantu yang
baik untuk guru maupun instruktor.
Rekaman video sangat fleksibel. Dan juga menggunakan perantara yang intim,. Jika
terjadi kesalahan pada saat memproduksinya, seorang guru dapat menghapusnya dan
memproduksi nya kembali. Murid dapat menghentikan dan memainkan rekaman sesuka mereka,
tanpa takut akan merusak alat nya. Hal seperti ini tidak akan bisa dilakukan dengan media film.
Dalam kondisi terbaiknya video film hanya dapat menampilkan 250 tampilan. Jika dalam
kondisi yang buruk, media film lebih dari 60 tampilan.
Video rekaman sangat sulit untuk rusak. Materinya dapat diputar dalam kondisi yang
buruk sekalipun, dengan menggunakan peralatan yang tidak begitu mahal .hal ini membantu

18
guru untuk melakukan hal yang hampir tidak mungkin dilakukan. Sistem basis terdiri dari sebuah
alat perekam video, kamera dan monitor.
Untuk alat yang lebih mutakhir mungkin terdapat alat rekaman video, yang dapat
merekam video selama 2 jam, dengan audio dua arah, sebuah alat perekam video portable, 2
kamera studio, tombol switch, monitor warna, microphone dll. Namun system standarnya,
yang biasanya portable, memiliki kelebihan yang lebih banyak.
Kelebihan signifikan untuk guru adalah kaset video. Sistem ini memerlukan pengguna
untuk memproduksi rekaman video menggunakan cd atau kaset rekaman, masing-masing
sepanjang 60 menit. Cd dengan frekuensi audio yang tinggi akan semakin berguna untuk melatih
skill komunikasi.
Rekaman video televisi memungkinkan produksi instan. Demonstrasi praktek dapat
direkam, begitu juga dengan eksperimen laboratorium, skill pekerjaan, studi kasus dan lain-lain.
Hal ini dapat melatih guru maupun murid. Rekaman dapat dibuat oleh guru atau murid
mempelajari keahlian-keahlian. Dengan hal ini, mereka dapat mengkritik kemampuan mereka
sendiri.
Dikarenakan rekaman video tidak bisa didaur ulang, biaya yang diperlukan sedikit. Tidak
ada proses pembuatan film yang mahal.tidak usah menunggu-nunggu, jika kamu tidak suka apa
yang kamu rekam, seluruh rekaman bisa dihapus sesuka hatimu. Fleksibilitas video tidak
terbatas. Fleksibilitas seperti ini biasanya berguna jika media digabungkan dengan taktik
pembelajaran lainnya.
Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika media akan digunakan hal-hal yang
perlu diperhatikan adalah:
Hati-hati dengan keadaan sekitar. Rekaman menampilkan semuanya
Hindari merekam dirimu sendiri, arahkan kamera ke suatu tempat, atau suatu objek.
Jangan arahkan itu ke dirimu sendiri.hanya sedikit guru yang dapat memikat hati ketika
berada di tv.
Gunakan kamera untuk merekam data visual yang tidak dapat diperoleh dengan mudah
dengan menggunakan alat biasa. Gunakan flip chart untuk hal-hal yang lebih baik
digunakan dengan flip chart, begitu juga dengan rekaman, gunakan rekaman untuk hal
yang lebih baik bisa ditampilkan di tv.

19
Selalu pastikan rekamannya tidak terlalu panjang. Produksi yang panjang memerlukan
keahlian profesional.video sepanjang 10 menit dapat dilakukan meskipun memiliki
keahlian yang kurang.
Semakin simpel kamu melakukannya akan semakin baik, semakin lebih mutakhir kamu
mencoba membuatnya akan semakin terlihat amatir lah produksi mu. dan tentu saja hindari
merekam dirimu sendiri.

Simulasi permainan sebagai media


Partisipasi aktif adalah salah satu prinsip pembelajaran. menciptakan cara untuk itu untuk
sebuah kelas terkadang sangat sulit. apalagi untuk guru dan instruktur yang baru memulai
mengajar. Namun, permainan dan simulasi, adalah cara yang efektif untuk melibatkan murid
dalam proses belajar mengajar.

Permainan instruksional
Permainan instruksional kini sudah menjadi hal yang biasa dalam pembelajaran.
Beberapa permainannya melibatkan papan dan dadu, ada juga yang secara simpel menempatkan
murid dalam prosedur yang competitive. Namun yang paling mutakhir masih tergantung kepada
penggunaan komputer.
Permainan perang telah menjadi bagian dalam pelatihan militer. Permainan lainnya
seperti wff n proof, yang diciptakan oleh layman e. Allen, telah menjadi permainan klasik. Murid
mempelajari logika dan konsep matematika menggunakan dadu untuk menciptakan persamaan.
Permainan untuk manajemen, pembelajaran sosial, keamanan pelatihan, konseling, supervisi dan
finansial juga tersedia.
Daftar lengkap dapat ditemukan dalam buku panduan simulasi dan permainan dalam
pembelajaran dan bisnis karangan david zuckerman dan robert horn. Bukunya terus terupdate.
Dan juga luas.
Beberapa game sangat interaktif. Beberapa permainan tersedia dalam harga yang murah.
Murid belajar untuk menganalisis masalah dan mengatur situasi dalam kehidupan nyata.
Mereka membuat keputusan, memiliki deadline, mengatur proyek, dan mengalami konsekuensi
atas perbuatan mereka sendiri. Karena permainan itu sendiri dibangun dalam metode
menggunakan skor, guru juga dapat menggunakan permainan sebagai metode penilaian.
Salah satu contoh permainan adalah bernama control. Permainan ini diatur untuk
mengajarkan murid cara untuk mengatur waktu mereka, mengatur proyek, dan menciptakan

20
bawahan. Permainan lainnya bernama reinforcement. Dalam permainan ini, partisipan
mengasumsi peran dari supervisor dari departemen produksi audio visual.

SIMULASI
Secara teknis, permainan juga termasuk simulasi. Mereka mensimulasikan kehidupan
nyata.
Meskipun demikian, kata simulasi memiliki arti yang lebih spesifik. Permainan
mengambil tempat dalam pengaturan pembelajaran seperti misalnya ruangan kelas. Simulasi
mengambil tempat dalam pengaturan pekerjaan- atau setidaknya versi teaterikal dari keduanya.
Simulasi yang paling terkenal adalah simulasi yang digunakan untuk pelatihan pilot.
Namun, simulasi juga digunakan untuk melatih keterampilan kantoran, rumah sakit, dan
prosedur emergensi, dan juga seluruh kondisi pabrik. Terlepas dari penerapannya, tujuan umunya
tetaplah sama.
Untuk pelatihan pilot,subway simulator terlihat persis seperti kokpit pesawat. Setiap
dial,pengukur kecepatan, tombol-tombol, saklar, lampu, dan kontrolnya bahkan sama persis
dengan pesawat asli, misalnya seperti boeing 727.kontrol dan instrumennya terhubung ke
komputer. Sebagai hasil, performa pesawat, yang disimulasikan, akan seperti terbang meskipun
berada di permukaan tanah.
Ketika pelatihan, seorang instruktur memvariasikan berat dari pesawat simulasi yang
akan digunakan, pusat gravitasinya, dan supply bahan bakarnya. Pesawat akan disimulasikan
terbang pada siang hari atau malam hari, dalam cuaca cerah ataupun cuaca badai yang tidak bisa
dibayangkan sekalipun. Instruktur mengatur temperatur pada bagian luar pesawat, kecepatan
pesawat, dan arah pesawat. Kabut, embun, dan kondisi landasan pesawat (beku, kering, lembab)
juga dapat divariasikan.
Ketidaknormalan saat bekerja dalam pesawat juga dapat disimulasikan. Pada bagian ini,
reaksi pilot direkam, dianalisa, dan dievaluasi. Hal ini dilakukan lagi dan lagi. Pilot dan
instruktur memeriksa hasil print out komputer dan mendiskusikannya.simulasi seperti di atas
tidak hanya digunakan untuk melatih pilot yang baru direkrut, tapi juga untuk melatih pilot yang
berpindah dari satu model pesawat ke model pesawat lainnya. Simulasi ini juga digunakan untuk
pengecekan keahlian wajib seorang pilot, setiap enam bulan sekali.

MEMILIH ALAT BANTU AUDIOVISUAL

Alat bantu audio visual ditujukan untuk sebuah tujuan bukan sebuah hasil. Peralatan yang
lebih mutakhir yang tersedia sekarang sangat menarik perhatian bagi yang tidak waspada.
21
Bagaimanapun, Yang terpenting Bukankah desainnya, akan tetapi, apa yang bisa dilakukan alat
itu untukmu dan untukmu.
Semuanya, tentu saja bergantung pada :
- Tujuan untuk direalisasikan
- Rencana pembelajaran yang telah direncanakan
- Keterlibatan siswa atau murid
- Ukuran ruangan kelas grup yang diajar

Alat bantu Audio visual Sebaiknya tidak digunakan secara sendiri-sendiri. Alat ini
merupakan bagian dari rencana pembelajaran yang luas. Hal yang menarik dari alat ini sendiri
Adalah ketika digunakan dalam skema pembelajaran yang baik.
Penelitian* mengindikasikan bahwa cara yang baik untuk memilih media pembelajaran
adalah dengan menggunakan atribut media sebagai dasar pemilihan. Atribut media Yang
dipertimbangkan jika berbicara tentang karakteristik adalah:
Warna
Suara
Gerakan
Bentuk Visual
Juga hal yang penting adalah ukuran dari grup yang akan di ajar, aktivitas yang dikaitkan
kepada murid ataupun siswa juga sangat penting.
Gambar 10.4 10.5 dan 10.6 mencoba untuk memasukkan segala dari elemen-elemen ini.
Dengan tujuan untuk menentukan tipe media apa harus dipilih.
Hal yang perlu dilakukan instruktur atau guru untuk menentukannya adalah:

Pertama, Tentukan besarnya grup yang akan diajar


o Contohnya, Pembelajaran Mandiri, pengajaran group kecil, kelas reguler,

ataupun pengajaran grup besar


Kedua, melalui tipe pembelajaran yang diperlukan
o Contohnya, realistic, herbal, audio, dan lain-lain
Ketiga, properti dari media yang diinginkan
o Contohnya, gambar fragmen, motion, multi image, audio, dan lain-lain

sebagainya
ketika semua pertanyaan di atas sudah terjawab, referensi dari ketiga ilustrasi diatas akan
membantumu untuk melakukan pemilihan.
Sangat penting untuk selalu mengingat, bahwa diagram yang akan ditunjukkan tidak
untuk menentukan pilihan untukmu. Diagram itu hanya mensugestikan apa yang mungkin bisa
terjadi. Akan ada saatnya ketika kamu ingin mengubah semua peraturan. Maka lakukanlah, kamu
akan memiliki informasi yang tidak bisa didapatkan ketiga tabel berikut. Begitu juga dengan hal-
hal lainnya, memilih sesuatu hal merupakan keputusan diri sendiri.
22
Pemilihan Media, Dan Hak Cipta
Ketika sebuah media telah dibutuhkan, masalah tentang kita terkadang muncul. hal ini
harus diselesaikan dengan hukum.
Arti dari hukum tahun 1978 tentang hak cipta masih terus di periksa di pengadilan.
Namun, Hal ini sangat tidak etis dan mungkin termasuk dalam pelanggaran kriminal untuk
penggandaan materi tanpa penulisan izin dari pemegang hak cipta.

Saat ini sedang di tes di pengadilan tentang interprestasi dari penggunaan doktrin yang
adil untuk penggunaan pada proses pembelajaran. Penggunaan seperti ini mungkin melibatkan
penggandaan materi, tanpa izin tertulis, Dengan secara spontan.

23
Meskipun begitu, Hal tersebut cukup sukar :
Jangan membuat fotocopy dari material yang tidak Sah, baik itu buku ataupun
majalah, dan digunakan sebagai catatan kelas
Jangan membuat kopian yang dari studi kasus, permainan atau pelatihan pembelajaran
lainnya yang tidak sah.
Jangan membuat duplikat seluruh bagian dari, rekaman video, film atau material
audio.
Jangan menggunakan musik yang memiliki hak cipta sebagai latar belakang materi mu
sendiri.
Buatlah surat dan berikan kepada pemilik hak cipta untuk permintaan penggunaan materi.
tanya sebelum berbuat adalah peraturan terbaik yang bisa kamu ikuti.
ketika kamu telah mendapatkan izin tertulis, Jangan lupa untuk memasukkan ini ke dalam
materi yang telah kamu copy. Kamu harusnya juga membuat detail penuh Dari mana asal
materinya. kali ini termasuk seluruh informasi dari pemilik sah, tanggal hak cipta, judul dan
penerbit atau distributor. jika itu berupa buku atau majalah, Buatlah nomor halamannya.

KESIMPULAN
Semua Instruktur Dan Guru Menggunakan Media yang berbeda beda. Banyak yang
menggunakan hanya gerakan tubuh dan cara berbicaranya. Ada juga yang menggunaka grafik,
proyektor, rekaman video, permainan, dan simulasi sebagai media. Pilihan Tergantung Kepada
Keuangan kita, untuk memilih media.
Walaupun seluruh pembelajaran sudah dimediasi, tidak semuanya digunakan dengan
baik. Semuanya bergantung kepada ke efisiensiannya dan ke efektifannya. Terkadang hal seperti
ini terjadi karena hanya digunakan untuk tujuan pribadi. Media lebih sering disalahgunakan, dan
kesalahan pemilihan. Keanekaragaman itu penting, begitu juga dengan pemilihan keputusan
yang tepat.
Seluruh masalah penggunaan media dapat dipermudah. Sesungguhnya hanya ada dua
masalah yang sering dikritisi. Kenapa media digunakan? Atau dalam arti lain, dapatkan hasil
yang sama didapatkan tanpa menggunakan hal itu? Bagaimana media dapat digunakan sesimple
mungkin? Terlalu sering ada godaan untuk menggunakan media yang tidak begitu komplex
untuk sesuatu pembelajaran. Saran terpenting adalah untuk menggunakan alat bantu audiovisual
sesimpel mungkin.

24