Anda di halaman 1dari 1

BAB III

PENUTUP

III.1. Kesimpulan
Mineral optik dan petrografi adalah suatu metode yang sangat mendasar dalam
mendukung pembelajaran dan analisis data geologi. Alat yang digunakan dalam
praktikum ini disebut mikroskop terpolarisasi, karena data dibaca melalui lensa yang
mempolarisasinya yang selanjutnya ditangkap oleh mata.
Setiap mineral memiliki system kristalnya masing masing dan setiap system
kristal memiliki sumbu kristal walaupun sudut yang dibentuk oleh masing-masing
sumbu kristal antara system kristal yang satu dan yang lain berbeda. Untuk itu setiap
mineral memiliki sifat optis tertentu yang dapat diamati pada pengamatan nikol
sejajar dan nikol silang atau diagonal terhadap sumbu panjangnya (sumbu c).
Mempelajari petrografi mahasiswa dapat mengetahui dan memerikan batuan
beku, batuan gunungapai (vulkanik), batuan sedimen dan batuan metamorf. Dan
untuk memahami asosiasi mineral, proses pembentukannya.

III.2. Saran
1. Disediakan modul tersendiri untuk praktikum agar lebih mudah dipahami oleh
praktikan.
2. Harapan dari pratikan agar ruangan pratikum Mineral Optik & Petrografi di
beri pengdingin, seperti AC, dan Mikroskop di tambah lagi.