Anda di halaman 1dari 58

MODUL APLIKASI KOMPUTER

Oleh : Jatmiko Indriyanto, M.Kom

NIDN : 0624047701

PROGRAM STUDI D III FARMASI

POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL

2017

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kehadirat ALLAH S.W.T, yang telah melimpahkan rahmat
dan karunia-Nya, sehingga pada akhirnya dapat menyelesaikan modul Aplikasi Komputer
.Tujuan penulisan modul ini dibuat sebagai salah satu untuk memudahkan pembelajaran
mahasiswa di Prodi DIII Farmasi Politeknik Harapan Bersama. Modul ini diharapkan dapat
menjadi masukan dan kontribusi kecil untuk memajukan dunia pendidikan . Penulisan modul
ini dari menganalisa berbagai macam sumber referensi baik dalam bentuk jurnal ilmiah,
buku-buku literatur, dokumen web, dan sebagainya untuk mengembangkan suatu modul yang
sesuai perkembangan pembelajaran. Modul ini juga tidak dapat selesai tanpa dukungan,
bimbingan dan motivasi secara langsung dan tidak langsung dari semua pihak. Oleh karena
itu saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. ALLAH S.W.T karena telah memberikan kesehatan dan kekuatan.
2. Bp Mc. Chambali, B.Eng., M.Kom sebagai direktur politeknik Harapan Bersama
2. Bp Heru Nurcahyo S.Farm, M.Sc Apt sebagai Kaprodi DIII Farmasi
3. Teman-teman dosen yang selalu memberi masukan dan dukungan
Semoga laporan modul ini dapat memberikan sumbangan untuk pengembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tegal, Januari 2017

ii
DAFTAR ISI

Halaman judul .. i

KATA PENGANTAR ...... ii

Daftar Isi .. iii

BAB I SPSS . 1

1.1 Pendahuluan .. 1
1.2 Cara Memasukkan Data ke SPSS dengan benar .... 2
1.3 Memasukkan data ke dalam SPSS . 7
1.4 Menyimpan data ke dalam SPSS .. 8
1.5 Analize Descreptive Frekuencies .. 15
1.6 Validitas Bivariate ... 21
BAB II Microsoft Word .. 24

2.1 Membuat Daftar Isi Otomatis . 24

BAB III Microsoft Excel 29

3.1 Cara Menggunakan VLOOKUP . 29

BAB IV Adobe Photoshop . 34

4.1 Membuat efek puzzle Pada gambar . 34

BAB V Coreldraw .. 43

5.1 Membuat Cap Stempel . 43

5.2 Membuat Nota 48

iii
BAB I SPSS

1.1 Pendahuluan
SPSS merupakan sebuah program komputer statistik yang berfungi untuk membantu dalam
memproses data-data statistik secara tepat dan cepat, serta menghasilkan berbagai output
yang dikehendaki oleh para pengambil keputusan. Statistik dapat diartikan sebagai suatu
kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan data, meringkas atau menyajikan data
kemudian menganalisis data dengan menggunakan metode tertentu, dan menginterpretasikan
hasil dari analisis tersebut. Ilmu statistik ini dapat ditemui di berbagai disiplin ilmu seperti
ekonomi, jurnalistik, psikologi, dan lain-lain. Sebagai contoh, dalam bidtesisang ilmu
manajemen ilmu statistik ini berfungsi untuk membantu dalam pengambilan keputusan atas
suatu masalah tertentu. Dalam penghitungan statistik, alat yang sering digunakan adalah olah
data SPSS. Program olah data SPSS ini telah digunakan di berbagai bidang persoalan seperti
riset pasar, pengendalian dan perbaikan mutu, serta riset-riset sains. Program SPSS ini sangat
populer karena sering kali dijadikan sebagai alat untuk mempermudah proses pengolahan
data. Sampai saat ini, program SPSS masih tetap dipakai dalam berbagai bidang seperti ilmu
keuangan, telekomunikasi, retail, farmasi, militer, broadcasting, riset pemasaran, database
marketing, penilaian kredit, peramalan bisnis, penilaian kepuasan konsumen, dan lain
sebagainya. Program olah data SPSS ini sangat membantu dalam proses pengolahan data,
sehingga hasil olah data yang dicapai juga dapat dipertanggungjawabkan dan terpercaya.
Berdasarkan sudut pandang statistik, terdapat dua jenis data yang dapat diolah menggunakan
program SPSS, yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif merupakan data yang
dapat dinyatakan dalam bentuk bukan angka, misalnya jenis pekerjaan seseorang yang
meliputi nelayan, petani, pegawai, dan lain-lain. Selain itu bisa juga data gender (pria atau
wanita), tingkat kepuasan seseorang mulai dari tidak puas, cukup puas, dan sangat puas, dan
data lain yang berbentuk bukan angka. Data kualitatif seperti ini harus dikuantifikasi terlebih
dahulu agar dapat diolah dengan statistik. Cara mengkuantifikasikan data kualitatif ini yaitu
dengan cara memberi skor tertentu (wanita diberi skor 1, pria diberi skor 2), memberi
rangking (tidak puas 1, cukup puas 2, dan sebagainya), atau memberi pendapat (Ya 1, Tidak
2). Ini akan memudahkan data untuk diolah dengan program SPSS.
Sedangkan data kuantitatif merupakan suatu data yang dapat dinyatakan dalam bentuk angka,
misalnya tinggi badan seseorang, usia seseorang, jumlah penjualan dalam satu bulan, jumlah

1
bakteri dalam suatu percobaan, dan lain sebagainya. Karena data ini sudah berbentuk angka,
maka akan mudah untuk diaplikasikan ke dalam olah data SPSS.

1.2 Cara Memasukkan Data ke SPSS dengan benar


Untuk dapat menggunakan progam SPSS dengan efektif, langkah awal yang penting adalah
cara memasukkan data secara Benar, langkah-langkahnya sebagai berikut:
Berikut komposisi kimia dari buah-buahan dan ekstrak Roselle:

Masukkan data diatas menggunakan SPSS


PROSES:

Input DATA BARU ke dalam SPSS mempunyai tahapan yang berurutan:


1. Membuka VARIABEL VIEW untuk mendefinisikan variabel
2. Membuka DATA VIEW untuk memasukkan data

2
Berikut proses lengkap pemasukan data.

A. Membuka VARIABLE VIEW untuk definisi variabel

1. Buka terlebih dahulu program SPSS, hingga tampak tampilan awal sebagai berikut.

2. Lihat pada bagian kiri bawah dari tampilan di atas. Lalu klik tab VARIABLE VIEW (lihat anak
panah), hingga tampilan berubah menjadi:

3
Perhatikan baris teratas yang berisi nama-nama untuk Pendefinisian variabel, yang meliputi
NAME, TYPE, dan seterusnya.

4
Soal di atas terdiri atas lima variabel, yakni NAMA, KARBOHIDRAT, PROTEIN, VITAMIN
C, dan KALSIUM. Untuk itu, akan dilakukan input lima variabel di atas:
Input variabel NAMA

o Untuk NAME, isi NAMA

o Untuk TYPE, karena isi variabel NAMA adalah karakter, bukan angka, klik sekali
pada sel TYPE di dekat isian NAMA (baris pertama dari TYPE), lalu klik
sekali pada ikon yang ada di bagian kanan.

o Tampak kotak dialog VARIABLE TYPE. Pilih STRING yang ada di paling bawah.
Kemudian tekan OK untuk kembali ke VARIABLE VIEW

Untuk WIDTH, isi angka 15. Angka ini berarti maksimum dapat dimasukkan 15 karakter
pada NAMA

PROSES:

5
o Input variabel KARBOHIDRAT

Untuk NAME, isi KARBOHIDRAT

Untuk TYPE, karena isi variabel KARBOHIDRAT adalah angka, pilih NUMERIC.

Untuk LABEL, isi karbohidrat (%)

o Input variabel PROTEIN

Untuk NAME, isi PROTEIN

Untuk TYPE, karena isi variabel PROTEIN adalah angka, pilih NUMERIC.

Untuk LABEL, isi protein (%)

o Input variabel VITAMIN C

Untuk NAME, isi VITAMIN_C

Perhatikan! Gunakan tanda baca _ untuk menghubungkankata VITAMIN dengan C

Untuk TYPE, karena isi variabel VITAMIN_C adalah angka, pilih NUMERIC.

Untuk LABEL, isi vit. C (gram per seratus gram buah).


o Input variabel KALSIUM

Untuk NAME, isi KALSIUM

Untuk TYPE, karena isi variabel KALSIUM adalah angka, pilih NUMERIC.

Untuk LABEL, isi KALSIUM (gram per seratus gram buah).

6
Tampilan keseluruhan kelima variabel pada VARIABLE VIEW:
klik ikon DATA VIEW yang ada di bagian kiri bawah Untuk memasukkan data

1.3 Memasukkan data ke dalam SPSS

Pada tampilan DATA VIEW, masukkan data seperti anda memasukkan data ke Excel
atau sebuah tabel lainnya

7
1.4 Menyimpan data ke dalam SPSS

Setelah data diinput, data akan disimpan untuk digunakan pada waktu yang akan datang.
Untuk itu:

Buka menu FILE > SAVE AS

Pada kotak dialog SAVE AS, simpan data dengan nama KOMPOSISI BUAH-
BUAHAN. Lalu tempatkan pada folder tertentu dalam hard disk/tempat penyimpan
data Anda.

8
A. Membuka VARIABLE VIEW untuk definisi variabel

Input variabel TINGGI_BADAN

o Untuk NAME, TINGGI_BADAN

o Untuk TYPE, anda tentukan sendiri

o Untuk LABEL, isi Tinggi Badan (cm)

Input variabel GENDER

Untuk NAME, GENDER

Untuk TYPE, anda tentukan sendiri

Untuk VALUE, klik sekali pada sel VALUE, akan tampak ikon di bagian kanan.
Klik sekali pada ikon tersebut, akan tampak kotak dialog VALUE LABEL.

Pada bagian VALUE, masukkan angka 1

Pada bagian LABEL, ketik pria.


Kemudian tekan tombol ADD untuk memasukkan kode 1 yang adalah PRIA tersebut.

9
Ulangi proses di atas:

Pada bagian VALUE, masukkan angka 2

Pada bagian LABEL, ketik wanita.


Kemudian tekan tombol ADD untuk memasukkan kode 2 yang adalah wanita tersebut.

Oleh karena hanya ada dua kode, tekan OK.

10
Input variabel PENDIDIKAN

Untuk NAME, PENDIDIKAN

Untuk TYPE, anda tentukan sendiri

Untuk VALUE, pada kotak dialog VALUE LABEL:

Pada bagian VALUE, masukkan angka 1.

Pada bagian LABEL, ketik SMU.

Klik tombol ADD.

Pada bagian VALUE, masukkan angka 2.

Pada bagian LABEL, ketik SARJANA MUDA

tekan tombol ADD..

11
Pada bagian VALUE, masukkan angka 3.

Pada bagian LABEL, ketik SARJANA

tekan tombol ADD..

Input variabel LARI_100_M

Untuk NAME, LARI_100_M

Untuk TYPE, anda tentukan sendiri

Untuk Label, ketik lari 100 m (detik)

Input variabel LONCAT TINGGI

Untuk NAME, LONCAT_TINGGI

Untuk TYPE, anda tentukan sendiri

Untuk Label, ketik loncat tinggi (meter).

12
Input variabel LOMPAT JAUH

Untuk NAME, LOMPAT_JAUH

Untuk TYPE, anda tentukan sendiri

Untuk Label, ketik lompat jauh (meter).

Memasukkan variabel sudah selesai.

13
QUIZ

Pada saat memasukkan Gender dan Pendidikan, gunakan


angka bukan kata

14
1.5 Analize Descreptive Frekuencies

Data yang dimasukkan kedalam SPSS bisa berupa data apapun, salah satunya adalah
kuesioner. Angket (kuisioner) penelitian umumnya berisi item tentang
karakteristik/identitas responden. SPSS dapat digunakan untuk mengolah data untuk item
tersebut. Sebagai contoh sebuah angket mengandung item-item karakteristik responden:
usia, jenis kelamin, status perkawinan, dan masa kerja.

Keterangan:
1.Usia : 1.<21tahun 2.21-30 tahun 3.31-40tahun 4.>40tahun
2.JenisKelamin: 1.Laki-laki 2.Perempuan
3.StatusPerkawinan: 1.Kawin 2.BelumKawin
4.MasaKerja : 1.<1tahun 2.1-5 tahun 3.>5tahun

15
Semua variabel diberi value

Datanya

Kemudian datanya diolah menggunakan metode

Analize Descreptive Frekuencies

16
Masuk ke menu Analyze > Descriptiv Statistic >
Frequencies

Klik ok

17
Outputnya

18
Outputnya
Lanjutan

19
Kuis

Buat variabel dan Analyze Descreptive Frekuencies, untuk:

20
1.6 Validitas Bivariate
Sumber data validitas bivariate bisa berupa kuesioner dengan skala 4 atau skala 5 atau sumber
data lainnya. Kuesioner skala 2 tidak bisa sebagai sumber data validitas ini kecuali jumlah
pertanyaannya diatas 6. Dalam penelitian pendidikan, validitas dari instrumen soal sangat
dibutuhkan. Menurut Arikunto (2006:168) validitas merupakan suatu ukuran untuk
menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen. Uji validitas sendiri
digunakan untuk mencari instrumen yang valid. Sebagai contoh, kita akan mencari soal-soal
yang valid dari soal-soal tipe pilihan ganda dengan menggunakan SPSS 19 dengan metode
analisis Korelasi Pearson. Terlebih dahulu kita siapkan 10 soal, lalu kita ujikan kepada 8 siswa.
Jika jawaban benar skor = 1, jika jawaban salah skor = 0. Hasilnya sebagai berikut:

Kemudian kita analisis dengan program SPSS dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buka Program SPSS
2. Klik Variable View
3. Pada kolom Name baris pertama sampai ke-10 ketik soal1 s/d soal10. Pada Name baris ke-11
tulis total (total dari semua item). Pada Decimals ganti menjadi 0. Pada kolom Measure ganti
menjadi scale

21
4. Klik Data View dan masukkan data item soal.

5. Selanjutnya klik Anayze > Correlate > Bivariate. Pada kotak dialog Bivariate
Correlationsmasukkan semua variabel ke kotak Variables.

22
6. Klik OK. Hasil output sebagai berikut:

Untuk menentukan kevalidan item soal dapat dilihat pada nilai sig. (2-tailed). Jika
signifikansi < 0,05 maka soal tersebut valid. Jika sig. > 0,05 maka soal tidak valid. Atau
secara mudahnya bisa dilihat pada nilai korelasi pada total. Jika terdapat tanda * diatas nilai
korelasi berarti soal tersebut valid. Dari sepuluh soal yang diujikan terdapat 6 soal yang
valid yaitu soal nomor 1, 3, 4, 5, 6 dan 8.

23
Quiz

Buat validitas bivariate untuk data dibawah ini

24
BAB II Microsoft Word

2.1 Membuat Daftar Isi Otomatis

Unuk membuat daftar isi otomatis langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Buka dokumen baru Microsoft word


2. Pada Halaman 2 ketik seperti ini

3. Blok tulisan tersebut, dan pilih tipenya menjadi Heading 1

25
4. Sekarang pindah kehalaman 3 ketik seperti ini

5. Sama seperti langkah sebelumnya, tulisan diblok dan tipenya menjadi Heading 1
6. Pindah ke halaman 4 ketik seperti ini

7. Sama seperti langkah sebelumnya, tulisan diblok dan tipenya menjadi Heading 1
8. Sekarang pindah kehalaman 1
9. Masuk ke menu References

10. Klik icon Table of contents, pilih Automatic table 1

26
11. Akan muncul tampilan seperti ini

12. Tulisan Content bias dirubah menjadi daftar isi

Otomatis bukan, silahkan Anda coba untuk bab berikutnya dan daftar-daftar lainnya, dan
sub bagian-subbagian

27
Quiz

Silahkan buat seperti ini

28
BAB III Microsoft Excel

3.1 Cara Menggunakan VLOOKUP

Cara menggunakan rumus vlookup dan hlookup Fungsi VLOOKUP


digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam
format vertikal. Bentuk penulisan fungsinya =VLOOKUP(lookup_value,
tabel_array, col_index_num) atau bisa juga dibaca =VLOOKUP(Nilai Kunci, letak
table, nomor kolom). Sedangkan fungsi HLOOKUP digunakan untuk
menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format horizontal.
Bentuk penulisan fungsinya =HLOOKUP(lookup_value, tabel_array,
row_index_num) atau bisa juga dibaca =HLOOKUP(nilai kunci, letak table,
nomor baris).
Contoh Soal VLOOKUP dan HLOOKUP
Bukalah ms. office excel anda lalu ketikkan soal di bawah ini :

Melihat contoh soal di atas, yang harus anda isikan adalah menghitung gaji
pokok, tunjangan, transportasi, total gaji, pajak, gaji bersih dan total.

Artikel terkait: cara penggunaan vlookup, mid, left


1.MenghitungGajipokok
Untuk menghitung gaji pokok gunakan fungsi vlookup di sel D5. Setelah mengisi
formula disel D5, copy formula atau drag hingga sel D9. Bentuk penulisan

29
fungsinya sama dengan yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu,
=VLOOKUP(lookup_value, table_array, col_index_num).
Yang perlu anda ketahui lookup_value, diisi dengan nilai sebagai dasar (nilai
kunci) pembacaan tabel data. Table_array merupakan range data yang disusun
tegak atau vertikal yang berfungsi sebagai tabel bantu yang akan
dibaca. Col_index_num, nomor urut kolom untuk pembacaan tabel yang dimulai
dari kolom paling kiri.
Catatan: karena posisi tabel gaji yang akan dibaca diposisinya tetap, untuk
menghindari kesalahan pada saat copy formula atau drag tambahkan $, untuk
mengabsolutkan sel/range. Proses pengerjaannya bisa anda lihat seperti gambar
di bawah ini :

2.MenghitungTunjangan
Untuk menghitung tunjangan gunakan fungsi VLOOKUP di sel E5. Setelah
mengisi formula di sel E5, copy formula atau drag hingga sel E9. Seperti gambar
di bawah ini:

30
3.MenghitungTransportasi
Gunakan fungsi VLOOKUP di sel F5. Setelah mengisi formula di sel F5, copy
formula atau drag hingga sel F9. Lihat gambar di bawah ini, untuk hasilnya:

31
4.MenghitungTotalGaji
Untuk menghitung total gaji gunakan fungsi SUM. Setelah mengisi formula di sel
G5, copy formula atau drag hingga sel F9. Atau bisa juga dengan langsung
menjumlahkannya di sel G5 menjadi seperti ini: =D5+E5+F5, kemudian copy ke
bawah.
5.MenghitungPajak
Untuk menghitung pajak gunakan fungsi HLOOKUP di sel H5, copy formula atau
drag hingga sel H9. Seperti gambar di bawah ini.

6.MenghitungGajiBersih
Gunakan fungi SUM di sel i5 seperti ini =sum(G5-H5), copy formula atau drag
hingga sel I9. Atau anda juga bisa gunakan perintah =G5-H5, kemudian copy
atau drag ke bawah sampai sel I9.
Perintah terakhir adalah menghitung total masing-masing bagian yang telah
Anda kerjakan sebelumnya, dengan menggunakan fungsi SUM di sel D10, copy
formula atau drag ke samping kanan sampai ke I10. Hasil akhir semua
pengerjaan di atas, bisa di lihat seperti gambar di bawah ini:

32
33
BAB IV Adobe Photoshop

4.1 Membuat efek puzzle Pada gambar

1. masukkan gambar atau foto kedalam Adobe photoshop

2. Duplikat layer background dengan menekan CTRL + J

3. Masuk menu Filter > Texture > Texturizer


Sekarang kita LOAD texture puzzle yang sudah
Dicopy tadi.. caranya :
cari file texture puzzle tadi.. (formatnya .PSD ya..)
pilih dan open

4. Sekarang kita buat layer baru diantara Layer background dan layer duplicate background nya..

Klik layer background nya.. Klik tombol Add New layer.. yang ada dibawah jendela Layer

34
Lalu layer baru tadi warnai dengan Putih menggunakan Paint Bucket tool

Sekarang bagian tersulitnya nih.. hehe..

Gunakan PEN Tool untuk menyeleksi kepingan PUZZLE nya

Perhatikan Options PEN Tool seperti di gambar

35
Masih di Pen TOol atau bisa juga klik Direct Selection Tool .. klik kanan di Hasil seleksi
nya > Make Selection

36
di jendela Make selection tulis 0 di Feather Radius..

Klik ok

37
Klik layer > NEW > layer via CUT..

Artinya kita membuat layer baru dengan hasil CUT dari Layer 1.

38
39
Seleksi dari gambar asli tadi udah terpotong karena kita CUT.. lain lagi kalo pake COPY..

Pindahkan kepingan Puzzle tadi .. terserah aja mau disimpen dimana atau diputer kayak
gimana bebas..

Kita beri efek Drop Shadow biar keliatan lebih 3 dimensi.

Klik kanan di layer 3 > Blending Options ikutin aja ya settingan nya.. Kalo mau coba-
coba.. silahkan aja..

40
Hasilnya seperti ini

41
42
BAB V Coreldraw
5.1 Membuat cap stempel

1. Pertama, buat lingkaran menggunakan alat ellipse tools, dengan diameter 35mm

43
2. Copy lingkaran tersebut, dan rubah diameternya menjadi 23mm

3. Lingkaran yang kecil dicopy dan rubah diameternya menjadi 25mm, beri warna merah,

4. Kini kita hanya butuh 3/4 dari seluruh lingkaran merah, klik garis lingkaran merah kemudian
pada property bar pilihbentuk Arc

44
5. Jadinya seperti ini

6. Gunakan Shape Tool untuk menarik sudut dari lingkaran seperti gambar dibawah

45
7. Sekarang Ketik Teks: CV. WAHANA JAYA KOMPUTER, Font yang saya gunakan type: IMPACT:
Size: 12

8. Aktifkan teks tersebut dan klik menu TEXT >> Fit Text To Path, Lalu klik lingkaran merah atas

9. Untuk teks bagian bawah sama prinsipnya dengan cara diatas, ketikkan teks "LANGKAT"

46
10. Hilangkan warna merah pada lingkaran guide, dengan cara aktifkan / klik gluide tersebut
menggunakan shape tool kemudian, klik kanan icon paling atas pada color palate atau hapus
garis merahnya

11. Pertebal garis beberapa pointBeri logo pada bagian tengah stempel, WJC, font amelia BT, 36
Beri 2 bintang, kiri dan kanan

47
5.2 Membuat Nota

1. Buka coreldraw > new

2. Buat kotak dengan Rectangle Tool atau tekan tombol (F6).

Ukuran , Panjang = 105 mm Tinggi / Lebar = 165 mm

3. Gunakan Table Tool untuk membuat table Jumlah kotak : 17 x 4, ukuran 95 mm x 110 mm ,

ditaruh didalam kota rectangle yang tadi

48
4. Dalam posisi table diklik, masuk ke menu object > break table apart

5. Setelah itu klik kanan pada table lalu pilih "Ungroup All object", sehingga table tersebut bisa
kita preteli (apa ya bahasa indonesianya, mungkin lebih tepatnya kita modifikasi)

hehehe...

6.Hapus bagian yang tidak perlu dengan cara klik bagian tersebut lalu tekan tombol [del],
tambahkan juga Label Nota sehingga hasilnya seperti ini.

49
7.Tambahkan Keterangan yang lainnya :
misal Tgl, Pemesan, Alamat. Tambahkan Grid Line agar lurus. Kemudian berikan titik - titik

8. Setelah itu berikan keterangan toko Misal : Budi Jaya Toko Bahan Bangunan + Alamat + Telp,
atur align ke "center", dan juga tambahkan garis pembatas dengan "2 point line", atur besar
garisnya 1 - 1,5 point.
Sehingga hasilnya seperti di bawah ini :

9.Ok sekarang Finishing Touch, ceile kayak main bola aja.


Pada bagian bawah, pendekkan 3 garis baris dan 2 garis kolom. Caranya tinggal di klik garis yang
akan dipendekkan lalu geret (geser) titik garis / nodenya

50
10.Tambahkan keterangan seperti pada nota penjualan umumnya:

51
Hasilnya

Catatan : Dari sini perlu diperhatikan antara jarak pinggir garis dengan seluruh nota harus
berjarak tidak kurang dari 0,5 cm, bawah 0,9 cm , atas 1,2 cm. hal ini dimaksudkan bila dicetak
maka waktu dipotong dengan mesin pemotong ukuran nota tidak terlalu dekat dengan isi
notanya dan masih ada jaraknya. Jarak atas dengan bawah saya lebihkan selisihnya
dikarenakan atas nota itu akan diberi potongan lagi yang dimaksudkan lebih mudah dirobek
yang saya namakan potongan PORPORASI

(potongan lurus berupa lubang jarum yang berderet ).

Lebih jelasnya lihat bawah yang saya tandai dengan kotakan merah.

52
53
54
55

Anda mungkin juga menyukai