Anda di halaman 1dari 14

SL IPM IMS

KELOMPOK 1.3
Pada wanita :
Keluar cairan hijau
N Nama penyakit Gejala
kekuningan dari Px Fisik dan Px DD Tatalaksana Edukasi
o
Penunjang
vagina
1 GONORE (4A) Px. Fisik ISK R/ Tab Cefixime Jangan kontak
Dysuria
. Pada pria :
patognomonis : Uretritis 100mg No. IV seksual hingga
Nyeri abdomen bawah Keluhan tersering kencing
Adalah penyakit Tampak eritem, herpes S 1 dd tab IV (single dinyatakan
yang disebabkan nanah.
edema, dan simpleks dose 400mg) sembuh
Bisa juga keluhan lain rasa
Neisseria ektropion pada Urethritis Jaga kebersihan
terbakar di daerah anus Diawali : Atau
Gonorrhoeae PMS orifisium uretra non genital
(proktitis), mata merah Rasa panas dan gatal di
insidensi tinggi eksterna gonokoka Jika dalam 2
pada neonates, dan R/ Inj. Ceftriaxone
Cara penularan : distal
Duhuretra
mukopurulen l minggu tidak
keluhan sistemik lain 1g/vial No.I
genitor-genial, Dysuria
Pembesaran KGB sembuh akan
orogenital, ano- Polakisuria
inguinal Simm dirujuk ke dokter
genital. Bisa dari (Dosis : 250mg I.M)
Keluar
uni/bilateral
nanah dari ujung spesialis karena
alat mandi, PROKTITIS
uretra kadang anus
disertai kemungkinan
thermometer. darah
eritem, edem dan resistensi obat
Nyeri
ditutupi
saat pus
ereksi Prognosis tidak
FAK. RISK : mukopurulen mengancam jiwa,
- berganti Padaterjadi
Gejala pria : 2-7 hari tapi dapat timbul
pasangan Rectal
setelah toucher
kontak seksual komplikasi dan
seksual (prostat) : kondisi berulang
- homo , PSK PROSTATITIS
pembesaran Disertai
prostat jika faktor risiko
- Wanita pra dg konsistensi
perasaan tidak enak di tidak dihindari.
pubertas dan kenyal,dan
perineum nyeri tekan,
suprapubis,
menopause jika terdapat
malaise, demam, nyeriabses
- Bayi dg ibu riw. akan teraba retensi
kencing-hematuri,
Gonore urin,fluktuasi
obstipasi
- Hub seks tanpa Pada wanita :
kondom In speculo
Pada pria duh (dilakukan jika
diambil dari fossa sudah menikah) :
navikularis - serviks merah
Pada wanita - serviks erosi
duh diambil dari - secret mukopurulen
uretra, muara Px Penunjang :
kelenjar bartolini, Mikroskopis :
serviks, rektum Pengecatan duh
tubuh dengan cat
Gram Kuman
genokokus gram
negative,
intra/ekstraseluler
Kultur
Tes oksidasi dan
fermentasi
Tes beta-laktamase
Tes Thomson
sediaan urine

N
o
Nama penyakit Gejala Px Fisik dan Px DD Tatalaksana Edukasi
Penunjang
2 PROSTATITIS Sulit, nyeri, atau panas saat PX FISIK Kontraktur R/ Tab Ciprofloxacin 1. Untuk infeksi akut,
buang air kecil leher vesika 500 mg No X lama pengobatan
(3A)
Sering buang air kecil Px vital sign Kanker s.2.d.d. tab biasanya 5 10
Demam (kadang menggigil) Rectal/colok dubur prostat hari.
Nyeri punggung bawah Memeriksa prostat Instabilitas R/ Caps Amoxicilin 2. pengobatan harus
dengan tangan detrusor diteruskan sampai
Nyeri pada batang penis, 250 mg No XXI
(menggunakan Batu buli minimal 3 hari
testis, atau perineum s.3.d.d. tab 1 setelah gejala
handscoon buli kecil
Kurang mampu ereksi dan klinis hilang.
berpelumas),
terkadang nyeri pada saat R/ Tab Cotrimoxazole 3. Selama
kemudian jari masuk
atau setelah ejakulasi 960 mg No XIV mengkonsumsi
ke dalam anus untuk
Pancaran air seni saat buang s.2.d.d. tab 1 Ciprofloxacin tidak
merasakan bagian
air lemah belakang kelenjar boleh mengendarai
Nokturia prostat) motor atau mobil.
Positif bila terdapat 4. Pasien sebaiknya
nyeri minum banyak air
- putih minimal 1,5
PX PENUNJANG liter per hari untuk
Urinalisa menghindari
Memperlihatkan kristaluria, rutin
bakteriuria, leukosit, buang air kecil
dan endapan eritrosit untuk membilas
Kultur urine mikroorganisme
yang mungkin naik
Mengidentifikasi
ke uretra,
bakteri penyebab
5. Menjaga
Sinar X Ginjal,
kebersihan saluran
ureter, kandung kencing,
kemih mengkonsumsi
Terdapat anomali makanan yang
struktur nyata kaya akan zat besi,
IVP (Intravenoous mengkonsumsi jus
Pielogram) anggur atau
Terdapat perubahan cranberry
atau abnormalitas 6. untuk mencegah
struktur ISK berulang, tidak
USG transrectal boleh menahan
Cystoscopy bila ingin
berkemih.

N
o
Nama penyakit Gejala Px Fisik dan Px DD Tatalaksana Edukasi
Penunjang
3 VULVITIS (4A) - Keluarnya discharge abnormal Px fisik - dermatitis Salep kortison 2,5 Menghindari
peradangan pada (jumlahnya sangat banyak, bau Inspeksi alergika % dioleskan penggunaan
vulva menyengat, gatal, nyeri di - kulit vulva menebal maks.2x sehari, bahan yang dapat
Etiologi : kemaluan) dan kemerahan, hentikan jika gejala menimbulkan
Alergi : sabun, - Rasa terbakar dan kemerahan - dapat ditemukan sudah hilang iritasi di sekitar
kertas toilet, di daerah genital lesi disekitar vulva sepenuhnya daerah genital
deterjen, - cairan kental Dapat (pantyliner,
wewangian, berbau pertimbangkan pembilas
pembilas vagina pemberian vagina/douche
dll Px penunjang : - antibiotik sesuai dll)
Dermatitis jangka penatalaksanaan Memakai pakaian
panjang vaginitis atau dalam yang tidak
Infeksi : vulvovaginitis terlalu ketat dan
pediculosis, menyerap
fungal,bakteri keringat
Menjaga
kebersihan vulva
Bisa dilakukan
kompres dingin
atau berendam
dalam air dingin
untuk mengurangi
nyeri dan gatal
N
o
Nama penyakit Gejala Px Fisik dan Px DD Tatalaksana Edukasi
Penunjang
4
Kandidosis Keluhan tergantung membran 1. Kandidiasis oral Kandidasis Kandidiasis oral Edukasi pasien
mukosa yang terkena. Kandidiasis oral Topikal : faktor-faktor risiko,
mukokutan kandidiasis oral difteri, Nystatin oral cara penularan
pseudomembran
ringan pasien mengeluh adanya bercak akut (oral trush) : leukoplakia suspensi, solusio penyakit,
putih yang terasa nyeri. lesi putih tebal pada karena ungu gentian 1%. serta pentinganya
Merupakan penyakit Kandidiasis vulvavagina mukosa bukal, gusi, keganasan. Oral : meningkatkan daya
jamur yang keluarnya keputihan yang tebal atau lidah. Plaknya tablet ketokonazol tahan tubuh.
menyerang berwarna putih susu. dapat dikerok, Atau itrakonazol
membran mukosa Vulva gatal/iritasi terasa nyeri, Kandidiasis (pada pasien Konseling dilakukan
yang disebabkan Vagina vulva terasa eritema, dan dapat vulvovagini imunosupresif). pada pasien dengan
oleh kering berdarah. tistrikomoni Kandidiasis balanitis untuk
spesies jamur Angular kheilitis asis, vulvovaginitis memeriksa serta
Nyeri dan panas
Candida albicans, (perleche) : eritema bacterial Topikal : mengobati
yang ditandai Keputihan
dan fisura pada vaginosis, Nystatin pasangannya.
dengan manifestasi Dysuria eksterna
ujung mulut. leukorea suppositoria vagina
klinis yang Biasanya terjadi fisiologis 1 tablet malam Kriteria Rujukan
bervariasi. pada pasien yang pada selama 1-2 hari. Pasien dirujuk
biasa menjilat bibir, kehamilan. Oral : apabila lesi luas,
Kadidiasis pemakai gigi palsu tablet ketokonazol serta pada infeksi
mukokutan yang tidak pas, usia Balanitis Atau intrakonazol yang sering rekuren
menyerang Balanitis/Balanoposthitis :
lanjut dengan kulit infeksi (wanita belum meski telah
membran mukosa erosi merah superfisialis dan
kendor pada lubang bakteri, menikah, infeksi menghindari faktor-
antara lain mukosa pustul berdinding tipis diatas
mulut. herpes berat). faktor risiko serta
oral, sudut glans penis serta sulkus
2. Kandidiasis simpleks, pengobatan yang
mulut, mukosa koronarius (balanitis), dan juga
vulvovaginitis : herpes Mikonazol atau adekuat.
vagina, serta glans pada prepusium penis yang
gatal, panas pada simpleks, Klotrimazol
penis. tidak disirkumsisi
vulva dan vagina, likhen 1x200mg/hari
Karena (balanoposthitis).
keluar cairan tebal, planus. malam sebelum
C. albicans putih seperti susu, tidur intravagina,
Pemeriksaan Penunjang
merupakan spesies dan plak putih 3 hari atau
endogen, maka Pemeriksaan langsung
melekat pada dinding Klotrimazol
penyakitnya dengan KOH 10-20% :
vulva, vagina, dan 1x500mg malam
merupakan infeksi tampak budding yeast cells
serviks. sebelum tidur
oportunistik. (2 spora seperti angka 8)
Vulva eritem, intravagina, SD
dengan atau tanpa
edema, fisura, atau
Faktor Risiko pseudohifa (gambaran seprti
untaian sosis) atau hifa. erosi, ulserasi
1. Faktor mekanis Flukonazol
2. Faktor nutrisi Gambaran ini merupakan Vagina eritem, 1x150mg PO, SD
3. Perubahan patognomonis pada infeksi tertutup atau Itrakonazol
fisiologis mukosa oleh kandida. pseudomembran Balanitis PO, SD
1x200mg
4. Penyakit sistemik Pengecatan gram : elemen putih keju (khas) Mikonazol krim,
5. Penyebab jamur tampak sebagai gram Discharge dioleskan pagi dan
positif dan sporanya lebih malam selama 1
besar dengan bakteri. minggu.
iatrogenic banyak, putih
6. Idiopatik cair,
kental/mukoid,
cair dengan butir
(cottage
cheese)

N
o
Nama penyakit Gejala Px Fisik dan Px DD Tatalaksana Edukasi
Penunjang
5
Sevisitis (3A) - Adanya cairan vagina biasa Pemeriksaan Fisik 1.Kanker antibiotik oral Beberapa langkah
berwarna kehijauan, 1.Vital Sign serviks untuk infeksi untuk mencegah
kecoklatan, atau 2.KU 2. Chlamydial gonorrhea, chlamydia servisitis yaitu:
Servisitis adalah
3.Head to toe (sesuai cervicitis dan T vaginalis seperti 1. Selalu gunakan
peradangan yang kekuningan.Dalam jumlah
apa yang dikeluhkan) 3.Herpes: ceftriaxon, cefixime kondom dengan
terjadi pada serviks banyak (cairan seperti nanah 4.Pemeriksaan
(leher bau tidak sedap) Cervicitis dan spectinomycin. benar saat
bagian
rahim).disebabkan 4.Gonococcal Anti-protozoa seperti berhubungan
- Frekuensi buang air kecil panggul.Untuk
oleh infeksi penyakit certivitis tinidazol dapat seksual.
yang semakin sering. memeriksa ada
menular seksual, digunakan spesifik 2. Hindari produk-
- Rasa nyeri saat berhubungan pembengkakan dan
seperti klamidia untuk infeksi T produk kewanitaan
seksual. nyeri di organ-organ
atau gonorea, vaginalis. yang mengandung
- Perdarahan darivagina pada bagian panggul.
namun servisitis
setelah berhubungan Anti viral oral parfum atau
juga bisa
seksual, yang bukan 5. Inspeksi genitalia digunakan untuk produk kewanitaan
disebabkan oleh
disebabkan menstruasi. eksterna, temukan infeksi herpes, seperti pada umumnya,
faktor non-infeksi
- Rasa nyeri pada bagian adanya lesi kulit acyclovir, famciclovir karena bisa
seperti :
panggul atau perut. (seperti kutil, ulkus, dan valacyclovir. menyebabkan
vesikel, ekskoriasi, Terapi topikal iritasi pada vagina
1. Reaksi alergi,
eritema), inflamasi sebagai terapi maupun serviks.
terhadap gel
Pemeriksaan Penunjang kelenjar bartholin simptomatis untuk 3. Tidak berganti-
spermisida (zat
- Pemeriksaan spesimen atau kelenjar skene,
yang dapt mengangkat kutil pada ganti pasangan
swab endoserviks dan atau limfadenopati
menonaktifkan alat kelamin seperti seksual.
vagina secara inguinal.
sperma) yang Imiquimod, podofilox, 4. Hindari
mikroskopis, ditemukan
biasa melapisi fluorouracil topical dan berhubungan
peningkatan leukosit PMN 6. Pemeriksaan
atau bahan lateks trichloroacetic acid seksual ketika
- Whiff test spekulum untuk
dari alat-alat topical. pasangan
- Nucleic acid amplification memeriksa bagian
kontrasepsi serta
testing (NAAT), spesifik atas vagina dan mengidap penyakit
produk-produk
kewanitaan.
untuk gonorhea dan serviks) , ditemukan menular seksual.
2. Iritasi atau
chlamydia adanya sekret vagina Pilihan lain: injeksi
- Pap Smear yang banyak sekali, intralesi dan bedah
cedera akibat
- IVA (inspeksi visual asam berwarna dan kotor.
pemakaian
asetat) Pemeriksaan pH
tampon, alat
- biopsi dapat ditemukan
pengontrol
- memeriksa bagian atas lebih dari 4,5
kehamilan.
vagina serta serviks)
3. Ketidakseimb 7. Pemeriksaan VT
angan hormon. Bimanual dapat
4. Kanker atau ditemukan nyeri
perawatan kanker. gerak serviks/ cervical
motion tenderness
(yakni jika adanya
nyeri saat pemeriksa
menggerakkan
serviks)

N
o
Nama penyakit Gejala Px Fisik dan Px DD Tatalaksana Edukasi
Penunjang
6 Fluor Albus / Biasanya terjadi pada daerah Pemeriksaan Fisik Diagnosis Vaginosis Komplikasi :
genitalia wanita yang berusia Penyebab ditegakkan bakterial: 1. Radangpanggul
Vaginal berdasarkan 1. Metronidazol atau (Pelvic Inflamatory
diatas 12 tahun. discharge terbagi
discharge Non Ditandai dengan perubahan menjadi masalah anamnesis, Klindamisin secara Disease = PID)
Gonore (4A) pada duh tubuh disertai infeksi dan non pemeriksaan oral atau per dapat terjadi bila
Vaginal discharge salah satu atau lebih gejala infeksi. spekulum, vaginam. infeksi merambah
atau keluarnya duh rasa gatal, nyeri disuria, Masalah non palpasi 2. Tidak perlu ke atas, ditandai
tubuh dari vagina nyeri pangggul, perdarahan infeksi dapat bimanual, uji pemeriksaan silang dengan nyeri tekan,
secara fisiologis antar menstruasi atau karena benda pH duh dengan pasangan nyeri panggul
yang mengalami perdarahan pasca coiitus asing, vagina dan pria. kronis, dapat
perubahan sesuai Faktor resiko peradangan swab (bila 3. Bila sedang hamil menyebabkan
dengan siklus Terdapat riwayat koitus akibat alergi atau diperlukan). atau menyusui infertilitas dan
menstruasi berupa dengan pasangan yang iritasi, tumor, gunakan kehamilan ektopik
cairan kental dan dicurigai menularkan peyakit vaginitis atropik, DD : - metronidazol 400 2. Infeksi vagina
lengket pada menular sexsual. atau prolaps mg 2x sehari untuk yang terjadi pada
seluruh siklus uteri. 5-7 hari atau saat paska aborsi
namun lebih cair Masalah infeksi pervaginam. Tidak atau paska
dan bening ketika dapat disebabkan direkomendasikan melahirkan dapat
terjadi ovulasi. oleh : untuk minum 2 menyebabkan
Masih dalam batas gram peroral. kematian, namun
normal bila duh 1. Kandidiasis dapat dicegah
4. Tidak dibutuhkan
tubuh vagina lebih vaginitis, disebabkan dengan diobati
peningkatan dosis
banyak terjadi pada oleh Candida dengan baik
kontrasepsi
saat stres, albicans, duh tubuh 3. Infertilitas
hormonal bila
kehamilan atau tidak berbau, pH <4,5 merupakan
menggunakan
aktivitas seksual. , terdapat eritema komplikasi yang
antibiotik yang tidak
Vaginal discharge vagina dan eritema kerap terjadi akibat
menginduksi enzim
bersifat patologis satelit di luar vagina PID, selain itu
hati.
bila terjadi kejadian abortus
perubahan- 5. Pasien dengan
2. Vaginosis bakterial IUD tembaga dan spontan dan janin
perubahan pada mati akibat sifilis
(pertumbuhan bakteri mengalami
warna, konsistensi, dapat
anaerob, biasanya vaginosis bakterial
volume, dan menyebabkan
Gardnerella dianjurkan untuk
baunya. infertilitas
vaginalis), mengganti metode
memperlihatkan kontrasepsinya. 4.Kehamilan ektopik
adanya duh putih dapat menjadi
atau abu-abu yang Penatalaksanaan komplikasi akibat
melekat di sepanjang vulvovaginal infeksi vaginal yang
dinding vagina dan kandidiosis: menjadi PID.
vulva, berbau amis 1. Dapat diberikan
dengan pH >4,5. azol antifungal oral Konseling dan
atau pervaginam Edukasi
3. Servisitis yang 2. Tidak perlu 1. Pasien diberikan
disebabkan oleh pemeriksaan pemahaman
chlamydia, dengan pasangan tentang penyakit,
gejala inflamasi 3. Pasien berulang penularan serta
serviks yang mudah dianjurkan untuk penatalaksanaan di
berdarah dan disertai memperoleh tingkat rujukan.
Pemeriksaan Penunjang duh mukopurulen pengobatan paling 2. Pasien
Swab vagina atas (high vaginal 4. Trichomoniasis, lama 6 bulan. disarankan untuk
swab) tidak terlalu berarti untuk seringkali tidak melakukan
4. Pada saat
diperiksa, kecuali pada keadaan asimtomatik, kalau hubungan seksual
kehamilan, hindari
keraguan menegakkan diagnosis, bergejala, tampak selama penyakit
obat anti-fungi oral,
gejala kambuh, pengobatan gagal, duh kuning kehijauan, belum tuntas
dan gunakan
atau pada saat kehamilan, duh berbuih, bau diobati.
imidazol topikal
postpartum, postaborsi dan amis dan pH >4,5. hingga 7 hari.
postinstrumentation 5. Pelvic Kriteria Rujukan
5. Hati-hati pada
inflammatory disease Pasien dirujuk
pasien pengguna
(PID) yang apabila:
kondom atau
disebabkan oleh 1. Tidak terdapat
kontrasepsi lateks
chlamydia, ditandai fasilitas
lainnya, bahwa
dengan nyeri pemeriksaan untuk
Tatalaksana penggunaan
abdomen bawah, pasangan
Chlamydia: antifungi lokal dapat
dengan atau tanpa merusak lateks 2. Dibutuhkan
1. Azithromisin 1gramsingle dose, atau
demam. Servisitis pemeriksaan kultur
Doksisiklin 100 mg 2xsehari untuk 7 hari 6. Pasien pengguna
bisa ditandai dengan kuman gonore
2. Ibu hamil dapat diberikan Amoksisilin 500mg kontrasepsi pil
kekakuan adneksa 3. Adanya arah
3x sehari untuk 7 hari atau Eritromisin 500 mg kombinasi yang
dan serviks pada kegagalan
4x sehari untuk 7 hari mengalami
nyeri angkat palpasi pengobatan
vulvovaginal
bimanual.
Trikomonas vaginalis: kandidiosis
1. Obat minum nitromidazol (contoh 6. Liken planus berulang,
metronidazol) efektif untuk mengobati 7. Gonore dipertimbangkan Rencana Tindak
trikomonas vaginalis 8. Infeksi menular untuk menggunakan Lanjut
seksual lainnya metoda kontrasepsi Pasien yang
2. Pasangan seksual pasien trikomonas vaginalis
lainnya memiliki risiko
harus diperiksa dan diobati bersama dengan 9. Atau adanya benda
tinggi penyakit
pasien asing (misalnya
menular seksual
3. Pasien HIV positif dengan trikomonas tampon atau kondom
sebaiknya
vaginalis lebih baik dengan regimen oral yang terlupa
ditawarkan untuk
penatalaksanaan beberapa hari dibanding dosis diangkat).
diperiksa
tunggal chlamydia, gonore,
4. Kejadian trikomonas vaginalis seringkali sifilis dan HIV
berulang, namun perlu dipertimbangkan pula
adanya resistensi obat
N
o
Nama penyakit Gejala Px Fisik dan Px DD Tatalaksana Edukasi
Penunjang
7. VAGINITIS Keluhan Pemeriksaan Fisik Vaginosis vaginosis 1. Menjaga
Bau adalah keluhan yang paling bakterialis, bakterialis kebersihan diri
Vaginitis adalah sering dijumpai. Dapat ditemukan Metronidazol 500 terutama daerah
peradangan pada adanya iritasi,eritema Vaginosis vagina
mg peroral 2 x
vagina ya:ng Gejala klinis atau edema pada trikomonas sehari selama 7 2. Hindari
ditandai dengan 1. Bau vulva dan vagina. , hari pemakaian
adanya pruritus, Serviks juga dapat
2. Gatal (pruritus) Metronidazol handuk secara
keputihan, tampak eritematous. Vulvovaginiti
3. Keputihan pervagina 2 x bersamaan
dispareunia, dan
4. Dispareunia s kandida sehari selama 5 3. Hindari
disuria. Pemeriksaan
hari pemakaian sabun
Penyebab vaginitis: 5. Disuria Penunjang untuk
a. Vaginosis 1. Pemeriksaan Krim klindamisin membersihkan
bakterialis (bakteri KRITERIA DIAGNOSTIK LIHAT mikroskopik cairan 2% pervagina 1 x daerah vagina
Gardnerella DIBAWAH atau sekret vagina. sehari selama 7 yang dapat
Vaginalis adalah hari
2. Pemeriksaan pH menggeser
bakteri anaerob
yang cairan vagina. jumlah flora
bertanggungjawab 3. Pemeriksaan uji vaginosis normal dan dapat
atas terjadinya whif: Jika positif trikomonas merubah kondisi
infeksi vagina berarti Metronidazol 2 g pH daerah
yang non-spesifik, mengeluarkan peroral (dosis kewanitaan
insidennya terjadi mengeluarkan bau tunggal) tersebut.
sekitar 23,6%). seperti anyir Pasangan seks 4. Jaga berat
b. Trikomonas (amis) pada waktu pasien sebaiknya badan ideal
(kasusnya berkisar ditambahkan juga diobati
antara 5,1-20%). larutan KOH. vulvovaginitis
c.Kandida(vaginal kandida 5. Diinformasika
kandidiasis, Flukonazol 150 mg n pula pentingnya
merupakan peroral (dosis pasangan seks
penyebab tunggal) (suami) untuk
tersering dilakukan juga
peradangan pada pemeriksaan dan
vagina yang terapi guna
terjadi pada pengobatan
wanita hamil, secara
insidennya keseluruhan
berkisar antara antara suami-istri
15-42%). dan mencegah
terjadinya kondisi
yang berulang.

Sindroma
Normal Vaginosis Bakterialis Vaginosis Trikomoniasis Vulvovaginitis Kandida
pH Vagina 3,8-4,2 > 4,5 > 4,5 >4,5 (usually)
cairan Vagina Putih, jernih, Tipis, homogen, putih, abu- Kuning-hijau, berbuih, Putih seperti keju,kadang-
halus abu, lengket, sering kali lengket, tambah banyak kadang tambah banyak.
bertambah banyak
Uji whiff - + -
Bau amis Tidak ada Ada Mungkin ada Tidak ada
(KOH)
KU Tidak ada Keputihan, bau busuk Keputihan berbuih, bau Gatal/panas, keputihan
(mungkin tambah tidak enak busuk, pruritus vulva,
setelah senggama), disuria
kemungkinan gatal
Pemeriksaan Laktobasili, Clue cell dengan bakteri Trikomonas, leukosit > 10 Kuncup jamur, hifa,
mikroskopik sel-sel epitel kokoid yang melekat, tidak ada lapangan pandangan luas pseudohifa (preparat basah
leukosit dengan KOH)