Anda di halaman 1dari 2

SOP Prosedur Penyusunan Layanan

Klinis
No.
:
Dokumen
Dinas Kesehatan
Kota Tangerang
No. Revisi :

Tanggal
:
Terbit

SOP

PUSKESMAS
Halaman : 1/2 PANUNGGANGAN

Ditetapkan
Kepala UPT dr Hj. Harmayani MPH
Puskesmas NIP. 19770206 200604 2 019
Panunggangan
1. Pengertian Posedur ini mencakup Semua prosedur klinis yang dibuat di puskesmas.

Untuk menjamin mutu pelayanan klinis perlu dilakukan pembakuan standar dan
2. Tujuan prosedur layanan klinis berdasarkan acuan yang jelas dan dapat dipertanggung
jawabkan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan puskesmas.
KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS PANUNGGANGAN
3. Kebijakan Nomor : /2016
Tentang : Area Prioritas Dengan mempertimbangkan 3H + 1 P
1. UU No.36 th 2009 ps. 5 tentang pelayanan, monitoring, dan evaluasi pelayanan
kesehatan di puskesmas
2. Permenkes RI No 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan
Kesehatan Nasional
4. Referensi
3. Undang-Undang No 25 tahun 2009, tetang Pelayanan Publik

4. Permenkes RI No 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik


Pratama, tempat praktek mandiri dokter dan tempat praktek mandiri dokter gigi
5. Prosedur /langkah 1. Setiap unit pelayanan mengajukan bahan referensi yang akan dipergunakan
langkah dalam penyusunan SPO
2. Kepala puskesmas dan tim mutu pelayanan klinis membahas kriteria referensi
yang dapat dipergunakan sebagai acuan
3. Selanjutnya memilih bahan referensi yang telah diajukan

1/2
1. Tim mutu pelayanan klinis menyusun SPO berdasarkan acuan yang telah dipilih.

6. Hal - hal yang


Kepatuhan Kerja Sesuai dengan SOP
perlu diperhatikan
Kepala Puskesmas, Tim mutu pelayanan klinis, dokter, perawat, bidan,
7. Unit Terkait
analis, sanitarian, nutrisionis
SK Kepala Puskesmas , SPO Pelayanan klinis meliputi, SOP Pelayanan
pendaftaran, SOP Pelayanan Kesehatan Umum, SOP Pelayanan Kesehatan Gigi ,
8.Dokumen Terkait SOP Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), SOP Pelayanan Kefarmasian, SOP
Pelayanan Laboratorium, SOP Pelayanan Kesehatan Lingkungan, SOP Pelayanan
Gizi

Yang
No Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan
diubah
9.Rekaman Historis
perubahan

2/2