Anda di halaman 1dari 7

28/03/2016

Bab 14
Konsep dan Strategi Promosi
Kesehatan
Oleh
Adila Prabasiwi, S.K.M, M.K.M

Definisi Promosi Kesehatan

1. Peningkatan kesehatan
2. Upaya memasarkan,
menyebarluaskan, mengenalkan
kesehatan sehingga masyarakat
menerima pesan kesehatan dan mau
berperilaku hidup sehat

3. Segala bentuk kombinasi pendidikan kesehatan


dan intervensi yang terkait dengan ekonomi, politik,
organisasi, yang dirancang untuk memudahkan
perubahan perilaku dan lingkungan yang kondusif
bagi kesehatan.
(Lawrence Green, 1984)

Strategi Promosi Kesehatan

Pendekatan kepada para pembuat keputusan/ penentu


kebijakan di berbagai sektor, sehingga pejabat mau
Advokasi mendukung program kesehatan yang diinginkan
Melalui presentasi/ sowan

Kegiatan untuk mencari dukungan melalui tokoh


masyarakat
Dukungan Sosial Toma sebagai jembatan antara sektor kesehatan dengan
masyarakat
Melalui pelatihan toma, seminar, lokakarya, dll

Ditujukan kepada masyarakat secara langsung


Pemberdayaan Melalui penyuluhan, pengorganisasian dan pengembangan
Masyarakat masyarakat (koperasi dan pelatihan untuk meningkatkan
income keluarga)

1
28/03/2016

Ruang Lingkup Promosi Kesehatan


(1)
Berdasarkan aspek ilmu

Ilmu untuk
Ilmu perilaku
intervensi perilaku
Psikologi, antropologi, Pendidikan, komunikasi,
sosiologi manajemen,
kepemimpinan, dsb

Ruang Lingkup Promosi Kesehatan


(2)
Berdasarkan aspek pelayanan kesehatan, promosi kesehatan mencakup:

Promotif Preventif Kuratif Rehabilitatif

Kelompok Kelompok Pasien Pasien yg baru


orang sehat orang sehat Agar mampu sembuh
Agar mereka yang berisiko mencegah Agar segera
mampu tinggi penyakit pulih,
meningkatkan Misal: tersebut mengurangi
kesehatannya bumil/busui, bertambah kecacatan
perokok, kel. parah seminimal
Obes, pekerja mungkin
seks
Mencegah
agar kelompok
tsb tidak jatuh
sakit

Metode dan Teknik Promosi Kesehatan

1. Individu 2.Kelompok

3.Massa

2
28/03/2016

Individu
Dapat berkomunikasi secara langsung (face to face) atau melalui
sarana komunikasi telepon
Bisa menggunakan alat bantu/ peraga sesuai dengan masalah
yang dihadapi

Kelompok (1)
Kelompok Besar (> 15 orang)
Metode: ceramah, seminar, loka karya

Bisa menggunakan alat bantu OHP, slide projector, film, sound system, dsb

2. Kelompok Kecil (< 15 orang)

Misalnya : Diskusi Kelompok, Curah Pendapat, Kelompok kecil-kecil, bermain


peran, permainan simulasi

Perlu dibantu dengan alat/media seperti lembar balik/ flipcart, alat peraga, slide,
dsb

3
28/03/2016

Massa
1. Ceramah umum
2. Media massa elektronik
3. Media cetak
4. Media di luar ruangan

PENGGOLONGAN MEDIA PROMKES

Media

Bentuk umum
Cara Produksi
Penggunaan

Bahan Media Media Luar


Bahan bacaan Media cetak
peragaan elektronik Ruangan

-modul -Papan reklame


-poster - poster -TV
-Spanduk
-buku -flipcart -leaflet -Radio -Pameran
-leaflet -film -brosur -Film
-Baner
-majalah -majalah -CD
- TV layar lebar
-buletin -surat kabar

Bahan BACAAN

Buku Buletin Majalah

Leaflet Booklet

4
28/03/2016

BAHAN PERAGAAN

Food
Model

Media Cetak

Kelebihan Kekurangan
Tahan lama Tidak dapat menstimulir efek
suara&gerak
Mencakup banyak orang Mudah terlipat
Biaya tidak tinggi
Tidak perlu listrik
Dapat dibawa kemana-mana
Dapat mengungkit rasa keindahan
Mempermudah pemahaman
Meningkatkan gairah balajar

Media Elektronik
Kelebihan Kekurangan
Sudah dikenal masyarakat Biaya lebih tinggi
Mengikutsertakan semua panca indera Sedikit rumit
Lebih mudah dipahami Perlu listrik
Lebih menarik karena ada suara dan Perlu alat canggih untuk produksinya
gambar
Bertatap muka Perlu persiapan matang
Penyajian dpaat dikendalikan Peralatan selalu berkembang dan berubah
Jangkauan relatif lebih besar Perlu ketrampilan penyimpanan
Sebagai alat diskusi dan dapat diulang- Perlu ketrampilan dalam pengoperasian
ulang

5
28/03/2016

Media Luar Ruangan


Kelebihan Kekurangan
Sebagai informasi umum dan hiburan Biaya lebih tinggi
Mengikutsertakan semua panca indera Lebih rumit
Lebih mudah dipahami Ada yang memerlukan listrik
Lebih menarik karena ada suara dan Ada yg Perlu alat canggih untuk
gambar bergerak produksinya

Bertatap muka Perlu persiapan matang


Penyajian dapat dikendalikan Perlu ketrampilan penyimpanan
Jangkauan relatif lebih besar Perlu ketrampilan dalam pengoperasian
Dapat menjadi tempat bertanya lebih
detail

Perencanaan Promosi Kesehatan


A. Menentukan kebutuhan promkes
1. diagnosis masalah
2. Menetapkan prioritas masalah
B. Mengembang komponen promkes
1. menentukan tujuan
2. sasaran
3. isi pesan
4. metode
5. media
6. rencana evaluasi
7. jadwal pelaksanaan

Referensi
Notoatmodjo. 2010. Promosi Kesehatan Teori
dan Aplikasi. Edisi Revisi. Jakarta: PT.Rineka
Cipta

6
28/03/2016

Tugas Kelompok
Buat perencanaan media promosi kesehatan
Presentasikan di depan kelas