Anda di halaman 1dari 26

Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1 METODE PELAKSANAAN & TAHAP PEMBANGUNAN

1.1 Umum

1.1.1 Lingkup Pekerjaan

Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan Oprit / Causeway
Pekerjaan Dermaga Dan Pekerjaan Trestle
Krib Pencegah Abrasi

1.1.2 Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan

Pekerjaan ini direncanakan akan selesai dikerjakan dalam waktu ...


(.) hari kalender.

Jam kerja normal adalah jam 08.00 s/d 17.00 atau rata rata 8 jam kerja sehari
dengan istirahat 1 jam.

Untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pasang / surut air laut, maka jam kerja
untuk pelaksanaan konstruksi yang berkaitan akan menyesuaikan.

1.1.3 Quary dan Borrow Area

Quary Pasir
Quary Batu Pecah

1.1.4 Temporary Facilities

Temporay facilities yang akan dibuat meliputi :


- Direksi Keet
- Gudang Bahan
- Barak Pekerja

1
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.1.5 Urutan Pelaksanaan Pekerjaan

Gambar 1. Urutan Pelaksanaan Pekerjaan

1.2 Pekerjaan Persiapan

1.2.1 Pembuatan Papan Nama Proyek

Setelah SPMK diterbitkan maka segera dilakukan pembuatan Papan Nama


Proyek, lokasi untuk penempatan posisi sesuai petunjuk dari Direksi.

1.2.2 Asuransi Sosial Tenaga Kerja ( ASTEK )

Semua tenaga kerja untuk pekerjaan ini kami Asuransikan pada ASTEK.

1.2.3 Mobilisasi dan Demobilisasi

Mobilisasi dan demobilisasi ini meliputi :


a. Personil dan Tenaga Kerja
b. Peralatan digunakan
c. Bahan-bahan/ material yang digunakan

Personil dan Tenaga Kerja :


- Personil dan tenaga kerja untuk pekerjaanpekerjaan yang tidak memerlukan
ketrampilan khusus bisa menggunakan tenaga lokal, sedangkan untuk tenaga trampil
atau yang memerlukan keahlian khusus kami menggunakan tenaga yang didatangkan
dari daerah lain demi memperoleh hasil kerja yang maksimal.

Peralatan yang digunakan diantaranya :


- Phonton Angkut - Diesel Hammer K-45
- Tongkang 100 feet - Vibrator Hammer
- Ponton Pancang - Baby Roller
- Crane 30 ton - Theodolite
- Concrete Mixer - Waterpass

2
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

- Mobile Crane
Bahan-bahan/ material yang digunakan :
- Bahan-bahan/ material yang digunakan menggunakan material lokal yang memenuhi
syarat sesuai dengan yang diisyaratkan dalam dokumen lelang, namun untuk bahan-
bahan/ material yang harus mendatangkan dari luar daerah khususnya material
pabrikasi harus mengajukan spesifikasi kepada pemilik pekerjaan untuk
mendapatkan persetujuan.

Mobilisasi Personil, Alat dan Bahan/ Material


Setelah SPMK diterbitkan maka segera dilakukan mobilisasi peralatan, personil dan
bahan-bahan/ material yang akan digunakan dalam pekerjaan.
Mobilisasi peralatan ini meliputi penyiapan alat hingga siap pakai dilapangan,
sehingga dalam pekerjaan ini nantinya tidak akan terkendala oleh peralatan yang
rusak atau tidak dapat digunakan.

1.2.4 Pembuatan Direksi Keet/ Gudang Bahan

Pembuatan Direksi Keet/ Gudang Bahan segera dikerjakan setelah SPMK


diterbitkan untuk menunjangpelaksanaan pekerjaan.

1.2.5 Penerangan Kerja

Mengingat pekerjaan ini berada agak jauh dari pemukiman warga, maka
penerangan kerja harus disediakan untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan
menggunakan Generator Set dan peralatan penerangan lainnya yang tentunya sangat
dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan.

1.2.6 Penyediaan Air Kerja dan P3K

Mengingat pekerjaan ini berada dilokasi pantai dan menggunakan banyak air
kerja untuk pekerjaan beton, maka harus menyediakan air tawar untuk pembuatan
campuran beton yang diisyaratkan.
Perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) kami sediakan
mengingat pekerjaan ini menggunakan alat-alat berat dan juga berisiko terjadinya
kecelakaan. Kami juga akan menyediakan perlengkapan untuk safety seluruh personil
dan pekerja dalam pekerjaan ini.

1.2.7 Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank

Pekerjaan pengukuran dan pemasangan bouwplank akan selalu kami laksanakan


selama proses pekerjaan ini berlangsung, mengingat pekerjaan ini membutuhkan
ketelitian dalam hal pengukuran terutama dalam pekerjaan pemancangan yang
merupakan pekerjaan pokok dalam pekerjaan ini

1.2.8 Dokumentasi/Administrasi/As Built Drawing

Pekerjaan ini sebagai laporan kepada direksi, diantaranya Dokumentasi 0%,


50%, 100%, Laporan Harian, Mingguan dan Bulanan, Shop Drawing (gambar dalam
pelaksanaan) dan Asbuilt Drawing (Gambar terbangun).

3
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.3 Uraian Metode Pelaksanaan

1.3.1 Pengadaan Dan Angkutan Tiang Pancang

Pengadaan dan angkutan Tiang Pancang Baja 406,4mm, t=12,7 mm


a. Pertama-tama mengajukan speSifikasi material pipa pancang untuk mendapat
persetujuan kepada pemilik pekerjaan.
b. Setelah speSifikasi material disetujui, kemudian mengajukan Ijin Mulai Kerja/
Request untuk pemesanan material kepada pemilik pekerjaan untuk segera kami
melakukan pemesanan mengingat pabrikasi material pipa pancang diluar daerah.
c. Pemesanan/order dilaksanakan sesuai dengan kuantitas dan spesifikasi yang ada
dalam pekerjaan ini.
d. Setelah proses pabrikasi selesai, dilaksanakan mobilisasi material dari pabrik ke
lokasi pekerjaan. Pekerjaan ini memerlukan waktu kurang lebih ..........(...........)
hari kalender, mengingat mobilisasi ini akan dilaksanakan dengan menggunakan
transportasi darat dan laut.

Urutan mobilisasi seperti skema dibawah ini :

Gambar 2. Urutan Mobilisasi

e. Pipa sampai dilokasi kemudian ditata sedemikian rupa dan dilaksanakan


pemeriksaan pekerjaan pengadaan pipa pancang baja.

1.3.2 Pembuatan Sepatu Tiang Pancang

Pembuatan sepatu tiang pancang terbuat dari plat dengan tebal sesuai tebal tiang
pancang di las keliling seperti terlihat pada gambar di bawah ini :

4
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

Gambar 3. Pembuatan Sepatu Tiang Pancang

Pengangkutan Tiang Pancang Ke Titik Pancang


Pengangkutan tiang pancang ke titik pancang ini dilakukan saat akan melakukan
pemancangan. Pengangkutan ini menggunakan peralatan sebagai berikut :
- Crawler Crane
- Ponthon Pancang

Urutan Pekerjaan ini sebagai berikut :


a. Pipa pancang yang telah disambung ditutup dengan plastik dan dieratkan dengan
karet pada lobang atas dan bawah agar kedap udara dan tidak kemasukan air saat
dilakukan pengangkutan.
b. Dilakukan pemeriksaan kekuatan pengeratan plastik penutup pipa pancang sebelum
dilakukan pengangkutan.
c. Pengangkutan tiang pancang dengan cara pipa pancang yang telah ditutup kedua
lobangnya ditali dan ditarik dengan menggunakan mesin liyer ke tempat titik
pancang.
d. Pengangkutan tiang pancang dengan cara pipa pancang yang telah ditutup kedua
lobangnya ditali dan ditarik dengan menggunakan mesin liyer ke tempat titik
pancang.
e. Pemasangan pipa pancang pipa pancang pada ladder dan pipa pancang siap untuk
dipancang pada titik pancang.

PDA Test
PDA test dilaksanakan disaat permulaan pada pekerjaan ini. Sesuai dengan yang
diisyaratkan dalam dokumen lelang. Pekerjaan ini berfungsi untuk melakukan
penjajakan pada pekerjaan pemancangan, apakah perencanaan sesuai atau tidak seperti
yang ada dilapangan. Hasil dari PDA Test ini akan disampaikan kepada konsultan
pengawas dan pemilik pekerjaan untuk dapat ditindak lanjuti sesuai dengan hasil test
tersebut

1.3.3 Pemancangan Tiang Pancang Tegak & Pemancangan Tiang Pancang


Miring

Setelah hasil PDA Test didapat, maka selanjutnya akan dilaksanakan


pemancangan. Sebelum melaksanakan pemancangan dilaksanakan penyetelan-
5
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

penyetelan alat yang akan digunakan dalam pekerjaan pemancangan, alat-alat tersebut
diantaranya :
- Phonton Pancang 1 Unit
- Diesel Hammer
- Mesin Las 1 Unit
- Theodolit T.0 1 Unit
- Theodolit T.1 1 Unit
- Waterpass 1 Unit
- Crawler Crane 2 Unit

a. Pengajuan ijin mulai kerja/ request kepada pengawas dan pemilik pekerjaan.
b. Pertama-tama ponton kami tata searah memanjang sesuai denga trestle yang telah
ada.
c. Penyiapan alat ukur untuk penentuan posisi dan kelurusan tiang pancang.
teodholite
1 tiang pancang

teodholite
2

Gambar 4. Alat Ukur Untuk Penentuan Posisi dan Kelurusan Tiang Pancang

d. Penyiapan Diesel Hammer dan crane pancang


e. Pemancangan dilakukan dan dihentikan saat harus dilakukan penyambungan pipa
pancang.
f. Penyambungan pipa pancang dengan cara yang sama dalam methode
penyambungan diatas.
g. Pemancangan dilakukan hingga mencapai daya dukung tanah yang maksimal
sesuai dengan yang diisyaratkan dalam dokumen lelang.
h. Penandaan setiap 0,5 meter tiang pancang dengan garis berwarna terang agar bisa
memantau percepatan pemancangan.

Gambar 5. Pemancangan Tiang Pancang Tegak & Pemancangan Tiang Pancang Miring

6
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.3.4 Penyambungan Tiang Pancang

Penyambungan tiang pancang ini sebagian dilakukan dilakukan dilaut sesuai dengan
petunjuk teknis yang ada pada dokumen lelang.
Untuk methode penyambungan kami uraikan sebagai berikut :
a. Pengajuan Ijin Mulai Kerja/ Request pada pemilik pekerjaan dan Konsultan
Pengawas.
b. Penyiapan bahan/ material untuk penyambungan. Bahan yang digunakan
tersebut dibawah ini :
- Plat baja strip
- Kawat las/ elektroda
- Olie
- Solar
c. Penyiapan alat-alat yang akan digunakan untuk pekerjaan penyambungan pipa
pancang. Alat-alat tersebut diantaranya :
- Mesil las listrik
- Alat bantu lainnya
d. Pengelasan stek untuk penyambungan tiang pancang sedemikian rupa sehingga
menghasilkan sambungan yang kuat seperti yang diisyaratkan dalam dokumen
lelang.
e. Penyambungan pipa pancang memakai metode "Single V with full penetration
butt weld" dapat dilihat dari gambar sket dibawah ini :

Gambar 6. Penyambungan Tiang Pancang

7
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

f. Setelah penyambungan selesai, dilakukan pemeriksaan mutu kekuatan hasil


kerja dengan pengawas lapangan dan direksi pekerjaan kemudian dilanjutkan
pemukulan tiang pancang.

1.3.5 Pembuatan Plat Penutup Pile Tebal : 10 mm

Plat penutup pile ini berfungsi untuk menahan campuran beton isian tiang
pancang pada saat pengecoran beton isi pile. Pekerjaan bisa dilaksanakan bersamaan
dengan pemasangan splash guard, mengingat pekerjaan ini pada tahap awal telah
dipersiapkan didarat.
Peralatan yang digunakan untuk pembuatan Plat penutup pile seperti dibawah ini :
- Mesin Las
- Alat pemotong besi

Bahan-bahan/ material yang dibutuhkan


- Palt baja tebal 10 mm
- Besi beton

Adapun methode pembuatan plat penutup pile ini sebagai berikut :


a. Pengajuan Ijin Mulai Kerja/ Request pada Konsultan Pengawas dan Pemilik
Pekerjaan.
b. Penyiapan plat untuk yang dipotong dan disesuaikan dengan diameter dalam
pipa pancang, dan pastikan plat bisa masuk tepat pada pipa pancang.
c. Plat yang telah dibuat dilas setebal 8 mm pada besi memanjang yang berfungsi
untuk penggantung plat tersebut agar tidak jatuh saat ada beban dari campuran
yang akan membebaninya.
d. Pemasangan besi-besi penggantung ini sedalam yang direncanakan dalam
gambar kerja.
kawat untuk
menahan plat
plat t : 10 mm
untuk alas
campuran
tiang pancang

Gambar 7. Plat Penutup Pile

8
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.3.6 Beton Isi Pile

Persiapan Bahan-bahan/material
- Campuran Beton
- Kawat bendrat & besi beton
Peralatan-peralatan
- Concrete Mixer
- Alat bantu

Untuk methode pelaksanaannya sebagai berikut :


a. Setelah pemancangan selesai, buat perancah kayu yang dikaitkan pada besi
beton sebagai landasan yang dilas pada tiang pancang

Gambar 8. Landasan Pada Tiang Pancang

b. Masukkan pembesian yang telah di rakit di luar pada tiang pancang dengan
memperhitungkan juga pembesian untuk stek pile cap.

Gambar 9. Pembesian Pada Tiang Pancang

9
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

c. Siapkan campuran beton dengan concrete mixer sesuai spesifikasi dan di angkut
ke tiap tiang pancang dengan menggunakan klenteng seperti gambar di bawah.
d. Mulai pengisian dengan beton yang sudah disiapkan sampai ujung tiang pancang
dan untuk pemadatannya dipakai concrete vibrator secukupnya.
e. Lakukan seperti langkah tersebut diatas sampai pada titik pancang terakhir

Gambar 10. Beton Isi Pile

1.3.7 Selimut Tiang Pancang Beton

Setelah dilaksanakan pemancangan, dilaksanakan pemasangan selimut tiang


pancang. Pemasangan selimut tiang pancang bertujuan untuk mencegah korosi pada
tiang pancang akibat pengaruh dari air laut.
Pemasangan selimut tiang pancang dipasang pada batas bawah kurang lebih atau
minimal 50 cm dari permukaan air surut terendah hingga pada top pile pipa pancang.

Adapun methode pemasangan seperti dibawah ini :


a. Pasang pembesian sesuai panjang selimut + angkur.
b. Pembersihan pipa pancang yang akan dipasang selimut tiang pancang dari korosi
dan kotoran.
c. Pasang pembesian sesuai panjang selimut + angkur.
d. Pasang bekisting sesuai gambar
e. Cor selimut tiang pancang dengan beton.
f. Perlu diketahui pemasangan selimut tiang pancang dilaksanakan harus dalam
keadaan air laut surut.

10
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

Gambar 11. Selimut Tiang Pancang

Gambar 12. Pengisian Tiang Pancang dan Selimut Tiang Pancang

11
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.3.8 Pembuatan Pile Cap/Poer Beton

Pekerjaan ini dikerjakan setelah isian tiang pancang selesai.

Gambar 13. Pile Cap

Persiapan Bahan-bahan/material
- Campuran Beton (semen, pasir, batu pecah)
- Kawat bendrat & besi beton
- Kayu Begisting
Peralatan yang digunakan
- Conrete Mixer
- Alat bantu, tang, Obeng
- Mesin Las
- Theodolit
Pemasangan begisting
Urutan pemasangan begisting sebagai berikut :
- Cek posisi dan elevasi dasar rencana bekisting dengan menggunakan waterpass dan
theodolith, tarik benang antar tiang pancang untuk menantukan as poer dan balok.
- Pasang penggantung steel plat dan dilaskan pada ujung atas tiang pancang.
- Pasang balok kayu 6/12 pada penggantung, serta eratkan penggantungnya.
Pemasangan balok arah x ( bawah) didahulukan setelah itu balok arah y (atas)
ditumpangkan di atasnya.

12
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

- Pasang panel bekisting poer bagian dasar, diikuti panel bekisting samping. Setelah
posisi benar, sekur sekur bekisting dipasang.
- Pasang trus kayu sebagai perancah balok dan lantai di atas balok 6/12, kemudian
diikuti panel bekisting pile cub, balok dengan perkuatan sekur sekur kayu.
- Terakhir pasang panel bekisting plat pile cap.

Gambar 14. Begisting

Pembesian Pile Cap


- Besi beton yang telah dipotong dan difabrikasi, diangkut ke site dengan
menggunakan truk
- Besi beton dipasang setelah bekisting selesai bagian bawahnya
- Besi beton dipasang secara bertahap mengikuti tahapan pengecoran , yaitu :
- Pembesian pile cap
- Pembesian poer / pile cap dan balok setelah pile head dicor
- Pembesian plat lantai setelah pile cap dan balok dicor
- Pengikatan besi beton menggunakan kawat baja ( bendrat ) dan pada beberapa
tempat, terutama di sekitar pipa pancang harus dilakukan pengelasan.
13
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

- Beton decking / beton tahu dipasang di beberapa tempat untuk menjamin tebal
selimut beton.

Gambar 15. Pembesian Pile Cap

Pengecoran Beton
Komposisi campuran beton ( semen, pasir, batu pecah ) akan ditentukan setelah
dibuat mix design dan mendapat persetujuan Direksi/Engineer. Pencampuran dan
pengadukan beton menggunakan concrete mixer, setelah beton siap diangkut ke site
menggunakan klenteng.
Sebelum beton dituangkan ( dicor ), perlu diperiksa / inspeksi bersama dengan Direksi
hal hal sbb :
- Bentuk dan ukuran bekisting sudah sesuai gambar
- Bekisting kuat, tidak goyang dan tidak bocor
- Semua perkuatan ( perancah / sekur ) sudah sesuai dengan shop drawing
- Pembesian sudah sesuai gambar
- Permukaan bekisting telah diberi minyak
- Beton decking telah terpasang dan cukup
- Permukaan bekisting telah dibersihkan dari segala kotoran ( kayu, potongan besi ,
paku dll ) Pembersihan bekisting sebaiknya menggunakan compressor
- Semua perlengkapan cor sudah siap dan dalam kondisi baik (concrete vibrator,
concrete pump, sekop)
- Semua perlengkapan untuk penerangan (untuk antisipasi kerja lembur) telah tersedia
dan terpasang.
- Terpal, payung, jas hujan telah tersedia (untuk mengantisipasi hujan).
- Semua pekerja harus memakai pelindung diri (helm, sarung tangan, sepatu).
- Angker angker untuk bollard, fender dan konstruksi lain telah terpasang dengan
kuat dan posisinya sudah benar.
- Angker angker untuk bollard, fender dan konstruksi lain telah terpasang dengan
kuat dan posisinya sudah benar.

14
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

- Perlengkapan untuk test beton, yaitu slump dan kubus / silinder beton telah tersedia.
- Volume beton (semen , pasir, batu pecah, air) telah mencukupi untuk pengecoran 1
blok.
- Saat pengecoran Plank Fender harus dilakukan penyetelan terhadap angkur dan
baut-baut fenderyang dilas pada pembesian plank fender sesuai dengan posisi baut
pada fender.

Setelah hal hal di atas terpenuhi dan mendapat persetujuan direksi, pengecoran baru
boleh dilakukan.
Pengecoran dilakukan per bagian atau per blok dan tidak boleh terputus pada saat
pengecoran balok, poer dan plat lantainya.
Penuangan beton menggunakan kereta sorong/klenteng atau concrete pump apabila
betonnya adalah ready mix.

Gambar 16. Pengecoran Beton


Curing ( Perawatan Beton )

15
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

Perawatan beton dilakukan secara terus menerus selama 10 hari umur beton dengan
menggunakan penutup karung goni dan dibasahi terus menerus.

Pembongkaran bekisting
- Pembongkaran bekisting dilakukan setelah beton cukup keras dan kuat menahan
beban sendiri :
- Tepi / sisi balok dan pile cap
- Bawah poer/ pile cap, beam dan slab
Pembongkaran dilakukan dari bawah dermaga saat air surut dengan menggunakan
sampan.

1.3.9 Pembuatan Balok & Lantai

Metode pembuatan struktur atas dermaga (balok & plat lantai) digunakan
metode balok dan plat lantai cor ditempat.

Gambar 17. Pengecoran Balok dan Plat Lantai

1.3.10 Pemancangan Sheetpile

Sheetpile dipancangkan dengan Vibro Hammer dan Water Jet.

16
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

Gambar 18. Pemancangan Sheetpile dengan Vibro Hammer dan Water Jet

Tipikal Posisi Pemancangan Sheetpile


Sebelum sheetpile dipancang perlu dipasang balok pengarah (guide beam) terlebih
dahulu, agar hasil pemancangan sheetpile lurus sesuai dengan rencana.

1.3.11 Pengecoran Pilecap Krib Penahan Abrasi

Pengecoran Pilecap Krib Penahan Abrasi dilakukan cor setempat (insitu),


dengan tulangan di fabrikasi terlebih dahlu kemudian begesting dan tulangan dipasang.

Gambar 19. Pemasangan Bekesting untuk Pilecap Sheepile

17
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

Gambar 20. Pekerjaan Pembuatan Krib Penahan Abrasi

1.3.12 Pembongkaran Bekisting

- Pembongkaran bekisting dilakukan setelah beton cukup keras dan kuat menahan
beban sendiri :
- Tepi / sisi balok dan pile cap
- Bawah poer/ pile cap, beam dan slab
Pembongkaran dilakukan dari bawah dermaga saat air surut dengan menggunakan
sampan.

1.3.13 Pembuatan Dilatasi L 100.100.10

Dilatasi terbuat dari besi siku berukuran 100 mm x 100 mm x 10 mm. Dilatasi
dipasang saat pengecoran lantai. Methode pembuatannya sebagai berikut :
- Penyiapan material besi siku sesuai ukuran.
- Besi siku dilas dengan angkur sebagai penguat.
- Las angkur pada pembesian lantai dan balok.
- Lakukan pengecoran pada delatasi hingga.
- Setelah pengecoran selesai, lakukan pengecatan pada delatasi.

1.3.14 Pengecatan Kanstein

Setelah kanstein kering dapat dilakukan pengecatan pada kanstein. Pengecatan


ini dilakukan dengan sesuai dengan design yang ada. Cat kanstein berfungsi sebagai
tanda batas/ tepi pada dermaga atau trestle.

18
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.3.15 Pengadaan dan Pemasangan Bollard

Sebelum melaksanakan pengadaan Bollard, harus dilakukan pengajuan


spesifikasi kepada Konsultan pengawas dan pemilik pekerjaan. Setelah mendapat
persetujuan baru dilakukan order untuk pengadaan Bollard sesuai dengan spesifikasi
yang telah ditentukan. Bolard berfungsi sebagai tempat mengikat kapal yang sandar
pada dermaga. Setelah pengecoran lantai selesai dilakukan, selanjutnya pemasangan
bollard pada tempat yang telah disiapkan angkur dan baut-bautnya saat pengecoran
lantai.

1.3.16 Pengadaan dan Pemasangan Karet Fender

Sebelum melaksanakan pengadaan karet Fender, harus dilakukan pengajuan


spesifikasi kepada Konsultan Pengawas dan pemilik pekerjaan. Setelah mendapat
persetujuan baru dilakukan order untuk pengadaan karet Fender sesuai dengan
spesifikasi yang telah ditentukan. Karet Fender berfungsi sebagai peredam benturan
antara kapal dan dermaga. Untuk pemasangannya juga tidak memerlukan hal yang
khusus. Karena sudah terlebih dahulu telah ditempatkan baut-baut angker pada plank
fender, sehingga pemasangannya lebih cepat dan mudah.

1.3.17 Penyelesaian dan Pembersihan

Setelah pekerjaan selesai, pembersihan lokasi dan perapian-perapian bias


dilaksanakan. Agar hasil pekerjaan dapat segera dimanfaatkan oleh pemilik pekerjaan
maka dilaksanakan serah terima pertama pekerjaan (PHO) kepada pemilik pekerjaan.
Administrasi, dokumentasi dan asbuilt drawing diajukan dan diserahkan kepada pemilik
pekerjaan.

1.3.18 Demobilisasi

Pekerjaan telah diserah terimakan kepada Pemilik Pekerjaan, peralatan dan


sebagian personil didemobilisasikan. Personil yang belum didemobilisasi akan standby
hingga masa pemilharaan ........... (...............) hari kalender berakhir dan serah terima
kedua (FHO) bisa dilaksanakan.

19
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.4 Tahapan Pembangunan

1.4.1 Tahap I

DATA KEGIATAN PEKERJAAN


Data umum Pekerjaan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap I untuk Tahun Anggaran 2012 (APBN), adalah sebagai berikut :
Konsultan Supervisi/ Pengawas
Kegiatan : Pengawasan Pembangunan Dermaga Sungai
di Kokonao Kabupaten Mimika Tahap I
Konsultan : CV. AMBAIDIRU KONSULTAN
Nilai Kontrak : Rp 61.895.000,-
Kontrak Nomor : 16/LLASDP/I/PAPUA-2012
Tanggal 30 Januari 2012
Waktu Pelaksanaan : 180 (seratus delapan puluh) hari kalender

Kontaktor Pelaksana
Kegiatan : Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten
Mimika Tahap I
Kontraktor : PT. HASMAH MATTUJUH TUJUH
Nilai Kontrak : Rp 2.429.328.000,-
Kontrak Nomor : 15/LLASDP/I/PAPUA-2012
Tanggal 30 Januari 2012
Waktu Pelaksanaan : 180 (seratus delapan puluh) hari kalender

LINGKUP KEGIATAN
Lingkup Kegiatan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap I adalah sebagai berikut :

Nomor Uraian Sat. Volume


I PEKERJAAN TRESTLE, DERMAGA
Pengadaan Tiang Pancang Baja 40 mm, t=10mm. Ton 85.60

1.4.2 Tahap II

DATA KEGIATAN PEKERJAAN


Data umum Pekerjaan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap II untuk Tahun Anggaran 2012 (APBNP), adalah sebagai berikut :
Konsultan Supervisi/ Pengawas
Kegiatan : Pengawasan Pembangunan Dermaga Sungai
di Kokonao Kabupaten Mimika Tahap II
Konsultan : CV. RAMDANA TEKNIK KONSULTAN
Nilai Kontrak : Rp 80.311.000,-
Kontrak Nomor : 86/LLASDP/VIII/PAPUA-2012
Tanggal 14 Agustus 2012
Waktu Pelaksanaan : 120 (seratus dua puluh) hari kalender

20
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

Kontaktor Pelaksana
Kegiatan : Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten
Mimika Tahap II
Kontraktor : PT. KURNIA JAYA KARYA
Nilai Kontrak : Rp 5.320.824.000,-
Kontrak Nomor : 82/LLASDP/VIII/PAPUA-2012
Tanggal 14 Agustus 2012
Waktu Pelaksanaan : 115 (seratus lima belas) hari kalender

LINGKUP KEGIATAN
Lingkup Kegiatan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap II adalah sebagai berikut :

Nomor Uraian Sat. Volume

I PEKERJAAN TRESTLE DERMAGA


Pengadaan Tiang Pancang Baja 40mm, t=10mm. Ton 64.36
Pengadaan Sheetpile Beton W.350.1000 M 240

PEKERJAAN KRIB PELINDUNG DERMAGA


II Pengadaan Tiang Pancang Baja 40mm, t=10mm. Ton 49.03
M 240
Pengadaan Sheetpile Beton W.350.1000

1.4.3 Tahap III

DATA KEGIATAN PEKERJAAN


Data umum Pekerjaan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap III untuk Tahun Anggaran 2013, adalah sebagai berikut :
Konsultan Supervisi/ Pengawas
Kegiatan : Pengawasan Pembangunan Dermaga Sungai
di Kokonao Kabupaten Mimika Tahap III
Konsultan : CV. RAMDANA TEKNIK KONSULTAN
Nilai Kontrak : Rp 190.100.000,-
Kontrak Nomor : 333/LLASDP/IV/PAPUA-2013
Tanggal 16 April 2013
Waktu Pelaksanaan : 210 (dua ratus sepuluh) hari kalender

Kontaktor Pelaksana
Kegiatan : Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten
Mimika Tahap III
Kontraktor : PT. KURNIA JAYA KARYA
Nilai Kontrak : Rp 7.970.980.000,-
Kontrak Nomor : 334/LLASDP/IV/PAPUA-2013
Tanggal 16 April 2013
Waktu Pelaksanaan : 210 (dua ratus sepuluh) hari kalender

21
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

LINGKUP KEGIATAN
Lingkup Kegiatan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap III adalah sebagai berikut :

NO URAIAN PEKERJAAN SATUAN VOLUME

A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Mobilisasi & Demobilisasi Ls 1,00
2 Pengukuran & positioning Ls 1,00
3 Direksi keet, Gudang & barak Pekerja Ls 1,00
4 Penerangan, Air Kerja & Keselamatan Kerja Ls 1,00
5 Dokumentasi, Administrasi & As Build Drawing Ls 1,00

B. PEKERJAAN OPRIT
1 Pengupasan Tanah Dasar, t=40cm m 101,40
2 Galian Tanah untuk Pondasi m 21,84
3 Urugan Tanah Pilihan m 37,14
4 Pasangan Batu Kali m 56,16
5 Pengadaan & Pemancangan Kayu Dolken 12,5cm m 438,42
6 Perkerasan Jalan Beton K-300 m 8,08
7 Baja Tulangan Ulir U-39 (Perkerasan Beton) kg 3.309,60
8 Dilatasi (expantion joint) m 6,00

C. PEKERJAAN TRESTLE DAN DERMAGA


1 Pengecatan Tiang pancang (12 m bagian teratas) m2 783,74
2 Pemancangan Tiang Pancang Baja m 1.560,00
3 Penyambungan Tiang Pancang Baja @6m m 208,00
4 Pemotongan Tiang Pancang Baja buah 52,00
5 Plat Penutup Tiang Pancang titik 52,00
6 Beton Isian Tiang Pancang buah 11,76
7 Beton selimut tiang pancang m 40,41
8 Kepala Tiang Beton K-300 (termasuk begesting) m 59,90
9 Balok Beton 40/70 m 46,85
10 Lantai Beton T=32 cm m 155,20
11 Beton Plank Fender m 11,97
12 Beton Untuk Tangga m 3,80
13 Kansteen Beton Tipe B (termasuk pengecatan) m 72,00
14 Kansteen Beton Tipe A (termasuk pengecatan) m 32,00
15 Dilatasi (expantion joint) m 20,00

22
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1.4.4 Tahap IV

DATA KEGIATAN PEKERJAAN


Data umum Pekerjaan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap IV untuk Tahun Anggaran 2014, adalah sebagai berikut :
Konsultan Supervisi/ Pengawas
Kegiatan : Pengawasan Pembangunan Dermaga Sungai
di Kokonao Kabupaten Mimika Tahap IV
Konsultan : CV. RAMDANA TEKNIK KONSULTAN
Nilai Kontrak : Rp 94.400.000,-
Kontrak Nomor : 99/LLASDP/V/PAPUA-2014
Tanggal 02 Mei 2014
Waktu Pelaksanaan : 150 (seratus lima puluh) hari kalender

Kontaktor Pelaksana
Kegiatan : Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten
Mimika Tahap IV
Kontraktor : PT. KURNIA JAYA KARYA
Nilai Kontrak : Rp 3.849.800.000,-
Kontrak Nomor : 98/LLASDP/V/PAPUA-2014
Tanggal 02 Mei 2014
Waktu Pelaksanaan : 150 (seratus lima puluh) hari kalender

LINGKUP KEGIATAN
Lingkup Kegiatan Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika
Tahap I adalah sebagai berikut :
NO
URAIAN PEKERJAAN SAT. VOL.
.
I. PEMBANGUNAN DERMAGA, TRESTLE DAN KRIB
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Pembersihan Lokasi M2 1212.250
2 Pekerjaan Pengukuran / Pemasangan Bouwplank M' 140.725
3 Pembuatan Papan Nama Proyek Ls 1.000
4 Dokumentasi Kegiatan dan As Built Drawing Ls 1.000
5 Mobilisasi & Demobilisasi Ls 1.000

B. PEKERJAAN TRESTLE & DERMAGA


5.
1 Bollard 15 ton buah 00
7.
2 Karet Fender Tipe V 300.2500 buah 00

C. KRIB PENCEGAH ABRASI


1 Pengecatan Tiang pancang (12 m bagian teratas) m2 256.22
510
2 Pemancangan Tiang Pancang Baja m .00
3 Pemancangan Sheetpile Beton m 528.00
4 Pemotongan Tiang Pancang Baja buah 17

23
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

.00
5 Beton Isian Tiang Pancang m3 2.46
17
6 Plat Penutup Tiang Pancang buah .00
7 Selimut Beton (splash guard) titik 12.55
34
8 Beton K-300 Cor Insitu (termasuk begesting) m .56

II. PEKERJAAN FASILITAS DARAT


A PEKERJAAN PENIMBUNAN
1 Timbunan Tanah Tebal 15 cm M3 189.000

B PEKERJAAN PAGAR
1 Kolom Kayu Kelas I 20/20-3M M3 6.480
2 Pasang Pagar BRC Bh 53.000
3 Sepatu Kolom Ky Besi 2x5/10 M3 1.728

C PEKERJAAN KAYU DAN ATAP R. UTAMA


1 Umpak Kayu Kelas I 20/20 4-6 M Bh 179.000
2 Skoor Pondasi Kayu Kelas I 2x5/10 M3 1.654
3 Sepatu Balok Kayu Kelas I 2x6/12 M3 2.392
4 Papan Kayu Kelas I 3/30 M3 0.605
5 Gelagar Balok Induk Kayu Kelas I 2x6/12 M3 2.470
6 Baut 15 mm - 35 mm Bh 179.000
7 Gelagar Balok Anak Kayu 5/10, 10/10 Ky Kls I M3 1.951
8 Papan Lantai Kayu Kelas I 3/20, Halus Sisi Atas M2 162.950
9 Papan Dinding Luar Kayu Kelas I 2/20 M2 110.826
10 Papan Dinding Dalam KM/WC Kayu Kelas I 2/20 M2 41.980
11 Pasang Dinding Dalam Taekwood 3 mm M2 154.936
12 Pasangan Dinding Dalam Seng Plat BJLS 0.20 km/wc M2 23.124
13 Rangka Dinding Kayu Kelas I M3 1.810
14 Kusen Pintu & Jendela Kayu Kelas I M3 0.402
15 Rangka Plafond Kayu Kelas II 5/5 M2 138.000
16 Pasang Plafond Tripleks 3 MM M2 138.000
17 Pasang Lis Plafon, Kayu Kelas II 2/5 diroter M' 119.550
18 Pasangan Kuda-kuda 5/10, Kayu Kelas I M3 1.644
19 Pasangan Gording, dan Nok Kayu Kelas II 5/10 M3 1.288
20 Reng Kayu Kelas II 5/5 M3 0.589
21 Ring Balk Kayu Kelas I 10/10 M3 1.313
22 Listplank bawah, listplank atas Papan Kayu Kelas I M2 27.800
23 Pasang Atap Seng Gelombang BJLS 0.20 M2 194.989
24 Skoor Dan Tiang Konsul Kayu Kelas II 5/10 M3 0.158
25 Pasang Talang Air PVC 15x15 M' 49.000
26 Nok Stak Seng Plat BJLS 0.20 M' 36.386
27 Pekerjaan Pagar Relig Guard Kayu Kelas I 4/8 M3 1.078
28 Pekerjaan Tangga Bh 2.000
D PEKERJAAN KAYU DAN ATAP R. GENSET
24
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

1 Umpak Kayu Kelas I 20/20 4-6 M Bh 35.000


2 Skoor Pondasi Kayu Kelas I 2x5/10 M3 0.310
3 Sepatu Balok Kayu Kelas I 2x6/12 M3 0.423
4 Papan Kayu Kelas I 3/30 M3 0.202
5 Gelagar Balok Induk Kayu Kelas I 2x6/12 M3 0.454
6 Baut 15 mm - 35 mm Bh 35.000
7 Gelagar Balok Anak Kayu 5/10, 10/10 Ky Kls I M3 0.358
8 Papan Lantai Kayu Kelas I 3/20, Halus Sisi Atas M2 29.250
9 Papan Dinding Luar Kayu Kelas I 2/20 M2 51.740
10 Pasang Dinding dalam Taekwood 3 mm M2 72.040
11 Rangka Dinding Kayu Kelas I M3 0.552
12 Kusen Pintu & Jendela Kayu Kelas I M3 0.151
13 Pasangan Kuda-kuda 5/10, Kayu Kelas I M3 0.285
14 Pasangan Gording, dan Nok Kayu Kelas II 5/10 M3 0.300
15 Reng Kayu Kelas II 5/5 M3 0.112
16 Ring Balk Kayu Kelas I 10/10 M3 0.388
17 Listplank bawah, listplank atas Papan Kayu Kelas I M2 9.550
18 Pasang Atap Seng Gelombang BJLS 0.20 M2 43.817
19 Nok Stak Seng Plat BJLS 0.20 M' 18.960
20 Pekerjaan Pagar Relig Guard Kayu Kelas I 4/8 M3 0.143
21 Pekerjaan Tangga Bh 1.000

E PEKERJAAN PENGECATAN
1 Cat Peliture Dinding Dalam Taekwood M2 154.936
2 Cat Tembok Dinding Luar M2 110.826
4 Cat Plafond M2 138.000
5 Cat Meny Kayu M2 145.428
6 Cat Kilat Minyak M2 196.352
7 Teer / Residu M2 559.956

F PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA


1 Pintu Panil Papan Kayu Kelas I Bh 4.000
2 Jendela Panil Kaca Ribben Kayu Kelas I Bh 8.000
3 Ventilasi Panil Kaca Ribben Kayu Kelas I Bh 12.000
4 Ventilasi Kaca Mati Bening KM/WC Bh 2.000
5 Ventilasi Jalusi Kayu Kelas I Bh 4.000
6 Pintu Double Tripleks Lapis Seng Bh 2.000
7 Lis Pintu & Jendela Kayu Ukiran Kayu Kelas I M2 10.608

G PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK


1 Lampu Phillips XL 18 Watt Bh 24.000
2 Saklar Tunggal Bh 10.000
3 Saklar Ganda Bh 2.000
4 Stop Kontak Bh 8.000
5 Sekring Cast PLN & Genset Bh 2.000
6 Instalasi Dalam Bangunan Titik 24.000

25
Pembangunan Dermaga Sungai di Kokonao Kabupaten Mimika

7 Accessories Ls 1.000

H PEKERJAAN SANITASI AIR


1 Instalasi Air bersih Ls 1.000
2 Accessories Ls 1.000
3 Instalasi Air kotor + Accessoris Ls 1.000
4 Pasang Water Tank 1100 Liter Bh 4.000
5 Bak Air Mandi 250 Liter Bh 2.000
6 Cor Lantai KM/WC 1PC : 3PS, tebal 5 CM M2 6.000
7 Tegel Keramik 20 x 20 CM M2 4.500
8 Closet Jongkok Porselin Unit 2.000
9 Wastafel (Bak Wash) Komplit Unit 3.000
10 Septictank Lengkap Unit 1.000
11 Pembuatan Tower Air Tipikal 1 Unit
Umpak Kayu Kelas I 20/20 4-6 M Bh 12.000
Baut 15 mm - 35 mm Bh 12.000
Sepatu Balok Kayu Kelas I 2x6/12 M3 0.125
Gelagar Balok Induk Kayu Kelas I 2x6/12 M3 0.154
Gelagar Balok Anak Kayu 5/10 Ky Kls I M3 0.125
Skoor Pondasi Kayu Kelas I 2x5/10 M3 0.108
Papan Lantai Kayu Kelas I 3/20, Tanpa Skap M2 10.000
Rangka Dinding Kayu Kelas I M3 0.580
Dinding Seng Gel. BJLS 0.20 M2 22.680
Kuda-kuda 5/10, Kayu Kelas I M3 0.195
Gording, Jurai dan Nok 5/10, Kayu Kelas II M3 0.168
Ring balk kayu kelas I 10/10 M3 0.186
Reng Kayu kelas II 5/5 M3 0.044
Pasang Atap Seng Gelombang BJLS 0.20 SNI M2 19.316
Nok Seng Plat BJLS 0.20 M' 11.380
Listplank bawah dan listplank atas Papan Ky. kelas I M2 14.000
Teer / Residu M2 36.818

I PEKERJAAN PENGECORAN
1 Beton Cor 1PC : 2PS : 3KR Tebal 10 Cm M3 40.000

J PEKERJAAN PEMBERSIHAN AKHIR


1 Pekerjaan Pembersihan Akhir Ls 1.000

26