Anda di halaman 1dari 2

MANAJEMEN PUSKESMAS

Puskesmas adalah suatu kesatuan organisasi fungsional yang merupakan pusat


pengembangan kesehatan masyaakatyang juga membina peran serta masyarakat di samping
memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di
wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok.

Puskesmas mempunyai tujuan, mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan


nasional yakni meningkatnya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap
orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja puskesmas.

Fungsi puskesmas menurut Achmad Farich adalah sebagai berikut.

1. Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan


2. Pusat pemberdayaaan masyarakat dan keluarga dalam pembangunan kesehatan
3. Pusat pelayanan kesehatan tingkat I

Manajemen Puskesmas adalah kegiatan pengelolaan Puskesmas yang meliputi semua


rangkaian kegiatan mulai dari :

a. Perencanaan (P1)
b. Pengorganisasian dan Pelaksanaan (P2)
c. Pemantauan, Pengawsan dan Penilaian Kinerja (P3)

Secara umum kegiatan pelayanan di Puskesmasdapat dikelompokkan dalam dua kelompok


yaitu : kegiatan pelayanan di dalam gedung puskesmas dan kegiatan pelayanan di luar
gedung puskesmas berdasarkan konsep wilayah kerja.

Ada enam jenis pelayanan tingkat dasar mininal yang harus dilaksanakan oleh puskesmas,
yaitu :

a. Promosi kesehatan
b. Kesehatan ibu, anak dan keluarga berencana
c. Perbaikan gizi
d. Kesehatan lingkungan
e. Pemberantasan penyakit menular
f. Pengobatan dasar

Manajemen puskesmas meliputi :

a. Perencanaan puskesmas meliputi :


1. Analisa Situasi
2. Mengidentifikasi masalah dan penetapan prioritas masalah
3. Merumuskan tujuan program dan target yang akan dicapai
4. Mengkaji faktor-faktor yang membantu dan menghambat tujuan
5. Merumuskan kegiatan yang harus dilaksanakan
b. Pengorganisasian dan pelaksanaan . Pengorganisasian merupakan langkah kegiatan
pertama yaitu untuk menentukan : personil, biaya, tugas dan wewenang, waktu
kegiatan, sasaran, sarana dan prasarana dan pencatatan dan pelaporan.
c. Pemantauan, pengawasan, penilaian kinerja (P3).
Pemantauan dilaksanakan melalui : melihat langsung, melihat caatatan hasil kegiatan,
melalui laporan dan pertemuan lokakarya mini.Manfaat dari pemantauan ini dapat
diketahui kesesuaian pelaksanaan dengan rencana, kendala dalam pelaksanaan,
keterlibatan staff, lintas sektoral dan penggunaan sarana dan anggaran. Pengawasan
dilakukan oleh pimpinan puskesmas melalui pengawasan melekat secara berjenjang
dan pembinaaan pegawai. Manfaat pengawasan yaitu mengetahui adanya
penyimpangan pelaksanaan, mengetahui adanya kelemahan perencanaan, mengetahui
adanya kelemahan personil dan mengetahui adanya pemborosan atau tidak. Penilaian
kinerja dilakukan setahun sekali, manfaatnya dapat mengetahui hasil kinerja
puskesmas, untuk menentukan rencana yang akan datang dan memacu kinerja staf.