Anda di halaman 1dari 2

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada praktikum rumput laut kali ini bertujuan untuk mengetahui


karakteristik fisik E. Cottonii kering menjadi karagenan dengan cara perebusan
dengan larutan KOH dan untuk mengetahui kadar air dan kadar abunya.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan karagenan dari


rumput laut ini adalah rumput kering direbus dengan menggunakan larutan KOH
6% dengan perbandingan (1:15) dan dipanaskan dengan suhu 85 oC selama kurang
lebih 3 jam lamanya. Kemudian rumput laut yang telah dipanaskan dicuci hingga
bersih dan dilakukan penirisan. Apabila ukuran rumput laut masih terlalu besar
maka dilakukan pemotongan hingga ukurannnya 4-5 cm. Lalu dikeringkan di
oven dengan suhu 60oC selama 1 hari, dilanjutkan dengan penepungan dengan 60
mesh. Tetapi pada hasil akhir kelompok kami mendapatkan karagenan tetapi telah
bercampur dengan KOH.

Setelah menjadi tepung sampel tersebut dilakukan uji kadar air dan juga
kadar abu. Cara pengujian untuk menentukan kadar air adalah pertama cawan
dioven pada suhu 105oC kemudian didinginkan dalam eksikator selama kurang
lebih 15 menit. Ditimbang berat cawan kosong kemudian ditambahkan sampel
sebanyak kurang lebih 3 gram. Kemudian sampel di oven selama kurang lebih 4
jam dengan suhu 100-105oC. Apabila sudah dipanaskan kemudian didinginkan
dalam eksikator selama 15 menit lalu ditimbang beratnya. Setelah ditimbang
sampel dioven lagi selama kurang lebih 1 jam dengan suhu 100-105 oC kemudian
ditimbang sampai beratnya menjadi konstan.

Sedangkan cara pengujian untuk menentukan kadar abu adalah cawan


dioven pada suhu 105oC kemudian didinginkan dalam eksikator selama kurang
lebih 15 menit. Cawan petri ditimbang kemudian ditambahkan sampel sebanyak 3
gram. Lalu sampel yang telah ditimbang di bakar selama 6 sampai 7 jam untuk
mendapatkan abu. Kemudian sampel yang telah dibakar didinginkan dalam
eksikator selama 15 menit lalu ditimbang beratnya.
Pada pengujian kadar air dapatkan hasil, kadar air awal sampel adalah
2,9992 gr. Pada percobaan pertama pengovenan didapatkan kadar air sebanyak
2,5835 gr. Pada percobaan kedua didapatkan kadar air sebanyak 2,5772 gr dan
pada percobaan ketiga atau terakhir sebanyak 2,5779 gr.

2,5835 gr +2,5772 gr +2,5779 gr


Rata-rata ulangan = 3 = 2,57953 gr

2,9992 gr2,57953 gr
Kadar air (% b/b) = 2,9992 gr x 100% = 0,139 x 100%

= 13,9 %

2,9992 gr2,57953 gr
Kadar air (% b/k) = 2,57953 gr x 100% = 0,162 x 100%

= 16,2 %

Sedangkan pada pengujian kadar abu didapatkan hasil berat cawan dan
sampel pada awalnya adaah 25,0842 gram dan setelah dipanaskan didapatkan
berat 23,6903 gram.

1,6471 gr
Kadar abu (% b/b) = 3,041 gr x 100% = 54,16 %

54,16
Kadar abu (% b/k) = 10013,9 x 100% = 62,9 %