Anda di halaman 1dari 14

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat

dan hidayah Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Bedah Buku ini walaupun

secara sederhana, baik bentuk maupun isinya.

Buku ini secara khusus di tujukan kepada diri saya dan teman teman sebagai

Petugas IPRS khusunya bagian AC( Air Conditioner ) di suatu instansi pemerintah.

Semoga buku ini kiranya dapat bermanfaat nantinya, juga saya mohon maaf

apabila di dalam penulisan atau rangkuman ini terdapat kekeliruan atau kesalahan

kesalahan. Ini hanya bersifat sumbang saran dan kritik demi perbaikan. Dan tak

lupa saya ucapkan terima kasih.

1. Bapak DR. Dr. Wiranegara Tan, S.IP, MM,MHA,Ph.D. selaku


Direktur RSUD Tarakan.
2. Bapak Dr. Hasbi Hasyim, Sp.PD. selaku Wadir Pelayanan.
3. Bapak Ciptadi selaku Kabid IPRS.
4. Bapak Lukas, selaku Kepala Ruang. IPRS

Tarakan, Maret 2016


Peresensi : IQBAL RIDHA

DAFTAR ISI

1
KATA PENGANTAR .. i
DAFTAR ISI ... ii
BAB I PENDAHULUAN 1
BAB II PEMGETAHUAN TENTANG AC . .. 2
BAB III KESIMPULAN 9
BAB IV P E N U T U P 10
Daftar Pustaka 11

ii

BAB I

2
PENDAHULUAN

Pada setiap organisasi baik yang berbentuk perusahaan swasta, pemerintah

maupun social, dalam upaya mencapai tujuan secara berhasil dan berdaya guna,

memerlukan adanya pembagian tugas, pelimpahan wewenang, rincian tugas individu

yang terlihat dalam organisasi. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan seorang

pimpinan yang berfungsi memimpin kelompok orang orang yang tergabung dalam

organisasi, agar kegiatan setiap orang dalam bekerja sama dapat lebih terarah sesuai

dengan tujuan.

Salah satu prasarana yang tidak kalah pentingnya dengan parasarana lainnya

adalah terdapatnya suatu kantor yang mampu menyediakan informasi yang benar

berdasarkan fakta dan dibutuhkan oleh pimpinan dalam rangka mengatur dan

mengendalikan usahanya serta membuat keputusan.

Setiap keputusan yang telah diambil atau ditetapkan dalam kemungkinan terdapat

sekelompok staff, yang diantaranya adalah Mekanik/Petugas AC dan para

pembantunya yang melaksanakan kegiatan bantuan, atau rangkaian kegiatan penataan

terhadap pekerjaan pokok, sehingga timbul satuan organisasi yang dinamakan IPRS

. ( Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit )

3
BAB II
PENGETAHUAN DASAR TENTANG AC
( AIR CONDITIONER )

A. Pengertian Dasar Tentang AC (Air Conditioner)


Secara umum pengertian dari AC (Air Conditioner) suatu rangkaian mesin yang
memiliki fungsi sebagai pendingin udara yang berada di sekitar mesin pendingin
tersebut.
Secara khusus pengertian dari AC (Air Conditioner) adalah suatu mesin yang di
gunakan untuk mendinginkan udara dengan cara mensirkulasikan gas refrigerant berada
di pipa yang di tekan dan di hisap oleh kompresor.
Adapun sebab mengapa gas refrigerant di pilih sebagai bahan yang di sirkulasikan,
yaitu karena bahan ini mudah menguap dan bentuknya bisa berubah-ubah, yang
berbentuk cairan dan gas. Panas yang berada pada pipa kondensor berasal dari gas
refrigerant yang di tekan oleh kompressor sehingga bahan tersebut menjadi panas dan
pada bagian Automatic Expantion Valve pipa tempat sirkulasi gas refrigerant di
perkecil,sehingga tekanannya semakin meningkat dan pada pipa evaporator menjadi
dingin.
Penulis akan menjelaskan cara kerja AC khususnya pada AC split yang paling
sering digunakan di Mall, Sekolah, Perkantoran, Perusahaan, dll.

B. Bagian-Bagian AC (Air Conditioner) Beserta Fungsinya.


a) Compressor (komfersi).
Yaitu berfungsi untuk memompa gas refrigerant.
b) Recervoir.
Yaitu berfungsi untuk manyimpan gas dari condensor sebelum di alirkan ke
compressor.

4
c) Condensor (penguapan).
Berfungsi untuk tempat pembuangan temperatur panas
d) Evaporator (pengembunan).
Berfungsi untuk tempat pembuangan temperatur dingin
e) Filter Dryer.
Berfungsi sebagai penyaring sisa-sisa kotoran gas dan oli
f) Motor Fan Dan Blower.
Motor berfungsi untuk memutar kipas fan dan blower agar terjadi nya
sirkulasi udara.
C. Prinsip Kerja AC (Air Conditioner)

Gambar.
Prinsip
kerja Air

Conditioner (AC)
3

5
D. Jenis-jenis AC (Air Conditioner)
1) AC (Air Conditioner) Split
2) AC (Air Conditioner) Window
3) AC (Air Conditioner) Floor Standing
4) AC (Air Conditioner) Central

1) AC Split
Di lihat dari segi bentuknya AC Split ini memiliki dua bagian yaitu indoor dan
uotdoor, compressor pada AC Split in terletak pada bagian outdoornya dan memiliki
kipas sebagai alat untuk mengurangi panas yang ada pada pipa kondensornya.
Sedangkan pada bagian indoornya terdapat pipa evaporator dan motor listrik yang
berfungsi memutar blower dan kemudian di keluarkan pada ruangan yang telah di
tentukan sehingga ruangan tersebut menjadi dingin
Prinsip kerja pada AC Split adalah dimulai dari kompresor. Kompresor memompa
gas yang bertekanan tinggi dan bersuhu tinggi melalui pipa tekan (Discharge) ke
kondensor. Di dalam kondensor suhu gas yang tinggi dibuang oleh Fan yang terletak
pada Outdoor unit, sehingga suhu gas refrigerant menjadi dingin. Setelah melalui
Condensor gas refrigerant masuk ke Filter Dryer untuk disaring, agar gas yang mengalir
tidak terdapat kotoran. Setelah disaring gas (Freon) masuk ke pipa kapiler yang
lubangnya begitu kecil, di dalam pipa ini freon saling bertubrukan dan berdesak-desakan
disini freon telah berubah wujud menjadi cair yang sebelumnya berupa gas. Setelah
melewati pipa kapiler freon akan menguap dan mengambil panas didalam Evaporator
yang hampa udara. Sehingga pipa-pipa di evaporator menjadi dingin dan dihembuskan
oleh fan motor yang ada dalam Indoor unit.
Setelah melakukan proses pendinginan freon di dalam evaporator, freon kembali
disedot masuk kembali melalui pipa hisap (suction) ke dalam Kompresor. Begitulah cara
kerja AC, singkatnya freon dipompa oleh kompresor keluar melalui pipa tekan lalu
masuk ke condensor lalu ke filter dryer kemudian masuk melalui pipa kapiler menuju
evaporator dan kembali ke kompresor melalui pipa hisap (Suction). Proses ini terus
berulang ketika AC digunakan.
4

6
2) AC Window
1. Pengertian
Pada AC Window ini memiliki bentuk yang berbeda dengan bentuk lainnya, yaitu
antara indoor dan outdoornya memiliki tempat yang sama (menyatu), sehingga tidak
memerlukan tambahan pipa antara indoor dan outdoor AC tersebut.
Didalam pemasangan AC Window ini, kita harus melubangi tembok ruangan yang
akan di pasang tersebut. Letak indoornya berada di dalam ruangan dan letak outdoornya
berada di luar ruangan, tembok pembatas ini sangat di perlukan agar udara panas yang
berada di luar ruangan tidak masuk ke dalam ruangan yang bersuhu rendah, yang dapat
mengakibatkan kerusakan pada compressor AC Window tersebut.

2. Bagian-bagian AC Window
a) Compressor (kompersi)
Yaitu berfungsi untuk memompa gas freon atau gas Refrigerant ke seluruh sistem AC
panas yang diserap dari evaporator dan dikeluarkan melalui kondensor.
b) Condensor (penguapan)
Yaitu berfungsi untuk membuang temperatur panas pada outdoor.
c) Recervoir
Berfungsi untuk menyimpan gas dari condensor sebelum dialirkan ke
compressor.
d) Evaporator
Berfungsi untuk menyerap udara panas menjadi dingin.
e) Filter Dryer
Berfungsi untuk menyaring sisa-sisa kotoran gas dan oli.
f) Motor Fan dan Blower
Motor berfungsi untuk memutar kipas fan dan blower.
Blower berfungsi untuk mensirkulasikan udara yang berada di sekitar evaporator.
g) HPS (High Pressure Switch)
Yaitu berfungsi untuk megukur tekanan tinggi atau kuatnya gas.
h) LPS (Low Pressure Switch)
Yaitu berfungsi untuk mengukur tekanan lemah atau rendahnya gas.
5

7
3) AC Floor Standing
AC Floor standing ini memiliki bentuk yang besar baik pada indoornya maupun
pada outdoornya, peletakan AC Floor standing ini yaitu pada bagian indoornya di
letakkan pada dasar lantai ruangan yang di lengkapi dengan dudukannya, daerah pada
bagian depan indoornya harus lapang hal ini di sebabkan agar sirkulasi udara pada AC
Floor standing tersebut tidak terganggu.
AC Floor standing ini mampu mencapai temperatur terendah hingga kurang lebih
10 derajat celcius sedangkan pemasangan pada bagian indoornya disebelah atas dibuat
suatu corong/dakting udara, yang dapat di tempatkan hingga ketinggian 3,5 meter.
AC Floor standing ini sangat banyak di gunakan pada setiap industri, karena
memiliki kapasitas ruangan yang cukup besar dibandingkan dengan AC lainnya dan AC
ini biasanya di letakkan dalam suatu ruangan produksi.

4) AC Central
Ukuran pada AC ini hampir sama dengan AC Floor standing yang memiliki bentuk
dan ukuran cukup besar. Perbedaannya ialah ukurannya dan tempatnya peletakkan pada
bagian indoornya. AC Central ini di pasang (di letakkan) pada bagian atas dekat ceilings
(plafon), dan AC ini lebih banyak di pasang dalam keadan tergantung.
AC Central ini memiliki dua buah blower yang di gunakan untuk menghisap suhu
dingin pada bagian evaporatornya dan mengeluarkannya keruangan yang telah di
tentukan. AC ini biasanya diberi corong udara/dakting pada depan blowernya, sebagai
tempat penyalur udara dari blower menuju ruangan. AC ini memiliki filter, yang
dipasang pada bagian belakang blower.

E. Masalah-Masalah Yang Di Hadapi


1. AC (Air Conditioner) yang membeku ( jadi es ).
AC (Air Conditioner) membeku (jadi es) bisa juga disebabkan karena ACnya kotor,
kekurangan gas freon/refrigerant, dan kerusakan pada motor fannya.
6

Cara Mengatasinya:

8
a) Kalau AC membeku (jadi es) di sebabkan karena kotor.
Cara mengatasinya kita cukup dengan membersihkan bagian-bagian dalam AC yang
kotor/mencuci AC tersebut.
b) Kalau filter dryernya mampet compressor bekerja tidak stabil, dapat menyebabkan
compressor overload.
Cara mengetahui filter dryernya mampet dapat dilihat dari pipa katup buangnya
dingin, sedangkan normalnya pipa katup buang itu panas, panasnya dapat dilihat dari
berapa kapasitas compressor tersebut. Kalau filternya sudah mampet tidak bisa
diperbaiki lagi dan kita harus mengganti filter yang baru.
c) Kalau Compressor kekurangan gas freon/gas refrigerant maka AC juga bisa
menjadi beku (jadi es), karena gas yang dipompa oleh compressor sedikit.

2. AC Split yang tidak dingin


AC Split yang tidak dingin, umumnya disebabkan oleh Freon yang habis atau
outdoor yang sudah kotor sehingga dalam proses pendinginan tidak maksimal.

Cara Mengatasinya :
a) Kalau Freon Habis isi kembali dengan memakai Refrigerant 22 menggunakan
alat Regulator ke kompresor.

b) Dan jika kotor bersihkan outdoor unit dengan hati-hati, sebaiknya matikan
terlebih dahulu sumber arus pada Outdoor tersebut.

F. Perawatan Pada AC (Air Conditioner)


Hal yang harus di lakukan agar AC (Air Conditioner) dapat bekerja dengan baik,
antar lain:
a) Lindungi AC dari debu dan air hujan.
b) Lindungi ruangan AC dari asap, bau yang tidak sedap dan tidak terlalu panas.
c) Untuk mengurangi pemborosan bahan AC ruangan, cegah udara luar terlalu banyak
masuk secara langsung kedalam ruangan yang dipasang AC.
7

d) Bersihkan kisi-kisi ventilasi Evaporator dari kotoran debu minimal 3 kali dalam satu
tahun.

9
e) Lakukan perawatan pada AC sesering mungkin agar AC tersebut berfungsi dengan
baik dan dapat digunakan lebih lama oleh pemakainya.
f) Perbaikilah langsung bagian AC yang mengalami kerusakan, baik itu kerusakan
yang besar ataupun kerusakan kecil.
g) Jangan biarkan kondisi AC menyala terus-menerus, jika tidak di gunakan segeralah
matikan AC.

BAB III
KESIMPULAN

10
Kepuasan Pelanggan merupakan pelayanan prima. Oleh karena itu setiap aparatur
berkewajiban untuk berupaya memuaskan pelanggannya. Begitulah pula halnya
dengan kami sebagai mekanik atau petugas AC. Maka dari itu kiranya kita sama
sama menjaga demi kenyamanan bersama . untuk itu kit perlu Lindungi AC dari
debu dan air hujan,. Lindungi ruangan AC dari asap, bau yang tidak sedap dan
tidak terlalu panas. Untuk mengurangi pemborosan bahan AC ruangan, cegah udara
luar terlalu banyak masuk secara langsung kedalam ruangan yang dipasang AC.
Bersihkan kisi-kisi ventilasi Evaporator dari kotoran debu minimal 3 kali dalam satu
tahun. Lakukan perawatan pada AC sesering mungkin agar AC tersebut berfungsi
dengan baik dan dapat digunakan lebih lama oleh pemakainya. Perbaikilah
langsung bagian AC yang mengalami kerusakan, baik itu kerusakan yang besar
ataupun kerusakan kecil. Jangan biarkan kondisi AC menyala terus-menerus, jika
tidak di gunakan segeralah matikan AC.

BAB IV
PENUTUP

11
Dalam penulisan atau rangkuman ini, saya menyadari masih banyak kekurangan

kekurangan . Untuk itu saran yang sifatnya untuk penyempurnaan rangkuman ini

tentu akan kami terima dengan senang hati.

Bagi rekan rekan yang membaca rangkuman ini semoga dapat bermanfaat dan

dapat di terapkan dalam kehidupan sehari hari, khusunya dalam kerja dan

menunjang dalam proses pembelajaran lebih maju.

Demikian rangkuman ini saya buat dan tak lupa saya ucapkan terima kasih.

Tarakan , Maret 2016


Peresensi : Iqbal Ridha

10

DAFTAR PUSTAKA

12
Pedoman efesiensi energy industry di asia tahun 2005.
United nation Enrjument program 2006.

11

MANFAAT AC ( AIR CONDITINONER ) DAN

13
CARA PERAWATANNYA BAGI SUATU INSTANSI

II
II
II
II
II
II
II
II
II
II
II
II
II

RUMAH SAKIT UMUM TARAKAN


KALIMANTAN UTARA
DIRANGKUM OLEH IQBAL RIDHA

14