Anda di halaman 1dari 80

BILEAM DAN KELEDAI YANG BERBICARA

(Bilangan 22:23-31)

22:22 Tetapi bangkitlah murka Allah ketika ia pergi, dan


berdirilah Malaikat TUHAN di jalan sebagai lawannya. Bileam
mengendarai keledainya yang betina dan dua orang bujangnya
ada bersama-sama dengan dia.
22:23 Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN berdiri di
jalan, dengan pedang terhunus di tangan-Nya, menyimpanglah
keledai itu dari jalan dan masuk ke ladang. Maka Bileam
memukul keledai itu untuk memalingkannya kembali ke jalan.
22:24 Kemudian pergilah Malaikat TUHAN berdiri pada jalan
yang sempit di antara kebun-kebun anggur dengan tembok
sebelah-menyebelah.
22:25 Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN,
ditekankannyalah dirinya kepada tembok, sehingga kaki Bileam
terhimpit kepada tembok. Maka ia memukulnya pula.
22:26 Berjalanlah pula Malaikat TUHAN terus dan berdirilah Ia
pada suatu tempat yang sempit, yang tidak ada jalan untuk
menyimpang ke kanan atau ke kiri.
22:27 Melihat Malaikat TUHAN meniaraplah keledai itu dengan
Bileam masih di atasnya. Maka bangkitlah amarah Bileam, lalu
dipukulnyalah keledai itu dengan tongkat.
22:28 Ketika itu TUHAN membuka mulut keledai itu, sehingga
ia berkata kepada Bileam: "Apakah yang kulakukan kepadamu,
sampai engkau memukul aku tiga kali?"
22:29 Jawab Bileam kepada keledai itu: "Karena engkau
mempermain-mainkan aku; seandainya ada pedang di tanganku,
tentulah engkau kubunuh sekarang."
22:30 Tetapi keledai itu berkata kepada Bileam: "Bukankah aku
ini keledaimu yang kautunggangi selama hidupmu sampai
sekarang? Pernahkah aku berbuat demikian kepadamu?"
Jawabnya: "Tidak."
22:31 Kemudian TUHAN menyingkapkan mata Bileam;
dilihatnyalah Malaikat TUHAN dengan pedang terhunus di
tangan-Nya berdiri di jalan, lalu berlututlah ia dan sujud.
ISHAK MEMBERKATI YAKUB
(Kejadian 27:22-29)
Demikianlah Yakub masuk ke tempat ayahnya serta berkata:
"Bapa!" Sahut ayahnya: "Ya, anakku; siapakah engkau?"
Kata Yakub kepada ayahnya: "Akulah Esau, anak sulungmu.
Telah kulakukan, seperti yang bapa katakan kepadaku. Bangunlah,
duduklah dan makanlah daging buruan masakanku ini, agar bapa
memberkati aku."
Lalu Ishak berkata kepada anaknya itu: "Lekas juga engkau
mendapatnya, anakku!" Jawabnya: "Karena TUHAN, Allahmu,
membuat aku mencapai tujuanku." Lalu kata Ishak kepada Yakub:
"Datanglah mendekat, anakku, supaya aku meraba engkau,
apakah engkau ini anakku Esau atau bukan."
Maka Yakub mendekati Ishak, ayahnya, dan ayahnya itu
merabanya serta berkata: "Kalau suara, suara Yakub; kalau tangan,
tangan Esau."
Jadi Ishak tidak mengenal dia, karena tangannya berbulu seperti
tangan Esau, kakaknya. Ishak hendak memberkati dia,
tetapi ia masih bertanya: "Benarkah engkau ini anakku Esau?"
Jawabnya: "Ya!"
Lalu berkatalah Ishak: "Dekatkanlah makanan itu kepadaku,
supaya kumakan daging buruan masakan anakku, agar aku
memberkati engkau." Jadi didekatkannyalah makanan itu kepada
ayahnya, lalu ia makan, dibawanya juga anggur kepadanya, lalu ia
minum. Berkatalah Ishak, ayahnya, kepadanya: "Datanglah dekat-
dekat dan ciumlah aku, anakku."
Lalu datanglah Yakub dekat-dekat dan diciumnyalah ayahnya.
Ketika Ishak mencium bau pakaian Yakub, diberkatinyalah dia,
katanya: "Sesungguhnya bau anakku adalah sebagai bau padang
yang diberkati TUHAN. Allah akan memberikan kepadamu
embun yang dari langit dan tanah-tanah gemuk di bumi dan
gandum serta anggur berlimpah-limpah. Bangsa-bangsa akan
takluk kepadamu, dan suku-suku bangsa akan sujud kepadamu;
jadilah tuan atas saudara-saudaramu, dan anak-anak ibumu akan
sujud kepadamu. Siapa yang mengutuk engkau, terkutuklah ia,
dan siapa yang memberkati engkau, diberkatilah ia."
ULAR TEMBAGA
(Bilangan 21:1-9)

21:1 Raja negeri Arad, orang Kanaan yang tinggal di Tanah Negeb,
mendengar, bahwa Israel datang dari jalan Atarim, lalu ia berperang melawan
Israel, dan diangkutnya beberapa orang tawanan dari pada mereka.
21:2 Maka bernazarlah orang Israel kepada TUHAN, katanya: "Jika Engkau
serahkan bangsa ini sama sekali ke dalam tangan kami, kami akan menumpas
kota-kota mereka sampai binasa."
21:3 TUHAN mendengarkan permintaan orang Israel, lalu menyerahkan
orang Kanaan itu; kemudian orang-orang itu dan kota-kotanya ditumpas
sampai binasa. Itulah sebabnya tempat itu dinamai Horma.
21:4 Setelah mereka berangkat dari gunung Hor, berjalan ke arah Laut
Teberau untuk mengelilingi tanah Edom, maka bangsa itu tidak dapat lagi
menahan hati di tengah jalan.
21:5 Lalu mereka berkata-kata melawan Allah dan Musa: "Mengapa kamu
memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini?
Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini
kami telah muak."
21:6 Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang
memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati.
21:7 Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: "Kami
telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau;
berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada
kami." Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.
21:8 Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Buatlah ular tedung dan
taruhlah itu pada sebuah tiang; maka setiap orang yang terpagut, jika ia
melihatnya, akan tetap hidup."
21:9 Lalu Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang;
maka jika seseorang dipagut ular, dan ia memandang kepada ular tembaga itu,
tetaplah ia hidup.
BAYI MUSA
(Keluaran 2:1-10)

2:1 Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan
Lewi;
2:2 lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika
dilihatnya, bahwa anak itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya.
2:3 Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu
diambilnya sebuah peti pandan, dipakalnya dengan gala-gala dan t'er,
diletakkannya bayi itu di dalamnya dan ditaruhnya peti itu di tengah-
tengah teberau di tepi sungai Nil;
2:4 kakaknya perempuan berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat,
apakah yang akan terjadi dengan dia.
2:5 Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil, sedang
dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi sungai Nil, lalu terlihatlah
olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu, maka disuruhnya
hambanya perempuan untuk mengambilnya.
2:6 Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu, dan tampaklah anak itu
menangis, sehingga belas kasihanlah ia kepadanya dan berkata: "Tentulah
ini bayi orang Ibrani."
2:7 Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: "Akan
kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu dari perempuan
Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?"
2:8 Sahut puteri Firaun kepadanya: "Baiklah." Lalu pergilah gadis itu
memanggil ibu bayi itu.
2:9 Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: "Bawalah bayi ini dan
susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu."
Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.
2:10 Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang
mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya:
"Karena aku telah menariknya dari air."
PATUNG ANAK LEMBU
(Keluaran 32:19-28)

32:19 Dan ketika ia dekat ke perkemahan itu dan melihat anak


lembu dan melihat orang menari-nari, maka bangkitlah amarah
Musa; dilemparkannyalah kedua loh itu dari tangannya dan
dipecahkannya pada kaki gunung itu.
32:20 Sesudah itu diambilnyalah anak lembu yang dibuat mereka
itu, dibakarnya dengan api dan digilingnya sampai halus, kemudian
ditaburkannya ke atas air dan disuruhnya diminum oleh orang
Israel.
32:21 Lalu berkatalah Musa kepada Harun: "Apakah yang
dilakukan bangsa ini kepadamu, sehingga engkau mendatangkan
dosa yang sebesar itu kepada mereka?"
32:22 Tetapi jawab Harun: "Janganlah bangkit amarah tuanku;
engkau sendiri tahu, bahwa bangsa ini jahat semata-mata.
32:23 Mereka berkata kepadaku: Buatlah untuk kami allah, yang
akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah
memimpin kami keluar dari tanah Mesir -- kami tidak tahu apa
yang telah terjadi dengan dia.
32:24 Lalu aku berkata kepada mereka: Siapa yang empunya emas
haruslah menanggalkannya. Mereka memberikannya kepadaku dan
aku melemparkannya ke dalam api, dan keluarlah anak lembu ini."
32:25 Ketika Musa melihat, bahwa bangsa itu seperti kuda terlepas
dari kandang -- sebab Harun telah melepaskannya, sampai menjadi
buah cemooh bagi lawan mereka --
32:26 maka berdirilah Musa di pintu gerbang perkemahan itu serta
berkata: "Siapa yang memihak kepada TUHAN datanglah
kepadaku!" Lalu berkumpullah kepadanya seluruh bani Lewi.
32:27 Berkatalah ia kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN,
Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing mengikatkan
pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui
perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah
masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan
tetangganya."
32:28 Bani Lewi melakukan seperti yang dikatakan Musa dan pada
hari itu tewaslah kira-kira tiga ribu orang dari bangsa itu.
SIMSON DAN DELILA
Hakim-hakim 16:16-20

16:16 Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-


rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak
dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya.
16:17 Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya,
katanya: "Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur, sebab
sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah. Jika
kepalaku dicukur, maka kekuatanku akan lenyap dari
padaku, dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-
orang lain."
16:18 Ketika dilihat Delila, bahwa segala isi hatinya telah
diceritakannya kepadanya, disuruhnyalah memanggil raja-
raja kota orang Filistin, katanya: "Sekali ini lagi datanglah ke
mari, sebab ia telah menceritakan segala isi hatinya
kepadaku." Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin itu
kepadanya sambil membawa uang itu.
16:19 Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya,
lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh
rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh
perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya.
16:20 Lalu berserulah perempuan itu: "Orang Filistin
menyergap engkau, Simson!" Maka terjagalah ia dari
tidurnya serta katanya: "Seperti yang sudah-sudah, aku akan
bebas dan akan meronta lepas." Tetapi tidaklah diketahuinya,
bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.
PEMBALASAN SIMSON
Hakim-hakim 16:21-30
16:21 Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan
membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga
dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.
16:22 Tetapi rambutnya mulai tumbuh pula sesudah dicukur.
16:23 Sesudah itu berkumpullah raja-raja kota orang Filistin untuk
mengadakan perayaan korban sembelihan yang besar kepada Dagon, allah
mereka, dan untuk bersukaria; kata mereka: "Telah diserahkan oleh allah
kita ke dalam tangan kita Simson, musuh kita."
16:24 Dan ketika orang banyak melihat Simson, mereka memuji allah
mereka, sambil berseru: "Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan
kita musuh kita, perusak tanah kita, dan yang membunuh banyak teman
kita."
16:25 Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: "Panggillah
Simson untuk melawak bagi kita." Simson dipanggil dari penjara, lalu ia
melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di
antara tiang-tiang.
16:26 Berkatalah Simson kepada anak yang menuntun dia: "Lepaskan aku
dan biarkanlah aku meraba-raba tiang-tiang penyangga rumah ini, supaya
aku dapat bersandar padanya."
16:27 Adapun gedung itu penuh dengan laki-laki dan perempuan; segala
raja kota orang Filistin ada di sana, dan di atas sotoh ada kira-kira tiga
ribu orang laki-laki dan perempuan, yang menonton lawak Simson itu.
16:28 Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH,
ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah,
supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada
orang Filistin."
16:29 Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah,
penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan
tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya.
16:30 Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang
Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah
rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada
di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak
dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.
FIRAUN MENGEJAR ORANG ISRAEL
(Keluaran 14:5-14)
14:5 Ketika diberitahukan kepada raja Mesir, bahwa bangsa itu
telah lari, maka berubahlah hati Firaun dan pegawai-
pegawainya terhadap bangsa itu, dan berkatalah mereka:
"Apakah yang telah kita perbuat ini, bahwa kita membiarkan
orang Israel pergi dari perbudakan kita?"
14:6 Kemudian ia memasang keretanya dan membawa
rakyatnya serta.
14:7 Ia membawa enam ratus kereta yang terpilih, ya, segala
kereta Mesir, masing-masing lengkap dengan perwiranya.
14:8 Demikianlah TUHAN mengeraskan hati Firaun, raja
Mesir itu, sehingga ia mengejar orang Israel. Tetapi orang
Israel berjalan terus dipimpin oleh tangan yang dinaikkan.
14:9 Adapun orang Mesir, segala kuda dan kereta Firaun,
orang-orang berkuda dan pasukannya, mengejar mereka dan
mencapai mereka pada waktu mereka berkemah di tepi laut,
dekat Pi-Hahirot di depan Baal-Zefon.
14:10 Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka
tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat
ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada
TUHAN,
14:11 dan mereka berkata kepada Musa: "Apakah karena tidak
ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati
di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap
kami dengan membawa kami keluar dari Mesir?
14:12 Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir:
Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada
orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada
orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini."
14:13 Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah
takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN,
yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang
Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi
untuk selama-lamanya.
14:14 TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan
diam saja."
TUHAN MENOLONG UMAT ISRAEL
(Keluaran 14:15-31)
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru demikian
kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.
Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan
belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di
tempat kering. Tetapi sungguh Aku akan mengeraskan hati orang Mesir, sehingga
mereka menyusul orang Israel, dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya,
keretanya dan orangnya yang berkuda, Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku.
Maka orang Mesir akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, apabila Aku
memperlihatkan kemuliaan-Ku terhadap Firaun, keretanya dan orangnya yang
berkuda." Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan
tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari
depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka.
Demikianlah tiang itu berdiri di antara tentara orang Mesir dan tentara orang Israel;
dan oleh karena awan itu menimbulkan kegelapan, maka malam itu lewat, sehingga
yang satu tidak dapat mendekati yang lain, semalam-malaman itu.
Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN
menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu
menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.
Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang
di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.
Orang Mesir mengejar dan menyusul mereka -- segala kuda Firaun, keretanya dan
orangnya yang berkuda -- sampai ke tengah-tengah laut.
Dan pada waktu jaga pagi, TUHAN yang di dalam tiang api dan awan itu
memandang kepada tentara orang Mesir, lalu dikacaukan-Nya tentara orang Mesir
itu. Ia membuat roda keretanya berjalan miring dan maju dengan berat, sehingga
orang Mesir berkata: "Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab
TUHANlah yang berperang untuk mereka melawan Mesir."
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air
berbalik meliputi orang Mesir, meliputi kereta mereka dan orang mereka yang
berkuda." Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, maka menjelang pagi
berbaliklah air laut ke tempatnya, sedang orang Mesir lari menuju air itu;
demikianlah TUHAN mencampakkan orang Mesir ke tengah-tengah laut.
Berbaliklah segala air itu, lalu menutupi kereta dan orang berkuda dari seluruh
pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel itu ke laut; seorang pun tidak ada
yang tinggal dari mereka. Tetapi orang Israel berjalan di tempat kering dari tengah-
tengah laut, sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.
Demikianlah pada hari itu TUHAN menyelamatkan orang Israel dari tangan orang
Mesir. Dan orang Israel melihat orang Mesir mati terhantar di pantai laut.
Ketika dilihat oleh orang Israel, betapa besarnya perbuatan yang dilakukan TUHAN
terhadap orang Mesir, maka takutlah bangsa itu kepada TUHAN dan mereka percaya
kepada TUHAN dan kepada Musa, hamba-Nya itu.
TONGKAT MENJADI ULAR
(Keluaran 7:8-)

7:8 Dan TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun:


7:9 "Apabila Firaun berkata kepada kamu: Tunjukkanlah suatu mujizat,
maka haruslah kaukatakan kepada Harun: Ambillah tongkatmu dan
lemparkanlah itu di depan Firaun. Maka tongkat itu akan menjadi ular."
7:10 Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat
seperti yang diperintahkan TUHAN; Harun melemparkan tongkatnya di
depan Firaun dan para pegawainya, maka tongkat itu menjadi ular.
7:11 Kemudian Firaun pun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli
sihir; dan mereka pun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga
dengan ilmu mantera mereka.
7:12 Masing-masing mereka melemparkan tongkatnya, dan tongkat-
tongkat itu menjadi ular; tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat
mereka.
7:13 Tetapi hati Firaun berkeras, sehingga tidak mau mendengarkan mereka keduanya --
seperti yang telah difirmankan TUHAN.
7:14 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun berkeras hati, ia menolak
membiarkan bangsa itu pergi.
7:15 Pergilah kepada Firaun pada waktu pagi, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai;
nantikanlah dia di tepi sungai Nil dengan memegang di tanganmu tongkat yang tadinya
berubah menjadi ular.
7:16 Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku
kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah
kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau
mendengarkan.
7:17 Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa
Akulah TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di
sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah,
7:18 dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk;
maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."
7:19 TUHAN berfirman kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ambillah
tongkatmu, ulurkanlah tanganmu ke atas segala air orang Mesir, ke atas sungai, selokan,
kolam dan ke atas segala kumpulan air yang ada pada mereka, supaya semuanya
menjadi darah, dan akan ada darah di seluruh tanah Mesir, bahkan dalam wadah kayu
dan wadah batu."
7:20 Demikianlah Musa dan Harun berbuat seperti yang difirmankan TUHAN;
diangkatnya tongkat itu dan dipukulkannya kepada air yang di sungai Nil, di depan mata
Firaun dan pegawai-pegawainya, maka seluruh air yang di sungai Nil berubah menjadi
darah;
SEMAK DULI YANG MENYALA-NYALA
(Keluaran 3:1-8)

3:1 Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing


domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia
menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun,
sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya
di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia
melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi
tidak dimakan api.
3:3 Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk
memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak
terbakar semak duri itu?"
3:4 Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang
untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah
semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia
menjawab: "Ya, Allah."
3:5 Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat:
tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana
engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."
3:6 Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah
Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa
menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
3:7 Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan
dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan
Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh
pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui
penderitaan mereka.
3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka
dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari
negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri
yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang
Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi
dan orang Yebus.
MUSA MENGHADAP FIRAUN
(Keluaran 7:1-7)
7:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku
mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun,
abangmu, akan menjadi nabimu.
7:2 Engkau harus mengatakan segala yang Kuperintahkan
kepadamu, dan Harun, abangmu, harus berbicara kepada
Firaun, supaya dibiarkannya orang Israel itu pergi dari
negerinya.
7:3 Tetapi Aku akan mengeraskan hati Firaun, dan Aku akan
memperbanyak tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang
Kubuat di tanah Mesir.
7:4 Bilamana Firaun tidak mendengarkan kamu, maka Aku
akan mendatangkan tangan-Ku kepada Mesir dan
mengeluarkan pasukan-Ku, umat-Ku, orang Israel, dari
tanah Mesir dengan hukuman-hukuman yang berat.
7:5 Dan orang Mesir itu akan mengetahui, bahwa Akulah
TUHAN, apabila Aku mengacungkan tangan-Ku terhadap
Mesir dan membawa orang Israel keluar dari tengah-tengah
mereka."
7:6 Demikianlah diperbuat Musa dan Harun; seperti yang
diperintahkan TUHAN kepada mereka, demikianlah
diperbuat mereka.
7:7 Adapun Musa delapan puluh tahun umurnya dan Harun
delapan puluh tiga tahun, ketika mereka berbicara kepada
Firaun.
TEGAR TENGKUK
Keluaran 32:1-10
Ketika bangsa itu melihat, bahwa Musa mengundur-undurkan
turun dari gunung itu, maka berkumpullah mereka
mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: "Mari, buatlah
untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab
Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah
Mesir -- kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia."
Lalu berkatalah Harun kepada mereka: "Tanggalkanlah anting-
anting emas yang ada pada telinga isterimu, anakmu laki-laki
dan perempuan, dan bawalah semuanya kepadaku."
Lalu seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas
yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun.
Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan
pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan.
Kemudian berkatalah mereka: "Hai Israel, inilah Allahmu,
yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!"
Ketika Harun melihat itu, didirikannyalah mezbah di depan
anak lembu itu. Berserulah Harun, katanya: "Besok hari raya
bagi TUHAN!" Dan keesokan harinya pagi-pagi maka mereka
mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan,
sesudah itu duduklah bangsa itu untuk makan dan minum;
kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, turunlah, sebab
bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak
lakunya. Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang
Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak
lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan
mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah
Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir."
Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini
dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar
tengkuk.Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku
bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka,
tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar."
TULAH DAN MUJIZAT
Keluaran 8:20-31
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah
menantikan Firaun, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai, dan katakanlah
kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya
mereka beribadah kepada-Ku; sebab jika engkau tidak membiarkan umat-Ku
itu pergi, maka Aku akan melepaskan pikat terhadap engkau, terhadap
pegawai-pegawaimu, rakyatmu dan rumah-rumahmu, sehingga rumah-rumah
orang Mesir, bahkan tanah, di mana mereka berdiri akan penuh dengan pikat.
Tetapi pada hari itu Aku akan mengecualikan tanah Gosyen, di mana umat-
Ku tinggal, sehingga di sana tidak ada terdapat pikat, supaya engkau
mengetahui, bahwa Aku, TUHAN, ada di negeri ini. Sebab Aku akan
mengadakan perbedaan antara umat-Ku dan bangsamu. Besok tanda mujizat
ini akan terjadi."
TUHAN berbuat demikian; maka datanglah banyak-banyak pikat ke dalam
istana Firaun dan ke dalam rumah pegawai-pegawainya dan ke seluruh tanah
Mesir; negeri itu menderita karena pikat itu. Lalu Firaun memanggil Musa
dan Harun serta berkata: "Pergilah, persembahkanlah korban kepada Allahmu
di negeri ini." Tetapi Musa berkata: "Tidak mungkin kami berbuat demikian,
sebab korban yang akan kami persembahkan kepada TUHAN, Allah kami,
adalah kekejian bagi orang Mesir. Apabila kami mempersembahkan korban
yang menjadi kekejian bagi orang Mesir itu, di depan mata mereka, tidakkah
mereka akan melempari kami dengan batu? Kami harus pergi ke padang
gurun tiga hari perjalanan jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada
TUHAN, Allah kami, seperti yang difirmankan-Nya kepada kami."
Lalu kata Firaun: "Baik, aku akan membiarkan kamu pergi untuk
mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di padang gurun;
hanya janganlah kamu pergi terlalu jauh. Berdoalah untuk aku."
Lalu kata Musa: "Sekarang aku keluar meninggalkan tuanku dan akan berdoa
kepada TUHAN, maka pikat itu akan dijauhkan besok dari Firaun, dari
pegawai-pegawainya dan rakyatnya; hanya janganlah Firaun berlaku curang
lagi dengan tidak membiarkan bangsa itu pergi untuk mempersembahkan
korban kepada TUHAN." Sesudah itu keluarlah Musa meninggalkan Firaun,
lalu berdoa kepada TUHAN. Dan TUHAN membuat seperti yang dikatakan
Musa: pikat itu dijauhkan-Nya dari Firaun, dari pegawai-pegawainya dan
rakyatnya; seekor pun tidak ada yang tinggal.