Anda di halaman 1dari 4

Nama Mata Kuliah : Agama dan Etika Protestan (KU2062)

SKS : 2

Outcomes : Mahasiswa memahami dan mampu mewujudkan nilai-nilai dasar ajaran


agama Kristen berdasarkan otoritas kebenaran Firman Tuhan yang
tertulis dalam Alkitab. Para mahasiswa memiliki kesadaran berbangsa
dan bernegara dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan
seni yang dikuasainya.Hal ini tercermin dari etika, akhlak yang baik,
luhur dan mulia serta integritas yang tinggi.Mahasiswa sebagai alumni
kelak dapat menunjukkan jati dirinya berlandaskan ajaran agama yang
telah dipelajari. Mereka menjadikan nilai-nilai luhur agama Kristen
sebagai pandangan dan gaya hidup dalam profesinya. Mereka
menjadikan ajaran agama sebagai landasan hidup dalam berprilaku
dalam konteks masyarakan Indonesia yang sangat beragam dalam suku,
bahasa, budaya dan pola pikir. Dengan demikian mereka memiliki
semangat kebersamaan, menjaga kerukunan dan bermental
pembangun dalam tatanan warga Indonesia yang pluralistik.

Sifat : Wajib Sarjana

Sistem Penilaian :
Kehadiran : Minimal 80 % (Sayarat pemrosesan nilai)
Ujian Tengah Semester : 25 %
Ujian Akhir Sewmester : 25 %
Retreat : 25 %
Tugas-tugas : 25 %

Satuan Acara Pembelajaran :

Mg# Topik Sub Topik Capaian Belajar Mahasiswa Sumber Materi

KeTuhanan Siapakah Kristus (Kajian Mahasiswa semakin mengenal


1 1, 3, 4
Kristus Kitab Yesaya dan Injil Kristus sabagai kegenapan janji
Yohanes) Allah

Mahasiswa memahami secara


mendasar hakekat dosa
Dosa sebagai pemisah sebagai pemisah antara Allah
antara Allah dengan dengan manusia
manusia
Doktrin Mahasiswa memahami
2 1, 2, 4
Keselamatan Melepaskan manusia doktrin keselamatan serta
lama serta mengenakan mau membuka hati untuk
manusia baru menerima Yesus Kristus (lahir
baru/bertobat)
Jaminan keselamatan
Memiliki dan meyakini
keselamatan
Makna dan tujuan Mahasiswa memahami arti,
3 Ibadah dan 1, 2, 4
ibadah tujuan dan makna ibadah
otoritas Firman dalam hidupnya
Otoritas Firman Tuhan
Allah dalam ibadah
Menekankan otoritas Firman
Allah
Mahasiswa diyakinkan dan
diteguhkan untuk tekun
dalam ibadah yang benar
sebagai sarana untuk
mendekatkan diri kepada
Tuhan
Beberapa hal praktis dalam
Ibadah pribadi maupun
keluarga/kelompok/jemaat
(saat teduh, persekutuan, dll.)
Mahasiswa memahami
betapa pentingnya
Proses pertumbuhan rohani bertumbuh secara rohani
Bertumbuh di di dalam Kristus sebagai panggilan Allah
4 setelah menerima Kristus 1, 2, 4
dalam Kristus
(Kolose 2:6-7) Mahasiswa bersedia dan
terpanggil untuk berakar,
bertumbuh, dibangun dan
berbuah di dalam Kristus

Iman sebagai dasar Mahasiswa terdorong untuk


memiliki iman yang benar
5 pengenalan akan Allah serta 1, 2, 4
Iman berdasarkan Firman Allah,
dasar dalam pengharapan bukan karena dorongan emosi
sesaat

Ajaran Alkitab sebagai Mahasiswa meyakini adanya


pimpinan dan otoritas Allah
Dasar dalam mengambil
Kehendak dan dalam kehidupan ini. Karena itu
6 Keputusan 1,3
Pimpinan Allah mahasiswa senantiasa memiliki
ketergantungan kepada Allah
dalam mengambil setiap
keputusan
Mahasiswa diingatkan bahwa
pencobaan dan penderitaan
adalah salah satu bagian
dalam kehidupan yang dapat
diterima secara positif
Pencobaan-pencobaan sebagai sarana untuk
Pencobaan,
yang dihadapi Tuhan bertumbuh di dalam Tuhan
Penderitaan dan
Yesus serta rahasia 1, 3
7 Kemenangan di Mahasiswa belajar dari
kemenanganNya,
dalam Kristus teladan Kristus dalam
Pencobaan-pencobaan kemenanganNya terhadap
yang dihadapi manusia pencobaan.
Keyakinan kepada Allah
sebagai jalan keluar dalam
menghadapi pencobaan dan
penderitaan.
8 Ujian Tengah Semester

9 Okultisme Mewaspadai seluk beluk Mahasiswa memahami, 1, 2, 4


tipu muslihat iblis dalam mengenal dan mewaspadai
okultisme berbagai tipu muslihat iblis
dalam masalah okultisme
Mahasiswa menyadari kuasa
Tuhan dalam pembebasan diri
dari okultisme.
Mahasiswa yang terlibat
dalam okultisme dapat
dibebaskan
Mahasiswa dibekali agar
dapat proaktif dalam
penanggulangan bahaya
okultisme
Mahasiswa memahami
empat jenis tempramen
menyangkut kelebihan dan
kekurangannya
Mahasiswa dapat mengenali
tempramen dalam dirinya

10 Karakter Empat jenis tempramen Dengan tuntunan Roh Kudus,


4, 5
mahasiswa dapat
mengoptimalkan
tempramennya agar menjadi
berkat bagi orang lain yaitu
memaksimalkan sifat positif
dan meminimalkan sifat
negatif dari tempramen yang
dimilikinya.
Mahasiswa memahami
Tata susila, sopan landasan etika dari Firman
santun, moralitas Allah yang berhubungan
Etika dengan tata susila, sopan-
11 Isu-isu yang berkembang 4, 5
santun dan moralitas.
dan menarik dalam tata
susila, sopan santun dan Mahasiswa menerapkan etika
moralitas dalam kehidupannya setiap
hari di manapun dia berada
Mahasiswa memahami
pergaulan yang baik dan yang
buruk dalam masa pranikah,
terutama dengan lawan jenis
Prinsip-prinsip pergaulan Mahasiswa dapat menjaga
Pergaulan Pra masa sebelum menikah diri dan selalu memutuskan
12 Nikah (Kemurnian dan kekudusan untuk memilih pergaulan
1, 4
yang baik dan sehat dengan
hidup)
lawan jenis serta senantiasa
menjaga kekudusan.
Mahasiswa dengan bijaksana
dapat menghindarkan diri
dari pergaulan bebas yang
kian marak di masyarakat.
Mahasiswa memahami
betapa bahayanya
pornography yang kian marak
dalam berbagai bentuk
Maraknya pornography Mahasiswa yang terikat
dalam berbagai bentuk serta dengan pornography dapat
13 Pornography 1, 4
segera dibebaskan
akibatnya
Bagaimana terhindar dari
keterikatan pornography
Mahasiswa bertekad bulat
untuk menghindarkan diri
dari pornography
Mahasiswa memahami arti
kasih yang dalam dari Allah
Membahas 4 jenis kasih (Agape) sebagai landasan
(Agape, Philia, Storge dan dari semua kasih yang ada
14 Kasih 1, 4
Eros) Mahasiswa menerapkan
hidup dalam kasih sebagai
perintah Allah, bukan sebagai
emosi
Tujuan Hidupku sebagai Mahasiswa menyadari dirinya
orang Indonesia sebagai warga Negara
Indonesia harus ikut ambil
Kesuksesan
bagian dalam membangun
bangsa dan negara
Mahasiswa bertekad memiliki
dan memelihara cita-cita
luhur dan mulia dan
bertujuan menjadi berkat bagi
15 Tujuan Hidup bangsa dan negara 1, 2
Mahasiswa menghargai
keberagaman masyarakat
Indonesia yang majemuk
(pluralistik) serta memelihara
kerukunan dan toleransi
Mahasiswa terdorong untuk
meraih kesuksesan yang
benar dan terhindar dari
kesuksesan semu
16 Ujian Akhir Semester