Anda di halaman 1dari 4

RESTORASI KOMPOSIT RESIN

INDIKASI
Penambalan Kavitas Kls I-V
Rekonstruksi gigi anterior yang mengalami trauma
Koreksi warna gigi anterior
Memperbaiki bentuk dan warna gigi untuk tujuan estetika
Splinting gigi anterior
Reparasi Veneer
Core Build-Up
Composite Inlay

KONTRA INDIKASI
Alergi terhadap komponen bahan restorasi komposit
Kasus dimana teknik aplikasi yang disarankan tidak dapat dilaksanakan

PROSEDUR
Persiapan/Pemilihan warna
Untuk pemilihan warna restorasi, idealnya sumber cahaya adalah sinar matahari pada sekitar jam 10
pagi atau lampu daylight (D65) dengan kekuatan 1200-1500 lux dan temperatur warna 5000-5500
derajat kelvin. Pakaian yang berwarna sebaiknya ditutup dengan warna netral putih-abu-abu, serta
kalau pasien menggunakan lipstik, harus dibersihkan dahulu.
Untuk mendapatkan persepsi visual yang optimal, jarak antara mulut pasien dengan mata operator
sekitar 50-70 cm.
Pencahayaan yang digunakan harus menyorot mulut pasien dari arah samping dengan sudut 45
derajat.
Bersihkan gigi yang dengan pasta profilaksis tanpa fluor (KLINT /pumice + air)
Basahi Shade Guide dan cocokkan dengan warna gigi yang telah dibersihkan. (sebelum dianestesi,
bila preparasi memerlukan anestesi)
Karena mata operator dapat mengalami keletihan, palingkan pandangan dari gigi, setelah sepuluh
detik periksa kembali warna gigi.

Preparasi Kavitas
Secara umum, preparasi untuk teknik restorasi adhesif adalah preparasi minimal, membuang jaringan
karies dan mempertahankan jaringan gigi yang sehat sebanyak mungkin, (penggunaan caries detector
akan sangat membantu tahapan ini), serta pembuatan bevel pada cavo-surface line-angle.

Pembersihan Kavitas
Kavitas dibersihkan dengan semprotan air dan dikeringkan dengan semprotan udara ringan. Hindari
kontaminasi kavitas oleh darah maupun saliva

Lining
Kavitas tidak mutlak diberi lining atau base (teknik total etch)
Lining senyawa kalsium hidroksida harus dipakai jika jarak antara dasar kavitas dengan pulpa telah
sangat dekat/ hampir tembus.
Pada kavitas yang dalam disarankan untuk memberi base. Bahan Glass Ionomer adalah bahan yang
sangat cocok untuk hal ini karena kemampuan melepaskan fluoridenya.

Etching
Aplikasi etsa dimulai pada daerah enamel, kemudian dilanjutkan pada dentin (enamel 20-30 detik,
dentin maksimal 12 detik, bila menggunakan total etch), setelah itu kavitas dibilas sampai bersih
dengan semprotan air yang disertai penggunaan evacuator high volume yang ditempatkan diatas
kavitas. Sisa air yang membasahi kavitas kemudian dihilangkan dengan tiupan ringan semprotan
udara atau menyerapnya menggunakan microbrush. Permukaan dentin harus cukup lembab
sedangkan permukaan enamel harus terlihat putih buram untuk siap diberi bahan bonding. pada kasus
enamel fluorosis prosedur etsa diperpanjang waktunya (sampai 90 det) hanya pada margin
enamelnya.

Bonding
Keberhasilan ikatan antara dinding kavitas dengan bahan restorasi sangat ditentukan oleh jenis bahan
bonding yang dipakai serta prosedur aplikasinya.
Bila sistem bonding terdiri dari dua komponen, pertama diaplikasikan bahan primer, biarkan untuk
meresap selama 20 detik, semprot dengan tiupan ringan udara, berikutnya aplikasi bahan adhesif,
biarkan selama 20 detik, ratakan dengan semprotan udara.
Bila mengunakan single component/one step primer/adhesif pada kavitas, Cairan ini diaplikasikan
pada kavitas, dibiarkan selama 20 detik untuk meresap ke dalam porositas dan mengeringkan
solvent-nya. Kavitas kemudian ditiup dengan semprotan udara ringan selama 1-2 detik.
Sesudah aplikasi bahan bonding, permukaan dentin harus terlihat mengkilat, kemudian dilakukan
penyinaran light curing unit selama 20 detik. Setelah itu kavitas siap diisi dengan bahan tambal.
Jangan menghilangkan atau mengkontaminasi air inhibition layer karena hal itu merupakan faktor
penting pada ikatan dengan bahan tambalnya.

Penambalan
Aplikasikan bahan tambal resin komposit selapis demi selapis (max 2 mm per lapisan) dan sinari tiap
lapisan selama 40-60 detik dengan light curing unit.
Posisi ujung light probe harus sedekat mungkin dengan permukaan bahan tambal yang akan
dikeraskan.

Penyelesaian
Tambalan dapat dirapikan serta dipoles segera setelah proses pengerasan selesai dengan diamond
bur fine atau extra fine, atau cakram pemoles disertai dengan semprotan air pendingin.
Cek oklusi dengan menggunakan articulating paper.

An old amalgam has Both cavities are being The lower first molar has The completed restorations
failed in the lower first conditioned so it is easier been restored with a very in the two molars. The first
molar and the fissure in to determine the extent of strong resin modified glass- molar is a sandwich
the second molar was just the problem ionomer and then cut back restoration and the second
involved in active caries ready for lamination. The molar is restored with
enamel only is being glass-ionomer only.
etched ready for the resin
composite.