Anda di halaman 1dari 11

13/03/2015

DIFRAKSI SINAR-X

Simetri
Pertemuan ke-5 Operasi simetri:
Kristalografi Translasi
Inversi (Pusat Simetri)
(Simetri: Simbol & Operasinya) Rotasi
Nurun Nayiroh, M.Si Pencerminan
Screw
Glide

Muka kristal (review bidang kristal)

Operasi Simetri
Dalam rangka untuk menggambarkan kristal
sepenuhnya, ada beberapa aspek berikut yang harus
dipertimbangkan:
Parameter kisi, yang memberikan rincian tentang
bingkai (frame) dari building block (sel satuan),
Jenis kisi atau kisi Bravais, yang membatasi
bagaimana atom ditempatkan dalam titik kisi atau
sisi atau bidang atau pusat
Space group, yang menggabungkan kisi Bravais,
operasi simetri yang diklasifikasikan dalam point
group', dan semua posisi titik yang lain.

1
13/03/2015

Contoh simetri translasi


Simetri Translasi
Ada beberapa jenis transformasi, di mana
mereka dimediasi oleh elemen simetri dan
tindakan transformasi oleh elemen simetri
disebut dengan operasi simetri.
Simetri translasi mengubah titik (x, y, z) dalam
sel ke titik yang lain dalam sel yang berdekatan
dengan posisi pada (x ', y', z ') = (pa + x, qb + y, z
Gambar 5.1. Sebuah motif dengan simetri translasi memiliki
+ rc), di mana p, q, dan r adalah bilangan bulat gambar yang sama dalam arah aksial, misalnya ke kanan
dan a, b, dan c adalah parameter kisi. seperti yang ditunjukkan oleh tanda lingkaran.

SIMETRI TERHADAP TITIK (PUSAT SIMETRI)


Suatu kristal dikatakan memiliki pusat simetri apabila
Simetri merupakan salah satu sifat dari sistem kristal yang setiap titik pada permukaan kristal memiliki satu titik
dapat digunakan untuk membedakan satu sistem kristal yang identik pada sisi yang berseberangan dan berjarak
dengan lainnya. Simetri adalah suatu operasi transformasi sama dari titik pusat.
untuk memberikan sesuatu yang mirip dengan objek yang Contoh: kubus
beroperasi.
Tiga elemen simetri sederhana dalam kristal:

 Simetri pada titik (pusat simetri)


 Simetri pada garis (sumbu simetri)
 Simetri pada bidang (bidang simetri)

2
13/03/2015

Ketika matriks transformasi ini diterapkan pada


Pusat Simetri (Inversi) titik (x, y, z), itu akan menghasilkan sebuah titik
baru (-x, -y, -z). Gambar 5.2 menunjukkan
Pusat simetri adalah 'refleksi' melalui sebuah contoh Operasi simetri inversi.
titik. Titik ini adalah unsur simetri dan juga
disebut pusat inversi atau inversi.
Simbol untuk pusat simetri adalah 1 atau ditulis
sebagai matriks transformasi Ic :

Gambar 5.2. Pusat simetri mengubah titik (x, y, z) ke (-x, -y, -z).
Catatan: Gambar dibangun menggunakan software CrystalMaker

SIMETRI TERHADAP GARIS (SUMBU SIMETRI)


Contoh
What is the transformed point for (0.1, 0.5, 0.8)  Jika sebuah kristal diputar 360 berpusat pada
after centre of symmetry operation? sembarang poros, maka kristal tersebut akan
kembali ke posisi semula.
Answer:
The new point is  Jika kristal tampak seperti kembali ke posisi semula
lebih dari sekali dalam satu kali putaran, maka
sumbu yang digunakan disebut SUMBU SIMETRI
(Simetri Rotasi).

or (-0.1, -0.5, -0.8) = [(1-0.1),(1-0.5),(1-0.8)] =


(0.8, 0.5, 0.2).

3
13/03/2015

DIAD Diputar 180


AXIS Simetri lipat 2

TRIAD Diputar 120


AXIS Simetri lipat 3
SUMBU
SIMETRI
TETRAD Diputar 90
AXIS Simetri lipat 4

HEXAD Diputar 60 SIMETRI GARIS PADA KUBUS


AXIS Simetri lipat 6

Simetri Rotasi
Salah satu jenis elemen simetri adalah simetri rotasi
di mana operasi dilakukan dengan memutar titik
(atau set poin) melalui sumbu.
Sumbu simetri rotasi tersebut dinotasikan oleh 360
/ = n, di mana adalah sudut rotasi dan n dikenal
sebagai kelipatan rotasi".
Jadi untuk jajaran genjang n-nya = 2 dan untuk
persegi itu adalah 4.
Rincian sudut rotasi yang membawa kisi kembali ke
posisi semula diberikan pada Tabel 5.1.

4
13/03/2015

Simetri rotasi dapat diterapkan secara matematis ke


suatu titik melalui operasi matriks, yaitu: (untuk rotasi
Tabel 5.1 Rotasi Simetri pada kisi
sekitar sumbu z)

dimana adalah sudut rotasi.


Untuk rotasi sekitar sumbu x dan y, secara berturut-turt
matriks transformasi diberikan oleh:

Matrik Rotasi Contoh


Write the transformation matrix for 2-fold and 6-fold rotations with respect to
y-axis. Apply the rotations to a point at (0.1, 0.5, 0.8).
Answer:
Transformation matrix for rotation around y-axis is given by

Hence, for 2-fold rotation, or rotation by 360/2 = 180

and for 6-fold rotation, or rotation by 360/6 = 60

5
13/03/2015

When a rotation is applied to a point it gives: The visual presentation for this
transformation is shown in Figure 5.4.

Therefore, when Ry |180 is applied to a point at


(0.1, 0.5, 0.8), the (new) transformed point is

or (x, y, z) = (-0.1, 0.5, -0.8)


= (1-0.1, 0.5, 1-0.8) Figure 5.4. Two-fold rotation applied to
= (0.9, 0.5, 0.2) (0.1, 0.5, 0.8) gives (0.9, 0.5, 0.2).
because of the translational
regular arrangement.

SIMETRI TERHADAP BIDANG

When y 60 R is applied to point (0.1, 0.5, 0.8), it produces Bidang simetri membelah objek padat menjadi 2 bagian
sedemikian rupa sehingga satu bagian merupaka
bayangan cermin bagi bagian lainnya.

or (x, y, z) = (-0.64, 0.5, 0.31) = (0.36, 0.5, 0.31).

SIMETRI BIDANG PADA KUBUS

6
13/03/2015

Simetri Bidang (Pencerminan)


Contoh
What is the transformed point for point (0.1, 0.5,
0.8) after mirror symmetry operation
perpendicular z-axis?
Answer:
Using the appropriate transformation matrix,

Or (x, y, z) = (-0.5, -0.1, 0.8) = (0.5, 0.9, 0.8).

 Kubus (heksahedron) merupakan bentuk sangat simetris


yang memiliki 23 elemen simetri (1 pusat, 9 bidang, dan ELEMEN SIMETRI
13 sumbu).
 Disamping kubus, bentuk lain yang sangat simetris adalah
oktahedron, yang juga memiliki 23 elemen simetri.

7
13/03/2015

Perubahan dari bentuk kubus/heksahedron ke oktahedron

SIMETRI GABUNGAN
Simetri gabungan/Compound symmetry adalah simetri pada
rotation-reflexion axis atau axis of rotatory inversion.

Simetri ini diperoleh apabila salah satu permukaan kristal


dapat dihubungkan dengan permukaan yang lain dengan
cara melakukan 2 operasi:

 Memutar kristal pada satu sumbu.

 Mencerminkan pada bidang cermin yang terletak Permukaan A dapat ditransformasikan ke permukaan B
pada sumbu, atau membalik posisi kristal dengan dengan cara:
berpusat pada titik pusat.
 Diputar 90C
 Dibalik

8
13/03/2015

Operasi Simetri Screw (Ulir)


Tabel 5.5 Kritalografi sumbu screw
Translasi atau pergeseran adalah elemen simetri
sederhana tak terbatas (lihat Gambar 5.1).
Ketika bertindak secara bersamaan, translasi
dan rotasi mengakibatkan sumbu screw (Tabel
5.5);
Translasi dan refleksi dalam bidang
pencerminan menghasilkan bidang glide
(luncur) (Tabel 5.3).
Sumbu screw dan bidang glide, merupakan
elemen simetri infinite yang kompleks.

Sumbu screw melakukan rotasi dan translasi secara


secara bersamaan sepanjang sumbu rotasi. Dengan Simetri Bidang glide (luncur)
kata lain, rotasi terjadi di sekitar sumbu, sedangkan
translasi terjadi sejajar dengan sumbu. Kombinasi bidang cermin refleksi dengan
Kristalografi sumbu screw hanya mencakup dua, translasi yang selalu sejajar dengan bidang yang
tiga, empat dan enam kali lipat rotasi karena sesuai, menghasilkan lima total kemungkinan
dimensi tiga kisi kristal periodik, yang melarang kristalografi bidang glide.
lima, tujuh dan rotasi tingkat tinggi lainnya.
Simbol sumbu screw adalah Nk untuk Translasi yang diperbolehkan adalah 1 atau 1
mengidentifikasi urutan sumbu (N) dan panjang panjang vektor dasar, sejajar dengan yang
translasi (k). pergeseran (uliran) yang terjadi.
Dengan demikian, dua sumbu screw lipat tiga Semua bidang glide yang mungkin, tercantum
memiliki simbol 31 dan 32, sedangkan sumbu screw pada Tabel 5.6.
yang mungkin untup lipat dua adalah 21.

9
13/03/2015

Sistem Kristal Primitif


Tabel 5.6 Kristalografi bidang glide

d is a diagonal vector such as a + b , a b , a + b + c , etc.

10
13/03/2015

Sistem Kristal

11