Anda di halaman 1dari 16

1.

Seperti yang kita ketahui, bahwa mengkonsumsi vitamin adalah kebutuhan bagi tubuh
seseorang untuk menjadi pelindung untuk sistem imun terhadap suatu penyakit.
Terkadang vitamin juga dikonsumsi hanya untuk penambah energi seseorang. Lalu
apakah benar jika kita mengkonsumsi vitamin hanya untuk membuat energi seseorang
menjadi bertambah dan semakin kuat?

2. Banyak sekali anak-anak bahkan orang dewasa suka mengkonsumsi jeruk manis,mereka
mungkin bahkan belum mengetahui kandungan vitamin c yang terdapat di
dalamnya,dalam dunia kesehatan vitamin C berperan penting dalam pembentukan
kolagen sebagai penyusun jaringan kulit,sendi,tulang dan jaringan penyokong
lainnya,selain itu saat seseorang yang mengalami pendarahan luar seperti luka,vitamin C
juga berperan disini yang membantu dalam penutupan luka saat terjadi pendarahan serta
memberikan perlindungan dari infeksi mikroorganisme pathogen.bagaimana bisa vitamin
C dapat membantu dalam penutupan luka serta apakah ada vitamin lain yang
membantunya ?

3. Mengapa bisa seseorang yang kekurangan mengkonsumsi vitamin A (malnutrisi vitamin


A) maka akan menyebabkan beberapa penyakit salah satunya yaitu penyakit niktalopra
atau rabun malam, padahal pada hakikatnya fungsi dari Vitamin A (retinoids) adalah
untuk membantu menjaga kesehatan mata!

4. Seperti yang kita ketahui bahwa vitamin tidak hanya terdapat dalam buah buahan atau
sayuran saja tetapi sekarang banyak kita temukan vitamin tersebut dalam bentuk
suplemen, dan telah kita ketahui bahwa vitamin yang ada dalam bentuk suplemen itu
telah dibuat bersama dengan campuran zat kimia lainnya. Maka apakah hal tersebut
berbahaya? Jika berbahaya bagaimana dampaknya pada tubuh kita?

5. Dulu saya pernah melihat seseorang yang bentuk kakinya dapat dikatakan tidak normal
seperti yang lainnya, beliau memiliki bentuk kaki seperti huruf X atau dalam dunia
kedokteran dinamakan leter x. nah disitu saya berpikir bahwa hal tersebut disebabkan
karena sewaktu bayi orang tersebut tidak di bedong dengan baik sehingga pertumbuhan
kakinya tidak normal. Namun pada saat saya membaca sebuah literature di situ terdapat
bahwa penyebab leter x tersebut dikarenakan kekurangan vitamin D. Mengapa bisa
vitamin D disini dapat menyebabkan pertumbuhan bentuk kaki seseorang tidak normal?

6. Saat kita melakukan berbagai aktivitas fisik,baik itu aktifitas fisik yang berat maupun
aktifitas fisik yang ringan kita membutuhkan energi untuk melakukan aktifitas tersebut.
Seperti yang kita ketahui bahwa makanan-makanan yang kita konsumsi akan di cerna
atau diubah bentuk dari senyawa-senyawa kompleks menjadi senyawa-senyawa
sederhana dengan bantuan enzim,namun pada beberapa metabolisme senyawa juga
membutuhkan koenzim,apakah koenzim disini dapat berasal dari vitamin,vitamin apa
yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber
energi?

Penyelesaian

1. Terkadang kita tahu bahwa untuk menambah energi adalah mengkonsumsi vitamin dan
memang benar adanya bahwa mengkonsumsi vitamin dapat meningkatkan energi.
Kandungan yang ada dalam suplemen adalah vitamin B dan juga zat besi sehingga dapat
meningkatkan energi didalam tubuh dimana itu akan membantu kita dalam melancarkan
oksigen yang ada didalam darah. Vitamin B juga memberikan asupan nutrisi yang baik
dalam metabolisme energi yang ada didalam tubuh. Akan tetapi untuk mengkonsumsi
suplemen vitamin lebih baik jika sesuai dengan anjuran yang telah ditetapkan karena ada
sebagian orang yang mengkonsumsi suplemen vitamin secara berlebihan. Contohnya jika
kita mengkonsumsi suplemen vitamin yang mengandung vitamin A secara berlebihan
maka akibatnya adalah terjadi keracuanan vitamin dan juga dapat meningkatkan resiko
kanker paru-paru.

2.
Proses penyembuhan luka adalah kompleks dan melalui beberapa tahap yaitu:

1. Fase inflamasi
Pada fase ini, penyempitan pertama dari pembuluh darah untuk memastikan
pembentukan gumpalan. Setelahnya, prostaglandin dan histamin dalam darah akan mulai
melebarkan pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah ke luka.

2. Fase prolifetarif
Selama fase ini, matriks darah baru dan sel-sel kulit mulai terbentuk, serta fibrolast yang
berfungsi memproduksi kolagen juga terbentuk. Proses ini dipengaruhi oleh asam laktat,
asam askorbat dan faktor yang mempengaruhi oksigen seperti zat besi, tembaga dan
pyridoxine.

3. Fase pematangan
Pada tahap ini, penutupan luka di kulit terjadi, kulit mulai melakukan renovasi meskipun
kadang tidak tertutup secara sempurna.

Untuk mendukung ketiga tahapan ini, ada beberapa nutrisi yang berperan, seperti
dikutip dari Lifemojo, Senin, 10/10/2011) yaitu:

Vitamin C
Vitamin ini bertindak sebagai kofaktor dalam produksi kolagen, serta mencegah
pecahnya luka-luka yang sudah sembuh. Sumbernya bisa dari tomat, paprika, kentang,
bayam, jeruk, strawberry, brokoli, kol dan kembang kol.

Vitamin A
Perannya adalah mempromosikan sintesis kolagen dan diferensiasi fibroblast serta
mengendalikan infeksi. Sumbernya dari sayuran berdaun hijau, buah-buahan berwarna
kuning dan orange, produk susu yang sudah difortifikasi serta hati hewan.

Vitamin K
Pembekuan darah adalah fase pertama dari proses penyembuhan luka, dan vitamin K
berperan besar dalam proses ini. Vitamin K bersama kalsium menghasilkan trombin
(agen utama pembekuan tubuh). Sumbernya dari sayuran berdaun hijau, brokoli, anggur,
alpukat dan kiwi.

Zinc
Zinc membantu berbagai jenis enzim di tubuh untuk melaksanakan fungsinya, karena
banyak enzim yang terlibat dalam penyembuhan luka terutama produksi kolagen. Selain
itu membantu proses pembelahan sel yang memungkinkan tubuh menggunakan protein
tertentu. Sumbernya dari seafood, domba, daging merah, sereal. asparagus, sawi, kacang
polong, miso dan biji wijen.

Zat besi
Dalam proses sintesis kolagen, zat besi diperlukan untuk hidroksilasi proline dan lisin.
Jika orang kekurangan zat besi (anemia) akan mengganggu penyembuhan luka.
Sumbernya bisa dari kunyit, kacang panjang, aspragaus, tahu, jamur shiitake, bayam,
daun bawang, rumput laut, daging sapi dan rusa.

Tembaga(copper)
Tembaga membantu enzim lysyl oxidase untuk memproduksi kolagen dan elastin yang
berfungsi mempromosikan penyembuhan luka agar lebih cepat. Sumbernya dari tomat,
kentang, kacang hijau, jahe, sawi, terong, asparagus, biji bunga matahari, peppermint,
lobak, jamur crimini dan tempe

3. Penyebab dan Gejala Rabun Senja


Rab
un senja atau Nyctalopia adalah keadaan mata yang tidak mampu melihat dalam keadaan
redup. Rabun senja kadang disebut rabun ayam karena keluhan sering dirasakan saat
senja menjelang malam. Orang yang sedang melakukan pengobatan glaucoma juga bisa
mengalami rabun senja karena efek samping dari obat-obatan glaucoma yang
mengakibatkan pupil mengecil sehingga mata sulit menangkap sinar.

Penyebab Utama

Ternyata kekurangan vitamin A merupakan penyebab terbanyak dari rabun senja. Vitamin
A merupakan vitamin larut dalam air yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai kebutuhan.
Vitamin ini akan membantu merubah sinyal molekul dari sinar yang diterima oleh retina
untuk menjadi suatu proyeksi gambar di otak kita. Retinol merupakan senyawa yang
berperan utama dalam hal tersebut . Senyawa retinol, bersama dengan rodopsin, akan
membentuk kompleks pigmen yang sensitif terhadap cahaya untuk mentransmisikan
sinyal cahaya ke otak. Oleh karena itu, kekurangan vitamin A di dalam tubuh seringkali
berakibat fatal pada organ penglihatan
4. DAMPAK MAKANAN / MINUMAN SUPLEMEN BAGI KESEHATAN

Suplemen adalah kombinasi dari dua atau lebih vitamin dan zat berkhasiat sesuai dengan
efek terapeutik yang diinginkan. Suplemen bisa berupa gabungan dari berbagai macam vitamin
ataupun zat lain ( non vitamin ) seperti asam amino maupun sediaan herbal yang memiliki
khasiat terapeutik yang sudah dibuktikan khasiat dan kegunaanya.

Jenis suplemen tunggal bisa terdiri dari kalsium, zinc, vitamin, asam folat, dan lain lain.
Suplemen kombinasi bisa terdiri dari multi vitamin atau obat obatan.

Mengkonsumsi suplemen sudah menjadi gaya hidup modern tanpa mengenal batas usia.
Banyak kesalahan dalam pemahaman khasiatnya. Suplemen tidak diperlukan selama yang
bersangkutan menerapkan pola gizi seimbang. Asupan gizi paling bagus itu lewat makanan
sehari hari. Suplemen cuma diperlukan oleh orang berusia lanjut dan orang sakit, kurang gizi,
pekerja berat atau yang memiliki kelianan tertentu, seperti kelainan darah atau dalam
metabolisme. Pemberian suplemen pun tidak boleh sembarangan. Komsumsi suplemen,
meskipun tergolong makanan tambahan, perlu diawasi dokter. Mengkonsumsi suplemen memang
harus hati hati, terutama bagi para remaja yang masih dalam masa pertumbuhan dan sehat.
Jangan jangan asupan zat tambahan yang dianggap menyehatkan malah berdampak sebaliknya.
Ini tidak mengada ada. Talah cukup banyak penelitian akhir akhir ini yang membuktikan
dampak negatif suplemen. Misalnya, anggapan semula yang menyatakan asupan vitamin C
berlebih bisa digelontor bersama air seni, kini lagi berlaku. Kelebihan vitamin C bisa
mengakibatkan sakit kepala.

Logikanya, semua zat yang masuk ke tubuh ada takarannya. Misalnya, untuk zat besi,
jumlah yang bisa diserap tubuh setiap hari hanya 1 mg atau setara dengan 10 20 mg zat besi
yang terkandung dalam makanan. Dosis vitamin C adalah 60 mg / hari, yang bermanfaat buat
kecantikan kulit, bila berlebihan justru bisa mengakibatkan kulit bersisik.

Persepsi keliru masyarakat tentang suplemen membuat kita prihatin. Padahal sesuai
dengan namanya, suplemen itu Cuma tambahan. Artinya, tidak semua orang membutuhkan.
Sebagai tambahan, suplemen tentunya tidak dapat menggantikan posisi makanan secara utuh,
namun lebih bersifat penambah kekurangan zat zat gizi. Lagipula, manfaat suplemen
kebanyakan sangat kecil. Suplemen mungkin ada manfaatnya tapi masih perlu digali lagi dengan
penelitian serius. Sayangnya, berbeda dengan obat, suplemen tidak diwajibkan melalui uji klinis
untuk membuktikan seberapa besar kebenaran manfaatnya. Padahal kebanyakan efeknya kecil
sekali, cuma membonceng efek plesebo. Efek plasebo ini terkait dengan proses penyembuhan
tubuh secara alami. Lagipula, selain manfaatnya yang diragukan, mengkonsumsi suplemen
apalagi terus menerus dalam jangka waktu lama juga diduga dapat menimbulkan efek negatif.

Beberapa penelitian terbaru tentang suplemen :

Konsumsi berlebihan suplemen antioksidan seperti vitamin A, E dan


betakaroten justru meningkatkan resiko kematian.

Cara terbaik mendapat antioksidan untuk kesehatan kulit adalah lewat asupan
vitamin dan minyak dari makanan bukan dari suplemen.

Suplemen vitamin D berlebihan justru berbahaya bagi ginjal dan hati.

Mengkonsumsi suplemen berupa minuman berenergi dapat meningkatkan


tekanan darah.

Suplemen herbal dan natural pengganti Viagra yang diklaim lebih aman
juga mengandung bahaya, seperti meningkatkan tekanan darah, bahkan mengakibatkan
stroke.

Terlalu banyak mengkonsumsi vitamin C akan mengganggu penyerapan


tembaga, yang meskipun dibutuhkan dalam jumlah sangat kecil, namun penting mengatur
susunan kimia dan kinerja tubuh.

Terlalu banyak suplemen mengandung fosfor akan menghambat penyerapan


kalsium.

Kelebihan vitamin A, D, K dan zat besi yang tidak dapat dibuang tubuh
berbalik menjadi racun

5. Pada kekurangan vitamin D, kadar kalsium dan fosfat dalam darah menurun, menyebabkan
penyakit tulang karena tidak terdapatnya kalsium dan fosfat yang cukup untuk mempertahankan
kesehatan tulang.
Keadaan ini disebut rakitis (pada anak -anak) dan osteomalacia (pada dewasa).

Vitamin D adalah Suatu Hormon


Vitamin D bukan hanya vitamin karena senyawa ini dapat disintesis di kulit, dan paa kebanyakan
kondisi hal tersebut merupakan sumber utama vitamin D. Sumber dari makanan hanya
diperlukan jika pajanan terthadap matahari kurang memadai. Fungsi utama vitamin D adalah
pengatur penyerapan kalsium dan homeostasis, sebagian kerja vitamin ini diperantarai oleh
reseptor nukleus yang mengatur ekspresi gen. Defisiensi, yang menyebabkan rakitis pada anak
dan osteomalasia pada dewasa, terus menjadi masalah kesehatan di belahan bumi utara, di mana
pajanan matahari kurang memadai.
Vitamin D Disintesis Di Kulit
7-Dehidrokolesterol (suatu zat perantara dalam sintesis kolesterol yang menumpuk di kulit)
mengalami reaksi nonenzimatik jika terpajan oleh sinar ultraviolet, yang menghasilkan vitamin
D. Pravitamin D menjalani reaksi lebih lanjut dalam waktu beberapa jam untuk membentuk
kolekalsiferol yang diserap dalam aliran darah.di daerah yang beriklim sedang, konsentrasi
vitamin D plasma paling tinggi pada akhir musim panas dan paling rendah pada akhir musim
dingin.
Vitamin D Dimetabolisme Menjadi Metabolit Aktif, Kalsitriol, di Hati dan Ginjal
Kolekalsiferol, baik yang disintesis dikulit maupun dari makanan, mengalami dua kali
hidroksilasi untuk menghasilkan metabolit aktif, 1,25-dihidroksivitamin D atau kalsitriol.
Ergokalsiferol dari makanan yang diperkaya mengalami hidroksilasi serupa untuk menghasilkan
erkalsitriol. Di hati, kolekasiferol dihidroksilasi menjadi bentuk turunan 25-hidroksi, yaitu
kalsidiol. Senyawa ini dibebaskan ke sirkulasi dalam keadaan terikat pada globulin pengikat
vitamin D yang merupakan bentuk simpanan utama vitamin ini. Di ginjal, kalsidiol mengalami
1-hidroksilasi untuk menghasilkan metabolit aktif 1,25-dihidroksi-vitamin D (kalsitriol), atau 24-
hidroksilasi untuk menghasilkan metabolit yang mungkin inaktif, 24,25-dihidroksivitamin D
(24-hidroksikalsidiol)
Metabolisme Vitamin D Mengatur dan Diatur oleh Homeostasis Kalsium
Fungsi utama vitamin D adalah mengontrol homeostasis kalsium, dan selanjutnya, metabolisme
vitamin D diatur oleh faktor-faktor yang berespon terhadap konsentrasi kalsium dan fosfat
plasma. Kalsitriol bekerja untuk mengurangi sintesis dirinya sendiri dengan menginduksi 24-
hidroksilase dan menekan 1-hidroksilase di ginjal. Fungsi utama vitamin D adalah
mempertahankan konsentrasi kalsium plasma. Kalsitriol mencapai hal ini melalui tiga cara:
senyawa ini meningkatkan penyerapan kalsium diusus, senyawa ini mengurangi ekskresi kalsium
dan senyawa ini memobilisasi mineral tulang. Selain itu, kalsitriol berperan dalam sekresi
insulin, sintesis dan sekresi hormon paratiroid dan tiroid, inhibisi pembentukan interleukin oleh
limfosit T aktif dan imunoglubulin oleh limfosit T aktif dan imunoglubulin oleh limfosit B aktif,
diferensiasi sel prekursor monosit, dan modulasi proliferasi sel. Pada kebanyakan efek ini,
vitamin D berfungsi layaknya suatu hormon steroid, berikatan dengan reseptor di nukleus dan
mmeningkatkan ekspresi gen meskipun senyawa ini juga memiliki efek cepat pada mengangkut
kalsium di mukosa usus.
Defisiensi Vitamin D Mengenai Anak dan Dewasa
Pada penyakit defisiensi Vitamin D rakitis, tulang anak kekurangan mineral akibat buruknya
penyerapan kalsium. Masalah serupa timbul akibat defisiensi waktu lonjakan pertumbuhan di
masa remaja. Osteomalasia pada orang dewasa terjadi akibat demineralisasi tulang, terutama
pada wanita yang jarang terkena sinar matahari, sering terjadi setelah beberapa kali hamil.
Meskipun vitamin D esensial bagi pencegahan dan pengobatan osteomalasia pada usia lanjut,
namun tidak banyak bukti yang menunjukkan bahwa vitamin ini bermanfaat untuk mengobati
osteoporosis.

KEKURANGAN VITAMIN D
Kekurangan vitamin D ini dapat disebabkan oleh pemaparan sinar matahari yang tidak
mencukupi maupun oleh sedikitnya vitamin D dalam makanan. Kekurangan vitamin D selama
kehamilan dapat menyebabkan osteomalacia pada ibu hamil dan rakitis pada bayi yang akan
dilahirkannya. Karena ASI tidak mengandung vitamin D dalam jumlah yang besar, bayi yang
mendapatkan ASI bisa menderita rakitis, bahkan meskipun tinggal di daerah tropis jika bayi tidak
mendapatkan sinar matahari yang cukup. Kekurangan vitamin D bisa terjadi pada orang yang
lebih tua karena kulit mereka menghasilkan sedikit vitamin D saat terpapar sinar matahari.
Beberapa bentuk rakitisyang jarang, merupakan akibat adanya gangguan metabolisme vitamin D
dan penyakit ini diturunkan. Kejang otot (tetani) yang disebabkan oleh rendahnya kadar kalsium
bisa merupakan pertanda awal terjadinya rakitis pada bayi. Bayi yang lebih besar mungkin akan
terlambat untuk belajar duduk dan merangkak, dan penutupan ubun-ubun (fontanel) mengalami
penundaan. Anak-anak usia 1- 4 tahun bisa memiliki kelainan lengkung tulang belakang, kaki O
(bengkok ke dalam), kaki X (bengkok ke luar) dan terlambat berjalan.
Anak-anak yang lebih tua atau remaja, akan merasakan nyeri bila berjalan. Tulang panggul yang
mendatar pada remaja putri menyebabkan jalan lahir menjadi sempit.
Pada orang dewasa kehilangan kalsium dari tulang, terutama tulang belakang, panggul dan
tungkai, menyebabkan kelemahan dan bisa mengakibatkan terjadinya patah tulang.
Diagnosa rakitis atau osteomalasia berdasarkan kepada:
- gejala-gejalanya
- gambaran tulang pada foto rontgen
- rendahnya kadar kalsium, fosfat dan vitamin D dalam darah.
Rakitis dan osteomalasia dapat diobati dengan pemberian vitamin D per-oral (ditelan) sebanyak
5 kali dosis harian yang dianjurkan, selama 2-3 minggu. Bentuk-bentuk rakitis tertentu yang
diturunkan, biasanya akan membaik bila diobati dengan hormon vitamin D

KELEBIHAN VITAMIN D
Mengkonsumsi vitamin D sebanyak 10 kali dosis harian yang dianjurkan, selama beberapa
bulan, bisa menyebabkan keracunan, yang mengakibatkan tingginya kadar kalsium dalam darah.

Gejala pertama dari keracunan vitamin D adalah hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, yang
diikuti rasa haus yang luar biasa, meningkatnya frekuensi berkemih, kelemahan, gelisah dan
tekanan darah tinggi. Kalsium bisa diendapkan di seluruh tubuh, terutama di ginjal, dimana bisa
menyebabkan kerusakan menetap.Fungsi ginjal akan terganggu, menyebabkan protein dibuang
dalam air kemih dan kadar urea dalam darah meningkat. Pengobatan terdiri dari menghentikan
pemakaian vitamin D tambahan dan mengikuti diet rendah kalsium untuk mengurangi efek dari
tingginya kadar kalsium dalam darah.
Kortikosteroid dapat diberikan untuk mengurangi resiko terjadinya kerusakan jaringan.Amonium
klorida diberikan untuk menjaga keasaman air kemih, sehingga mengurangi resiko terbentuknya
batu kalsium.
6. Pada proses metabolisme tubuh, vitamin memegang peran sangat vital, terlebih yang
tidak dihasilkan oleh tubuh. vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh
enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan
berkembang secara normal. Setiap vitamin yang kita butuhkan memiliki peran sepesifik dan
bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini
diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat
digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis.

Sebagai contoh bahwa dalam metabolisme tubuh, vitamin bekerja secara spesifik dan
memegang peranan penting adalah :
Vitamin A
Vitamin A dalam metabolisme, selain berfungsi membentuk indra penglihatan juga berperan
dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas terhadap tubuh. Jika terjadi defisiensi, maka yang
terjadi adalah mengalami rabun senja dan katarak. Selain itu, kekuragan vitamin ini juga dapat
menurunkan daya tahan tubuh, infeksi pernafasan dan kondisi kulit kurang sehat. Tidak hanya
itu, kelebihan vitamin A juga dapat berdampak buruk pada tubuh, berupa keracunan. Beberapa
dampak yang ditimbulkan jika kelebihan yaitu, pusing-pusing, kulit kering bersisik, kerontokan
rambut dan mudah pingsan

Vitamin B
Vitamin B berperan penting dalam metabolisme, terutama dalam pelepasan energi saat kita
beraktifitas. Sesuai fungsinya didalam tubuh saat metabolisme, yaitu sebagai senyawa koenzim
yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber energi

Vitamin B1
Vitamin B1 berperan membantu proses metabolisme protein dan lemak. Bila terjadi
defisiensi vitamin B1, kulit akan mengalami berbagai gangguan, seperti kulit kering dan
bersisik.Tubuh juga dapat mengalami beri-beri, gangguan saluran pencernaan, jantung, dan
sistem saraf.
Vitamin B2
Vitamin B2 banyak berperan didalam tubuh manusia, sebagai salah satu kompenen koenzim
flavin mononukleotida (flavin mononucleotide, FMN) dan flavin adenine dinukleotida (adenine
dinucleotide, FAD). Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh
melalui proses respirasi. Vitamin ini juga berperan dalam pembentukan molekul steroid, sel
darah merah, dan glikogen, serta menyokong pertumbuhan berbagai organ tubuh, seperti kulit,
rambut, dan kuku. Defisiensinya dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, kulit kering
bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan.

Vitamin B3
Vitamin ini berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi,
metabolisme lemak, dan protein. Di dalam tubuh, vitamin B3 memiliki peranan besar dalam
menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, penyembuhan migrain, dan vertigo. Berbagai
jenis senyawa racun dapat dinetralisir dengan bantuan vitamin ini. Kekurangan vitamin ini dapat
menyebabkan tubuh mengalami kekejangan, keram otot, gangguan sistem pencernaan, muntah-
muntah, dan mual.

Vitamin B5
Vitamin B5 berperan besar dalam berbagai jenis metabolisme, seperti dalam reaksi
pemecahan nutrisi makanan, terutama lemak. Juga menjaga komunikasi yang baik antara sistem
saraf pusat dan otak dan memproduksi senyawa asam lemak, sterol, neurotransmiter, dan hormon
tubuh. Seperti halnya vitamin B1 dan B2, defisiensi vitamin B5 dapat menyebabkan kulit pecah-
pecah dan bersisik. Selain itu, gangguan lain yang akan diderita adalah keram otot serta kesulitan
untuk tidur.

Vitamin B6
Vitamin B6, atau dikenal juga dengan istilah piridoksin, merupakan vitamin yang esensial
bagi pertumbuhan tubuh. Vitamin ini berperan sebagai salah satu senyawa koenzim A yang
digunakan tubuh untuk menghasilkan energi melalui jalur sintesis asam lemak, seperti
spingolipid dan fosfolipid.Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam metabolisme nutrisi dan
memproduksi antibodi sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap antigen atau senyawa
asing yang berbahaya bagi tubuh. Kekurangan vitamin ini dalam jumlah banyak dapat
menyebabkan kulit pecah-pecah, keram otot, dan insomnia.

Vitamin B12
Vitamin B12 atau sianokobalamin merupakan jenis vitamin yang hanya khusus diproduksi
oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman. Oleh karena itu, vegetarian sering kali
mengalami gangguan kesehatan tubuh akibat kekurangan vitamin ini.Vitamin ini banyak
berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. Vitamin B12 juga termasuk dalam salah satu
jenis vitamin yang berperan dalam pemeliharaan kesehatan sel saraf, pembentukkan molekul
DNA dan RNA, pembentukkan platelet darah. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan
anemia (kekurangan darah), mudah lelah lesu, dan iritasi kulit

Vitamin C
Vitamin C (asam askorbat) banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Di
dalam tubuh, vitamin C berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein
penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong lainnya. Vitamin C
merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal berbagai radikal bebas dari polusi
di sekitar lingkungan kita juga vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh
sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit degenaratif, seperti kanker, dapat diturunkan.Selain
itu, vitamin C berperan dalam menjaga bentuk dan struktur dari berbagai jaringan di dalam
tubuh, seperti otot. Vitamin ini juga berperan dalam penutupan luka saat terjadi pendarahan dan
memberikan perlindungan lebih dari infeksi mikroorganisme patogen. Melalui mekanisme inilah
vitamin C berperan dalam menjaga kebugaran tubuh dan membantu mencegah berbagai jenis
penyakit. Defisiensi vitamin C juga dapat menyebabkan gusi berdarah dan nyeri pada
persendian. Akumulasi vitamin C yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan batu
ginjal, gangguan saluran pencernaan, dan rusaknya sel darah merah

Kofaktor berikatan secara reversibel dengan enzim atau substrat


Kofaktor memiliki fungsi serupa denhann gugus prostetik tetapi berikatan secara transien dan
mudah terlepas dengan enzim atau substrat, misalnya ATP. Tidak sperti gugus prostetik
yangterikat secara stabil, kofaktor harus terdapat dalam medium di sekitar enzim agar katalisis
dapat terjadi. Enzim yang memerlukan kofaktor ion logam disebut enzim yang diaktifkan oleh
logam (metal-activated enzymes) untuk membedakannya dari metaloenzim dengan ion logam
berfungsi sebagai gugus prostetik.
Koenzim berfungsi sebagai spenagngkut atau bahan pemindah gugus yang dapat didaur ulang
dan memindahkan banyak substrat dari tempat pembentukannya ke tempat pemakaiannya. Ikatan
dengan koenzim juga menstabilkan substrat, sperti atom hidrogen atau ion hidrida yang tidak
stabil dalam lingkungan cair sel. Gugus kimia lain yang tidak diangkut oleh koenzim adalah
gugus metil(folat), gugus asil (koenzim A), dan oligosakarida (dolikol).
Banyak koenzim, kofaktor, dan gugus prostetik adalah turunan Vitamin B
Vaitamin B llarut air merupakan komponen penting berbagai koenzim. Selain vitamin B,
beberapa koenzim mengandung gugus adenin, ribosa, dan fosforil AMP atau ADP. Nikotamid
adalah komponen koenzim redoks FMN dan FAD. Asam pantotenat adalah komponen dari
koenzim A pengangkut gugus asli. Sebagai pirofosfatnya, tiamin ikut serta dalam dekarboksilasi
asam -keto dan koenzim asam folat dan kobamidberfungsi dalam metabolisme satu karbon.
Katalisis Terjadi Di Bagian Aktif
Spesifisitas substrat yang ekstrim dan efisiensi katalitik enzim yang tinggi mencerminkan adanya
lingkungan yang dirancang sedemikian cermat hanya untuk satu reaksi tertentu. Lingkungan ini
yang disebut bagian/ tempat aktif(active site), umumnya berbentuk celah atau kantung. Bagian
aktif pada enzim multimerik sering terletak pada pertemuan antara subunit-subunit dan merekrut
residu-residu dari lebih satu monomer. Bagian aktif tiga dimensi ini melindungi substrat dari
pelarut dan mempermudah katalisis. Substrat mengikat bagian aktif di regio yang bersifat
komplementer dengan bagian substrat yang tidak mengalami perubahan kimiawi sewaktu reaksi
berlangsung. Pengikatna ini secara simultan menyatukan bagian-bagian substrat yang akan
mengalami perubahan dengan gugus-gugus fungsional residu peptidil aminoasil. Bagian aktif
juga mengikat dan mengarahkan kofaktor atau gugus prostetik. Banyak residu aminoasil yang
diperoleh dari berbagai macam rantai polipeptida ikut serta menentukan karakter tiga dimensi
dan ukuran yang besar pada bagian aktif.
Enzim Menggunakan Banyak Mekanisme untuk Mempermudah Katalisis
Enzim menggunakan berbagai kombinasi dari empat mekanisme umum untuk mempercepat laju
reaksi kimia.
Katalisis karena kedekatan
Agar dapat bereaksi, molekul-molekul harus berada dalam jarak yang cukup dekat untuk
membentuk ikatan satu sama lain. Semakin tinggi konsentrasinya, akan semakin sering molekul-
molekul itu bertemu satu sama lain dan semakin besar laju reaksinya. Ketika mengikat molekul
substrat dibagian aktifnya, enzim menciptakan suatu regio dengan konsentrasi substrat lokal
yang tinggi. Lingkungan ini juga secara spasial mmengatur arah molekul-molekul substrat
sehingga diperoleh posisi ideal untuk berinteraksi. Hal tersebut menyebabkan laju reaksi
meningkat sedikitnya seribu kali lipat.

Beri Nilai