Anda di halaman 1dari 5

TRANSPORTASI VERTIKAL

TANGGA
adalah sarana transportasi vertikal FUNGSI
sederhana yang diperlukan pada ban
Menurut fungsi /
MATERIAL
gunan yang terdiri lebih dari satu
lantai. kebutuhan:
= tangga umum
Berdasarkan:
FUNGSI KEMIRINGAN
KEMIRINGAN Menurut kemiringan:
BENTUK = sangat landai (6 -15)
BAHAN = landai (15 -24)
= umum/normal (25 -45)
= curam/terjal ( 45 -75 )

BENTUK
Pemilihan bahan tergantung dari fungsi dan
selera maupun estetika.
LEBAR TANGGA

Pemilihan bentuk tergantung dari fungsi dan


selera maupun estetika.
JARAK LUAR TANGGA
PERSYARATAN
TRANSPORTASI VERTIKAL
Tangga semi terbuka dengan ventilasi
TANGGA DARURAT alamiah dan balkon:
adalah sarana transportasi vertikal sederhana yang Ruangan dibuat kedap asap (tertutup) dilengkapi
diperlukan pada bangunan yang terdiri lebih dari 1 dengan pintu menuju balkon dan sistem
lantai, yang dipergunakan sebagai sarana alternatif, pembuangan asap melalui balkon. Pintu keluar
apabila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan menimpa ruang tangga harus tahan api selama 1,5 jam dan
gedung tersebut (kebakaran,dll) pintu ke balkon (bukan dari ruang tangga) harus
tahan api minimal selama 1 jam.

Tangga tertutup dengan ventilasi mekanis:

Ruangan dibuat kedap asap dengan pintu


menuju ruang asap. Akses menuju ruang tangga
harus melalui ruang asap. Asap disalurkan
Tangga tertutup dengan ventilasi alamiah : melalui saluran udara ventilasi mekanik yang
berada di ruang asap. Pintu ke ruang tangga
Ruangan dibuat kedap asap (tertutup) dengan jendela
harus tahan api minimal selama 30 menit dan
(ventilasi) diluar ruang tangga (ruang pelepasan atap)
pintu ke ruang asap (bukan ke ruang tangga)
dan pintu menuju keruang pelepasan asap . Pintu keluar
harus tahan api minimal selama 1,5 jam.
ruang tangga harus tahan api minimal selama 30menit
dan pintu keluar ruang asap harus tahan api minimal
selama 1,5 jam.

Tangga Kurva
Tangga terbuka: (lengkung) :

Ruangan tidak perlu dibuat kedap asap. Hanya Tangga kurva harus
diterapkan pada bangunan dengan ketinggian tidak diijinkan sebagai
lebih dari 25 m. Pintu ke ruang tangga harus tahan api komponen sarana jalan
selama 1,5 jam. ke luar asalkan kedalam
anak tangga 28
cm(11inci)pada suatu
titik 30cm dari ujung
sempit dari anak tangga
dan radius terkecilnya
tidak kurang dari dua
kali lebar tangga.
TRANSPORTASI VERTIKAL

RAMP Komponen Utama Eskalator :


adalah sarana transportasi vertikal sederhana pada Step ;bagian anak tangga.
bangunan beberapa lantai berupa lantai yang miring
landai Truss ;rangka baja sebagai tempat
penyangga dan tempat peletakan komponen
sudut kemiringannya sangat landai (max 12) agar komponen lain.
aman
permukaannya dibuat kasar Combplate ;sisir baja pada awal anak
bila perlu dipasang anti selip tangga untuk mencegah masuknya kotoran dan
selain dengan hitungan sudut (), ramp juga dapat sebagai penutup rangka.
dihitung dalam hitungan % kemiringan (kemiringan
disarankan 10% s.d 12,5%) Balustrade ;biasanya dari bahan tembus
pandang (filter, kaca, dll) sebagai pengaman bagi
pengguna.

Handrail ;tempat berpegangan, terbuat


dari karet (dilapisi karet dan ikut berjalan/berputar).

Step roller ;roda penggulung tangga.

Step chain ;rantai penghubung tangga.

Rail ;sebagai pengatur gerakan


tangga.

Emergency Brake ;tombol untuk rem.

ESKALATOR Cara Kerja Eskalator


adalah salah satu jenis pesawat angkat/angkut untuk Motor penggerak (ON) kecepatan tinggi
memindahkan beban dari satu tempat ke tempat lain
secara vertikal (secara umum), dengan sudut penurunan kecepatan pada putaran gear
kemiringan tertentu pada ruang lintasan yang tetap.
ditransmisikan oleh drive chainke poros
penggerak step
Sumber tenaga : listrik.
bergerak (kemiringan tertentu), step dan roller
Berdasarkan cara chain berhubungan
peletakannya, dibedakan :
1. Paralel; (untuk digerakkan dua drive sprocket dari poros penggerak
pertokoan) sudut pandang step
lebih luas pemakai
berjalan memutari poros penggerak handrail (digerakan oleh dua
eskalator. pulley penggerak)
2. Cross over / silang; step dan handrail bergerak kembali (arah kebalikan)
(untuk kantor) pemakai dengan mengikuti track.
tidak perlu berjalan
memutari eskalator, lebih
praktis.

3. Double cross over /


crisscross; ganda,
sehingga dapat
mengangkut penumpang
yang lebih banyak.
TRANSPORTASI VERTIKAL

Hal hal lain yang perlu diperhatikan: Menentukan KEBUTUHAN RUANG Eskalator
1. Handrail & anak tangga harus dalam kecepatan
yang sama
2. Rem otomatis harus selalu bekerja dengan baik
? check rutin
3. Tombol ON/Off pada tempat yang mudah dilihat
4. Penerangan di atas eskalator harus mencukupi
untuk menerangi keseluruhan area eskalator
5. Bagian bagian dan finishing eskalator harus
dalam desain yang aman, tidak tajam, tidak mudah
menyangkutkan, dll MAINTENANCE
6. Eskalator juga harus dilengkapi dengan
pelindungan terhadap kebakaran. Yang terdiri
dari; sprinkler, smoke pick up, rolling, shutter
system. Pelumasan & Perawatan

Step terdiri dari dua Perawatan transmisi eskalator; ialah dengan


bagian : dibuatnya ruang mesin yang baik dan disertai dengan
Step tread ? (bahan adanya pendingin ruangan sehingga dapat
alumunium). mengurangi adanya aliran debu pada ruang mesin dan
menciptakan temperatur ruang kerja mesin yang
Frame step? (besi nyaman.
carbon).
Perawatan lanjutan
Pelumasan (oiling);
Menentukan KAPASITAS eskalator: Pelumasan di sini mutlak diperlukan pada sistem
N = (3600.P.v.cos?)/L transmisi dimana terdapat komponen dari logam yang
saling bergesekan.
N : jumlah orang yang diangkut per jam Perawatan dapat berupa penambahan pelumas atau
P : jumlah orang per anak tangga mengganti sesuai dengan ketentuan
v : kecepatan eskalator (m/det)
?: sudut kemiringan eskalator Over Haul;
L : lebar anak tangga (m) Merupakan pembongkaran secara menyeluruh dari
suatu mesin yang dikarenakan sudah mencapai batas
Daya Angkut Dalam Waktu 5 menit maksimal operasi kerja dari komponen
komponennya
TRANSPORTASI VERTIKAL

ELEVATOR PERBEDAAN
Tanpa Gear Dengan Gear
Sejarah Elevator
(Gearless) (Geared)
Ditemukan pada awal abad ke-
19 oleh Elisha Otis, berupa ? Untuk ketinggian tidak ? Secara umum lebih
elevator hidrolik terbatas murah
? Lebih cepat ? Kebalikan tanpa gear
Untuk memecahkan masalah ? Lebih halus ? Sumber listrik AC
transportasi pada bangunan ? Sedikit pemeliharaan dan DC
tinggi yang tak mungkin dicapai ? Lebih awet
dengan tangga dalam waktu ? Sumber listrik AC
yang singkat ? Dengan Gear (Geared)
? Secara umum lebih
Bekerja secara vertikal murah
? Kebalikan tanpa gear
Alat transportasi ? Sumber listrik AC dan
vertikal yang menghubungkan DC
antar lantai pada bangunan
berlantai banyak dengan
kebutuhan ruang utamanya Dengan teknologi synchronous permanent
vertikal. magnet, sehingga ukuran mesin lebih kecil dan dapat
ditempatkan di hoistway. Sementara panel control
Menurut beban yang diangkut: ditempelkan pada dinding elevator bagian atas.
Orang Dengan menggunakan desain roping yang
Orang dan barang berbeda, jenis ini hanya cocok untuk bangunan
Barang saja rendah (< 10 lantai).
Menggunakan gearless machinedengan
Menurut cara: menjalankannya desain pulleyyang berbeda sehingga daya yang
Hidrolik dibutuhkan lebih kecil (hemat energi).
Kabel dan bandul
Tanpa gear Harga lebih mahal daripada kedua jenis tractionyang
Dengan gear lain

HIDROLIK KABEL DAN BANDUL


Prinsip kerja Prinsip kerja
Sistem kerja hidrolik Menggunakan bandul dan
seperti pada dongkrak katrol
Kelebihan Dapat menggunakan gear dan
Ta m p i l a n n y a l e b i h tanpa gear
simple, rapi, dan bisa di
ekspose Kelebihan
Dapat di gunakan pada
Kekurangan gedung tinggi
Hanya dapat digunakan
pada gedung dengan Kekurangan
ketinggian tertentu (32 m) Tidak rapi apabila di ekspose