Anda di halaman 1dari 22

Berikut adalah kode etik akuntan Indonesia yang harus diataati dan disadari oleh seorang

akuntan, kecuali?
a. Tanggung jawab profesi
b. Integritas
c. Objektifitas
d. Kepentingan publik
e. Mencari keuntungan
Jawaban : E

2. Jasa dimana kantor CPA mengeluarkan komunikasi tertulis yang menyatakan suatu
kesimpulan tentang keandalan asersi tertulis yang menjadi tanggung jawab pihak lain,
merupakan pengertian dari.........
a. Jasa atestasi
b. Penyuluhan pajak
c. Konsultasi manajemen
d. Jasa akutansi
e. Jasa manajemen
Jawaban : A

3. Dalam organisasi profesional akuntan publik ada empat fungsi, yaitu.................


a. Bagian pemeriksaan, bagian umum, bagian dapur, bagian perkantoran
b. Bagian arbitrase, bagian keuangan, bagian manajemen, bagian hukum
c. Bagian konsultasi, bagian pemeriksaan, bagian perpajakan, bagian pelatihan dan
penelitian
d. Bagian manajemen, bagian umum, bagian keuangan, bagian pemeriksaan
e. Bagian administrasi, bagian pelatihan, bagian dapur, bagian keuangan
Jawaban : C

4. Struktur organisasi kantor akuntan publik ada empat, yaitu..........


a. Auditor staf, auditor senior, auditor junior, auditor umum
b. Auditor staf, auditor senior, manajer, auditor junior
c. Auditor staf, auditor senior, manajer, rekan
d. Audior senior, auditor junior, auditor lapangan, auditor ruangan
e. Auditor Junior, manajer, staf, senior
Jawaban : C

5. Auditor tidak mampu memberikan bukti yang cukup sebagai dasar pendapatnya,
disebut..............
a. Laporan auditor wajar tanpa pengecualian
b. Laporan auditor wajar dengan pengecualian
c. Laporan auditor tidak wajar
d. Pernyataan tidak memberikan pendapat
e. Laporan auditor
Jawaban : B
6. Laporan auditor tidak wajar muncul ketika.......................
a. Auditor meyakini bahwa entitas tidak menerapkan prinsip akutansi secara tepat
b. Auditor tidak mampu mengumpulkan bukti yang cukup
c. Auditor tidak menjalankan kerja dengan baik
d. Manajer memanipulasi data perusahaan
e. Auditor menjalankan prinsip akutansi
Jawaban : A

7. Karakteristik yang paling penting dalam etika profesi adalah, kecuali..........


a. Tanggung Jawab Untuk Melayani Masyarakat Umum/Publik
b. Standar penerimaan kedalam profesi
c. Kepercayaan publik
d. Manajemen yang tepat
e. Batang tubuh pengetahuan yang kompleks
Jawaban : D

8. Teori yang mendasari profesi akuntan publik adalah............


a. Teori akuntansi yang berlaku umum dan praktik
b. Teori manajemen
c. Teori perhitungan
d. Teori administrasi
e. Teori mufakat
Jawaban : A

9. Suatu situasi di mana seseorang berhadapan dengan suatu keputusan menyangkut


prilaku yang benar dan harus memilih salah satu keputusan, disebut........
a. Keraguan
b. Kepercayaan
c. Indepedensi
d. Dilema etika
e. keyakinan
Jawaban : D

10. Kode etik ikatan akuntan indonesia dimaksudkan sebagai..........


a. Untuk meyakinkan partner
b. Dasar dari berprilaku
c. Pedoman dan aturan bagi seluruh anggota
d. Inti kewibawaan auditor
e. Auditor taat akan aturan
Jawaban : C

11. Ada empat aturan etika yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia-
Kompartemen Akuntan Publik (IAI-KAP) yaitu...............
a. Indepent, integritas, objektivitas, dan kepentingan publik.
b. Independent, faktual, subjektif, arogansi
c. Independent, objektivitas, berprilaku, bekerja
d. Berprilaku, objektivitas, subjektivitas, bekerja
e. Objektivitas, faktual, bekerja, berprilaku
Jawaban : A

12. Upaya untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan dalam transaksi-transaksi


komersial, merupakan pengertian dari........
a. Auditing independen
b. Auditing objektif
c. uditing manajemen
d. Fraud auditing
e. Fraud manajemen
Jawaban : D

13. Tipe-tipe kecurangan yang umum dapat ditemui dalam audit, kecuali..........
a. Mencatat semua kegiatan perusahaan
b. Tidak mencatat pendapatan
c. Menyembunyikan penagihan piutang
d. Pencurian material
e. Pengalihan sekuritas/surat berharga
Jawaban : A

14. Faktor-faktor yang menimbulkan fraud adalah............


a. Tekanan Situsional, Tekanan dari atasan, manajem waktu
b. Tekanan Situsional, profesional, tidak memihak
c. Selalu mengikuti aturan, profesional, tidak memihak
d. Tekanan situsional, kesempatan, karakteristik pribadi
e. Faktor ekonomi, tekanan dari atasan, profesional
Jawaban : D

15. Apakah yang disebut dengan materialitas............


a. Memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik
b. Suatu nilai informasi akuntansi yang dihilangkan atau salah disajikan
c. Tindakan yang diambil untuk memperbaiki pengendalian yang lemah
d. Memenuhi tanggungjawabnya harus menjaga obyektifitas
e. Memenuhi kinerja profesi
Jawaban : B

16. Fraud auditing atau audit kecurangan adalah upaya untuk mendeteksi dan mencegah
kecurangan dalam transaksi-transaksi komersial,di bawah Beberapa tipe-tipe
kecurangan kecuali
a. Penyalahgunaan kartu kredit.
b. Pemalsuan dokumen pengeluaran.
c. Pembayaran untuk biaya perusahaan yang sesuai.
d. Potongan yang berlebihan kepada pelanggan.
e. Pembayaran kembali (Kickbacks) untuk pembelian.
Jawaban : C
17. Untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai kewajaran dalam penyajian posisi
keuangan, merupakan tujuan dari..........
a. Tujuan Pelaksanaan Audit Atas Laporan Keuangan
b. Tujuan audit
c. Tujuan manajer perusahaan
d. Tujuan dilema etika
e. tujuan perusahaan
Jawaban : A

18. Literatur profesional membedakan dua jenis kesalahan yaitu.......


a. Kekeliruan (error) dan kelainan (irregularities)
b. Mekanisme dan tekhnis
c. Mengaudit dan kekeliruan
d. Komunikasi dan independen
e. Kelainan dan tekhnis
Jawaban : A

19. Segala informasi yang mendukung angka-angka atau informasi lain yang disajikan
dalam laporan keuangan, yang dapat digunakan oleh auditor sebagai dasar yang layak
untuk menyatakan pendapatnya, merupakan pengertian dari........
a. Fraud audit
b. Dilema etika
c. Bukti audit
d. Data akutansi
e. Informasi
Jawaban : C

20. Informasi penguat adalah segala informasi untuk menambahi data auditor menguji data
akutansi, dibawah ini ada empat informasi penguat yang benar, yaitu....
a. wawancara, interview, data lapangan, cek
b. Cek, faktur, surat kontrak, notulen rapat
c. Data klien, rekaman, bukti tertulis, autentik
d. Cek, wawancara, rekaman, autentik
e. autentik, wawancara, data lapangan, surat kontrak
Jawaban : B

21. Total lamanya waktu yang dibutuhkan oleh auditor untuk melakukan perencanaan audit
awal sampai pada pengembangan suatu strategi menyeluruh untuk pelaksanakan dan
penentuan lingkup audit yang diharapakan, merupakan pengertian dari..........
a. Dilema etika
b. Kode etik profesi
c. Fraud audit
d. Perencanaan audit
e. Laporan audit
Jawaban : D
22. Apa yang dimaksud dengan notulen rapat dalam audit.....
a. Catatan resmi dari rapat dewan direksi dan pemegang saham, termasuk di dalamnya
adalah ikhtisar pokok
b. Catatan ringkas
c. Ringkasan eksekutif untuk melihat kegiatan yang telah dilaksanakan
d. Hasil dari laporan keuangan yang diaudit oleh auditor
e. Rasional pencatatan pelaporan audit
Jawaban : A

23. Komponen pengendalian internal meliputi beberapa hal, yaitu....


a. Penilaian perusahaan, audit internal, manajemen pengendalian dan komunikasi internal
b. Lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendaliaan dan komunikasi
akuntansi serta pemantauaan
c. Rasio efektifitas perusahaan, audit internal, lingkungan perusahaan, audit internal
d. Bottom-up, pengujian pengendalian, lingkungan auditor, manajemen perusahaan
e. Informasi penguat, pengujian saldo perkiraan, aktivitas pengendalian, penilaian
manajemen
Jawaban : B

24. Ada empat jenis pengujian pengendalian,kecuali.........


a. Permintaan keterangan
b. Pengamatan
c. Observasi
d. Inspeksi
e. Pelaksanaan kembali
Jawaban : C

25. Jumlah maksimum kesalahan yang menurut auditor dapat terjadi dalam laporan
keuangan tetapi tidak sampai mempengaruhi keputusan, merupakan pengertian.......
a. Pertimbangan awal materialitas
b. Pertimbangan dilema etika
c. Pertimbangan resiko
d. Pertimbangan pengendalian
e. Pertimbangan independensi
Jawaban : A

1. Berikut adalah kriteria yang digunakan oleh Akuntan Publik dalam melakukan
Pemeriksaan Akuntansi :
A. Standar Akuntansi Keuangan
B. Standar Profesional Akuntan Publik
C. Peraturan-peraturan yang ditetapkan Pemerintah
D. Anggaran atau ukuran prestasi yang ditetapkan perusahaan

2. Dibawah ini adalah tipe akuntan , kecuali :


A. Pemeriksaan Pemerintah
B. Pemeriksaan Akuntan Publik
C. Pemeriksaan Intern
D. Pemeriksaan Junior

3. Obyek pemeriksaan akuntan publik dalam penugasan untuk tujuan umum adalah :
A. Struktur pengendalian Intern yang berlaku dalam perusahaan klien
B. Catatan akuntansi klien
C. Laporan keuangan klien
D. Neraca yang dihasilkan oleh catatan akuntansi klien

4. Standar Umum yang pertama berisi :

A. Standar yang mengatur persyaratan pendidikan Akuntan


B. Pedoman bagi akuntan dalam melaksanakan pemeriksaannya
C. Standar yang mengatur Independensi Akuntan
D. Standar yang mengatur penyusunan laporan Akuntan

5. Berikut ini adalah berbagai tipe pendapat akuntan :


A. Pendapat Wajar (Unqualified Opinion)
B. Pendapat Tidak Wajar
C. Pendapat Wajar dengan Syarat
D. Jawaban a, b dan c betul

6. Dasar pemikiran yang melandasi penyusunan kode etik bagi setiap profesi adalah :
A. Untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah
B. Menuruti prinsip akuntansi yang lazim (Standar Akuntansi Keuangan)
C. Menuruti Standar Profesional Akuntan Publik
D. Kebutuhan akan kepercayaan masyarakat atas mutu jasa profesi

7. Kode etik yang dikeluarkan oleh IAI berlaku bagi :


A. Akuntan publik saja
B. Akuntan yang menjadi anggota IAI
C. Akuntan publik, akuntan pemerintah, dan akuntan intern
D. Akuntan publik dan akuntan intern

8. Bukti dokumenter yang paling dapat dipercaya adalah :


A. pengamatan fisik persediaan oleh auditor
B. perhitungan yang dilakukan oleh auditor
C. konfirmasi yang diperoleh dari pihak luar
D. dokumen intern klien

9. Tidak termasuk bukti pemeriksaan adalah :


A. Internal control
B. Hasil wawancara
C. Buku besar dan jurnal
D. Laporan keuangan
10. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang mewajibkan akuntan untuk memperoleh bukti
pemeriksaan yang kompeten dan cuku p adalah :
A. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang pertama
B. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang ketiga
C. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang kedua
D. Standar Pelaksanaan Pemeriksaan yang keempat

11. Kode Etik akuntan merupakan prinsip moral yang mengatur :


A. Hubungan antara akuntan dengan klien
B. Hubungan antara akuntan dengan rekan seprofesi/akuntan
C. Hubungan antara akuntan dengan masyarakat umumnya
D. Jawaban a, b dan c benar

12. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi keandalan bukti pemeriksaan,
kecuali :
A. Tipe bukti
B. sumber bukti
C. cara untuk memperoleh bukti
D. Pengendalian intern

13. Dalam melaksanakan prosedur pemeriksaan pengusutan (tracing) akuntan akan :


A. Melakukan penghitungan kembali terhadap perhitungan yang dilakukan oleh klien
B. Mengumpulkan bukti fisik
C. Melakukan analytical review
D. Mengumpulkan bukti dokumenter.

14. Pemeriksaan yang independen paling tepat diartikan sebagai :


A. Suatu disiplin ilmu yang menilai hasil dari penyelenggarakan akuntansi dan lain-
lain pelaksanaan kerja fungsional serta pengolahan data
B. Suatu cabang dari ilmu akuntansi
C. Suatu peraturan yang mencegah dikeluarkannya informasi keuangan yang tidak
benar
D. Kegiatan profesional yang mengukur dan menyampaikan data keuangan
dan usaha

15. Berikut ini adalah tujuan akuntan melakukan pengujian terhadap catatan akuntansi,
kecuali :
A. Mengumpulkan bukti bahwa transaksi telah dianalisa dan dicatat
B. Mengumpulkan bukti tentang ketelitian perhitungan dalam catatan
C. Menilai sistem pengendalian intern
D. Bukti bahwa peringkasan rekening dan pembuatan laporan dilakukan dengan
benar dan sesuai dengan prinsip akuntansi
16. Kompetensi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut , kecuali :
A. Relevansi
B. Sumber bukti
C. Jumlah bukti
D. Ketepatan Waktu

17. Bukti pemeriksaan dipandang cukup apabila :


A. Kompeten
B. Relevan, Obyektif dan bebas dari bias
C. Dipilih melalui random sample
D. Telah memenuhi untuk dijadikan sebagai dasar dalam memberikan
pendapat atas laporan keuangan yang diperiksa

18. Tugas utama seorang auditor independen dalam pemeriksaan akuntan adalah :
A. Membantu perusahaan menyusun laporan keuangan sesuai dengan prinsip
akuntansi yang berlaku umum
B. Menilai kewajaran laporan keuangan yang disajikan klien atas dasar prinsip
akuntansi yang berlaku
C. Melakukan pemeriksaan secara sistematis atas aktivitas operasional perusahaan
D. Memeriksa laporan keuangan untuk menemukan kecurangan-kecurangan yang
dilakukan oleh manajemen klien

19. Bila akuntan memberikan pendapat wajar tanpa syarat, pembaca laporan keuangan
mengasumsikan :
A. Akuntan tidak menemukan ketidakberesan
B. Perusahaan baik dalam masalah keuangan
C. Laporan Keuangan betul
D. Struktur Pengendalian Intern baik

20. Tanggung jawab utama terhadap kecukupan pernyataan dalam laporan keuangan dan
catatan yang berkaitan dengan laporan keuangan tersebut adalah pada :
A. Manajemen perusahaan
B. Akuntan Publik
C. Pemeriksa lapangan
D. Bursa saham

21. Laporan pemeriksaan akuntan diberi tanggal sesuai dengan :


A. Tanggal tutup buku klien
B. Tanggal laporan dibuat dan dikirim
C. Tanggal diterimanya penugasan dari klien
D. Tanggal pelaksanaan pemeriksaan lapangan selesai
22. Arti kata wajar (fairly present) dalam alinea pendapat laporan bentuk pendek yang berisi
pendapat wajar tanpa syarat adalah :
A. Bebas dari keragu-raguan dan ketidakjujuran serta lengkap informasinya
B. Bebas dari keragu-raguan dan ketidakjujuran.
C. Lengkap informasinya
D. Angka angka yang disajikan oleh manajemen dalam laporan keuangan
adalah benar.

23. Berikut ini adalah keadaan-keadaan yang menyebabkan akuntan publik tidak dapat
memberikan pendapat wajar tanpa tanpa syarat, kecuali :
A. Prinsip akuntansi yang lazim diterapkan secara konsisten dengan tahun
sebelumnya
B. Akuntan publik tidak bebas dalam hubungannya dnegan kliennya
C. Terdapat ketidakpastian yang luar biasa sifatnya, yang mempunyai dampak
material terhadap laporan keuangan yang diperiksanya.
D. Akuntan publik tidak dapat melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan norma
pemeriksaan akuntan

24. Jika setelah melaksanakan pemeriksaan seoran akuntan mengetahui bahwa laporan
keuangan kliennya tidak wajar, maka ia akan memberika :
A. No Opinion
B. Disclaimer of Opinion
C. Adverse Opinion
D. Qualified Opinion

25. Dalam arti luas, pemeriksaan akuntan (auditing) :


A. Menjadikan laporan keuangan sebagai obyek pemeriksaannya.
B. Dilakukan oleh akuntan publik
C. Merupakan pemeriksaan secara obyektif terhadap kegiatan dan kejadian
ekonomi.
D. Dilakukan oleh akuntan intern.

26. Yang dimaksud dengan independen menurut Standar Auditing adalah :


A. Akuntan mempunyai tanggung jawab kepada pihak ketiga
B. Akuntan harus selalu kritis dalam menjalankan pemeriksaan
C. Akuntan boleh mempunyai kepentingan keuangan atas perusahaan klien
sepanjang tidak material.
D. Dalam hubungannya dengan klien, akuntan tidak boleh memihak.
27. Pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik adalah sangat penting bagi pembaca
laporan keuangan, karena pemeriksaan akuntan tersebut :
A. Menentukan kepemimpinan manajemen perusahaan yang diperiksa di masa
mendatang.
B. Mengukur dan mengkomunikasikan data keuangan perusahaan yang
tercantum dalam laporan keuangan.
C. Melaporkan ketelitian semua informasi dalam laporan keuangan.
D. Menjamin kebenaran laporan keuangan yang dibuat oleh manajemen.

28. Dibawah ini adalah termasuk tipe bukti pemeriksaan , kecuali :


A. Bukti fisik
B. Dokumenter
C. Penelaahan analitik
D. Bukti lisan

29. Dibawah ini termasuk contoh akuntan yang tidak memiliki Independensi dalam
penampilan yaitu :
A. Seorang akuntan yang tidak menguasai pengetahuan komputer akuntansi
melakukan pemeriksaan pada perusahaan yang sistem akuntansinya menggunakan
komputer.
B. Seorang akuntan yang melakukan pemeriksaan laporan keuangan pada
perusahaan yang dipimpin ayahnya .
C. Seorang akuntan yang tidak mempunyai sifat jujur dalam dirinya.
D. Jawaban b dan c benar.

30. Dibawah ini termasuk contoh akuntan yang tidak memiliki Independensi dalam
kenyataan yaitu :
A. Seorang akuntan yang tidak mempunyai sifat jujur dalam dirinya.
B. Seorang akuntan yang tidak menguasai pengetahuan komputer akuntansi
melakukan pemeriksaan pada perusahaan yang sistem akuntansinya menggunakan
komputer.
C. Seorang akuntan yang melakukan pemeriksaan laporan keuangan pada
perusahaan yang dipimpin ayahnya .
D. Jawaban a dan c benar.

31. Alasan utama bagi auditor untuk mengumpulkan bahan bukti audit adalah untuk :
A. Mendeteksi usaha penipuan
B. Mengevaluasi manajemen
C. Menetapkan resiko pengendalian
D. Membuat pendapat mengenai laporan keuangan.
32. Penelaahan secara cepat terhadap dokumen-dokumen , catatan-catatan dan daftar-daftar
dengan tujuan untuk menemukan kemungkinan adanya hal-hal yang luar biasa disebut :
A. Vouching
B. Analisis
C. Testing
D. Scaning

33. Dibawah ini adalah bagian-bagian yang terdapat dalam laporan audit , kecuali :
A. Pernyataan pendapat auditor
B. Paragraf pendahuluan
C. Tanggal saat dimulainya audit
D. Alamat yang memberi penugasan

34. Dari Pernyataan dibawah ini mana yang paling tepat menggambarkan apa yang dimaksud
Standar Pemeriksaan akuntan ?:
A. Pekerjaan yang akan dilakukan oleh auditor
B. Ukuran mutu pekerjaan auditor
C. Prosedur yang akan digunakan untuk menyimpulkan bukti-bukti pendukung laporan
keuangan.
D. Tujuan audit secara umum telah ditentukan pada waktu pemrograman audit.

35. Berikut ini adalah bagian dari Laporan audit, kecuali :


A. Judul Audit
B. Paragraf Pendahuluan
C. Paragraf Pendapat
D. Nama Auditor

36. Berikut ini pernyataan yang benar mengenai independesi dalam kenyataan, kecuali :
A. Kejujuran dalam diri akuntan publik.
B. Kejujuran dalam melakukan pemeriksaan
C. Penilaian orang lain terhadap akuntan publik
D. Keahlian akuntan publik

37. Apabila seorang akuntan publik memeriksa perusahaan milik saudaranya, maka akuntan
publik dapat memenuhi semua aspek independensi, kecuali :
A. Independensi in fact
B. independensi dalam kenyataan
C. independensi menurut keahlian
D. independence in apperance
38. Berikut ini pernyataan yang benar mangenai konsep Prudent Man adalah, kecuali ;
A. Auditor bertanggung jawab pada pihak ketiga
B. Auditor bertanggung jawab pada klien
C. Auditor bertanggung jawab pada laporan keuangan
D. Auditor bertanggung jawab pada pemeriksaan laporan keuangan

39. Yang menjadi tanggal dari pendapat akuntan publik atas laporan keuangan kliennya harus
tanggal dari :
A. Penutupan pembukuan klien
B. Penerimaan surat penunjukkan dari klien
C. Penyelesaian semua prosedur auditing yang penting
D. Penyerahan laporan kepada klien

40. Organisasi yang menyusun masalah mengenai etika akuntan di Indonesia adalah Ikatan
akuntan Indonesia, yang pertama kali ditetapkan pada :
A. Tahun 1973
B. Tahun 1975
C. Tahun 1983
D. Tahun 1986

41. Tujuan pemeriksaan Laporan Keuangan oleh Akuntan Publik adalah untuk :
A. Menilai kewajaran laporan kekuangan yang dibuat oleh manajemen.
B. Menilai ketaatan penerapan kebijakan yang terdapat dalam perusahaan.
C. Menilai efisiensi dari kegiatan operasional perusahaan dalam satu periode.
D. Menilai Struktur pengendalian Intern perusahaan.

42. Pemeriksaan dengan tujuan untuk menilai efisiensi dari kegiatan operasional perusahaan
dilakukan oleh :
A. Akuntan Publik
B. Akuntan Ekstern
C. Akuntan Intern
D. Akuntan Pemerintah

43. Dalam melaksanakan pemeriksaan Akuntan diharuskan mematuhi Standar Auditing yaitu
yang dibuat oleh :
A. Departemen Keuangan
B. Ikatan Akuntan Indonesia
C. Ikatan Kantor Akuntan Publik
D. Dewan Kehormatan

44. Dalam Standar auditing yang mengatur mengenai keharusan akuntan menilai terlebih dahulu
terhadap struktur pengendalian intern klien dalam pemeriksaan adalah :
A. Standar Umum yang pertama
B. Standar Umum yang kedua
C. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang pertama
D. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang kedua

45. Standar auditing yang mengatur mengenai seorang Akuntan harus memiliki sikap mental
independen adalah pada :
A. Standar Umum yang pertama
B. Standar Umum yang kedua
C. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang pertama
D. Standar pelaksanaan pemeriksaan yang kedua

46. Kapankah suatu item dikategorikan material oleh auditor?


A. Apabila jumlahnya sudah pasti
B. Apabila telah dapat ditentukan secara objektif
C. Apabila telah sesuai dengan undang-undang
D. Apabila dapat mengubah keputusan

47. Dibawah ini merupakan prosedur yang digunakan untuk mempelajari usaha dan industri klien,
kecuali
A. memeriksa kertas kerja tahun sebelumnya C. tanya jawab dengan manajemen
B. membuat kuesioner pengendalian intern D. melakukan prosedur analitik

48. Jika klien mempunyai bukti yang sangat heterogen, maka tindakan auditor adalah
A. memperkecil sampel bukti C. melakukan prosedur analitis
B. memperbesar sampel bukti D. mengevaluasi bukti

49. Manakah diantara pernyataan berikut ini yang benar?


A. Menetapkan pengendalian internalal dan modifikasinya adalah tanggung jawab
manajemen
B. Pengendalian internal tidak bergantung pada ukuran dan kompleksitas perusahaan
C. Manajemen bertanggung jawab pada biaya dan manfaat suatu pengendalian internal yang
telah diuji akuntan pemeriksa
D. Pemahaman pengendalian internalal adalah tanggung jawab auditor

50. Isi kertas kerja meliputi semua informasi yang dikumpulkan dan dibuat oleh auditor dalam
auditnya. Berikut ini adalah contoh kertas kerja buatan auditor, kecuali
A. jawaban konfirmasi C. skedul Utama
B. skedul Pendukung D. ringkasan jurnal adjustment

51. Berkas kertas kerja pemeriksaan yang bukan berasal dari pihak klien adalah
A. Berita acara kas opname
B. Rekonsilisasi bank
C. Surat pernyataan langganan
D. Neraca saldo

52. Berikut ini lima besar perusahaan akuntan publik internasional di Amerika Serikat The Big
Five:
A. Pricewaterhouse Coopers, Deloitte & Touche, KPMG, Ernst & Young, Andersen
B. Grant Thornton, BDO seidmen, Ernst & Young, KPMG, Deloitte & Touch.
C. Moss Adams, Pricewaterhouse Coopers, KPMG, Ernst & young, Andersen.
D. Delotte & Touche, KPMG, Andersen, Plante & Moran, Ernst & Young.

53. Ketika akan melaksanakan suatu audit untuk pertama kalinya, seorang akuntan publik harus
mengadakan sejumlah wawancara dengan auditor pendahulu. Hal ini merupakan suatu
prosedur yang wajib dilaksanakan karena auditor pendahulu barangkali dapat memberikan
sejumlah informasi kepada auditor penerus yang akan membantu auditor penerus untuk
menentukan apakah
A. cara kerja auditor pendahulu yang harus dipergunakan
B. perusahaan mengikuti suatu kebijakan untuk merotasikan auditor pemeriksanya
C. penugasan audit tersebut harus diterima
D. menurut pendapat auditor pendahulu, pengendalian intern perusahaan cukup memuaskan

54. Tanggungjawab utama atas pengungkapan dalam laporan keuangan dan catatan atas laporan
keuangan berada pada:
A. Partner yang bertugas dalam penugasan itu
B. Auditor yang bertugas dalam pekerjaan lapangan
C. Anggota/staff tim audit yang membuat konsep laporan keuangan dan catatan atas laporan
keuangan
D. Klien

55. Pendekatan audit yang digunakan oleh KAP jika kliennya adalah Usaha Kecil & Menengah
adalah
A. pendekatan siklus C. pendekatan transaksi
B. pendekatan menyeluruh D. pendekatan saldo/akun

56. Kesalahan kecil bisa menjadi material apabila


A. kesalahan masih dalam batas toleransi auditor
B. kesalahan tidak mempengaruhi kegagalan kontrak
C. kesalahan tersebut mempengaruhi laba
D. semua jawaban benar

57. Akuntan publik memeriksa paraf orang yang meneliti data kuantitatif pada sampel tembusan
faktur penjualan bulan Desember dan Januari. Prosedur ini merupakan contoh dari
A. pengujian ketaatan C. pengujian substantif
B. pengujian pisah batas D. pengujian statistika

58. Jika KAP dijual oleh pemiliknya kepada KAP yang lain, maka
A. kertas kerja audit yang telah dilakukan sebelumnya dapat berpindah ke tangan KAP
pembeli, jika klien yang bersangkutan menyetujuinya
B. otomatis semua karyawan berikut kertas kerja dari hasil audit sebelumnya berpindah ke
tangan auditor independen pembeli tersebut
C. kertas kerja otomatis berpindah kepada klien yang bersangkutan
D. kertas kerja sama sekali tidak boleh masuk dalam transaksi pembelian tersebut
59. Auditor memberikan penekanan khusus dalam pengujian atas pengendalian untuk klasifikasi
yang memadai atas transaksi penggajian, jika klien bergerak dibidang
A. manufaktur C. industri jasa
B. retail D. semua jawaban benar

60. Berikut adalah alasan utama auditor merencanakan penugasannya, kecuali


A. memperoleh bukti kompeten yang mencukupi dalam situasinya pada saat itu
B. untuk membantu menekan biaya
C. menilai alasan/tujuan klien melakukan audit
D. untuk menghindari salah pengertian dengan klien

61. Mesin dengan harga perolehan Rp. 100.000.000,- dan akumulasi penyusutan Rp. 80.000.000,-
ditukar tambah dengan mesin baru seharga Rp. 150.000.000,- Mesin lama dinilai Rp.
30.000.000,- sehingga perusahaan harus melunasi sisanya secara tunai sebesar Rp.
120.000.000,-
Jurnal entry klien:
Mesin baru Rp. 150.000.000,-
Mesin lama Rp. 30.000.000,-
Kas Rp. 120.000.000,-
Bagaimanakah jurnal yang benar?
A. Jurnal tersebut sudah benar
B. Mesin baru Rp. 150.000.000,-
Akumulasi depresiasi mesin lama Rp. 80.000.000.-
Mesin lama Rp. 100.000.000,-
Kas Rp. 120.000.000,-
Laba Rp. 10.000.000,-
C. Mesin baru Rp. 220.000.000,-
Mesin lama Rp. 100.000.000,-
Kas Rp. 120.000.000,-
D. Mesin baru Rp. 150.000.000,-
Rugi penjualan mesin Rp. 70.000.000,-
Mesin lama Rp. 100.000.000,-
Kas Rp. 120.000.000,-

62. Berdasarkan soal pada no.61 tersebut diatas, bagaimanakah jurnal yang seharusnya dibuat
oleh Auditor atas jurnal yang dibuat klien?
A. Tidak perlu menjurnal, karena sudah benar
B. Akumulasi depresiasi mesin lama Rp. 80.000.000.-
Mesin lama Rp. 70.000.000,-
Laba pertukaran aktiva tetap Rp. 10.000.000,-
C. Mesin baru Rp. 220.000.000,-
Mesin lama Rp. 100.000.000,-
Laba pertukaran aktiva tetap Rp. 120.000.000,-
D. Mesin baru Rp. 150.000.000,-
Akumulasi depresiasi mesin lama Rp. 80.000.000.-
Mesin lama Rp. 100.000.000,-
Kas Rp. 120.000.000,-
Laba pertukaran aktiva tetap Rp. 10.000.000,-

63. Per 31/12/2010 perusahaan mempunyai saldo Bank sebesar US $10.000 yang di buku besar
dicatat dalam rupiah sebesar Rp. 100.000.000,- Kurs Bank Indonesia per 31/12/2010
menunjukkan: Kurs jual 1 US $=Rp. 10.100 dan Kurs beli 1 US $=Rp. 10.060. Maka saldo
US $10.000 tersebut harus dikonversikan kedalam rupiah dengan menggunakan kurs 1 US $ =
..
A. Rp. 10.000 C. Rp. 10.040
B. Rp. 10.060 D. Rp. 10.080

64. Berkaitan dengan no. 63 diatas, untuk mengoreksi adanya selisih kurs dari saldo Bank dalam
US $ per tanggal neraca, maka ayat jurnal penyesuaian yang dibuat adalah
A. Bank Rp. 800.000
Rugi selisih kurs Rp. 800.000
B. Bank Rp. 100000
Rugi selisih kurs Rp. 100.000
C. Bank Rp. 800.000
Laba selisih kurs Rp. 800.000
D. Bank Rp. 600.000
Rugi selisih kurs Rp. 600.000

65. Saudara sedang memeriksa laporan keuangan PT. Wibowo. Terdapat perbedaan jawaban
konfirmasi atas salah satu debitur PT. Wibowo. Saldo menurut buku tambahan piutang usaha
Rp. 750.000.000,- Jawaban konfirmasi Rp. 755.000.000,- Selisih ini merupakan pengiriman
barang pada tanggal 30 Desember 2010. PT. Wibowo tidak mencatat apa-apa atas transaksi
ini, karena invoice baru dikirim kepada debitur pada tgl. 3 Januari 2011. Jurnal yang perlu
dibuat oleh saudara seharusnya
A. Tidak perlu membuat jurnal, karena invoice baru dikirim tgl. 3 Januari 2011
B. Kas Rp. 5.000.000,-
Penjualan Rp. 5.000.000,-
C. Penjualan Rp. 5.000.000,-
Kas Rp. 5.000.000,-
D. Piutang Usaha Rp. 5.000.000,-
Penjualan Rp. 5.000.000,-

66. Dari data yang dikumpulkan, ditemukan bukti sebagai berikut:


Harga perolehan mobil= Rp. 130.000.000,-
Akumulasi depresiasi= Rp. 48.750.000,- (-)
Nilai buku= Rp. 81.250.000,-
Kendaraan dijual dengan harga Rp. 95.000.000,-, klien mencatat sebagai berikut:
Kas Rp. 95.000.000
Harga perolehan mobil Rp. 95.000.000
Jurnal adjustment yang harus dibuat Auditor adalah
A. Kas Rp. 95.000.000,-
Harga perolehan mobil Rp. 81.250.000,-
Laba penjualan aktiva tetap Rp. 13.750.000,-
B. Akumulasi depresiasi mobil Rp. 48.750.000,-
Harga perolehan mobil Rp. 35.000.000,-
Laba penjualan aktiva tetap Rp. 13.750.000,-
C. Kas Rp. 95.000.000,-
Laba penjualan aktiva tetap Rp. 35.000.000,-
Harga perolehan mobil Rp. 81.250.000,-
Akumulasi depresiasi Mobil Rp. 48.750.000,-
D. Akumulasi depresiasi mobil Rp. 48.750.000,-
Harga perolehan mobil Rp. 48.750.000,-

67. Nilai hutang usaha yang tercantum dalam neraca klien sebesar Rp. 3.500.000.000,- dengan
rincian sebgai berikut :
PT. Sayap Mas = Rp. 1.250.000.000,-
PT. Golden Eye = Rp. 1.500.000.000,-
PT. Tirta Mas = Rp. 2.000.000.000,-
PT. Sinar Mas = (Rp.1.250.000.000),-
Jumlah = Rp. 3.500.000.000,-
Jurnal adjustment yang harus dibuat oleh auditor adalah
A. Tidak perlu di jurnal, karena jumlah di neraca sudah sama dengan rincian hutang
usaha
B. Kas Rp. 1.250.000.000,-
Hutang Usaha Rp. 1.250.000.000,-
C. Hutang Usaha Rp. 1.250.000.000,-
Uang muka pembelian Rp. 1.250.000.000,-
D. Uang muka pembelian Rp. 1250.000.000,-
Hutang Usaha Rp. 1.250.000.000,-

68. Diketahui Modal Dasar 50.000 lembar saham biasa Rp 500.000.000 (nilai nominar Rp
10.000/lbr), Modal Disetor 75% dari modal ditempatkan dan Modal Ditempatkan 30.000
lembar saham biasa. Berapa jumlah yang tercantum di Neraca?
A. Rp. 500.000.000 C. Rp. 300.000.000
B. Rp. 225.000.000 D. Rp. 552.500.000

69. Saudara sedang memeriksa kewajiban jangka pendek PT. Roda Mas per 31 Desember 2011.
Ditemukan pembayaran pada tanggal 10 Januari 2012 kepada PT. Kayu Mas sebesar Rp.
1.230.000.000,- untuk pembelian bahan baku pada tanggal 2 Nopember 2011. Tetapi pada
buku besar tidak ditemukan adanya hutang pada PT. Kayu Mas. Jurnal yang harus dibuat oleh
Auditor adalah :
A. Tidak perlu di jurnal karena sudah lunas
B. Persediaan bahan baku Rp. 1.230.000.000,-
Kas Rp. 1.230.000.000,-
C. Persediaan bahan baku Rp. 1.230.000.000,-
Hutang Usaha Rp. 1.230.000.000,-
D. Hutang Usaha Rp. 1.230.000.000,-
Kas Rp. 1.230.000.000,-
70. Dari hasil penelitian dan konfirmasi terhadap piutang, jumlah piutang PT. SARI sebesar Rp.
5.000.000.- telah berumur hampir 3 tahun dan surat konfirmasi piutang kedua yang dikirim ke
PT. SARI dikembalikan seperti halnya surat konfirmasi piutang yang pertama dengan catatan
pos ALAMAT TELAH PINDAH. Klien sendiri sudah kehilangan jejak PT. SARI dan
kemungkinan besar PT. SARI telah bangkrut/pailit.
Jurnal adjustmen yang diusulkan oleh Auditor adalah
A. Kas Rp. 5.000.000,-
Piutang Usaha Rp. 5.000.000,-
B. Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,-
Cadangan Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,-
C. Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,-
Piutang Usaha Rp. 5.000.000,-
D. Cadangan Kerugian Piutang Rp. 5.000.000,-
Piutang Usaha Rp. 5.000.000,-

71. Seorang auditor kemungkinan besar akan menganalisis tingkat pergerakan persediaan untuk
memperoleh bukti-bukti audit yang berkaitan dengan asersi manajemen tentang
A. hak dan kewajiban C. penyajian dan pengungkapan
B. penilaian dan alokasi D. keberadaan dan keterjadian *

72. Penetapan prosedur analitis pada tahap perencanaan dimaksudkan untuk


A. menentukan bukti-bukti yang harus diambil
B. menentukan kelayakan proses transaksi klien
C. sebagai dasar pengujian atas rincian saldo
D. seabagai dasar mengambil keputusan

73. Dalam merekonsiliasi bank, rekening yang mengurangi saldo di perusahaan adalah
A. outstanding check C. deposit in transit
B. cek yang beredar D. biaya bank

74. Hak milik terhadap kertas kerja berada ditangan


A. klien yang membayar honorarium auditor tersebut C. KAP yang melakukan audit
B. auditor yang melaksanakan penugasan. D. pemerintah

75. ............ suatu sampel salinan faktur penjualan untuk menentukan apakah telah terdapat tanda
persetujuan controller serta setiap salinan faktur penjualan ini dengan buku jurnal penjualan
untuk menguji kesesuaian antara nama dan nilainya. Teknik audit mana yang dapat digunakan
untuk melengkapi prosedur audit tersebut?
A. Telaah C. Bandingkan
B. Observasi D. Scan

76. ............dengan pihak manajemen dengan menanyakan apakah semua karyawan akuntansi
diwajibkan untuk mengambil cuti tahunan. Teknik audit mana yang dapat digunakan untuk
melengkapi prosedur audit tersebut?
A. Wawancara C. Bandingkan
B. Observasi D. Konfirmasi

77. Manakah diantara prosedur audit berikut ini yang tidak digunakan oleh auditor dalam
pengujian pengendalian?
A. Pengusutan C. Inspeksi
B. Pelaksanaan kembali D. Inquiry

78. Dalam melaksanakan prosedur audit penelusuran (tracing), auditor


A. melakukan penghitungan kembali terhadap perhitungan yang dilakukan oleh klien.
B. melakukan analytical review
C. mengumpulkan bukti dokumenter
D. mengumpulkan bukti fisik

79. ........... buku jurnal penjualan dan nilai totalnya dengan saldo buku besar. Teknik audit mana
yang dapat digunakan untuk melengkapi prosedur audit tersebut?
A. Scan C. Bandingkan
B. Telaah D. Hitung

80. .......... saldo dalam rekening bank secara langsung dengan pihak East State Bank. Teknik
audit mana yang dapat digunakan untuk melengkapi prosedur audit tersebut?
A. Hitung ulang C. Cross foot
B. Foot D. Konfirmasi

81. Berikut ini adalah jasa assurance yang diberikan oleh auditor kecuali
A. jasa laporan keuangan historis C. jasa web trust dan sys trust
B. jasa akuntansi dan pembukuan D. jasa tinjauan atas laporan keuangan historis

82.Menentukan apakah klien (auditee) telah mengikuti prosedur, tata cara, serta peraturan yang
dibuat oleh otoritas yang lebih tinggi (bisa dari manajemen, kreditor, lembaga pemerintah),
merupakan tujuan dari
A. audit operasional C. audit kepatuhan
B. audit laporan keuangan D. audit hukum

83. Auditor yang bekerja di kantor pemerintah yaitu


A. Auditor BPKP C. Auditor internal
B. Karipka D. KPP

84.Yang bukan penyebab utama ditambahkannya paragraph penjelasan atau modifikasi kalimat
pada laporan audit bentuk baku adalah
A. ketidakpastian atas kelangsungan hidup perusahaan (going concern)
B. laporan keuangan tersebut tidak menyajikan secara wajar posisi keuangan
perusahaan hasil usaha dan arus kas sesuai dengan GAAP/PSAK
C. auditor menyetujui terjadinya penyimpangan dari prinsip akuntansi yang berlaku umum.
D. tidak adanya konsistensi dalam penerapan prinsip akuntansi yang berlaku umum
85. Termasuk dalam perubahan yang mempengaruhi komparabilitas tetapi tidak mempengaruhi
konsistensi pelaporan sehingga tidak perlu dicantumkan dalam laporan audit adalah sebagai
berikut, kecuali
A. penurunan umur ekonomis suatu aktiva untuk tujuan perhitungan depresiasi
B. perubahan metode penilaian persediaan dari FIFO menjadi LIFO
C. perbaikan kesalahan perhitungan matematis dalam laporan keuangan terdahulu
D. perubahan yang terjadi akibat transaksi atau peristiwa yang sangat berbeda, seperti suatu
proyek penelitian dan pengembangan yang baru atau penjualan sebuah anak perusahaan

86.Ketika auditor independen mempunyai kepemilikan saham terhadap kliennya, maka laporan
auditor sebaiknya
A. adverse opinion
B. disclaimer
C. wajar dengan pengecualian
D. wajar tanpa syarat dengan paragraph penjelasan atau dengan modifikasi kalimat

87. Salah satu contoh jenis audit kepatuhan yaitu


A. evaluasi struktrur organisasi
B. evaluasi/audit kinerja
C. peninjauan upah apakah telah sesuai dengan peraturan UMR
D. menentukan apakah seluruh laporan keuangan telah sesuai dengan criteria tertentu
(PSAK) disajikan wajar

88.Salah satu bentuk pelanggaran asersi mengenai kelompok transaksi dan kejadian atas
pengklasifikasian diantaranya
A. menggunakan harga yang salah untuk mencatat transaksi pembelian
B. mencatat transaksi penjualan di bulan desember pada bulan januari
C. mencatat beban gaji administrasi dalam beban penjualan
D. kesalahan dalam perhitungan harga dikalikan dengan kuantitas

89. Berikut adalah enam tujuan umum audit terkait transaksi yaitu
A. keterjadian, kelengkapan, akurasi, pemindahbukuan dan pengikhtisaran,
klasifikasi
B. keterjadian, keberadaan, akurasi, pemindahbukuan dan pengikhtisaran, klasifikasi
C. keterjadian, kelengkapan, akurasi, pisah batas, klasifikasi
D. keterjadian, Kelengkapan, Hak dan kewajiban, Pmindahbukuan dan pengikhtisaran,
Klasifikasi

90. Ukuran tingkat kesediaan auditor untuk menerima kemungkinan adanya salah saji dalam
laporan keuangan setelah audit telah selesai dan opini wajar telah diterbitkan merupakan
A. inherent risk C. control risk
B. acceptable audit risk D. planned detection risk

91. Berikut ini beberapa komponen pengendalian internal dari COSO, kecuali
A. aktivitas pengendalian C. informasi dan komunikasi
B. penilaian risiko D. penilaian rancangan pengendalian
92. Yang tidak termasuk sebagai aktivitas pengendalian yang berhubungan dengan kebijakan dan
prosedur adalah
A. pemisahan kewajiban/tugas yang memadai
B. otorisasi yang sesuai dari transaksi dan aktivitas
C. dokumen dan catatan yang memadai
D. pengendalian nonfisik atas dokumen

92. Berikut ini adalah akun neraca yang dimasukkan ke dalam siklus pembelian dan pembayaran,
kecuali
A. Kas dan Bank C. Persediaan
B. Akumulasi penyusutan D. Penyisihan piutang tak tertagih

93. Manakah dari berikut ini yang biasanya dianggap sebagai sebuah pengujian pengendalian
prosedur audit?
A. Mengirim surat konfirmasi ke bank
B. Menghitung dan mendaftar kas di tangan
C. Memeriksa tanda tangan pada cek
D. Menyiapkan rekonsiliasi akun bank pada tanggal neraca

94. Prosedur analitis bisa diklasifikasikan utamanya sebagai


A. pengujian pengendalian C. pengujian substansif
B. pengujian saldo D. pengujian trend dan rasio

95. Seorang auditor memperoleh pengetahuan tentang bisnis dan industri klien baru untuk
A. membuat usulan konstruktif mengenai perbaikan dalam pengendalian internalal klien
B. mengembangkan perilaku skeptisme profesional mengenai tuntutan laporan keuangan
manajemen
C. mengevaluasi apakah jumlah salah saji yang diketahui menyebabkan laporan keuangan
secara keseluruhan menjadi salah saji secara material
D. memahami kejadian dan transaksi yang bisa memiliki efek pada laporan keuangan
klien

96. Fungsi komite audit:


A. Tidak memperhitungkan potensi diabaikannya internal control.
B. Mengawasi proses penilaian resiko kecurangan oleh manajemen.
C. Mengabaikan pengendalian anti kecurangan.
D. Tidak membantu menciptakantone at the top yang efektif.

97. Berikut ini adalah jasa assurance yang diberikan oleh auditor kecuali
A. jasa laporan keuangan historis C. jasa web trust dan sys trust
B. jasa akuntansi dan pembukuan D. jasa tinjauan atas laporan keuangan historis
98. Auditor menyatakan bahwa opini wajar terhadap laporan keuangan kliennya, tetapi karena
auditor tidak mengumpulkan bukti yang memadai sehingga kecurangan yang menyebabkan
kliennya bangkrut tidak terdeteksi, merupakan
A. resiko audit C. kegagalan akuntansi
B. kesalahan/kegagalan usaha D. kegagalan audit

99. Jenis risiko yang diperhitungkan oleh auditor terdiri dari


A. risiko deteksi yang direncanakan, risiko bisnis, risiko audit
B. risiko audit yang dapat diterima, risiko bawaan, risiko pengendalian
C. risiko audit yang dapat diterima, risiko kontrak kerja
D.risiko bisnis, Risiko bawaan, risiko pengendalian.

100. Salah satu contoh jenis audit kepatuhan yaitu


A. evaluasi struktrur organisasi
B. evaluasi/audit kinerja
C. peninjauan upah apakah telah sesuai dengan peraturan UMR
D. menentukan apakah seluruh laporan keuangan telah sesuai dengan criteria tertentu
(PSAK) disajikan wajar