Anda di halaman 1dari 2

PRETES BLS NON MEDIS DAN MA 05 06 NOVEMBER 2016

1. Survei primer atau langkah-langkah pada bantuan hidup dasar yaitu:


a. Breathing, circulation, airway
b. Circulation, airway, breathing
c. Airway, breathing, circulation
d. Breathing, airway, circulation
2. Tujuan dari bantuan hidup dasar yang merupakan bagian dari pengelolaan gawat darurat medik, kecuali :
a. Mencegah berhentinya sirkulasi.
b. Mencegah berhentinya respirasi.
c. Memberikan bantuan eksternal terhadap sirkulasi
d. Memastikan klien sudah meninggal.
3. Jika anda bersama teman anda menemukan seseorang tidak sadarkan diri di luar ruangan. Setelah melakukan
pemeriksaan kesadaran, Maka langkah selanjutnya yang anda lakukan adalah
a. Berikan 2 bantuan nafas buatan secara cepat
b. Periksa denyut nadi, bila tidak ada seger melakukan kompresi dengan perbandingan 30:2
c. Tidak berbuat apa-apa, sambil menunggu bantuan datang
d. Meminta teman anda untuk menghubungi layanan gawat darurat
4. Rasio bantuan sirkulasi dan pemberian napas pada bantuan hidup dasar yaitu
a. 30:2
b. 15:2
c. 30:1
d. 15:1
5. Tindakan yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya sumbatan jalan napas oleh benda asing, yaitu
a. Airway
b. Breathing
c. Circulation
d. Defibrilation
6. Jenis-jenis luka bakar, kecuali
a. Luka bakar akibat panas
b. Luka bakar akibat listrik
c. Luka bakar akibat zat kimia
d. Luka bakar akibat fisik
7. Luka bakar dibagi menjadi berapa derajat:
a. 2
b. 5
c. 4
d. 3
8. Apa yang dilakukan pertama kali jika menemukan korban dengan luka bakar derajat 1
a. Olesi daerah luka dengan pasta gigi
b. Olesi daerah luka dengan salep
c. Melakukan pendinginan pada daerah yang terkena luka bakar dengan air mengalir
d. Luka langsung ditutup dengan menggunakan kassa
9. Jika terdapat luka bakar yang luas dan ternyata pada pemeriksaan sudah tidak nyeri, termasuk luka bakar
derajat berapa
a. Derajat 1
b. Derajat 2 stadium 1
c. Derajat 2 stadium 2
d. Derajat 3
10. Prinsip yang dilakukan pada penanganan luka bakar, kecuali
a. Jangan panik,
b. Padamkan api yang masih menyala pada korban dan jauhkan dari sumber api
c. Kenali tanda kegawatan
d. Diam saja
11. Terlepasnya sendi dari tempat kedudukannya dan sambungan antara tulang yang satu dengan yang lainnya,
disebut dengan
a. Patah tulang
b. Dislokasi
c. Keseleo
d. Sprain
12. Terputusnya kesinambungan sebagian atau seluruh tulang atau bahkan tulang rawan, disebut dengan
a. Patah tulang
b. Dislokasi
c. Keseleo
d. Strain
13. Tujuan pembidaian adalah
a. Memperparah resiko kerusakan cidera jaringan lunak disekitar daerah patahan
b. Mencegah pergerakan patah tulang
c. Membuat korban bertambah nyeri
d. Menimbulkan perdarahan dan pembengkakan
14. Harus melewati berapa sendikah ketika dilakukan pembidaian?
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
15. Apa yang dilakukan bila terdapat patah tulang terbuka dan terlihat tulang keluar dari luka tersebut?
a. Mengembalikan tulang ke posisinya
b. Tidak mengembalikan tulang yang keluar dan membalut tekan pada daerah patah tulang yang terbuka.
c. Memberikan betadin pada daerah luka
d. Memaksakan tulang agar tersambung kembali
16. Berapa kecepatan ambulance yang diperbolehkan pada saat ada kedaruratan di daerah kilang?
a. 50 km/jam
b. 60 km/jam
c. 35 km/jam
d. 45 km/jam
17. Prinsip umum dalam memindahkan korban adalah
a. Mengangkat langsung korban tanpa adanya persiapan terlebih dahulu.
b. Jarak korban dengan penolong dibiarkan jauh ketika mengangkat korban
c. Menjaga jarak antar kaki sehingga posisi pada keadaan stabil
d. Pegang benda/Korban dengan satu tangan, dari satu sisi.
18. Yang termasuk alat evakuasi korban, kecuali
a. Tandu beroda/Brankar
b. Tandu sekop/Scoop strecher
c. Long Spine Board(LSB)
d. Bed Pasien
19. Alat evakuasi yang dipilih sebagai alat fiksasi/imobilisasi pasien dengan cedera leher dan tulang belakang,
adalah
a. Tandu beroda/Brankar
b. Tandu sekop/scoop stretcher
c. Long Spine Board (LSB)
d. Kursi Roda
20. Yang termasuk pemindahan darurat, kecuali
a. Menarik lengan
b. Menarik baju penderita
c. Menarik dengan selimut
d. Menarik kaki korban