Anda di halaman 1dari 5

PEMUSNAHAN RESEP

No. Dokumen :
No. Revisi :
26.MPO.10.2015 Halaman : 1/1
00
Disahkan Oleh:
Tanggal Terbit :
Direktur,
SPO 1 Oktober 2015
dr. Badrul Munir Jauhari
Pengertian Kegiatan penghancuran, pemusnahan resep
Tujuan Prosedur ini dibuat untuk pelaksanaan pemusnahan resep yang tela
tersimpan 3 (tiga) tahun atau lebih

Kebijakan Farmasi melakukan prosedur pemusnahan resep setiap tiga tahun sekali.
Prosedur 1. Menyiapkan administrasi meliputi berita acara dan laporan
pemusnahan resep
2. Menetapkan jadwal, metode dan tempat pemusnahan resep
3. Menyiapkan tempat pemusnahan resep
4. Tata cara pemusnahan
- Narkotika dihitung jumlah resepnya
- Resep umum ditimbang
- Resep dihancurkan lalu dikubur atau dibakar
5. Membuat laporan pemusnahan resep meliputi
- Waktu dan tempat pemusnahan resep
- Jumlah resep narkotika dan berat resep yang
dihancurkan
- Apoteker yang melaksanakan pemusnahan
- Saksi yang menyaksikan pemusnahan resep
6. Membuat berita acara dilengkapi tanda tangan apoteker dan
saksi dalam pemusnahan resep
Unit Terkait Farmasi
PEMUSNAHAN SEDIAAN FARMASI DAN ALAT
KESEHATAN

No. Dokumen :
No. Revisi:
27.MPO.10.2015 Halaman: 1/1
00
Disahkan Oleh:
Tanggal Terbit:
Direktur,
SPO 1 Oktober 2015
dr. Badrul Munir Jauhari
Pengertian Pemusnahan adalah kegiatan penyelesaian terhadap obat-obat yang
tidak terpakai karena kadaluwarsa, rusak ataupun mutunya sudah
tidak memenuhi standart
Tujuan 1. Melindungi masyarakat dari bahaya yang disebabkan oleh
penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan yang tidak
memenuhi persyaratan
2. Menghindari pembiayaan seperti biaya penyimpanan,
pemeliharaan, penjagaan atas sediaan farmasi dan alat
kesehatan yang sudah tidak layak untuk digunakan
3. Menjaga keselamatan kerja dan menghindari diri dari
pengotoran lingkungan
Kebijakan Farmasi melakukan pemusnahan sediaan farmasi dan alat kesehatan
sesuai dengan ketentuan.
Prosedur 1. Melakukan inventarisasi sediaan farmasi dan alat kesehatan
yang akan dimusnahkan
2. Menyiapkan administrasi (berupa laporan dan berita acara
pemusnahan sediaan farmasi dan alat kesehatan
3. Menetapkan jadwal, metode dan tempat pemusnahan
4. Melakukan pemusnahan disesuaikan dengan jenis dan
bentuk sediaan
5. Membuat laporan pemusnahan sediaan farmasi dan alat
kesehatan sekurang-kurangnya memuat:
- Waktu dan tempat pelaksanaan pemusnahan sediaan farmasi
dan alat kesehatan
- Nama dan jumlah sediaan farmasi dan alat kesehatan yang
akan dimusnahkan
- Nama Apoteker pelaksana pemusnahan sediaan farmasi dan
alat kesehatan
- Nama saksi dalam pelaksanaan pemusnahan sediaan farmasi
dan alat kesehatan
6. Membuat laporan pemusnahan sediaan farmasi dan alat
kesehatan yang ditanda tangani oleh apoteker dan saksi
dalam pelaksanaan pemusnahan
Unit Terkait IPFRS
PRODUKSI SKALA KECIL

No. Dokumen :
No. Revisi :
28.MPO.10.2015 Halaman : 1/1
00
Disahkan Oleh:
Tanggal Terbit:
Direktur,
SPO 1 Oktober 2015
dr. Badrul Munir Jauhari
Pengertian Produksi adalah proses menghasilkan suatu barang yang siap
digunakan
Tujuan Melaksanakan pelayanan terhadap permintaan tertulis dari dokter,
dokter gigi dan dokter spesialis berupa formulasi yang ada pada
buku standar
Kebijakan Farmasi mengadakan produksi skala kecil sesuai formulasi yang
ada pada buku standar.
Prosedur Penyiapan sediaan farmasi
1. Menghitung kesesuaian sediaan yang akan dibuat dengan
resep standar (Formularium Nasional, dsb)
2. Mengambil obat dan bahan pembawanya dengan
menggunakan sendok
3. Bahan baku obat ditimbang pada timbangan yang sesuai
4. Menutup kembali wadah obat seyelah pengambilan dan
mengembalikan pada tempat semula
5. Melakukan pembuatan obat sesuai ketentuan yang berlaku
6. Menyiapkan etiket putih untuk obat dalam dan etiket biru
untuk obat luar
7. Mengemas obat pada kemasan yang sesuia
8. Menuliskan nama dan cara pemakaian obat pada etiket
sesuai dengan permintaan pada resep
Penyerahan sediaan farmasi
1. Melakukan pemeriksaana akhir sebelum dilakukan
penyerahan (kesesuaian antara penulisan etiket dengan
resep)
2. Memanggil nama pasien
3. Memeriksa identitas dan alamat pasien
4. Menyerahkan obat yang disertai pemberian informasi obat
5. Meminta pasien untuk mengulang informasi yang telah
disampaikan
6. Membuat salinan resep sesuai dengan resep asli yang
diparaf Apokeker jika pasien menghendaki
7. Menyimpan resep pada tempatnya dan mendokumentasikan
8. Mendokumentasikan semua tindakan apokeker dalam PMR
Unit Terkait Rekam Medis

PENGATURAN SUHU RUANGAN

No. Dokumen:
No. Revisi: Halaman:

DisahkanOleh:
TanggalTerbit: Direktur,
SPO
dr. BadrulMunirJauhari
Pengertian
Tujuan Untuk menjamin obat yang tersimpan dengan suhu yang sesuia
sehingga kualitas dan stabilitas sediaan farmasi tetap terjaga

Kebijakan
Prosedur 1. Memeriksa temperatur di apotek secara harian dan catat 2
(dua) kali dalam sehari
2. Mengkalibrasi termometer yang digunakan untuk
mengukur temperatur secara periodik
3. Memelihara pendingin udara secara periodik
4. Menjaga agar sediaan farmasi tidak terpapar dengan
temperatur yang tidak sesuai dan terlindung dengan baik
dari cahaya dan kelembaban
Unit Terkait
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENGGUNAAN BAJU KERJA

No. Dokumen:
No. Revisi: Halaman:

DisahkanOleh:
TanggalTerbit: Direktur,
SPO
dr. BadrulMunirJauhari
Pengertian
Tujuan Untuk menjamin pegawai menggunakan baju kerja yang telah
ditentukan

Kebijakan
Prosedur 1. Menggunakan baju kerja yang pantas
2. Menggunakan baju kerja dengan semestinya (kerudung
sesuai yang ditentukan, posisi kancing, kerah terpasang
dengan baik)
3. Memastikan baju yang dipakai selalu bersih

Unit Terkait