Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL RENCANA USAHA

KULINER (MAKANAN KEMASAN)

KERIPIK BAWANG
BU NITA

SANDINA MAULANA
Jln. Ahmad Yani Gg. Periwatas Lengkongsari Tawang
Tasikmalaya
No HP. Email. sandinamaulana@gmail.com

Rencana Usaha
BAB I

PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang

Di Jawa Barat khususnya di Kota Tasikmalaya nama makanan


keripik bawang sudah dikenal luas bahkan masyarakat banyak sekali
yang menyukai makanan ini. Selain enak sebagai cemilan, keripik
bawang juga bisa dijadikan sebagai lauk pauk atau teman makan nasi
dan bisa juga dijadikan sebagai makanan pelengkap bakso yang akan
membuat cita rasa bakso menjadi lebih nikmat. Selain itu, keripik
bawang juga biasa di hidangkan masyarakat pada saat perayaan Idul Fitri
sebagai makanan cemilan dan disajikan untuk tamu yang datang.

Di hal segi bisnis masih sedikit orang ataupun pihak yang


menjadikan keripik bawang sebagai makanan olahan yang dipasarkan
ataupun di jual di pasar atau mini market yang ada.

Melihat kondisi pasar tersebut kami yakin bisa menjadikan keripik


bawang sebagai makanan olahan yang enak dan bisa disukai masyarakat,
dan tentunya dengan inovasi-inovasi yang akan kami lakukan dalam segi
rasa ataupun kemasan yang akan membuat masyarakat atau konsumen
semakin jatuh cinta dengan produk yang akan kami tawarkan.

1.2. Identifikasi Jenis Usaha

Keripik bawang Bu Nita merupakan pioner produk makanan olahan


keripik bawang yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat
yang

Produk yang kami tawarkan memiliki kelebihan dalam hal segi rasa
ataupun kemasan, dalam segi rasa produk kami memiliki cita rasa yang
khas yang beda dari yang lain dan tentunya produk kami juga memiliki
berbagai varian rasa yang akan membuat konsumen tidak bosan dengan
produk yang akan kami tawarkan. Dalam hal kemasan produk kami akan
di kemas dengan kemasan modern dan dengan design kemasan yang
unik.

Keunikan produk yang akan kami tawarkan terdapat pada design


kemasan yang terlihat lebih modern yang belum dimiliki pada kemasan
produk keripik bawang lain yang hanya dikemas menggunakan kemasan
plastik biasa, dan tentunya langkah tersebut akan menjadikan konsumen
lebih memilih produk kami ketimbang produk keripik bawang lain.

1.3. Lokasi Usaha

.
DATA UMUM PERUSAHAAN
Nama Pemilik SANDINA MAULANA
Alamat Jln. Ahmad Yani Gg. Periwatas RT/RW 03/013
Perusahaan Lengkongsari Tawang Tasikmalaya
Produk yang Keripik Bawang (1/2Kg, 1 Kg, dan kemasan
dipasarkan kecil berupa snack)

Rasa Original

Rasa Barbeque
Wilayah Kota Tasikmalaya (toko oleh-oleh, mini
Pemasaran market)

BAB II
PEMILIHAN RENCANA USAHA

2.1. Alasan Dasar Pemilihan Usaha

Usaha Kuliner atau makanan olahan adalah salah satu usaha dengan
tingkat break event point (BEP) yang relatif cepat, selain itu usaha
kuliner akan senantiasa berkembang pesat karena target pasarnya adalah
masyarakat banyak yang lebih menyukai sesuatu yang instant dan sehat,
kejadian ini tentu merupakan peluang yang sangat besar untuk usaha
kuliner makanan olahan.

Melihat kondisi saat ini, banyak masyarakat ataupun konsumen


yang lebih menyukai makanan yang instant dan cepat habis (berupa
snack), menginspirasi kami untuk membuat sebuah produk keripik
bawang yang akan memenuhi keinginan konsumen akan makanan
instant yang dimana mereka tidak perlu lagi mengolah makanan tersebut.

Usaha kuliner atau makanan kemasan memiliki peluang besar untuk


memperluas pasar karena usaha kuliner merupakan sebuah usaha yang
dibutuhkan setiap hari oleh konsumen dan di konsumsi setiap hari yang
membuat perputaran uang dalam usaha ini relatif cepat, dan hampir
semua konsumen di setiap daerah memiliki kriteria yang sama dalam
menyukai produk kuliner atau makanan olahan yang membuat
perusahaan yang bergerak di bidang tersebut lebih mudah untuk
memasukan produk mereka ke pasar yang baru atau memperluas pasar.

2.2. Prospek Usaha


Pasar yang akan dituju adalah masyarakat menengah ke atas yang
dimana konsumennya adalah masyarakat perkotaan dan juga pedesaan
yang berada di sekitar Kota Tasikmalaya yang kisaran umurnya dari
mulai 07 tahun sampai dengan 60 tahun karena pada usia tersebut
konsumen memiliki selera yang berbeda-beda pada setiap individunya
dan sudah memiliki pilihan cita rasa tersendiri. Tasikmalaya sebagai kota
target pemasaran adalah tempat yang ramai dikunjungi terutama pada
akhir pekan. Tasikmalaya sebagai kota santri selain terkenal sebagai
produsen industri kreatif juga terkenal akan kota aneka ragam
kulinernya. Maka kehadiran produk kuliner seperti dalam proposal ini
akan semakin meramaikan produk kuliner kreatif dan inovatif di Kota
Tasikmalaya.

Segmentasi dan Target Pasar


Wilayah Kota Tasikmalaya serta di daerah yang berada di sekitar
Kota Tasikmalaya.
Usia 07 s/d 60 tahun
Pekerjaan Pelajar, Mahasiswa, Karyawan, Wiraswasta
Kepribadia Suka hal baru, suka yang instant dan suka makanan
n sehat

Promotion
Sky Land Hegemony
Online Marketing Inovasi Produk
Marketing Community
Sosial Media Mengikuti Event- Inovasi Pemasaran
event

1. Sky Manuever, Maksudnya adalah serangan melalui udara artinya


meliputi promosi yang sifatnya lebih kepada iklan satu arah.
Tujuannya adalah lebih kepada membangun brand awareness atau
kesadaran masyarakat akan keberadaan produk kami. Dapat pula
digunakan untuk menginformasikan manfaat dari produk kami.

2. Land Manuever, Artinya serangan darat, maksudnya meliputi


promosi yang bersifat dua arah dan bertujuan untuk menarik
konsumen untuk datang dan berdatangan terus menerus. Land
maneuver berorientasi pada penciptaan efek word of mouth.

3. Hegemony Manuever, maksudnya upaya mempertahankan


reliabilitas produk dan pembelanjaan konsumen yang berkelanjutan
agar tetap tinggi yaitu dengan mengadakan Inovasi produk maupun
pemasaran.

2.3. Aspek Produksi

Peralatan yang dibutuhkan


Peralatan Jumlah Unit
Tabung Gas LPG (3Kg) 1

Kompor Gas 2 Tungku 1

Wajan 2

Panci 2

Pisau 2

Alat Press Kemasan 1

Timbangan Barang 1

Dispenser 1

Air Galon 1
Penggilingan Makanan Manual 1

Mangkuk Plastik 2

Bahan baku yang dibutuhkan

No
. Nama Bahan Fungsi

1 Terigu Bahan baku

2 Terigu Singkong Bahan baku

3 Margarin Bahan baku

4 Minyak Goreng Bahan baku

5 Bawang Daun Bahan baku

6 Daun Jeruk Bahan baku

7 Telur Bahan baku

8 Garam Bumbu

9 Merica Bumbu

10 Penyedap Rasa Bumbu

11 Perasa Barbeque Bumbu

12 Packaging Kemasan Luar

Sumber Bahan yang Didapatkan

Sumber bahan baku di atas di dapatkan dari pasar tradisional yang


ada di sekitar rumah produksi yang di beli pada saat kondisi bahan baku
masih dalam kondisi bagus dan layak untuk diolah menjadi makanan
olahan keripik bawang.

Penjelasan Proses Produksi


Proses produksi dimulai dengan penerimaan pasokan bahan baku
dari pasar yang diinginkan dan masih segar kemudian diolah dan di
produksi di tempat produksi, kemudian tahap selanjutnya dimulai
dengan mecampurkan terigu dan terigu singkong ke dalam wadah plastik
dan di tambahkan sedikit air lalu di aduk sampai tercampur dan setelah
itu tambahkan bawan daun, daun jeruk dan bumbu lain lalu aduk lagi.
Setelah itu giling menggunakan penggilingan dan lalu di cetak dan
langsung di goreng, setelah matang angkat dan tiriskan dan kemasan di
kemas dan tahap selanjutnya keripik bawangpun sudah siap untuk
dipasarkan ke beberapa toko oleh-oleh dan mini market.

2.4. Aspek Manajemen


Struktur Organisasi
General Manager

Human Resource Manager Marketing Manager Operational Manager Finance Manager

Job Description

1) General Manager

a) Memberikan visi, arah bisnis dari suatu perusahaan;

b) Menjamin kelangsungan visi tersebut dilaksanakan melalui


tindakan nyata dari seluruh organisasi yang dipimpin.

2) Marketing Manager

a) Membuat marketing strategy tahunan;

b) Merancang marketing program tahunan;


c) Melakukan analisis penjualan dan membuat laporan penjualan yang
dilaporkan kepada General Manager.

3) Operasional Manager

a) Mengawasi semua masukan / input meliputi semua bahan produksi;

b) Bertanggung jawab terhadap proses produksi sehingga


menghasilkan good quality;

c) Bertanggung jawab atas Maintenance Keripik Bawang Bu Nita;

d) Melakukan evaluasi kinerja operasi setiap akhir semester.

4) Financial Manager

a) Pencatatan keuangan yaitu pemasukan dan pemgeluaran pada


perusahaan;

b) Penganggaran keuangan perusahaan.

5) Human Resource Manager

a) Mengawasi kinerja pegawai;

b) Memberikan motivasi dan training.

Tenaga Kerja

Melihat kondisi Keripik Bawang Bu Nita yang bisa dibilang masih


merupakan usaha yang baru berdiri dan permodalan yang dimiliki masih
minim ataupun terbatas, jadi kami belum bisa memperkerjakan tenaga
kerja dan untuk produksi keripik bawang itu sendiri dikerjakan atau di
produksi oleh pemilik dan manager.