Anda di halaman 1dari 7

BAB I

A. TANG GIGI DESIDUI


1. Tang Anak Untuk Mahkota Gigi Anterior Rahang Atas
Ciri-Ciri :
Bentuk tang lurus tanpa
lekukan
Kedua paruh bila
dikatupkan tidak bertemu
Tang untuk gigi kiri dan
kanan sama
Bentuknya kecil
Kegunaan :
Untuk mencabut mahkota
gigi anterior atas sulung.

2. Tang Anak Untuk Mahkota Gigi Posterior Rahang Atas


Ciri-Ciri :
Antara Handle sampai Beak
bentuk bayonet
Kedua paruh berlekuk bila
ditutup tidak bertemu
Kedua paruh berlekuk sebelah
bukal maupun palatinal
Tang anak untuk atas kanan
dan kiri sama
Bentuknya kecil
Kegunaan :
Untuk mencabut mahkota gigi
posterior atas sulung

3. Tang Anak Untuk Mahkota Gigi Anterior Rahang Bawah


Ciri-Ciri :
Antara Handle sampai dengan
Beaknya membentuk sudut 900/
seperti huruf L
Kedua paruh bila ditutup tidak
bertemu, dan paruhnya tidak
berlekuk
Tang untuk mahkota gigi kiri
dan kanan sama
Bentuknya kecil
Kegunaan :
Untuk mencabut mahkota gigi
anterior bawah sulung

4. Tang Anak Untuk Mahkota Gigi Posterior Rahang Bawah


Ciri-Ciri :
Antara Handle sampai dengan
Beaknya membentuk sudut
90o/ seperti huruf L
Kedua paruh bila ditutup tidak
bertemu
Kedua paruhnya berlekuk-lekuk
Tang anak untuk mahkota gigi
molar kiri dan kanan bawah
sama
Bentuknya kecil
Kegunaan :
Untuk mencabut mahkota gigi
posterior bawah sulung

5. Tang Anak Untuk Akar Gigi Anterior Rahang Atas


Ciri-Ciri :
Antara Handle sampai dengan
Baeknya lurus
Kedua paruh beak bila ditutup akan
bertemu
Tang untuk akar gigi kiri dan kanan
atas sama
Bentuknya kecil

Kegunaan :
Untuk mencabut akar gigi anterior
atas sulung

6. Tang Anak Untuk Akar Gigi Posterior Rahang Atas


Ciri-Ciri :
Antara Handle sampai dengan
Beaknya berbentuk bayonet,
ada pula berbentuk S
Kedua paruh bila ditutup akan
bertemu
Kegunaan :
Untuk Mencabut akag gigi
posterioratas sulung

7. Tang Anak Untuk Akar Gigi Rahang Bawah


Ciri-Ciri :
Antara Handle sampai dengan
Baeknya 90o/ seperti huruf L,
kedua paruh/baek bila ditutup
akan bertemu
Tang untuk akar gigi kiri dan
kanan bentuknya kecil
Kegunaan :
Untuk mencabut akar gigi
bawah
B. TANG GIGI PERMANEN
1. Tang Gigi Permanent Untuk Mahkota Anterior Rahang Atas

Ciri-Ciri :
Bentuknya lurus dari mulai paruh, siku sampai handle
Kedua paruh tidak bertemu bila dikatupkan
Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
Kegunaan :
Untuk mencabut gigi depan atas permanent
2. Tang Gigi Permanent Untuk Mahkota Premolar Rahang Atas

Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan beaknya seperti S
Kedua paruh beak bila ditutup tidak bertemu
Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
Kegunaan :
Untuk mencabut gigi premolar atas permanen

3. Tang Gigi Permanent Untuk Mahkota Molar Rahang Atas

Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan beaknya seperti huruf S
Kedua paruh bila ditutup tidak bertemu
Salah satu paruh berlekuk untuk bagian bukal sedangkan paruh yang tidak berlekuk
untuk bagian palatinal.
Tang untuk molar atas kiri & kanan berbeda
Kegunaan :
Untuk mencabut gigi molar atas permanen
4. Tang Gigi Permanent Untuk Mahkota Anterior Rahang Bawah

Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan paruhnya bengkok menyudut 90o/ seperti huruf L
Kedua paruh tidak bertemu bila dikatupkan
Tang untuk gigi kiri dan kanan sama
Kegunaan :
Untuk mencabut gigi incisivus,caninus permanent
5. Tang Gigi Permanent Untuk Mahkota Premolar Rahang Bawah
Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan
beaknya 135o
Kedua paruh bila ditutup tidak
bertemu
Kedua paruh tidak berlekuk
Tang untuk gigi kiri dan kanan
sama
Kegunaan :
Untuk mencabut mahkota gigi
premolar bawah permanent

6. Tang Gigi Permanent Untuk Mahkota Molar Rahang Bawah


Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan
beaknya 90o/ seperti huruf L
Kedua paruh bila ditutup tidak
bertemu
Kedua paruh berlekuk - lekuk
Tang untuk gigi kiri dan kanan
sama
Kegunaan :
Untuk mencabut gigi molar bawah
permanent

7. Tang Gigi Permanent Untuk Akar Anterior Rahang Atas


Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan
beaknya lurus
Kedua paruh bila ditutup akan
bertemu
Tang untuk gigi kiri dan kanan
sama
Kegunaan :
Untuk mencabut akar gigi
anterior atas permanent

8. Tang Gigi Permanent Untuk Akar Posterior Rahang Atas


Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan beak
berbentuk seperti bayonet / seperti
huruf S
Kedua paruh bila ditutupkan
bertemu
Kegunaan :
Untuk mencabut akar gigi posterior
rahang atas pemanent

9. Tang Gigi Permanent Untuk Mahkota Molar Tiga Rahang Atas


Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan
beaknya berbentuk seperti
bayonet
Kedua paruh bila ditutupkan
tidak bertemu
Kegunaan :
Untuk mencabut gigi posterior
rahang atas permanent

10. Tang Gigi Permanent Untuk Akar Rahang Bawah


Ciri-Ciri :
Antara handle sampai dengan
beaknya membentuk sudut
90oseperti huruf L
Kedua paruh bila ditutup akan
bertemu
Untuk akar gigi rahang bawah
permanent
Kegunaan :
Untuk mencabut akar gigi
rahang bawah permanent

11. Bein

Bein Kanan Bein Kiri


Ciri-Ciri :
Alat dari bahan stainless steel yang bagian ujungnya tajam dan pipih
Bentuknya lurus
Bengkok
Mesial
Distal
Kegunaan :
Untuk melepaskan gigi dari jaringan priodontum
Untuk mengambil akar
12. Cryer

Cryer Kiri Cryer Kanan


Ciri-Ciri :
Alat dari stainless steel yang berbentuk T
Bentuk ujungnya berbeda-beda
Kegunaan :
Untuk mengambil sisa akar
Apabila kita mencabut gigi dengan dua akar, baru satu akar yang tercabut
Memisahkan akar gigi yang fraktur diatas bifurkasi
C. ALAT DAN BAHAN UNTUK ANESTESI LOKAL
1. Povidine Iodine untuk sterilisasi permukaan mukosa yang akan dianestesi.
2. Bahan Topikal Anestesi, ada dengan spray menggunakan CE dan bentuk oles menggunakan
benzokain (Benzotop)
Topical anestesi hanya bekerja di bagian superfisial atau permukaan saja. Diindikasikan untuk kasus-
kasus tindakan ringan.
Cara menggunakan:
CE ambil gulungan kapas, semprotkan CE ke arah gulungan kapas dari jarak dekat lalu
angin-anginkan sampai muncul bunga es. Setelah itu letakkan pada bagian bukal-palatal atau
labial-lingual dan gigi siap untuk dilakukan pencabutan. Selama proses pencabutan, CE harus
tetap diletakkan tidak boleh dilepas dari bagian mukosanya.
Benzokain mukosa kita keringkan dengan three way syringe, lalu ambil benzokain dengan
gulungan kapas dan letakkan kapas tersebut selama 60 detik pada bagian yang akan
dianestesi. Setelah itu ambil lagi kapasnya dan bagian tersebut siap dilakukan tindakan.
3. Penyuntikan ada dua macam, bisa menggunakan Spuit atau Citoject
Spuit sebelum dilakukan penyuntikan, lakukan sterilisasi area kerja dengan menggunakan
Povidone Iodine. Sterilisai area kerja adalah dari dalam kelur atau melingkar atau di usap
sekali saja. Lalu setelah itu lakukan persiapan untuk bahan anestesinya, pertama dari ampul,
pastikan tidak ada cairan di bagian atas ampul. Lalu buka kemasan spuit dan kencangkan
plugger. Setelah itu buka ampul, lalu ambil cairan dari dalam ampul dengan menggunakan
spuit secara tegak lurus. Ujung jarum tidak boleh mengenai dinding ampul karena dapat
menumpulkan ujung jarumnya. Setelah semua larutan anestesi masuk ke dalam spuit, kita
periksa apakah masih ada gelembung yang terperangkap di dalam spuit atau tidak. Jika masih
ada, kita bisa menghilangkannya dengan cara di sentil. Setelah itu siap untuk dilakukan
anestesi. Spuit bisa digunakan untuk anestesi blok ataupun infiltrasi.
Citoject, terdiri dari Citoject itu sendiri, karpul/cartridge yang berisi larutan anestesi dan
neddle. Cara menggunakannya adalah putar pada kunciannya L sampai ke tengah, lalu Tarik.
Lalu karpul di tempatkan di bawah jarum. Setelah itu karpul dikencangkan dan terakhir
dipasangkan jarumnya.
4. Bahan Anestesi Lokal Cair
Ester
Amida: yang paling sering kita pakai yaitu Pehakain dan Lidokain murni.
5. Pinset
6. Kapas
7. Bengkok
8. Diagnostic Set
9. Hemostatic Gel untuk control perdarahan
10. sponge