Anda di halaman 1dari 3

26 Februari 2017 AWE B2.1617.P.

04
Pengawetan Bahan Pangan Derry Pratama Wenael 13014004
Ian Otard Kognac 13014111

Formalin
Formalin merupakan sebuah istilah untuk gas formaldehid (CH2O) yang telah
dilarutkan ke dalam air dengan konsentrasi gas formaldehid pada umumnya sebesar 40%
volume atau 37% berat yang berarti 37 gram gas formaldehid dalam 100 mL air. Penambahan
methanol sebesar 10-15% ke dalam larutan berfungsi untuk menstabilkan yang bertujuan untuk
mencegah polimerisasi dari senyawa formaldehid tersebut. Formalin pada umumnya
digunakan sebagai larutan pengawetan specimen hewan dan sampel jaringan. Formalin juga
digunakan dalam bentuk encernya sebagai desinfektan dan senyawa pencuci anti-bakteri
karena bekerja dengan efek dehidrasi pada mikroorganisme tersebut. Karakteristik anti bakteri
yang dimiliki formalin tidak lain karena adanya senyawa formaldehid yang juga memberikan
bau yang menyengat.

Asap Cair
Asap cair merupakan hasil dari kondensasi (pengembunan) dari uap hasil pembakaran,
baik langsung maupun tidak langsung dari bahan-bahan yang mengandung lignin, selulosa,
hemiselulosa, serta senyawa karbon lainnya. Bahan baku yang umum digunakan dalam
pembuatan asap cair adalah berbagai jenis kayu, bonggol jagung, tempurung kelapa, sekam,
bongkol kelapa sawit, dan lain-lain. Komponen utama asap cair adalah asam karboksilat, fenol,
dan karbonil. Asam karboksilat yang berfungsi secara efektif dalam menghambat pertumbuhan
mikroba dengan cara menembus dinding sel mikroorganisme lisis dan mati. Fenol berfungsi
sebagai antioksidan yang dapat menghambat kerusakan pangan,

Pengawetan Formalin Dibandingkan dengan Asap Cair

Pengawetan bahan pangan dengan formalin akan lebih bagus secara kualitas
penampakan apabila dibandingkan dengan asap cair. Hal ini dikarenakan memiliki fungsi
untuk mendehidarsikan mikroorganisme pada pangan yang diberi formalin. Namun,
penggunaan formalin pada bahan pangan dapat mengakibatkan iritasi perut sehingga darah
tersebut menyebabkan mual, diare, atau urin berdarah. Konsumsi formalin dalam jumlah besar
dapat mengakibatkan kematian. Oleh sebab itu, formalin sekarang digunakan untuk
desinfektan dan pengawet mayat karena sifat formalin itu sendiri.
Diagram Proses Pembuatan Mie Menggunakan Re-noodle
Daftar Pustaka

http://kkkmedicine.blogspot.co.id/2011/01/beware-of-formalin-food.html diakses pada


tanggal 25 Maret 2017 pukul 19.21

http://www.ecu.edu/cs-admin/oehs/envmgmnt/Formalin.cfm diakses pada tanggal 25 Maret


2017 pukul 18.54

http://www.seriouseats.com/2013/11/pantry-essentials-liquid-smoke.html diakses pada


tanggal 26 Maret 2017 pukul 08.23

http://www.wisegeek.org/what-is-formalin.htm diakses pada tanggal 25 Maret 2017 pukul


18.52

Ramakrishnan, S., dan Moeller, P. (2002). Liquid Smoke: Product of Hardwood Pyrolysis. E-
Journal of Fuel Chemistry Division Preprints 2002, 47(1), 366