Anda di halaman 1dari 3

RSUD LAHAT No. Dokumen No.

Revisi Halaman
Jl Letjen Harun Sohar I 1/2
No 28 Telp/ Fax. (0731)
321785/323080
Tanggal terbit Ditetapkan oleh :
DIREKTUR RSUD LAHAT
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Hj. Laela Cholik, M.Kes
NIP : 197003292002122002
PENGERTIAN Pelayanan yang diberikan kepada pasien yang datang kebagian
kebidanan dan kandungan RSUD Lahat, baik yang datang melalui
IGD maupun Poliklinik dengan membawa surat rujukan dari
rumah sakit lain, dokter, ataupun paramedis.
TUJUAN Memberikan fasilitas pelayanan medik kepada pasien yang datang
membawa surat rujukan untuk menangani keadaan sakit mereka
sebagai tindak lanjut dari penanganan yang telah diberikan
sebelumnya.

1. Setiap pasien yang datang mendapatkan pelayanan yang sesuai


dengan keadaan sakit mereka.
2. Memakai semua fasilitas yang dimiliki unt kebidanan dan
kandungan untuk memeriksa, memonitor, dan mengevaluasi
KEBIJAKAN
keadaan pasien terdapat keadaan patologis atau dengan kamar
bersalin bila ada pasien tersebut dalam keadaan inpartu,
ataupun kamar operasi bila ternyata pasien membutuhkan
segera tindakan operatif.
1. Paramedis mempersiapkan pasien ditempat tidur
2. Jika ditemukan keadaan darurat maka dokter dan paramedis
segera melakukan tindakan medis untuk mengatasi keadaan
tersebut sampai kondisi pasien stabil. Bila keadaan telah stabil
maka dokter melakukan anamnesa dan membaca dengan
seksama rujukan yang dibawa oleh pasien.
3. Dokter serta paramedis memeriksa tanda vital ibu dan
PROSEDUR
melakukan pemeriksaan laboratorium yang diperlukan.
4. Dokter menetukan tidakan/ pengobatan/ rencana yang akan
dilakukan terhadap pasien dan bila dibutuhkan dokter akan
melakukan konsultasi dulu kepada konsulen jaga pada saat itu
untuk meminta saran tindakan yang akan diambil.
5. Paramedis melaksanakan instruksi dokter.
PELAYANAN RUJUKAN HIV/AIDS
RSUD LAHAT
Jl Letjen Harun Sohar I No. Dokumen No. Revisi Halaman
No 28 Telp/ Fax. (0731) 2/2
321785/323080

6. Dokter melakukan pemeriksaan obstetri, yaitu pemeriksaan


luar, inspekulo dan pemeriksaan dalam.
7. Dokter melakukan tindakan obstetri ginekologi selanjutnya :
a. Perawatan ekspektatif
b. Perawatan aktif
c. Perawatan operatif
PROSEDUR 8. Jika surat rujukan datang dari konsulen kebidanan dan
kandungan maka dokter memberitahukan keadaan pasien
tersebut kepada konsulen yang mengirimkan pasien tersebut.
Bila dianggap perlu.
9. Jika akan dilakukan suatu tindakan terhadap pasien maka
terlebih dulu dokter melakukan infomed consent yang ditanda
tangani dokter, keluarga pasien, dan saksi.

UNIT TERKAIT