Anda di halaman 1dari 6

MODUL IV (BAB IV)

Nama : Theobaldo Wilyantara

Nomor Stambuk : A31114317

Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Akuntansi

Tugas 1. Silakan Saudara jelaskan pengertian bahasa Indonesia yang baik dan benar
dengan memperhatikan penjelasan berikut!

Penyusunan Kalimat Efektif (Kalimat yang Baik dan Benar)

Bahasa terdiri atas bentuk dan makna.


Bentuk berkaitan dengan kaidah atau struktur bahasa yaitu ejaan, bentuk kata,
tata kata, tata kalimat, dan tata paragraf.
Makna berkaitan dengan konsep yang ditunjuk oleh kata tersebut.
Makna kata berkaitan dengan kaidah makna berupa:
Kaidah kelogisan
Kaidah kesesuaian
Kaidah kelaziman
Kaidah makna berkaitan dengan kepaduan, kelogisan, kehematan.

Jawaban

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan


penutur/penulisnya secara tepat sehingga dapat dipahami oleh pendengar/pembaca
secara tepat pula. Efektif dalam hal ini adalah ukuran kalimat yang memiliki
kemampuan menimbulkan gagasan atau pikiran pada pendengar atau pembaca.
Dengan kata lain, kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis
atau pembicara secara tepat sehingga pendengar/pembaca dapat memahami
pikiran tersebut dengan mudah, jelas dan lengkap seperti apa yang dimaksud oleh
penulis atau pembicaranya. Kalimat efektif mengandung bahasa yang terdiri atas
bentuk dan makna. Ketika bentuk kalimat itu salah dan maknanya sulit untuk
ditemukan maka kalimat itu bukanlah kalimat efektif. Bentuk berkaitan dengan
dengan kaidah atau struktur bahasa yaitu: struktur ejaan, bentuk kata, tata kata, tata
kalimat, dan tata paragraf.

Kalimat efektif berkaitan dengan kaidah atau struktur bahasa yaitu:


a. Struktur ejaan
Ejaan yang digunakan haruslah ejaan yang disempurnakan (EYD).
b. Bentuk kata
Bentuk kata kalimat efektif adalah bentuk kata yang baik dan benar.
c. Tata kata
Setiap kata kalimat efektif merupakan kata yang tepat dan disusun dengan
urutan yang benar.
d. Tata kalimat
Setiap kalimat disusun dengan baik, sehingga setiap kalimat saling berhubungan.
e. Tata paragraf
Paragraf dalam sebuah tulisan haruslah memiliki kaitan dengan paragraf lain
sehingga menjadi satu rangkaian yang membentuk sebuah isi pikiran.

Untuk mengefektifkan sebuah kalimat dapat dilakukan dengan memperhatikan


kepaduan unsur kalimat, kelogisan sebuah kalimat, kehematan kata, dan
keparalelan bentuk kata. Kesalahan pemakaian dan penempatan unsur-unsur
tersebut dapat melahirkan kerancuan kalimat. Kerancuan dapat menimbulkan
kesalahpahaman terhadap ide atau makna kalimat.

Makna kata berkaitan dengan kaidah makna berupa:


1. Kaidah ketepatan
Kaidah ketepatan berkaitan dengan pemilihan dan penempatan kata yang tepat,
serta pengurutan kata yang tepat.

2. Kaidah kesesuaian
Kaidah kesesuaian berhubungan dengan situasi, kondisi, dan keadaan pada
waktu seseorang menggunakan bahasa. Kaidah kesesuaian juga berkaitan
dengan penggunaan bahasa profesi dalam suatu bidang tertentu.
3. Kaidah kelaziman
Kaidah kelaziman berhubungan lazim atau tidaknya suatu kata digunakan oleh
pengguna bahasa. Penggunaan kata-kata asing yang belum diindonesiakan
sebaiknya dihindari karena tidak sepenuhnya dipahami oleh pengguna bahasa.
4. Kaidah makna
a. Kepaduan
Makna sebuah kalimat dapat dipahami jika terdapat hubungan yang jelas
antara unsur yang membangun sebuah kalimat. Kata-kata yang berfungsi
sebagai subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan saling
berhubungan secara fungsional untuk membentuk kalimat yang efektif.
b. Kelogisan
Kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan
penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Hubungan unsur-unsur
dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
c. Kehematan
Makna sebuah kalimat dapat dipahami oleh pembaca jika kata yang
digunakan tidak mubazir atau hemat. Dalam hal ini, perangkaian dua kata
atau lebih yang memiliki makna yang sama atau mirip dapat menimbulkan
makna berlebihan.

Tugas 2 ini dapat menjadi bahan diskusi dan pekerjaan rumah

Perbaikilah kalimat-kalimat berikut dengan memperhatikan kaidah


penggunaan kalimat efektif.

1. Dalam artikel ini membahas mengenai program percepatan pendidikan.


Artikel ini membahas tentang program percepatan pendidikan.
2. Menurut para ahli memperkirakan cadangan minyak semakin menipis.
Para ahli memperkirakan cadangan minyak semakin menipis.
3. Kepada para mahasiswa diharapkan mendaftarkann diri di sekretariat himpunan
Para mahasiswa diharapkan mendaftarkan diri di sekretariat himpunan.
4. Dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa obat generik sangat mujarab.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa obat generik sangat mujarab.
5. Menurut ahli geologi menyatakan bahwa perembesan air laut telah sampai ke wilayah
Jakarta Pusat.
Ahli geologi menyatakan bahwa perembesan air laut telah sampai ke wilayah
Jakarta Pusat.
6. Rektor pidato saat acara penyambutan mahasiswa baru.
Rektor berpidato saat acara penyambutan mahasiswa baru.
7. Peningkatan mutu pemakaian bahasa Indonesia adalah merupakan kewajiban kita
bersama.
Peningkatan mutu pemakaian bahasa Indonesia merupakan kewajiban kita
bersama.
8. Putusan daripada pemerintah dapat melegakan hati rakyat.
Putusan pemerintah dapat melegakan hati rakyat.
9. Pimpinan sidang berhak mengingatkan agar peserta sidang berbicara secara teratur.
Pimpinan sidang berhak mengingatkan peserta agar berbicara secara teratur.
10. Untuk dunia medis modern memerlukan tenaga medis yang ahli.
Dunia medis modern memerlukan tenaga medis yang ahli.
11. Adik rajin belajar. Sehingga mendapat ranking 1.
Adik rajin belajar sehingga mendapat ranking satu.
12. Ketua partai itu menyatakan kebanggaannya. Karena partainya memperoleh suara
terbanyak.
Ketua partai itu menyatakan kebanggaannya karena partainya memperoleh
suara terbanyak.
13. Untuk mempersingkat waktu acara segera dimulai.
Untuk memanfaatkan waktu acara segera dimulai.
14. Kemarin banyak karyawan-karyawan yang melakukan demonstrasi.
Kemarin banyak karyawan yang melakukan demonstrasi.
15. Sungguh sangat benar-benar malang nasib anak itu.
Sungguh sangat malang nasib anak itu.
16. Pertengkaran kedua belah pihak diselesaikan dengan saling bersalam-salaman.
Pertengkaran kedua belah pihak diselesaikan dengan saling bersalaman.
17. Kepada hadirin-hadirat sekalian harap segera memasuki lapangan upacara.
Hadirin diharapkan segera memasuki lapangan upacara.
18. Silahkan menyantap hidangan makanan yang telah disediakan.
Silakan menyantap hidangan yang telah disediakan.
19. Silahkan mencicipi seluruh makanan-makanan yang telah disediakan diatas meja.
Silakan mencicipi makanan-makanan yang telah disediakan di atas meja.
20. Kegiatan itu adalah kegiatan yang bersifat non formal.
Kegiatan itu bersifat nonformal.
21. Pemerintah bangun pabrik kelapa sawit di Mamuju.
Pemerintah membangun pabrik kelapa sawit di Mamuju.
22. Pencopet itu berhasil ditangkap polisi.
Pencopet itu ditangkap oleh polisi.
23. Berbicara kepada media kemarin di kantornya, Rini Suwandi mengatakan bahwa
dirinya tidak mengenal Nurdin Khalid.
Kemarin, Rini Suwandi mengatakan kepada media di kantornya bahwa dirinya
tidak mengenal Nurdin Kahalid
24. Melihat situasi mulai memanas petugas dari Depnaker mengambil alih pimpinan
sidang.
Melihat situasi yang mulai memanas, petugas dari Depnaker mengambil
25. Untuk membuat sebuah penelitian harus menguasai metodologi penelitian.
Metodologi penelitian harus dikuasai
26. Dengan perubahan jaman para pendidik telah dituntut untuk mencari metode
pengajaran yang baru.
Perubahan zaman menuntut para pendidik untuk mencari metode pengajaran
baru
27. Bukan harta melimpah yang ia inginkan tetapi ketenangan hidup dalam
keberkahan iman dan harta yang halal.
Ia tidak menginginkan harta melimpah melainkan ketengangan hidup dalam
keberkahan iman dan harta yang halal.
28. Kami telah menyelenggarakan sebuah tabligh akbar yang dihadiri oleh masyarakat
disekitarnya dan peserta dihadiri oleh pejabat.
Kami telah menyelenggarakan sebuah tablig akbar yang dihadiri oleh
masyarakat sekitar dan pejabat.
29. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah satu segi usia tua yang paling mengerikan
dan berbahaya sebab pencegahan dan mengobatinya tidak ada yang tahu.
Penyakit Alzheimer alias pikun adalah satu segi usia tua yang paling
mengerikan dan berbahaya sebab mencegah dan mengobatinya tidak ada
yang tahu.
30. Setelah dipatenkan, memproduksi, dan memasarkan masih ada lagi sumber
pengacauan yaitu peniruan yang langsung dan tidak langsung.
Setelah dipatenkan, diproduksi, dan dipasarkan, masih ada lagi sumber
pengacau yaitu peniruan yang langsung dan tidak langsung.