Anda di halaman 1dari 5

1 Nepa rubra

Nepa rubra merupakan salah satu insekta predator yang yang termasuk ke dalam
famili Nepidae. Nepa rubra lebih dikenal dengan nama water scorpion karena
kemiripannya dengan kalajengking. Mereka memiliki kaki depan yang berbentuk seperti
capit dan ekor yang panjang sebagai alat pernafasan. Tubuh water scorpion berbentuk
oval pipih dan berwarna coklat keabuabuan yang panjang tubuhnya dapat mencapai 20
mm.

1 Klasifikasi Nepa rubra


Berdasarkan klasifikasinya, Nepa rubra merupakan jenis insekta dari ordo
Coleoptera dengan famili Dytiscidae, dengan sistematika sebagai berikut:
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Hemiptera
Famili : Nepidae
Genus : Nepa
Spesies :Nepa rubra sp.
(melvynyeo.deviantart.com)

2 Habitat
Nepa rubra lebih sering ditemukan di daerah perairan yang dangkal dan alirannya
tenang seperti di kolam, danau, dan sungai bahkan dapat ditemukan di perairan
tergenang. Kadang-kadang nepa rubra terlihat menempel di gulma air atau tanaman air.
Mereka sangat jarang menjelajah ke perairan yang lebih dalam karena mereka perlu
mengambil udara dari atas permukaan air.

3 Morfologi
Nepa rubra memiliki tubuh yang pipih
berwarna coklat kehitaman, sehingga terlihat
seperti daun yang sudah mati. Kamuflase ini
membantu untuk menangkap mangsanya
dengan mudah. Ia memiliki tubuh yang
dibagi menjadi tiga bagian yakni bagian
kepala, bagian thorax dan bagian abdomen.
Nepa rubra mempunyai dua mata faset hitam yang besar dan mulut (proboscis)
yang bertipe penusuk-penghisap dan dapat dilipat ke bagian ventral bila beristirahat dan
tegak bila sedang menghisap.
Nepa rubra memiliki ekor yang panjangnya dapat mencapai 10 mm yang
digunakan sebagai alat pernafasan. Ekor kalajengking memiliki 6 segmen dan memiliki
racun. Nepa rubra berenang ke permukaan air sehingga dapat menarik ujung ekornya
keluar dari air. Ketika ekornya keluar dari air, Nepa rubra mengambil udara yang
kemudian disimpan dalam tabung pernapasan sebelum pergi ke bawah air lagi. Nepa
rubra menggunakan ekornya mirip dengan bagaimana manusia menggunakan snorkel .
Nepa rubra dapat tinggal di bawah air selama 30 menit.

(www.devianart.com)

Nepa rubra mempunyai tiga pasang kaki. Pertama sepasang kaki depan yang
sangat kuat yang terletak tepat di depan kepala. Nepa rubra menggunakan kaki depan
untuk menangkap makanan. Pasangan kaki kedua berada di bagian depan tubuh dan
pasangan kaki ketiga adalah ada di tengah-tengah tubuh. Kedua pasang kaki tersebut
berkuku dan berambut. Pasangan kaki kedua lebih kecil dari pasangan kaki ketiga.
Nepa rubra menggunakan kaki ini untuk merangkak di tanah pada perairan yang sangat
dangkal.
Meskipun Nepa rubra hidup di air, mereka termasuk ke dalam jenis perenang
yang buruk. Tetapi mereka akan berenang apabila mereka merasa terganggu atau
terancam. Ketika berenang, sepasang kaki depan mereka akan bergerak naik turun
seperti sedang mendayung. Mereka lebih sering menempel pada tanaman air. Panjang
tubuhnya sekitar 25 mm dengan lebar berkisar antara 6-10 mm.
Kepala Nepa rubra sangat kecil dan berbentuk segitiga. Rostrum adalah bagian
mulut yang menyerupai paruh yang berfungsi untuk menghisap dan menusuk
mangsanya. Adanya rostrum ini, membuat kepala Nepa rubra berbentuk segitiga.
Nepa rubra juga memiliki antena yang sangat kecil yang berfungsi sebagai
pendeteksi untuk merasakan daerah yang gelap di sekitar air berlumpur dan daerah di
sekitar tanaman air.
Bagian tengah tubuh Nepa rubra disebut thorax. Thorax ini memiliki dua pasang
kaki yang saling terhubung. Thorax juga memiliki dua pasang sayap, bagian atas sayap
kaku dan keras sedangkan bagian bawah sayapnya tipis dan fleksibel. Sayap bagian
bawah dilipat kedalam bagian sayap atas. Meskipun Nepa rubra memiliki sayap,
kebanyakan dari mereka tidak bisa terbang karena otot-otot sayapnya tidak berkembang.
Tetapi, terkadang mereka dapat terbang rendah untuk mencari habitat yang baru.

(www.devianart.com)

Nepa rubra memiliki tiga pasang 'sensor tekanan' pada bagian bawah perutnya.
Sensor tekanan terlihat seperti cakram oval berwarna gelap. Sensor tekanan ini
digunakan untuk mengukur kedalaman dan mengkompensasi perubahan tekanan air.
Hal ini penting untuk Nepa rubra karena Nepa rubratidak bisa terlalu jauh masuk ke
dalam air, Nepa rubra perlu secara teratur pergi ke permukaan untuk menghirup udara.
4 Biologis
Nepa rubra memakan berbagai serangga air lainnya. Organisme mangsa utama
meliputi larva nyamuk, kumbang air (larva dan dewasa), nimfa capung, ikan kecil, dan
krustasea kecil.
Nepa rubra dapat menggantung terbalik pada tanaman air saat menunggu mangsa
dating karena Nepa rubra bukan merupakan pemangsa yang aktif. Sementara mereka
menunggu, mereka tetap bersembunyi sehingga mangsa tidak mengetahui keberadaan
mereka.
Nepa rubra menempel pada gulma atau tanaman air lain dengan menggunakan
kaki tengah dan kaki belakang. Ketika serangga, berudu atau cacing lewat, Nepa rubra
mendorong kaki belakangnya sehingga bagian depan tubuhnya terdorong ke depan.
Nepa rubra kemudian menggunakan kaki depannya yang kuat untuk menangkap
mangsa.
Setelah mencengkeram mangsa kemudian Nepa rubraakan menusuk mangsa
tersebut dengan menggunakan rostrum. Nepa rubra memasukkan rostrumke tubuh
mangsa dan kemudian melepaskan cairan pencernaan ke dalam tubuh mangsa. Cairan
ini merupakan cairan dari tubuh Nepa rubra yang membantunya dalam menghisap
bagian dalam tubuh mangsa. Nepa rubra menghisap cairan tubuh mangsanya hingga
tubuh mangsanya kosong. Cairan tubuh mangsa akan bergerak dari mulut ke usus
dengan bantuan kelenjar ludah kemudian menuju rektum dan dikeluarkan melalui anus.

5 Reproduksi
Musim kawin untuk Nepa rubra adalah sekitar bulan April hingga akhir Mei.
Nepa rubra jantan mencoba untuk menarik perhatian betina dengan membuat suara
yang sangat tenang. Suara yang dikeluarkan oleh jantan diperoleh dengan cara
menggosok kaki depan dengan bagian depan dada nya yaitu pada bagian thorax.
Tidak lama setelah jantan dan betina kawin, betina akan meletakkan telur di
sekitar tiga puluh batang tanaman air atau di antara ganggang di bawah permukaan air.
Dibutuhkan sekitar 2 menit untuk mengeluarkan satu telur. Nepa rubra betina biasanya
meletakkan telur-telurnya di malam hari. Telur memiliki tujuh rambut panjang yang
mengambang bebas di permukaan air. Rambut ini seperti pipa pernapasan kecil yang
memasok udara untuk telurnya. Larva muncul dari telur setelah sekitar empat minggu
dan disebut 'nimfa'. Nimfa terlihat seperti Nepa rubra dewasa bersayap tak sempurna
ketika mereka pertama kali muncul, meskipun mereka memiliki tubuh yang sangat
berbulu.
Tipe metamorphosis Nepa rubra adalah metamorphosis hemimetabola.
Metamorphisis hemimetabola adalah pertumbuhan bertahap dari nimfa dalam ukuran,
tetapi memiliki bentuk yang masih sama. Ketika nimfa tumbuh, kadang-kadang tampak
seperti tidak memiliki ekor karena ekornya tumbuh pada tingkat yang berbeda.
Untuk mencapai tahap dewasa nimfa harus melalui beberapa kali pergantian kulit
atau yang disebut dengan tahap instar. Nepa rubra melewati lima instar sebelum
berubah menjadi Nepa rubra dewasa. Nepa rubra membutuhkan sekitar 6-8 minggu
untuk berubah menjadi dewasa sepenuhnya. Ketika Nepa rubra semakin tua, Nepa
rubra juga mungkin memiliki nimfa mereka sendiri sehingga siklus kehidupan dimulai
lagi.

6 Tindakan Pencegahan
Kehadiran Nepa rubra dapat dihindari dengan upaya pencegahan dengan cara
memasang saringan pada pintu masuk air. Saringan bisa berupa saringan/filter dari
bahan kawat halus atau kain kassa halus. Selain itu juga dapat menggunakan ijuk.
Caranya, pintu air masuk dipasang saringan yang diikat kuat. Kemudian secara periodic
saringan dibersihkan agar aliran air tetap lancar. Pembersihan saringan dilakukan
dengan mencuci bersih dengan air mengalir.

7 Tindakan Pemberantasan
Upaya pemberantasan tidak disarankan menggunakan insektisida karena berisiko
terhadap benih ikan. Pemberantasan dianjurkan menggunakan minyak tanah dengan
cara memercikan minyak tanah ke permukaan air sebanyak 500 cc (0,5 liter)/100 m2 luas
permukaan air kolam. Nepa rubraakan segera mati karena alat pernafasannya
kemasukan minyak tanah, pintu air masuk dan keluar ditutup. Setelah semua serangga
air diperkirakan mati, pintu air keluar dibuka dan aliran air baru dimasukkan sehingga
terjadi peggantian air kolam.