Anda di halaman 1dari 1

Keberadaan sampah yang semakin hari semakin menumpuk memberi pengaruh perubahan

yang signifikan pada lingkungan. Hadirnya beberapa TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) di
kota besar tidak saja cukup untuk menampung sampah yang sebagian besar dihasilkan oleh
perkotaan. demikian juga sampah mempengaruhi permasalahan lingkungan lain seperti banjir
dan pencemaran tanah, sejak awal masyarakat telah disosialisasi atau diberikan penyuluhan
oleh pemerintahatau organisasi lingkungan namun tingkat kesadaran masyarakat yang rendah
baik.
bagi perekonomian sebagian besar perkotaan sampah merupakan hal mikro yang dijadikan
suatu pendapatan oleh sebagian masyarakat kecil, namun bisa menjadihal makro jika dari
sebagian masyarakat kecil merangkul masyarakat yang lain untuk mengatasi masalah
tersebut. dengan pemanfaatan dan penanganan sampah yang tepat diharapkan permasalahan
lingkungan akan terselasaikan dan menguntungkan dari segi ekonomi bahkan kesejahteraan
masyarakat. oleh karena itu, dengan memper sandingkan masalah sampah dan ekonomi,
karya tulis ini hendak memaparkan bagaimana masalah sampah dan ekonomi saling
berkaitan.
Dampak terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi
Dampak-dampak tersebut adalah sebagai berikut:
1.Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang
menyenangkan bagi masyarakat, bau tidak sedap dan pemandangan yang buruk Karena
sampah bertebaran dimana-mana.
2. Memberikan dampak negative terhadap kepariwisataan.
3.Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan
masyarakat. Hal penting disini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk
mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja, rendahnya
produktivitas.
4. Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan
dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan, jembatan, drainase, dan lain-lain.
5. Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai,
seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengelolaan air. Jika sarana penampungan
sampah kurang atu tidak efisien, orang akan cenderung membuang sampahnya di jalan. Hal
ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan atau diperbaiki