Anda di halaman 1dari 19

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Perubahan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)
berdasarkan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014TentangAparatur Sipil
Negara harus memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi
politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, serta mampu
menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu
menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa
berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945. Harapan baru yang diinginkan dalam perubahan PNS
menjadi ASN adalah tidak hanya perubahan nama saja namun sebagai
seorang ASN dituntut untuk mengembangkan kompetensi mulai dari segi
kemampuan, pengetahuan hingga sikap dan perilaku yang sesuai dengan
tuntutan tugas dan jabatan yang diemban.

Seoarang ASN dituntut tidak hanya melayani dirinya sendiri namun melayani
masyarakat. Saat ini pelayanan kepada masyarakat belum optimal seperti
yang tertuang pada UU Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.
Mental ASN masih belum kuat, etika dan dan moralitas masih rendah
(ditandai dengan masih maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme), masih
kurangnya pelayanan publik, ketidak ramahan pegawai dalam melayani
masyarakat dan masih banyaknya pungutan liar (pungli). Hal ini menunjukan
ASN belum memahami, menginternalisasikan dan mengaktualisasikan nilai
nilai dasar profesi. Oleh sebab itu perlu adanya sebuah aktualisasi dalam
pembelajaran seorang calon birokrat (Calon Pegawai Negeri Sipil) agar
memiliki wawasan kebangsaan, memiliki etika dan budaya kerja yang baik,
seluruh kegiatannya dapat dipertanggungjawabkan, memiliki komitmen
terhadap mutu dan bebas korupsi serta menyadari pentingnya memberikan
pelayanan prima.

Peraturan baru tentang ASN sudah secara implisit menghendaki bahwa ASN
bukan sekedar merujuk kepada jenis pekerjaan tetapi merujuk kepada
sebuah profesi pelayanan publik. Salah satu contoh bentuk profesi
pelayanan publik adalah bidang Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

1
Pelaksanaan aktualisasi ini dilaksanakan di Badan Pengelola Keungan dan
Aset Daerah Kabupaten Lampung Selatan pada Sub Bagian Perencanaan.
Dalam rangka membentuk ASN yang profesional dan bermutu salah satunya
dengan melakukan perubahan dalam tata cara pendidikan dan pelatihan
prajabatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Aparatur Sipil Negara
(ASN) dengan menggunakan pola baru.

Diklat prajabatan pola baru ini mengharapkan para tenaga ASN memiliki nilai
dasar sebagai prinsip yang menjadi landasan dalam menjalankan profesi
yang terdiri dari Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu,
dan Anti Korupsi (ANEKA) yang selanjutnya akan diaktualisasikan dalam
bentuk kegiatan ditempat tugas sesuai dengan formasinya yang bersumber
dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) , penugasan khusus dari atasan, serta
inisiatif diri sendiri yang telah disepakati oleh atasan. Setelah
menginternalisasikan dan terpatri jiwa ANEKA untuk dirinya sendiri, calon
PNS diharapkan dapat mengaktualisasikan jiwa ANEKA dalam lingkup
kerjanya.

2
B. DESKRIPSI ORGANISASI
C. Struktur Organisasi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.
D.
E.

3
F.
G.

4
1. VISI DAN MISI ORGANISASI
A. VISI BPKAD
H. Terwujudnya pelayanan prima di bidang pengelolaan keuangan
dan aset daerah yang akuntabel, transparan dan berkualitas dengan
memberikan pelayanan prima serta berorientasi pada kepentingan
publik.
I.
B. MISI BPKAD
1. Meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah.
2. Meningkatkan mutu pelayanan publik melalui peningkatan sarana
dan prasarana serta kualitas sumber daya manusia.
3. Mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah dan
pendayagunaan aset daerah.
J.
2. NILAI NILAI ORGANISASI
K. Nilai-nilai organisasi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset
Daerah yaitu :
a) Pelayanan Prima
L. Berorientasi pada pelayanan prima dengan mengutamakan
kepuasan pelayanan pada masyarakat
b) Profesionalisme
M. Memiliki sifat profesionalismemengutamakan kepentingan
tugas diatas kepentingan pribadi dan golongan sehingga mampu
bersikap profesional
c) Akuntabilitas
N. Dapat dipertanggungjawabkan tugas dan kinerjanya dan
transparan dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari
O.
P.
3. TUGAS POKOK DAN FUNGSI ORGANISASI
Q. Pelaksanaan aktualisasi ini dilaksanakan pada Badan Pengelola
Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lampung Selatan pada Sub
Bagian Perencanaan. Sub bagian ini memiliki Tugas Pokok dan Fungsi
sebagai berikut :
R.
1. Melakukan Sinkronisasi dan korelasi kerja dengan unit kerja
lainnya dilingkungan kesektariatan dalam rangka penyusunan
program kerja sub bagian perencanaan untuk dijadikan pedoman
dalam pelaksanaan pekerjaan.
2. Mengiventarisasi permasalahanpermasalahan yang
berhubungan dengan bidang tugas sub bagian perencanaan dan
penyusunan bahan untuk pemecahan masalahnya.
3. Mengumpulkan bahan dan bekerjasama dengan unit kerja terkait
dalam rangka merumuskan arah kebijakan dibidang anggaran
akutansi dan aset daerah.

5
4. Mengumpulkan data untuk bahan penyusunan rencana kegiatan
badan baik bulanan, triwulan maupun tahunan
5. Mencari, mengumpulkan, menghimpun, menyusun serta
menyajikan data dan informasi yang berhubungan dengan tugas
kantor sebagai bahan perencanaan lebih lanjut.
6. Menyiapkan bahan evaluasi, pelaporan dan pengendalian
terhadap pelaksanaan kegiatan kantor.
7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
S.
T.
U.
V.
W.
X.
Y.
Z.
AA.

6
AB. BAB II
AC.
AD. HASIL AKTUALISASI ANEKA
AE.
AF.
A. KEGIATAN DAN TAHAPAN KEGIATAN
1. Membantu pimpinan menyiapkan bahan rapat koordinasi (Rakor)
badan
AG. Tahapan kegiatannya yaitu :
Menyiapkan draft permasalahan dan langkah penyelesaian
bahan Rakor perbidang
Membagikan draftbahan permasalahan dan langkah
penyelesaian untuk bahan Rakor
Menghimpun dan memeriksa kembali pengajuan permasalahan
dan usulan penyelesaian masing-masing bidang
Menyatukan draft dan menyajikan bahan Rapat Koordinasi
bulanan Badan
Mengumpulkan bahan Rakor bulanan ke Instansi terkait
AH.

2. Membantu menyusun Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan


AI. Tahapan kegiatannya yaitu :
Menghimpun SPJ dari Bendahara pengeluaran BPKAD
Menginput capaian realisasi anggaran per kegiatan
Mencetak Laporan Realiasi Fisik dan Keuangan
Memeriksa kembali kesesuaian realisasi fisik dan keuangan
dengan SPJ Bendahara pengeluaran BPKAD
Melaporkan kepada instansi terkait
AJ.

3. Membantu menginput Rencana Kerja Aggaran (RKA) Badan


AK. Tahapan kegiatannya yaitu :
Menghimpun RKA perbidang
Memeriksa RKA sesuai pagu anggaran
Menginput RKA perbidang ke dalam aplikasi SIMDA
AL.

4. Membantu atasan membuat penetapan kinerja


AM. Tahapan kegiatannya yaitu :
Menyiapkan bahan Penetapan Kinerja
Mengetik Penetapan Kinerja
Menyerahkan Penetapan kinerja kepada Kasubbaguntuk
dievaluasi
AN.

5. Membantu atasan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi


Pemerintah (LAKIP)
AO. Tahapan kegiatannya yaitu :
Menyiapkan bahan untuk Laporan Kinerja
Mengevaluasi capaian yang tidak tercapai
Menyiapkan langkah-langkah dalam menanggulangi kendala
dimasa yang akan datang
Melaporkan kepada instansi terkait.
AP.

7
6. Membantu atasan menyusun Laporan Keterangan
Pertanggungjawaban (LKPJ)
AQ. Tahapan kegiatannya yaitu :
Menyiapkan bahan untuk laporan pertanggungjawaban
Membandingkan antara target dan capaian
Mengevaluasi kinerja
Melaporkan kepada instansi terkait.
AR.

7. Membantu menginput realisasi Tim Evaluasi dan Pengawasan


Realisasi APBN dan APBD (TEPRA)
AS. Tahapan kegiatannya yaitu :
Menerima SPJ dari bendahara pengeluaran
Menghitung persentasi realisasi fisik dan keuangan perbulan
Menginput persentasi realisasi anggaran ke situs TEPRA
Mengarsipkan print out realisasi sebagai bukti laporan
AT.

8. Membantu pencetakan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan


Surat Perintah Membayar (SPM) pada Bendahara Pejabat
Pengelola Keuangan Daerah (PPKD)
AU. Tahapan kegiatannya yaitu :
Memeriksa kelengkapan dokumen pengajuan SPP dan SPM
apakah sudah sesuai dengan permintaan yang diajukan oleh
pihak ketiga
Mencetak SPP dan SPM melalui aplikasi SIMDA
Dokumen SPM yang telah dicetak diberi paraf koordinasi dan
diajukan ke atasan
AV.

9. Membantu membuat register Surat Permintaan Pembayaran (SPP)


dan Surat Perintah Membayar (SPM) pada Bendahara PPKD
AW. Tahapan kegiatannya yaitu :
Mensinkrokannilai dan kode rekening pada SPM
Menginput nilai-nilai pada SPM per kode rekening kedalam
register SPM
Mengontrol Penyediaan dana pada Bendahara PPKD
AX.

10. Membantu mengarsipkan Surat Perintah Pencairan Dana(SP2D)


berdasarkan jenis belanja pada Bendahara PPKD
AY. Tahapan kegiatannya yaitu :
Mengumpulkan berkas SP2D yang telah terealisasi
Memisahkan berkas sesuai jenis belanja
Mengarsipkan berkas sesuai jenis belanja

AZ.

B. URAIAN KUALITAS HASIL KEGIATAN


1. Membantu pimpinan menyiapkan bahan Rapat Koordinasi (Rakor)
bulanan Badan
BA. Dalam membagikan draft bahan rakor kepada masing
masing bidang saya telah menghargai komunikasi, konsultasi dan

8
kerjasama masing masing bidang (E). Draft diterima dan
memeriksa kembali uraian masalah dan langkah penyelesaian
serta melampirkannya sehingga tidak ada kepentingan pribadi
dalam pengerjaannya (AK). Setelah itu draft disatukan dan
menyajikan bahan rapat koordinasi secara teratur dan terpadu (N)
sesuai sistem dan prosedur yang berlaku (K).Setelah berkas
lengkap bahan rakor lalu dikumpulkan ke Instansi terkait dengan
penuh rasa tanggung jawab (A).Telah dilaksanakan kegiatan
membuat bahan rapat koordinasi pada tanggal15 November
2016. Dokumen draft bahan rakor yang diterima yaitu pengajuan
dari sub bidang verifikasi tentang keterlambatan penyampaian
SPJ setiap bulannya dan keterlambatan penyampaian laporan
Daftar Transaksi Harian (DTH) setiap bulanny dan dari masing
masing bidang berupa pemberitahuan kepada seluruh SKPD
untuk menghadapi akhir Tahun Anggaran 2016)
BB.
BC.
2. Membantu menyusun Lapoan Realisasi Fisik dan Keuangan
BD. Dalam merekap SPJ Bendahara pengeluaran BPKAD
saya telah melakukannya dengan penuh tanggung jawab dan
transparan (A)lalu berkonsultasi dengan atasan jika terjadi
ketidaksesuaian (E).Dan Ikut berpatisipasi dalam kegiatan yang
berguna untuk memajukan bangsa dan negara(N).Dalam
melaporkan realisasi anggaran saya mengerjakan sesuai sistem
operasional prosedur yang berlaku (K). Dan dalam menginput
capaian realisasi keuangan dengan tidak merubah dan
memberikan data yang sesuai untuk dilaporkan (AK).Telah
dilaksanakan kegiatan Membantu menyusun Laporan
Realisasi Fisik dan Keuangan pada tanggal 15 November 2016
yaitu Laporan Realisasi keuangan BPKAD sampai dengan Bulan
Oktober 2016.
BE.
BF.

3. Membantu menginput Rencana Kerja Aggaran (RKA) Badan ke


Aplikasi SIMDA
BG. Dalam menginput RKA ke aplikasi SIMDA saya telah
melakukannya dengan bersungguh-sungguh dan penuh
tanggungjawab(A).Dengan cermat dan teliti serta tidak
membedakan bidang satu dan yang lainnya (N). Berkomunikasi
secara baik dengan atasan (E).Memastikan bahwa nilai anggaran

9
yang terinput sudah benar dan memeriksa kembali sebelum
dicetak (K).Dan tidak Menerima gratifikasi dari masing-masing
bidang (AK).Telah dilaksanakan kegiatan Membantu
menginput Rencana Kerja Anggaran BPKAD 2017 ke dalam
Aplikasi SIMDA pada tanggal 24 November 2016.
BH.

4. Membantu atasan membuat penetapan kinerja


BI. Saya telah menyusun laporan ini dengan rasa tanggung
jawab (A). Membantu staf lain dengan tidak membedakan
pangkat dan golongan (N). Berkoordinasi dengan atasan dengan
baik dan sopan (E). sesuai dengan tupoksi jabatan dan sesuai
peraturan yang telah ditetapkan (K).Telah dilaksanakan kegiatan
Membantu atasan membuat penetapan Kinerja BPKAD untuk
Tahun Anggaran 2017 pada tanggal 16 November 2016
BJ.
BK.

5. Membantu atasan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi


Pemerintah (LAKIP)
BL. Saya sedang menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja
Insatansi Pemerintah (LAKIP) dengan jelas sesuai standar
penulisan laporan (A). Sebagai perwujudan rasa nasionalisme
saya akan memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada instansi
terkait (N). Berkonsultasi kepada atasan dengan baik dan sopan
(E). Melakasanakannya sesuai SOP yang berlaku (K). Dan
melaporkan Kinerja sesuai dengan Hasil yang dicapai(AK).Telah
dimulai pelaksanaan kegiatan Membantu atasan membuat
LAKIP BPKAD pada tanggal 23 November 2016
BM.

6. Membantu atasan menyusun Laporan keterangan


Pertanggungjawaban (LKPJ)
BN. Membantu atasan menyusun Laporan Keterangan
Pertanggungjawaban (LKPJ) dengan penuh tanggung jawab dan
konsistensi (A), Bekerja dengan sungguh- sunguh untuk
memajukan negara (N).Berkomunikasi santun dengan atasan (E).
Melakukan dengan efektif dan efisien (K). Melaporkan dengan
jujur dan sesuai dengan kinerja yang telah tercapai (AK).Telah
dimulai pelaksanaan kegiatan Membantu atasan membuat
LKPJ BPKAD pada tanggal 24 November 2016
BO.

7. Membantu menginput realisasi Tim Evaluasi dan Pengawasan


Realisasi APBN dan APBD (TEPRA)
BP. Dalam menginput data ke situs online TEPRA saya telah
melakukannya dengan bersungguh-sungguh dan penuh tanggung

10
jawab (A). Memberikan data yang akurat sebagai perwujudan
pembangunan negara (N). Berkomunikasi dengan baik dengan
atasan (E). Memastikan data yang terinput sudah sesuai (K).Dan
tidak Menambah atau mengurangi realisasi anggaran (AK). Telah
dilaksanakan kegiatan Membantu penginputan realisasi online
ke situs TEPRA pada tanggal 15 yaitu Laporan sampai dengan
BulanOktober 2016
BQ.

8. Membantu pencetakan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan


Surat Perintah Membayar (SPM) Pada Bendahara PPKD
BR. Sayatelah melakukan pencetakan SPP dan SPM dengan
penuh tanggungjawab dan penuh integritas (A).berdasarkan
nomor urut tanpa membeda-bedakan SKPD (N).selanjutnya
melaporkan kegiatan kepada atasan dengan sopan (E). Sebelum
mencetak SPP dan SPM saya akan memastikan kembali apakah
sudah sesuai dengan dokumen pengajuan (K). Dan tidak
menerima gratifikasi dari pihak ketiga (AK). Telah dilaksanakan
kegiatan Membantu pencetakan Surat Permintaan
Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) Pada
Bendahara PPKDpada tanggal 17 November 2016 yaitu
pencetakan SPP dan SPM pembiayaan hutang retensi.
BS.

9. Membantu membuat register Surat Permintaan Pembayaran (SPP)


dan Surat Perintah Membayar (SPM) Pada Bendahara PPKD
BT. Dalam menyocokan nilai pada SPM dengan penyediaan
dana yang telah disediakan saya telah melakukannya dengan
penuh integritas dan bertanggungjawab apabila terjadi kesalahan
(A). Mengerjakannya dengan sungguh- sunguh untuk memajukan
negara (N). Berkomunikasi dan berkonsultasi dengan atasan
secara sopan apabila ada hal yang belum saya ketahui (E). Teliti
dan mengikuti sesuai SOP sehingga tidak terjadi kekurangan
dalam penyediaan dana (K). Jujur dalam mencocokan nilai SPM
dengan register sehingga tidak terjadi kekurangan penyediaan
dana (AK).Telah dilaksanakan kegiatan Membantu membuat
register Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah
Membayar (SPM) Pada Bendahara PPKD tanggal 18 November
2016 yaitu Register SPM.
BU.

10. Membantu mengarsipkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D)


berdasarkan jenis belanja pada Bendahara PPKD
BV. Dalam mengarsipkan dan mengelompokan berkas SP2D
berdasarkan jenis belanja saya telah melakukannya dengan

11
penuh tanggungjawab (A). Mengarsipkan dengan rapi dokumen
penting negara sehingga mempermudah dalam proses pencarian
berkas (N), Berkonsultasi dengan atasan secara sopan (E),
bekerjasama dengan staf lain sehingga pekerjaannya menjadi
lebih efektif dan efisien (K). Dan mengerjakannya dengan jujur
(AK). Telah dilaksanakan kegiatan Membantu membuat
register SPM pada bendahara PPKD pada tanggal 22 November
2016 yaitu mengarsipkan SP2D jenis belanja pembiayaan dan
bantuan keuangan bendahara PPKD.
BW.
BX.
C. PEMAKNAAN NILAI NILAI DASAR ANEKA YANG MELANDASI
PELAKSANAAN KEGIATAN

BY. Berdasarkan dari kelima nilai dasar ANEKA yaitu Akuntabilitas,


Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi yang harus
ditanamkan kepada setiap ASN maka perlu diketahui indikator dari
kelima unsur tersebut.

1. Akuntabilitas

BZ. Akuntabilitas adalah kewajiban untuk menunjukan


tanggung jawab dan tanggung jawab menghasilkan konsekuensi.
Tujuan dari akuntabilitas adalah untuk memperbaiki pelayanan
kepada masyarakat. Akuntabilitas adalah prinsip dasar bagi
organisasi yang berlaku pada setiap level/unit organisasi sebagai
suatu kewajiban jabatan dalam memberikan pertanggung jawaban
laporan kegiatan kepada atasannya. Akuntabilitas publik memiliki
tiga fungsi utamayaitu pertama menyediakan kontrol demokratis dan
penyalahgunaan kekuasaan , dan yang ketiga adalah meningkatkan
efisiensi dan efektivitas. Adapun indikatornya antara lain sebagai
berikut :
a. Integritas (Kewajiban untuk menjunjung tinggi dan mematuhi
semua hukum yang berlaku)
b. Transparansi ( meningkatkan kepercayaan dan keyakinan kepada
pimpinan secara keseluruhan)
c. Tanggung jawab (kewajiban menanggung segala konsekuensi dari
setiap tindakan yang telah dilakukan)
d. Keadilan (Merupakan satu pilar utama untuk mempertahankan
kepercayaan dan kredibilitas organisasi yang mengakibatkan
kinerja menjadi lebihoptimal)

12
e. Keseimbangan (keseimbangan antara akuntabilitas dan
kewenangan)
f. Kejelasan (gambaran yang jelas tentang hasil dan tujuan yang
diharapkan)
g. Konsistensi (berpegang teguh pada kebijakan yang berlaku,
prosedur, dan sumber daya)
2. Nasionalisme
CA. Nasionalisme dalamartisempitadalahsuatusikap yang
meninggikanbangsanyasendiri. Semangat kebangsaan, dimana ASN
dituntut untuk dapat mementingkan kepentingan negara dan
masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan.Setiappegawai
ASNwajibmemilikijiwanasionalismePancasiladalammenjalankanfung
sidantugasnya.JiwanasionalismePancasilainiharusmenjadidasardan
mengilhamisetiapgeraklangkahdansemangatbekerjauntukbangsadan
negara.Pemerintah juga berhak untuk memperoleh masukan dari
masyarakat atas pelayanan yang dilaksanakan. Adapun indikatornya
antara lain sebagai berikut :

a. Cinta tanah air

b. Tidak diskriminatif

c. Cermat dan disiplin

d. Taqwa

e. Rela berkorban

f. Demokratis

g. Gotong-royong

CB.

3. Etika Publik

CC. Etika publik adalah refleksi tentang standar/norma yang


menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan
keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka
menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
Etikadapatdipahamisebagaipenilaianperilakusertakeyakinanuntukme
nentukanperbuatan yang pantasgunamenjaminadanyahak-
hakindividu
,mencakupcaradalampengambilankeputusanuntukmembantumembe

13
dakanhal-hal yang baikdan yang
buruksertamengarahkanapaseharusnyadilakukansesuainilai-nilai
yang dianut. Pelayan publik yang professional membutuhkan tidak
hanya kompetensi teknis dan kepemimpinan, namun juga
kompetensi etika. Adapun indikatornya antara lain sebagai berikut:

a. Memegang teguh nilai-nilai ideologi Pancasila

b. Setia dan taat pada UUD 1945

c. Profesional dan tidak diskriminatif

d. Menjunjung tinggi standar etika

e. Mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada publik

f. Melaksanakan kebijakan dan program pemerintah

g. Memberi pelayanan publik yang baik

h. Komunikasi, konsultasi, dan kerjasama

i. Efektivitas sistem pemerintahan sesuai peraturan

CD.

4. Komitmen Mutu

CE. Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik


dengan berorientasi pada kualitas hasil. Adapun nilai-nilai komitmen
mutu antara lain yaitu mengedepankan komitmen terhadap
kepuasan publik. Mutumerupakansalahsatustandar yang
menjadidasarpencapaianhasilkerja.Adapun indikatornya antaralain
sebagai berikut:

a. Efektivitas

b. Efisiensi

c. Inovasi

d. Menjaga mutu

14
CF.

5. Anti Korupsi

CG. Anti korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan


untuk memberantas segala tingkah laku atau tindakan yang
melawan norma-norma dengan tujuan memperoleh keuntungan
pribadi, merugikan negara atau masyarakat baik secara langsung
maupun tidak langsung. Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK)bersama dengan para pakar telah melakukan identifikasi nilai-
nilai dasar anti korupsi yaitu:

a. Jujur

b. Peduli

c. Mandiri

d. Disiplin

e. Kerja keras

f. Sederhana

g. Adil

h. Berani

CH.

CI.
D. KONTRIBUSI TERHADAP VISI DAN MISI ORGANISASI
1. Dengan membantu pimpinan menyiapkan Bahan Rapat Koordinasi
(Rakor) bulanan Badan maka telah mendukung misi BPKAD yaitu
Mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah dan pendayagunaan
aset daerah
CJ.

2. Dengan membantu menyusun Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan


secara betanggung jawab dan transparan telah mewujudkan Misi
BPKAD dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset
daerah.
CK.

3. Dalam membantu menginput Rencana Kerja Anggaran (RKA) badan


kedalam aplikasi SIMDA telah meningkatkan komitmen mutu dengan

15
memastikan nilai yang terinput sesuai dan tidak melampaui Pagu
anggaran maka akan mewujudkan misi BPKAD yaitu mengoptimalkan
pengelolaan keuangan daerah dan pendayagunaan aset daerah.
CL.

4. Dengan membantu atasan membuat penetapan kinerja telah


memberikan kesadaran diri dalam tugas dan jabatan dalam mewujudkan
misi BPKAD yaitu meningkatkan mutu pelayanan publik melalui
peningkatan sarana dan prasarana serta kualitas sumber daya manusia.
CM.

5. Dalam membantu atasan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja


Insatansi Pemerintah (LAKIP) dengan memberikan Laporan yang jujur
dan Akurat tepat sebagai salah satu Misi BPKAD yaitu telah
Meningkatkan mutu pelayanan publik melalui peningkatan sarana dan
prasarana serta kualitas sumber daya manusia.
CN.

6. Dengan membantu atasan menyusun Laporan Keterangan


Pertanggungjawaban (LKPJ) telah memberikan informasi kepada publik
berupa informasi penyelenggaraan Instansi selama 1 (satu) tahun
anggaran sehingga dapat mewujudkan misi BPKAD dalam
meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah
CO.

7. Dengan membantu menginput Realisasi Tim Evaluasi dan Pengawasan


Realisasi APBN dan APBD (TEPRA) dengan penginputan data yang
sesuai dan dapat di pertanggungjawabkan maka telah mewujudkan visi
misi BPKAD Mengoptimakan pengelolaan keuangan daerah dan
pendayagunaan aset daerah.
CP.

8. Dengan Membantu pencetakan Surat Permintaan Pembayaran (SPP)


dan Surat Perintah Membayar (SPM) pada Bendahara PPKD
berdasarkan dokomen pengajuan yang sesuai untuk diajukan maka
telah membantu mewujudkan visi BPKAD yaitu terwujudnya pelayanan
prima dibidang pengelolaan keuangan dan aset daerah yang akuntabel,
transparan dan berkualitas
CQ.

9. Dengan membantu membuat register Surat Perintah Membayar (SPM)


pada Bendahara PPKD secara teliti , bertanggungjawab dan
berintegritas sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan maka
telah membantu mewujudkan Misi BPKAD yaitu meningkatkan mutu
pelayanan publik melalui peningkatan sarana dan prasarana serta
kualitas sumber daya manusia
CR.

16
10. Dengan membantu mengarsipkan Surat Perintah Pencairan Dana
(SP2D) dengan teliti dan rapi maka telah membantu mewujudkan misi
BPKAD yaitu untuk meningkatkan mutu pelayanan publik melalui
peningkatan sarana dan prasarana serta kualitas sumber daya manusia
CS.

CT.

CU.

CV.

E. KONTRIBUSI HASIL KEGIATAN TERHADAP PENGUATAN NILAI-


NILAI ORGANISASI
1. Dengan membantu pimpinan menyiapkan Bahan Rapat
Koordinasi (Rakor) bulanan Badan telah memberikan perbaikan
dan menguatkan nilai organisasi yang dimiliki oleh BPKAD yaitu
dapat dipertanggungjawabkan tugas dan kinerjanya dan
transparan dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari
CW.

2. Dengan membantu menyusun Laporan Realisasi Fisik dan


Keuangan dengan cermat dan teliti maka telah menguatkan nilai
organisasi yang dimiliki oleh BPKAD yaitu berorientasi
pada pelayanan prima dengan mengutamakan kepuasan
pelayanan pada masyarakat
CX.

3. Dalam membantu menginput Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan


Rencana Kerja Anggaran Perubahan (RKAP) telah membentuk
pribadi yang bertanggung jawab sehingga menguatkan nilai
organisasi pada BPKAD yaitu dapat dipertanggungjawabkan
tugas dan kinerjanya dan transparan dalam melaksanakan
pekerjaan sehari-hari
CY.

4. Dengan membantu atasan membuat penetapan kinerja telah


meningkatkan mutu pelayanan seingga mewujudkan nilai
organisasi BPKAD yaitu berorientasi pada pelayanan prima
dengan mengutamakan kepuasan pelayanan pada masyarakat
CZ.

5. Dalam membantu atasan menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja


Insatansi Pemerintah (LAKIP)dan dapat dipertanggungjawabkan
maka telah menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu BPKAD dapat
dipertanggungjawabkan tugas dan kinerjanya dan transparan
dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari
DA.

17
6. Dengan membantu atasan menyusun Laporan Keterangan
Pertanggungjawaban (LKPJ) dan dapat dipertanggungjawabkan
maka telah menguatkan nilai-nilai organisasi yaitu BPKAD dapat
dipertanggungjawabkan tugas dan kinerjanya dan transparan
dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari
DB.

7. Dengan membantu menginput Realisasi Tim Evaluasi dan


Pengawasan Realisasi APBN dan APBD (TEPRA) sehingga telah
meningkatkan kinerja dan mengutamakan pencapaian hasil dalam
meningkatkan nilai organisasi BPKAD yaitu Memiliki
sifat profesionalismemengutamakan kepentingan tugas diatas
kepentingan pribadi dan golongan sehingga mampu bersikap
profesional
DC.

8. Dengan Membantu pencetakan Surat Permintaan Pembayaran


(SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) pada Bendahara
PPKD dan dapat dipertanggungjawabkan maka telah mewujudkan
nilai organisasi yaitu berorientasi pada pelayanan prima dengan
mengutamakan kepuasan pelayanan pada masyarakat
DD.

9. Dengan membantu membuat register Surat Perintah Membayar


(SPM) pada Bendahara PPKD maka telah mewujudkan nilai
organisasi yaitu Memiliki sifat profesionalismemengutamakan
kepentingan tugas diatas kepentingan pribadi dan golongan
sehingga mampu bersikap profesional
DE.

10. Dengan membantu mengarsipkan Surat Perintah Pencairan Dana


(SP2D) yang rapih dan bertanggungjawab sehingga telah
mempermudah dalam pencarian berkas, maka telah menguatkan
nilai- nilai organisasi yang dimiliki oleh BPKAD yaitu dapat
dipertanggungjawabkan tugas dan kinerjanya dan transparan
dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari

DF.
DG.
DH.
DI.
DJ.
DK.
DL.
DM.
DN.

18
DO.
DP.
DQ.
DR.
DS.
DT.
DU.
DV. BAB III
DW.
DX. PENUTUP
DY.
A. KESIMPULAN
DZ. Dari sepuluh kegiatan yang peserta rancang telah berhasil
diaktualisasikan secara keseluruhan. Aktualisasi kegiatan ini menjadi
kegiatan yang tepat untuk peserta menerapkan nilai-nilai ANEKA yang
sudah didapat di kelas. ANEKA menuntut peserta DIKLAT untuk dapat
bertanggung jawab dengan apapun kewajiban yang harus dilakukan
sebagai penerapan akuntabilitas, tidak diskriminatif melayani semua
masyarakat tanpa melihat dari sisi tertentu, kemudian peserta DIKLAT
dituntut untuk memberikan pelayanan sebaik mungkin, menjaga mutu
pelayanan sesuai standar, dan yang paling penting adalah melakukan
segala kewajiban dengan ikhlas tanpa mengharapkan imbalan atau
pujian.
EA. Kegiatan aktualisasi ini juga menjadikan pesertadiklat lebih
inovatif dan kreatif dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
sehingga mutu pelayanan meningkat dan masyarakat menjadi percaya
dan yakin kembali terhadap pelayanan publik.

EB.
B. SARAN
EC. Bagi seluruh staf BPKAD Kabupaten Lampung Selatan
untukdapatmeningkatkanmutupelayanan publikberdasarkan
penerapannilai nilaidasar ANEKA sehingga
tidakhanyadiketahuiolehpesertadiklatsajamelainkandapatdisosialisasikan
kepadaseluruhstaf BPKAD Kabupaten Lampung Selatan
melaluisosialisasiuraianhasilkegiatan ANEKA.

19