Anda di halaman 1dari 5

SMK NEGERI 1 GARUT

BISNIS, MANAJEMEN, TEKNOLOGI, KESEHATAN


Jalan Cimanuk No. 309 A Telp/Fax (0262) 233316 Garut 44151
Website : smkn1garut.sch.id, e-mail : smkn1garut@ymail.com

ULANGAN AKHIR SEMESTER 1


TAHUN PELAJARAN 2014/2015

NASKAH SOAL

MATA PELAJARAN : Teknik Pembuatan Sediaan Obat


KELAS / SEMESTER : XI/ I
ALOKASI WAKTU : 60 menit
NAMA GURU : Shendi Suryana, S.Si.,Apt.

1. Larutan yang mengandung jumlah zat A yang terlarut melebihi batas kelarutannya di dalam air
disebut...........
a. Larutan encer
b. Larutan jenuh
c. Larutan
d. Larutan lewat jenuh

2. Larutan yang mengandung jumlah maksimum zat A yang dapat larut dalam air disebut.........
a. Larutan encer
b. Larutan jenuh
c. Larutan
d. Larutan lewat jenuh

3. Istilah lain untuk pelarut adalah........................


a. Solute
b. Solvent
c. Air
d. Co-solvent

4. Peristiwa kenaikan kelarutan suatu zat karena adanya penambahan pelarut lain atau modifikasi
pelarut disebut..................
a. Cosolvency
b. Salting out
c. Salting in
d. Kelarutan

5. Peristiwa adanya zat terlarut tertentu yang menyebabkan kelarutan zat utama dalam solvent menjadi
lebih besar disebut.................
a. Cosolvency
b. Salting out
c. Salting in
d. Kelarutan
6. Kelarutan minyak atsiri dalam air akan turun bila ke dalam air ditambahakan larutan NaCl jenuh,
peristiwa ini disebut.................
a. Cosolvency
b. Salting out
c. Salting in
d. Kelarutan

7. Sediaan larutan yang mengandung bahan obat dan bahan tambahan serta menggunakan air dan
etanol sebagai pelarut disebut..............
a. Sirup
b. Potio
c. Eliksir
d. Suspensi

8. Sediaan yang mengandung 65% gula dalam larutan nipagin 0,25% b/v disebut.........
a. Sirup
b. Sirup simpleks
c. Sirup obat
d. Sirup pembawa

9. Larutan steril bebas partikel asing, merupakan sediaan yang digunakan pada mata disebut...........
a. Guttae ophtalmicae
b. Guttae oris
c. Guttae nasales
d. Litus oris

10. Spiritus dilutus adalah..............


a. mengandung 90% v/v etanol
b. mengandung 70% b/v etanol
c. mengandung 96% v/v etanol
d. mengandung 70% v/v etanol

11. 250 g campuran mengandung 15% b/b zat A. Berapakah zat penambah yang dibutuhkan?
a. 37,5 g
b. 212,5 g
c. 375 g
d. 75 g

12. 300 g campuran mengandung 20% v/b zat A. Berapakah volume zat A ?
a. 240 ml
b. 60 g
c. 240 g
d. 60 ml

13. Berapa bobot zat A yang kadarnya 10% b/v di dalam 200 g campuran jika diketahui BJ campuran
1,2 ?
a. 170 g
b. 20 g
c. 17 g
d. 1,2 g
14. Direncanakan akan dibuat 250 g larutan 10 % dengan menggunakan larutan 25%. Berapakah air
yang harus ditambahkan ?
a. 100 g
b. 50 g
c. 150 g
d. 350 g

15. Akan dibuat 480 g ekstrak beladona dari eskstrak beladona 10%, 20% dan 30% (1 : 2 : 3). Maka
ekstrak beladona yang diperlukan adalah...........
a. ekstrak beladona 10% = 240 g
ekstrak beladona 20% = 160 g
ekstrak beladona 30% = 80 g
b. ekstrak beladona 10% = 80 g
ekstrak beladona 20% = 160 g
ekstrak beladona 30% = 240 g
c. ekstrak beladona 10% = 240 g
ekstrak beladona 20% = 80 g
ekstrak beladona 30% = 160 g
d. ekstrak beladona 10% = 160 g
ekstrak beladona 20% = 240 g
ekstrak beladona 30% = 80 g

16. Berapakah kandungan air dari 200 ml etanol 70% v/v ? (BJ spiritus dilutus 0,8870 BJ alkohol
absolut 0,7905)
a. 110,67 g
b. 117,4 g
c. 66,73 ml
d. 140 ml

17. Berapakah BJ dari etanol 77,79% v/v ? (BJ 78,0% v/v = 0,8860 BJ 77,7% v/v = 0,8670)
a. 0,8661
b. 0,8634
c. 0,8667
d. 0,8666

18. Hitung interpolasi dari 0,9350 ! (BJ 41,9% b/b = 0,9330 BJ 41,4% b/b = 0,9370)
a. 41,65% v/v
b. 41,65% b/b
c. 41,4% b/b
d. 41,4% v/v

19. Berapa % b/b kadar etanol yang diperoleh apabila 100 g etanol 62,4% b/b dicampur dengan air 200
ml ? (BJ 62,4% b/b = 0,8870)
a. 19,8% b/b
b. 22,8% b/b
c. 21,8% b/b
d. 20,8% b/b

20. Dibutuhkan 500 ml spiritus 35% v/v. Dalam persediaan dimiliki spiritus dilutus. Berapa ml air yang
diperlukan ?
a. 250 ml
b. 200 ml
c. 350 ml
d. 300 ml
21. Sifat dari suspensi deflokulasi adalah :

a. Sedimentasi terjadi secara cepat


b. Sedimen yang terbentuk sukar terdispersi kembali
c. Wujud suspensi kurang menarik
d. Partikel merupakan agregat bebas
e. Mudah didispersikan

22. Berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi stabilitas suspensi, kecuali..
a. Ukuran partikel d.Jumlah partikel
b. Kekentalan e. Sifat muatan partikel
c. Pengadukan

23. Salah satu upaya untuk menurunkan kecepatan pengendapan pada suspensi, adalah dengan....
a. Meningkatkan ukuran partikel d. Menambah jumlah partikel
b. Menurunkan viskositas e. Semua jawaban benar
c. Menurunkan ukuran partikel

24. Bahan yang dapat digunakan untuk meningkatkan viskositas suspensi disebut
a. Emulgator d. koloid
b. Suspending agent e. structured vehicle
c. Surfaktan

25. Contoh bahan pensuspensi (suspending agent) dari alam adalah sebagai berikut .....
a. chondrus d. veegum
b. tragacanth e. semua jawaban benar
c. acasia

26. CMC Natrium merupakan suspending agent yang termasuk golongan ...........
a. Gom d.Tragacanth
b. Bukan gom e. Organic polimer
c. Derifat cellulosa

27. Metode pembuatan suspensi dengan menambahkan serbuk obat tanpa dilarutkan terlebih dahulu
disebut metode .......
a. Dispersi d. Pengurangan ukuran partikel
b. Presifitasi e. Deflokulasi
c. Flokulasi
28. Sediaan cair berupa dispersi partikel padat dalam pembawa cair disebut.
a. Emulsi c.. suspensi e. cream
b. Larutan d. unguenta
29. Berikut adalah syarat-syarat suspensi, kecuali.
a. Suspensi tidak boleh diinjeksikan secara intravena dan intrarektal
b. Suspensi yang dinyatakan untuk di gunakan dengan cara tertentu harus mengandung zat
antimikroba.
c. Suspensi harus di kocok sebelum digunakan
d. Suspensi harus disimpan dalam wadah tertutup rapat.
e. Suspensi harus disaring menggunakan kertas saring
30. Sediaan cair yang mengandung partikel padat dalam bentuk halus yang terdispersi dalam cairan
pembawa cair yang di tunjukkan untuk penggunaan kulit adalah.
a. Suspensi topical c. Supensi ophtalmik e. suspensi rekonstitusi
b. Suspensi oral d. Suspensi injekasi
31. Metode pembuatan sediaan suspensi dengan menambahkan bahan oral kedalam mucilage yang
telah terbentuk, kemudian diencerkan disebut metode
a. Dispersi c.Regresi e.Koalisi
b. Presipitasi d. Erosi
32. Contoh sediaan suspensi oral adalah
a. Antasida c. Lantanida e. laktat
b. Sulfonamida d. Alumina
33. Berikut adalah faktor yang mempengaruhi stabiltas suspensi, kecuali......
a. Ukuran Partikel c. Jumlah Partikel / Konsentrasi e. Bobot Molekul
b. Kekentalan / Viskositas d. Sifat / Muatan Partikel
34. Kekentalan suatu cairan mempengaruhi pula kecepatan aliran dari cairan tersebut, makin kental
suatu cairan maka kecepatan alirannya ......
a.makin kecil c. Tetap e.semua benar
b.makin besar d. Bisa kecil bisa juga besar tergantung suhu
35. Berikut yang termasuk bahan pensuspensi sintetis adalah
a. Acasia ( Pulvis gummi arabici)
b. Chondrus,
c. Tragacanth
d. Algin
e. Metil selulosa
36. Air yang dibutuhkan untuk membuat mucilago dari Pulvis Gumosus adalah
a. 7 x bobot PGS c. 1,5 x bobot PGS e.sama banyak bobot PGS
b. 20 x bobot PGS d. 1/3 x bobot PGS
37. Sistem pembentukan suspense terdiri dari system flokulasi dan
a. Deflokulasi c. retroflokulasi e. antiflokulasi
b. Reflokulasi d. refraflokulasi
38. Suatu rasio dari volume sedimentasi akhir (Vu) terhadap volume mula mula dari suspensi (Vo)
sebelum mengendap disebut....
a. Volume Sedimentasi c. Metode rheologi e. Viskositas
b. Derajat Flokulasi d. Perubahan ukuran partikel
39. Stabilitas suspensi dapat dijelaskan menggunakan hukum..
a. Stokes c.Archimedes e. perdata
b. Steakes d. Avogadro
40. Sirup kering antibiotic merupakan sediaan suspensi yang dikenal dengan suspensi.
a. Rekonstitusi c. reformasi e. regresi
b. Rekontruksi d. reakreditasi