Anda di halaman 1dari 3

Nurlailatush Sholihah (151424021)

2A -TKPB

Flowsheet Pembuatan Etil Benzene

https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fwww.researchgate.net%2Fprofile%2FUtkarsh_Maheshwari%2Fpublication
%2F267348791%2Ffigure%2Ffig1%2FAS%3A295730829905921%401447519133096%2FFigure-1-Process-flow-chart-of-ethylbenzene-
production-plant4.png&imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.researchgate.net%2Ffigure%2F267348791_fig1_Figure-1-Process-flow-chart-of-
ethylbenzene-production-plant4&docid=5N65CK53TaG_AM&tbnid=ySKBzbrJ024gSM%3A&vet=1&w=850&h=438&client=firefox-b-
ab&bih=659&biw=1366&ved=0ahUKEwix1MKX6uDQAhUIW7wKHcnhAyUQMwggKAAwAA&iact=mrc&uact=8
Produksi etilbenzena melibatkan reaksi cair-fase etilena dengan benzene
C2H4 + C6H6 C8H10
K = 1,528 106
E (Cal / mol) = 17.000
istilah konsentrasi (kmol / m3) = CECB
Reaksi yang tidak diinginkan terjadi dengan pembentukan benzena Di-etil dari reaksi etil
benzena dengan etilena.
C8H10 + C2H4 C10H14
K = 2,778 107
E (Cal / mol) = 20.000
istilah konsentrasi (kmol / m3) = CECEB
Reaksi ketiga juga terjadi, di mana Di-etil benzena bereaksi dengan benzena untuk
membentuk etilbenzena.
C10H14 + C6H6 2C8H10
K = 1000
E (Cal / mol) = 15.000
istilah konsentrasi (kmol / m3) = CBCDEB

proses ini reaktor dengan ukuran yang sama diasumsikan. Reaktor yang mengandung 200 m3
cair dan aliran benzena total 1.700 kmol / jam. Total aliran benzena adalah distilat dari kolom
pertama adalah 999,6 kmol / jam dan pakan benzena segar. Dua segar feed etilena & benzena
masing-masing dari 700,4 kmol / jam. Semua ethylene dan benzene reaktan meninggalkan
produk sebagai etilbenzena dalam distilat-2 dari kolom kedua. reaktor pertama beroperasi
pada 436 K dan 20 atm. 82,5 kmol / jam Di-etil benzena yang dihasilkan dalam reaktor
pertama dengan 466,6 kmol / jam dari etilbenzena, 7.3 kmol / jam dari etilena tidak bereaksi
meninggalkan.

Suhu uap jenuh adalah 415 K, suhu reaktor 435 K. Limbah dari reaktor pertama dimasukkan
ke dalam reaktor kedua. Daur ulang benzena Di-etil berasal dari bawah kolom kedua
diumpankan ke dalam reaktor kedua di 283,2 kmol / jam. Di-etil benzena meninggalkan
dalam limbah dari reaktor kedua juga sama dengan 283,2 kmol / jam. reaktor kedua
mengkonversi semua Di-etil benzena dibentuk pada reaktor pertama kembali ke etilbenzena.

Limbah dari reaktor kedua adalah pada tekanan tinggi dan suhu tinggi. Hal ini dimasukkan ke
dalam kolom distilasi pertama. Kolom pertama memiliki 21 tahap dan rasio refluks dari
0,784. Ini beroperasi pada 0,3 atm, memberikan suhu refluks-drum 315 K dan
memungkinkan penggunaan air pendingin di kondensor. Suhu dasar adalah 392 K; itu
memungkinkan penggunaan tekanan rendah uap (435 K, 4 atm) di reboiler. Distilat sebagian
besar benzena, yang merupakan campuran dengan benzena segar dan didaur ulang ke reaktor
pertama.

Penggunaan Industri Etilbenzena

Industri yang menggunakan bahan kimia ini? Bagaimana cara digunakan dalam industri ini?
1. Mesin Mfg dan Perbaikan, Pelarut - Mesin Industri dan Perbaikan
2. Industri Karet - Pelarut Karet
3. Pembuatan Cat Pelarut Hidrokarbon
4. Kayu Noda dan Pernis Varnish Solvent
5. Pelarut kertas Coating
6. Elektroplating Electroplating - Uap Degreasing Pelarut
Sumber : Sahoo, Prasana .K , 2011. Thesis, (Online) : https://www.google.com/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=2&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwisoLyU5-
DQAhWMe7wKHXzKD6gQFgghMAE&url=http%3A%2F%2Fethesis.nitrkl.ac.in
%2F2518%2F1%2Ffinal_thesis.pdf&usg=AFQjCNFuE-
qh47kWsUa8nXPr5aE8NsE8oA&sig2=J51jtrvtJY1Y4UMmhlibFg, India, National Institute
of Technology Rourkela.

Dampak lingkungan etil benzene :

a. Benzena sangat beracun dan menyebabkan kanker (karsinogenik).


b. Benzena dapat menyebabkan kematian jika terhirup pada konsentrasi tinggi, sedangkan pada
konsentrasi rendah menyebabkan sakit kepala dan menaikkan detak jantung.
Sumber : http://sofiatussholeha.blogspot.co.id/2013/09/makalah-bahan-kimia-benzene-
penyakit.html
Efek kesehatan akibat paparan etilbenzena diduga cukup signifikan mengingat persebarannya
begitu luas dalam masyarakat modern.

Berbagai sumber etilbenzena antara lain penguapan dari pernis, cat semprot dan perekat, serta
hadir dalam asap dari knalpot mobil, bensin, dan asap tembakau.

Efek samping jangka pendek paparan etilbenzena akan memicu masalah pernapasan, efek
pada koordinasi, dan proses berpikir.

Sedangkan paparan jangka panjang etilbenzena diduga memperbesar resiko kanker


(karsinogenik) serta menyebabkan kerusakan ginjal dan hati. Sumber :
http://www.amazine.co/25908/apa-itu-etilbenzena-sifat-kegunaan-efek-kesehatannya/