Anda di halaman 1dari 2

PROTEKSI RADIASI

No. Dok : 001/P/RAD/III/2015 Revisi ke : 3 Hal 1 dari 2

Ditetapkan oleh :

SPO Tanggal terbit : 23 Maret 2015


Dr. Nurul Fathoni M.Kes
Direktur

I. PENGERTIAN:
Proteksi Radiasi adalah upaya yang dilakukan oleh Petugas Radiasi dalam
melaksanakan tugasnya untuk mengurangi pengaruh Radiasi yang merusak akibat
Paparan Radiasi.
II. TUJUAN:

Sebagai acuan Petugas Radiasi, agar dalam melaksanakan tugasnya selalu ingat
Prinsip Dasar Proteksi Radiasi.

III. KEBIJAKAN

- Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1014/Menkes/SK/XI/2008 tentang


Standar Pelayanan Radiologi Diagnostik di Sarana Pelayanan Kesehatan.

- Peraturan Kepala Badan PengawasTenaga Nuklir No.8 Tahun 2011 Tentang


Keselamatan radiasi Dalam penggunaan pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan
Interventional.

- Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.33 Tahun 2007 Tentang Keselamatan


Radiasi pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif.

IV. PROSEDUR :
1. Petugas Radiasi selalu memakai paralatan pemantau dosis
perorangan atau TLD (Thermoluminisensi Dosimeter).
2. Peralatan perlengkapan proteksi radiasi harus ada di ruang
pemeriksaan radiologi.

20
3. Pemeriksaan kesehatan rutin minimal setahun sekali.
4. Izin pemakaian sumber radiasi diperpanjang setiap dua tahun sekali.

PROTEKSI RADIASI

No. Dok : 001/P/RAD/III/2015 Revisi ke : 3 Hal 2 dari 2

5. Disetiap pintu ruangan pemeriksaan diberi tanda radiasi dan poster


peringatan bahaya radiasi
6. Ukuran ruangan pemeriksaan harus sesuai dengan jenis pesawat sinar
X dan standar pelayanan radiologi .
7. Petugas dalam melaksanakan tugas, ingat Prinsip Dasar Proteksi
Radiasi.

IV. UNIT TERKAIT :

1. Direktur Utama
2. Intern Radiologi
3. Bapeten

21