Anda di halaman 1dari 6

DATA DEMOGRAFI RESPONDEN

A. DATA DEMOGRAFI BAYI


1. Usia bayi : bulan : minggu :
2. Jenis kelamin :
a) Perempuan
b) Laki laki
3. Berat badan :
B. DATA DEMOGRAFI ORANG TUA
1. Usia ibu : tahun
2. Usia bapak : tahun
3. Anak ke berapa :
4. Pendidikan :
a. Tidak sekolah
b. SD
c. SMP
d. SMA
e. PT
5. Apakah ibu bayi pernah melakukan perawatan metode kanguru?
a. Pernah
b. Tidak pernah
6. Jenis persalinan
a. SC
b. Normal pervaginaan
LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

Yang bertanda tangan dibawah ini ;

Nama :

Umur :

Alamat :

Menyatakan bahwa ;

1. Tidak mendapatkan penjelasan tentang penelitian hubungan perawatan

metode kanguru dengan suhu tubuh BBLR.


2. Telah diberi kesempatan untuk bertanya dan mendapat jawaban terbuka

dari peneliti.
3. Memahami prosedur penelitian yang akan dilakukan tinjauan, manfaat,

dan kemungkinandampak yang kurang baik yang terjadi dalam akibat

penelitian yang dilakukan.

Dengan pertimbangan diatas, dengan ini saya memutuskan tanpa paksaan dari

pihak manapun juga, bahwa saya bersedia/tidak bersedia berpartisipasi menjadi

respon dalam penelitian ini.

Demikian pernyataan ini saya buat untuk dipergunakan seperlunya.

Makassar , 2017

Yang membuat pernyataan,

( )

SURAT PERMOHONAN UNTUK BERPARTISIPASI SEBAGAI

RESPONDEN PENELITIAN

Yang bertanda tangan dibawah ini saya ;

Nama peneliti : Andi Mukarramah

Alamat : Perumahan bukit khatulistiwa 2 sudiang

Pekerjaan : Mahasiswa Program DIV Bidan Pendidik STIKes

Mega Rezky Makassar

Nomor Hp : 0852-2717-3222

Dengan ini mengajukan pemohonan kepada ibu/bapak/wali untuk bersedia

mengijinkan bayinya menjadi responden pada penelitian yang akan saya lakukan
dengan judul PENGARUH PENERAPAN METODE KANGURU TERHADAP

PENINGKATAN SUHU TUBUH BBLR.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Metode Kanguru

Terhadap Peningkatan Suhu Tubuh BBLR. Adapun manfaat penelitian bagi bayi

akan merasa nyaman, BB dan daya tahan tubuh, PMK juga dapat mengatur

kestabilan suhutubuh, pernafasa, irama jantung, dan saturasi oksigen, bahkan

mengurangi rasa nyeri. Manfaat bagi ibu akan meninglatkan produksi asi dan

mengurangi stres, lebih percaya diri dalam merawat bayi, hubungan lekat ibu bayi

lebih baik.

Tindakan yang dberikan adalah dengan melakukan pengukuran suhu tubuh

kurang lebih 5 menit sebelum dan sesudah dilakukan PMK. Kemudian 60 menit

untuk prosedur PMK.

Apabila selama melakukan pelatihan bayi merasa tidak nyaman, kelelahan atau

kemungkinan terjadi cedera, maka pelaksanaan segera dihentikan dan akan

dilakukan penanganan sebagai mana mestinya.

Ibu/bapak berhak untuk tidak bersedia mengikutkan bayinya dalam penelitian ini.

Jika selama ini kegiatan penelitian ini dirasakan ada ketidak nyamanan, ibi/bapak

bayi boleh untuk tidak meneruskan berpartisipasi dalam penelitian ini.

Demikian permohonan ini saya ajukan, atas kesediaan ibu/bapak saya ucapkan

terima kasih.

Makassar , 2017
Hormat saya,

ANDI MUKARRAMAH

DAFTAR PUSTAKA

Aris Puji Utami (2007). Jurnal Pengaruh Penerapan Metode Kanguru Terhadap

Peningkatan Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir.

Bobak , lowdermik & jensen. (2005). Buku ajar keperawatan maternitas, edisi 4,

jakarta : EGC, hal, 888-890

Carsel Syamsunie, 2016. Metode Penelitian Kesehatan dan Umum, penerbit Biru

Langit, Yogyakarta.

Endhah Sulistyowati (2016). Jurnal Pengaruh Perawatan Metode Kanguru

terhadap Stress Fisiologis pada Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Sukoharjo
Hj. Nurlaila dkk (2015). Jurnal Husada Mahakam Hubungan Pelaksanaan

Perawatan Metode Kanguru (PMK) Dengan Kejadian Hipotermi Pada Bayi

Berat Lahir Rendah (BBLR) Volume III No. 9, Mei 2015, hal. 452-52

Mochtar Rustan. 2012. Sinopsi obstetri : obstetri fisiologi, obstetri patologi.

Jakarta : ECG

Nursalam. (2008). Metodologi penilitian ilmu keperawatan, jakarta: salemba

Medika.

PERINASIA. (2003). Perawatan metode kanguru, petunjuk praktis. Departement

of reproductive health and research.

Profil kesehatan provinsi sulawesi selatan tahun 2013 (Dinas Kesehatan Prov.

Sulsel). 2013. http;//www.dinkes.sulselprov.go.id. diakses tanggal 28 januari 2017

Proverawati Atikah dan sulistyorini Cahyo Isnawati. 2010 BBLR (Berat Badan

Lahir Rendah). Yogyakarta :Nuha Medika

Rianayati, K., (2012). Asuhan kebidananpad bayi yang baru lahir, Ed. I Pustaka

Belajar, Yogyakarta.

Radiana Haris. (2016). Skripsi Hubungan Perawatan Metode Kanguru Terhadap

Peningkatan Suhu Tubuh BBLR.

Syaifuddin. 2006. Anatomi fisiologi untuk mahasiswa keperawatan Edisi,

jakarta : egc

Pearce, C evelyn. 2009. Anatomi untuk paramedis. Jakarta : Gramedia

Soekidjo, Notoadmojo., (2010), metodologi penelitian kesehatan, Ed. Rev Rineka

Cipta , Jakarta.
Sudarti, Endang Khoirunnisa. (2012), asuhan kebidananneonatus, bayi, dan anak

balita, Ed. 1 Numed, Yogyakarta.

Sugiyono. 2012. Metode penelitian kuantitatif dan R & Q. Alfabetha. Bandung.

Wafi N. M. (2012). Asuhan neonatus bayi dan balita, Ed.4 Fitramaya .

Yogyakarta.

WHO, (2015), time to go home perinatal mortality , available,

http;//www.who.int/mediacentre/factsheets/fs348/en/com Report No,.;

WHO/FRH/MSM/967.Geneva:WHO